> "Penderitaan yang mereka tanggung telah membuat orang-orang KRISTEN SEMAKIN DEKAT kepada satu sama lain dan kepada PENEBUS mereka. Teladan kehidupan me reka dan sikap mereka menghadapi kematian telah menjadi KESAKSIAN ABADI bagi kebenaran." – Hal. 43. > "Kesukaran, penderitaan dan tindakan disiplin ADALAH SEKOLAH di mana YANG MAHABIJAK mempersiapkan Luther bagi suatu misi penting dalam hidupnya." – Hal. 126. > "Pada waktu itu ada 2 orang asing yang baru tiba di Praha dari Inggris. Orang-orang i tu adalah orang-orang terpelajar, yang telah menerima terang. Mereka datang untuk menyebarkan terang di negeri itu. Mereka memulai dengan SERANGAN TERBUKA terhadap supremasi Paus, dan oleh karena itu mereka segera dibungkam oleh para penguasa." – Hal. 104. Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx JAWABAN SAYA: 1. Seharusnya saya mengenakan Galatia 5:22-23: Benar sekali, pak. BAPA kita yang di sorga memang menginginkan kita ini menjadi anak-anak yang sempurna seperti DIA. Jujur saja saya mengakui bahwa saya bersalah tidak bisa memenuhi itu. Tuntutan Alkitab terlalu banyak yang harus saya penuhi. Ada sekitar 1500 halaman, pak. Sementara saya ini hanyalah anaknya Adam yang cacat, penuh dosa dan kekurangan. Ketika saya baik disebelah sana, maka bapak akan menemukan kesalahan saya disebelah sini. Saya tidak tahu kapan saya bisa seperti ALLAH, atau kalau mungkin seperti YESUS, atau kalau mungkin malah mengalahkan YESUS dan mengatasi ALLAH. Syukurlah bahwa ada orang seperti bapak Kuntaraf yang sudah bisa memenuhi 1500 halaman Alkitab. Saya ikut senang dan ikut merasa bangga, pak. Tapi saya hanya berpikir tentang kenyataan diri saya, sebagai seorang ayah, saya memang mengharapkan anak-anak saya adalah anak-anak yang baik. Anak-anak yang taat, yang rajin belajar dan ranking 1 di kelasnya. Tapi ketika anak-anak itu mengecewakan hati saya, saya nggak tega hati untuk membuang mereka, pak. Saya pikir, biarlah saya belajar menerima mereka sebagaimana adanya. >> 1Yohanes 2:1 Anak-anakku, hal-hal ini kutuliskan kepada kamu, supaya kamu jangan berbuat dosa, namun jika seorang berbuat dosa, kita mempunyai seorang pengantara pada Bapa, yaitu Yesus Kristus, yang adil. >> Ibrani 4:16 Sebab itu marilah kita dengan penuh keberanian menghampiri takhta kasih karunia, supaya kita menerima rahmat dan menemukan kasih karunia untuk mendapat pertolongan kita pada waktunya. 2. Yohanes yang pernah berbuat kekhilafan: Saya mau tanya, pak: dimanakah rasul Yohanes sekarang? Di neraka atau di sorga? Apakah karena kesalahan itu, maka dia masuk neraka? Jika dia masuk sorga dengan kesalahan itu, apakah ALLAH akan pilih kasih terhadap saya yang melakukan kesalahan yang sama? 3. Orang akan meragukan pekerjaan saya? Karena saya keras dan kasar, maka orang akan meragukan pekerjaan saya? Bisa jadi itu benar sekali. Tapi bukankah nabi Elia, pembunuh 850 nabi Baal bisa naik ke sorga hidup-hidup? Haruskah saya memperhatikan penerimaan orang, pak? Rasanya Alkitab tidak menuntut pada saya atas penerimaan orangnya, melainkan menuntut pada saya apakah saya melaksanakan tugas saya dengan baik atau tidak? Maaf, kalau saya egois, jika saya hanya memikirkan keselamatan diri saya sendiri. Kenapa? Sebab saya bukan Juruselamat. Jadi, bagaimana saya hendak menyelamatkan orang lain? Lebih baik saya memperhatikan pekerjaan saya sendiri. Dan jika saya mendapati diri saya bersalah, saya akan masuk ke kamar, menutup pintu kamar dan bertelut pada TUHAN. Saya selesaikan urusan saya dengan TUHAN saya. 4. Lembut dan sopan: Masalah ini dipengaruhi oleh banyak faktor, pak: bisa jadi karena temperamen saya yang memang keras kayak Elia atau kayak Paulus. Bisa jadi karena suasana diwaktu-waktu tertentu, tapi bisa jadi pula oleh sebab standart kelemah-lembutan dan kesopan-santunan yang bersifat relatif. Kadang-kadang para penilai itu juga ngawur, pak, Burung Rajawali dimasukkan ke sangkarnya Burung Perkutut, sehingga ketika Burung Rajawali itu bergerak sedikit saja, sayapnya sudah membentur sangkar penghinaan, pelecehan, ketersinggungan, sensitifisme, dan lain-lainnya. Saya pernah membayangkan tentang orang Solo yang lemah-lembut dan sopan-santun, memberikan makanan daging segar kepada Harimauman dengan tangannya yang dijulurkan, tapi malah tangannya hilang digigit Harimauman itu, pak. Gimana, coba? Bandingkan dengan cerita di Alkitab, tentang YESUS KRISTUS, yang ditampar pipiNYA, ditinju, diludahi, bahkan disalibpun masih tetap sabar. Jadi, kelihatannya itu faktor nasib aja, pak, kalau kebetulan saya ketemu YESUS, ya baiklah nasib saya, tapi kalau nasib lagi sial ketemu Harimauman, ya diterkam tanpa ampun. Semula saya berpikir orang Advent itu orang Kristen, pengikutnya YESUS yang sabar, pak, tapi tak tahunya muridnya pak Harimauman yang galak. Habis bulunya kayak bulunya Domba, tapi suaranya kayak suara Serigala. Koq bisa ya, pak?! Beli topengnya dimana? Kenapa kesalahan koq ditimpakan ke atas diri saya saja ya, pak? Mengapa orang yang mencubit tidak kena kemarahan, melainkan yang dicubit yang dimarahin? 5. Larangan makan Babi bukan perbuatan? Kalau seseorang pantang makan Babi berdasarkan sukarela kesadarannya sendiri, memang benar bahwa itu pekerjaan dari iman. Tapi kalau pantang makan Babinya berdasarkan persyaratan baptis, ditakut-takuti penyakit, dijadikan sebagai tanda-tanda Adventist, mendekte ayat-ayat Alkitab supaya menuruti kehendak Ny. White atau lembaga Advent, dan teror mental sebagai orang yang dijauhi jemaat, waah ini sudah masuk pada perbuatan, pak, bukan lagi iman. Dan untuk melihat kenyataan demikian pada gereja Advent masih belum perlu kacamata atau kaca pembesar, pak, sebab sudah sangat-sangat nyata. Malah ini pengalaman saya sendiri ketika dibaptiskan tahun 1998. Tambahan: Ketika saya sangat siap dibaptiskan, saya disuruh menunggu sampai adanya KKR. Kira-kira 2 bulanan. Saya heran ketika saya membandingkan dengan kisah Sida-sida dari Etiopia yang bertanya kepada Filipus: "Disitu ada air, apa halangannya bagi saya untuk dibaptis?" - Lha kalau saya mati pada pertengahan waktu itu, siapa yang tanggungjawab atas keselamatan saya, pak? Pertanyaan ini baru terjawab setelah saya semakin mengenali karakteristik gereja yang suam-suam kuku ini, bahwa si pendeta mempunyai kewajiban untuk menyetorkan jiwa pada setiap KKR. Ada target baptisannya pertahun sekian jiwa. Kalau nggak nutup setoran, maka si pendeta akan ditendang kariernya. Koq kayak salesman atau Buskota aja, ya?! Nah, yang demikian ini karangannya siapa, pak? 6. Tentang Markus 7, bahwa saya menginterpretasikan "yang keluar dari mulut itu muntahan", dimana ada kalimat saya seperti itu, pak? Jauh sebelum saya masuk Advent saya sudah paham benar dengan ayat tersebut, sebab 'kan ada keterangannya yang jelas pada ayat berikutnya? 7. Babi diharamkan karena banyak lemaknya? Apakah Sapi, Ayam, dan Kambing merupakan makanan yang sehat dan dianjurkan? Maka bapakpun menjawab: "kandungan lemaknya sedikit." Jika yang menjadi persoalan adalah sedikit atau banyaknya, mengapa Advent sampai melarang juga minuman Teh? Apakah didalam Teh ada racun yang ganas? Bagaimana dengan kondisi udara di jalan raya yang penuh asap knalpot kendaraan bermotor? Bagaimana dengan pengaruh penyalahgunaan internet untuk mengakses situs-situs porno, Facebook, koran-koran yang memberitakan kriminal dan sex, obrolan antara teman-teman ketika di sekolah, di kampung ataupun di tempat kerja yang biasanya selalu dibumbui dengan perkataan-perkataan yang tak patut? Apakah Advent sudah mempunyai fatwah yang memerintahkan umatnya untuk hidup dipertapaan seperti Sang Budha Gotama? Bukankah Ny. White berbicara juga tentang rencana jangka panjang gereja untuk membeli perbukitan sebagai tempat tinggal khusus umat Advent agar tidak tercemar dunia? Sorga made in Advent? Melalui vegetariannya Advent sudah bisa memperpanjang umur manusia. Dan melalui visi Ny. White, Advent juga sudah bisa menciptakan sorga sendiri. Lalu, buat apa masih menyembah pada ALLAH? Siapa tahu di abad depan umat Advent sudah bisa hidup abadi seperti ALLAH, dan terbang ke angkasa menemukan sorga? Nggak perlu ALLAH, 'kan?! Bukankah sorga-sorga imitasi ini sudah Advent buat di universitas-universitas milik Advent? Advent membeli perbukitan di daerah yang sejuk, lalu didirikanlah gedung perguruan tingginya, perumahan dosennya, taman buah dan kebon sayurannya, fasilitas bermain, berolahraga, beribadah, dan lain -lainnya lengkap disana. Aktifitas para dosen dibikin sedemikian rupa padatnya kayak sekolahan calon tentara, sehingga para dosen betah tinggal disana kayak pertapa. Sudah terputus dari komunikasi sosial dan interaksi sosial. Mereka menjadi orang-orang tuli yang nggak ngerti diluar mereka masih banyak orang yang memerlukan berita keselamatan, memerlukan uluran tangan kasih mereka dan kepedulian/perhatian mereka. Mereka merasa bahwa mereka telah berada di atas segala manusia kesempurnaannya. Hidup suci, menurut perintah ALLAH, di gereja yang benar, aktifitasnya keagamaan melulu, pikirannya tidak terkontaminasi racun dunia, hidup sehat, umur panjang, sarana lengkap, kehormatan ada, penghasilan mencukupi, dan tampaknya tidak kekurangan suatu apapun. Tapi, mana ada ajaran Kristen yang seperti itu? Siapa yang suruh anda memperpanjang umur? Bukankah Alkitab malah mempersiapkan kita untuk mati syahid? Siapa yang suruh kita memelihara tubuh[kepala, leher, dada, perut dan kaki]? Bukankah Alkitab menyuruh kita memelihara moral dan akal budi kita? Siapa yang suruh kita menciptakan sorga? Bukankah ALLAH sudah menyiapkannya untuk kita? Siapa yang suruh kita hidup dalam kenyamanan dan kemapanan? Bukankah Alkitab malah mempersiapkan kita supaya hidup dalam kesederhanaan dan penyangkalan diri? Siapa yang suruh kita hidup dalam pertapaan? Bukankah ALLAH mengutus kita supaya menjadi garam dan terang dunia? 8. Advent mendapatkan pengakuan dunia? Perlukah pengakuan dunia? Perlukah persahabatan dengan dunia? Bukankah Alkitab katakan bahwa justru kita ini akan dimusuhi dan diterkam dunia? Bukankah Alkitab katakan bahwa persahabatan dengan dunia merupakan permusuhan terhadap ALLAH? Mengapa konsep dunia sampai mengalahkan konsep Alkitab? Jika dunia ini sudah terang, mengapa YESUS menyuruh kita menjadi terang? Jika dunia ini sudah cukup asin, mengapa YESUS menyuruh kita menjadi garam? Dan jika dunia ini sudah Domba, mengapa YESUS berbicara tentang Serigala? 9. Makanan yang menyebabkan kita sakit? Bapak katakan: bagaimana memuliakan TUHAN dengan makanan yang menyebabkan kita sakit? a. Mudah-mudahan itu bukan suatu dalil atau rumus bahwa penyebab kita sakit itu melulu makanan, khususnya Babi. Stamina tubuh yang lemah, penyakit keturunan, wabah penyakit menular, keracunan makanan, kekurangan vitamin/gizi, kurang olahraga, kurang sinar matahari, kurangnya udara bersih, kecelakaan di jalan, bencana alam, dan sederet faktor yang lainnya lagi adalah sumber malapetaka bagi hidup kita. b. Mudah-mudahan bapak tidak melupakan Kemahakuasaan ALLAH. Bahwa jika ALLAH bermaksud memukul seorang yang jahat atau berdosa, DIA bisa lakukan itu sekalipun orang itu Advent yang vegetarian. Dan jika ALLAH bermaksud mengaruniakan umur panjang, juga tidak akan terhalang oleh sebab tubuh orang itu digerogoti penyakit. c. Orang-orang yang mencintai kehidupan rohani, dia akan dijenuhkan dengan kehidupan duniawi. Ada rasa enggan hidup dan tinggal di dunia ini berlama-lama. Dunia yang semakin jahat, bukanlah kehidupan yang cocok untuk manusia rohani. Dia pasti ingin sesegera mungkin menyelesaikan pekerjaan atau tugasnya di dunia ini. Ingin beristirahat secepat-cepatnya, sebab apa yang diharapkannya, yaitu sorga telah didapatkannya. Tunggu apa lagi? Hanya orang yang belum memperoleh sorga yang belum siap menghadapi kematian. Dunia ini adalah negeri asing. Dia ingin segera bisa mudik – pulang kampung, ke rumah BAPA-nya yang di sorga. Adakah bapak masih ingin berlama-lama di sini? >> Ibrani 11:32 Dan apakah lagi yang harus aku sebut? Sebab aku akan kekurangan waktu, apabila aku hendak menceriterakan tentang Gideon, Barak, Simson, Yefta, Daud dan Samuel dan para nabi, 11:33 yang karena iman telah menaklukkan kerajaan -kerajaan, mengamalkan kebenaran, memperoleh apa yang dijanjikan, menutup mulut singa-singa, 11:34 memadamkan api yang dahsyat. Mereka telah luput dari mata pedang, telah beroleh kekuatan dalam kelemahan, telah menjadi kuat dalam peperangan dan telah memukul mundur pasukan-pasukan tentara asing. 11:35 Ibu-ibu telah menerima kembali orang-orangnya yang telah mati, sebab dibangkitkan. Tetapi orang-orang lain membiarkan dirinya disiksa dan tidak mau menerima pembebasan, supaya mereka beroleh kebangkitan yang lebih baik. 11:36 Ada pula yang diejek dan didera, bahkan yang dibelenggu dan dipenjarakan. 11:37 Mereka dilempari, digergaji, dibunuh dengan pedang; mereka mengembara dengan berpakaian kulit domba dan kulit kambing sambil menderita kekurangan, kesesakan dan siksaan. 11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung. 11:39 Dan mereka semua tidak memperoleh apa yang dijanjikan itu, sekalipun iman mereka telah |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar