Minggu, 04 Januari 2009

Re: [bali-bali] Asal usul Allah

Rekan2 semua.
saya setuju dengan pendapat Anton, dan menyayangkan unsubscribe Dika. 
Marilah mulai sekarang kita membatasi pembicaraan mengenai Agama pada hal-hal yang akan memperdalam keyakinan masing2, memperkuat kerukunan dan pengertian/ penghargaan pada yang berbeda. Tentu ada beberapa hal yang perlu dikritik, tapi usahakanlah kritik yang membangun dan positif.
 
Misalnya, ketika saya pulang ke Puri Makserdam Karangasem, ada Mesjid diatas bukit seberang lembah yang sangat memekakkan telinga, yang ketika kecil tak kudengar.  Bisakah kita mengusulkan agar di Bali mesjid2 tak usah pakai loudspeaker, kemana jalurnya untuk ini??  Alasannya, jaman dahulu juga tak ada teknologi, dan alunan yang sayup2 justru akan lebih indah terdengar di telinga pemeluk Islam. Yang minoritas harus menghargai yang mayoritas di Bali, pulau seribu Kahyangan.. agar tak menjadi api dalam sekam yang suatu waktu akan membara dan meledak..
 
Selain itu, bagaimana kita melarang pengendara motor dengan knalpot yang begitu keras dan racing liar merusak suasana sampai lewat tengah malam??  Dan bunyi musik super keras melalui loudspeaker di tempat keramaian dan toko2??
 
Marilah kita bangun soundscape di Bali yang indah dan menyejukkan sanubari: alunan kekawin dan gemercing gender dan gamelan bambu, dan hanya di sedikit lokasi terdengar azan dan gentangan gereja yang sayup-sayup...   Ada yang punya ide, bagaimana hal ini bisa kita capai?? 
(Maklum, aku dokter telinga.. dan pencetus ide Less Noise Cities di WHO, hehe..)
Salam Shanti,
Biang Bulan

On Sun, Jan 4, 2009 at 5:22 PM, dika <baladika@telkom.net> wrote:

dan kalo boleh jujur, semua agama yang ada dunia ada
bagian-bagian yang memang tidak rasional (tidak bisa di
sentuh akal). disinilah letak keyakinan itu, kalo
mempercayai keyakinan dengan modal ke rasionalitas an aja,
anda gak mungkin percaya agama. bahkan mungkin menjadi
atheis. Orang-orang yang tidak beragama banyak terpengaruh
karena akal mereka terlalu jauh masuk kedalam
bagian-bagian agama yang memang tidak masuk akal.

kalo mau agama yang masuk akal, ya anda buat agama baru,
agama akal :D

kalo anda membantah bagian dari agama anda tidak ada yang
tidak rasional, berarti anda tidak memahami benar dan
mempelajari benar ajaran agama anda. anda hanya
mempelajari celah yang dapat menimbulkan kontroversi dari
agama orang lain. hanya mempelajari ke tidak masuk akal an
agama orang lain. . pelajari lebih dalam dan cermati
dengan jernih, adakah agama kita yang memang tidak
rasional, jawabannya ada :) nah sekarang terserah kita,
mau memilih selera karena keyakinan hati.

Damai Unscrible ;)

pamit millis, selama bergabung udah banyak banget mendapat
pengalaman ;)



On Sat, 3 Jan 2009 23:02:39 +0800
"Anton Muhajir" <antonemus@gmail.com> wrote:
> sebenarnya aku mau cuek gen urusan agama. tp diam toh
>bukan jawaban.
> maka, mohon imel2 yg melecehkan keyakinan orang lain
>macam ini tidak
> diloloskan. capek juga membaca imel2 yg menyerang
>keyakinan orang lain
> seperti ini.
>
> menurutku ga ada untungnya bikin posting macam ini
>selain menambah
> rasa saling curiga dan benci. serius. aku maunya cuek.
>tp kok tidak
> tahan jg untuk berkomentar.
>
> agama memang banyak yg gak rasional. tp bukan berarti
>kita boleh
> seenaknya melecehkan keyakinan orang. trmasuk
>membodoh2kan mereka yg
> meyakininya.
>
> dalam kasus tertentu aku setuju banyak hal yg harus
>dikritik dalam
> agama, termasuk islam. tp caranya spt yg ditulis di
>milis ini, rasanya
> kok jauh amat dr kritik yg membangun.
>
> yg gini2 ini semoga mnjadi perhatian moderator. kalo ga
>ada perubahan,
> terima kasih, aku pamit aja deh dari milis ini. tak
>tahan lagi..
>
> suksma. met malam mingguan.
>
>
> On 1/3/09, Lili Gundi <lili_gundi@yahoo.com> wrote:
>> Mengenai Muhammad terbang kelangit ke 7 ke sorga dan
>>neraka, orang-orang
>> Mekah abad ke 6 tidak mempercayainya. Kita yang hidup di
>>abad 21 tentu tidak
>> lebih bodoh dari orang-orang Mekkah di abad ke 6.
>>Mendiang Dr Nurcholis
>> Madjid (Cak Nur) tekesan ragu-ragu mengenai hal ini.
>>Menurut Islam tiap
>> lapisan langit itu jarak tempuhnya 70 - 72 tahun cahaya.
>>Apakah mungkin
>> seorang manusia menempuh jarak 7 x 70 tahun cahaya
>> dalam satu malam, dan
>> jika mungkin dengan kecepatan semacam itu, apakah
>>tubuhnya tidak hancur jadi
>> angin? Itu rahasia Allah katanya. Tentu saja ini jawaban
>>datang dari iman,
>> dan bila iman sama dengan stupidity kita dapat
>>menerimanya.
>> Dari segi agama, atau spiritualitas, kita juga dapat
>>bertanya. Sang Buddha
>> yang secara moral dan rohani jauh lebih hebat, tidak
>>pernah mengemukakan
>> klaim hoax seperti itu. Jesus, dan seluruh nabi Yahudi
>>sebelumnya juga
>> tidak.
>> LGS.
>>
>
> --
> Anton Muhajir | http://rumahtulisan.com

============================================================================================================================
"Flexi - Gratis bicara sepanjang waktu se-Jawa Barat, Banten dan DKI Jakarta."

"Speedy - Gratis internetan unlimited dari pkl. 20.00 s/d 08.00 se-Jabodetabek, Banten, Karawang dan Purwakarta."
============================================================================================================================
"Nikmati akses TelkomNet Instan Week End Net hanya Rp 1.000/jam. Berlaku untuk Sabtu-Minggu, khusus Jawa Tengah dan DIY s/d

31 Desember 2008".
============================================================================================================================
"Kini telah hadir Protector, layanan keamanan online yang dapat digunakan langsung saat menjelajahi internet kapan saja dan

di mana saja. Dapatkan secara GRATIS layanan Protector hingga 31 Desember 2008. Klik ke: http://protector.telkomspeedy.com".

============================================================================================================================

Ikuti Speedy Blogging Competition 2008, ajang kompetisi Blog yang terbuka bagi semua Blogger dengan tema: Seperti Apa Konten Hebat Menurutmu? Dapatkan hadiah utama 1 Buah Notebook Mininote. Informasi lebih lanjut kunjungi http://lomba.blog.telkomspeedy.com


__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: