Friends, berikut tanya-jawab dengan topik "santet" yg berasal dari Milis Spiritual-Indonesia, semoga bermanfaat. + Mbak A di Jakarta pertama kali mengajukan pertanyaan, sbb: Mas Leo, kalo dari tengkuk keluar jarum itu kenapa? Apa itu yang namanya santet? Sebenarnya saya enggak percaya sama yang namanya santet dan sejenisnya. Tapi sejak saya lihat sendiri jarum keluar dari tengkuk anak saya yang juga disaksikan oleh beberapa orang temannya, saya mulai mikir bahwa santet itu ada. Kejadiannya Desember 2006 Gimana cara deteksinya, jangan-jangan masih ada lagi barang yang nyangkut di badan anak saya. Apa bisa saya tahu apa maksud dan tujuan si pengirim santet itu tadi dan kira-kira siapa? Pertanyaan ini udah pernah saya tanyakan melalui FB, tapi enggak ada balasannya. Sebab itu saya coba tanya lewat millis, karena saya kepikiran terus tentang kejadian ini Terima kasih atas waktunya menjawab pertanyaan saya ini. + Nah, karena ditanya langsung di milis, mau tidak mau akhirnya saya jawab juga, begini jawaban saya: Terus terang saya belum pernah menyaksikan sendiri jarum keluar dari tubuh manusia, walaupun saya pernah diceritakan oleh teman yg mengalaminya. Teman ini bilang bahwa ada orang yg bisa mengeluarkan jarum-jarum dari tubuhnya. Teman ini namanya Mbak V, dan dia memang sedang bermasalah. Terus ada yg mengajak untuk bertemu dengan seseorang yg disebut orang "pintar". Nah, si orang "pintar" ini, maybe karena saking pintarnya akhirnya bisa mengeluarkan berbagai jarum dan rambut juga dari tubuh Mbak V. Mbak V lalu stress dan telpon saya, minta ketemu. Pertanyaannya sama: Apakah ada yg santet ? Saya jawab TIDAK. Tidak ada yg santet. "Lalu kenapa jarum dan rambut itu bisa keluar dari tubuh saya ?" tanya Mbak V. Saya jawab, karena orang "pintar" itu memang memiliki keahlian untuk mengeluarkan segala macam benda dari tubuh manusia. Benda-benda itu sebenarnya tidak ada di tubuh manusia, tetapi si orang "pintar" itu memiliki tricks untuk creates benda-benda semacam itu sehingga bisa terlihat keluar dari tubuh pasiennya. Ini suatu ilmu khusus yg bisa dipelajari juga kalau mau, dan mostly merupakan tricks, semacam sulap juga. Gunanya tentu saja untuk membantu manusia supaya merasa sembuh blah blah blah... Kalau orang merasa disantet, dan santetnya akhirnya keluar dalam bentuk jarum, beling, rambut, dsb... tentu saja orangnya akan bisa sembuh. Pedahal tidak ada yg masuk dan tidak ada yg keluar. Yg bermain disini cuma si orang "pintar" itu dengan kemampuannya untuk menjalankan tricks model itu. Mungkin teman-teman lainnya bisa menjelaskan dari sudut pandang yg berbeda, silahkan. + Lalu Mbak DS di Amerika Serikat ikut nimbrung, tulisnya: Ikut rembuk ya, Iya betul yang disampaikan Mas Leo ini karena saya pribadi sudah pernah melihat cara seseorang yang dibilang "Orang Pintar" mengeluarkan benda-benda seperti itu dari dalam tubuh manusia. Bahkan ketika orang itu berpaling ke saya, tau-tau dia juga mengusap satu anggota tubuh saya dan di ulu hati (waktu itu saya sedang mengandung anak pertama), melalui media telur yang dibawa saudara saya dari rumah... tau-tau keluar kalau dihitung ada 11 jarum yang sudah nampak berkarat keluar dari tubuh saya. Menurut beliau, ada yang kurang suka dengan saya, dan terus bertanya apakah di kantor ada musuhlah, atau di sekitar rumah mungkin ada yang dengki dlsb. Tapi itu tadi... saya tidak merasa apapun, dan sampai saat ini tidak mempercayai bahwa itu betul keluar dari tubuh saya, instink saya ketika itu berlangsung pun, saya merasa hanya seperti berhadapan dengan seorang pesulap yang handal. Jadi saya setuju buanget dengan jabaran Mas Leo. Mending periksakan saja ke medis, dan yakinkan bahwa Tuhan jualah kelak yang menghindarkan kita dari segala penyakit bila kita memintanya + Lalu Mas W di Kota Solo ikut menimpali, sbb: Mas Leo, Di Barat banyak kasus bahwa material logam bisa berada di dalam tubuh, namun ternyata ketika diamati/dicermati sejak kecil, seorang anak dengan tidak sadar pernah memasukkan material dari luar ke dalam tubuh melalui mulutnya, cara mengeluarkan tentunya juga melalui operasi bedah. Seorang anak biasanya suka mencoba menghisap/memasukkan banyak hal ke dalam mulutnya. Di Barat banyak kasus-kasus material di dalam tubuh, namun proses masuknya adalah karena kebiasaan yg tidak disadari dari kecil. Waktu kecil saya suka menggigit selimut, sehingga bahan-bahan selimut pernah menyesaki paru-paru saya. Perlu kejujuran analisa dalam menyikapi hal-hal tsb. + Mas DP di Papua tanpa ragu membagi pengalaman pribadinya, sbb: Mas Leo, Sharing soal santet yang saya ketahui memang ada dan itu bantuan lewat jin. Jadi yang membawa jarum dll-nya kedalam tubuh adalah jin tersebut. Saya jg pernah mengalami beberapa kali membantu bahkan pernah juga bantu kepada Ibu A, saudara Mas Leo sendiri. Setelah Ibu A pulang dari rumah saya, saat saya makan siang 'diserang' ratusan lalat hijau. Bukan puluhan, tapi ratusan lalat hijau datang ke dalam rumah lewat dari belakang rumah. Kebetulan istri saya juga melihatnya, kemudian saya baca 'mantra' dan gak lama kemudian lalat hijau tersebut pergi dan hilang dari rumah entah kemana. Saya tahu bahwa yg kirim itu adalah 'dukunnya' yang kirim sesuatu ke Ibu A. Banyak misteri yang saya temui hal-hal yg demikian dalam kehidupan saya. Namun karena saya percaya kepada Yang Satu, maka saya aman dari kiriman dari jenis itu, dan kalaupun ada biasanya gak sampai ke sasarannya. Tips untuk rekan-rekan, jika sedang berusaha untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya masing-masing hendaknya lebih waspada dengan hal-hal yang demikian. Anggap itu bagian dari cobaan dari Tuhanmu. Anda bagaikan lilin, obor yang sedang menyala, seperti pada malam atau pagi hari. Maka akan banyak 'laron-laron' yang akan mendatangimu, jangan takut mereka tidak akan masuk ke dalam dirimu karena dirimu sudah dilindungi 'bohlam' dan jika bisa masuk, maka akan kena strum dari dirimu. + Mas S di Australia juga ikut nimbrung, begini katanya: Rekan rekan, Materialisasi dematerialisasi itu bisa dijelaskan sedikit melalui logika. Bell penemu telephone, melakukan konversi dari materi suara menjadi aliran listrik dan di ujung lain kembali dikonversi menjadi suara kembali. Modem yang kita kenal [mo|dulator - dem|odulator] juga bekerja dengan prinsip yang sama, konversi suara itu dirubah menjadi bentuk digital sehingga bukan saja bisa dikirimkan lewat kabel atau nirkabel, melainkan juga bisa disimpan sebagai data. Mistik sains yang lain tentunya radio, televisi dan sekarang internet. Hantu sains juga sudah mulai diuji coba, dematerialisasi ini diberi nama hologram bukan hantu. Tujuannya seorang bisa menjadi speaker di tempat yang berbeda, dan dia tampil dalam bentuk tiga dimensi mirip seperti aslinya, jadi tidak ditampilkan di layar komputer. Jadi kembali ke soal santet menyantet ini, itu bukanlah hal yang tidak masuk akal dan sangat dimungkinkan. Yang berbeda hanya yang satu komat kamit memanfaatkan frekwensi alam tertentu sedangkan sains memanfaatkan frekwensi alam yang bisa di deteksi oleh teknologi. Saya pribadi pernah menyaksikan seorang calon penganten, malam harinya rambut panjangnya bergumpal menjadi pendek dan bagian itu sama sekali tidak bisa digunting. Akhirnya rambutnya terpaksa dipotong pendek di bagian yang tidak kena gumpalan tersebut. + Mas D di Jogja ikut urun pendapat, sbb: Sedikit nimbrung, mudah-mudahan bukan menjadi penilaian. Santet = Mempengaruhi. Hal utk kebaikan atau menghancurkan. Cara kerja dengan mempengaruhi korban pada titik ''frekuensi program lengah''. Bagi yg tidak percaya boleh saja, tapi tidak perlu sekalipun ingin membuktikan. Santet sebuah frekuensi program energi +... dan tidak mesti berujud dalam ukuran ''materi'', namun bukan tidak mungkin bila transisi energi bsa sinkron menguasai kondisi korban sepenuhnya. Santet bukan untuk dibuktikan, tapi bukan berarti tidak ada... Kecemasan yg berlebihan sangat tidak disarankan, lebih baik dialihkan untuk lebih mendekatkan diri pada Sang Sumber... + Lalu Mas S di Australia menanggapi kembali, sbb: Terkadang justru disini dilemanya :( Banyak orang mengira dengan sering mendekatkan diri semisal rajin sembahyang maka akan terhindar dari hal hal negatif ini. Tapi justru terkadang sebaliknya. Orang yang sama sekali tidak percaya, tanpa disadarinya akan membentuk benteng energi [+/yang] di seputar dirinya. Sehingga kemungkinan dipengaruhi menjadi kecil. Orang orang primitif atau yang percaya hal hal spiritual sebaliknya membuka frekwensi ke alam alam tertentu. Karena itu kisah kisah seperti ini lebih banyak didengar. Salah satu cara yang mungkin perlu direnungkan adalah melakukan evaluasi diri sendiri masing masing, menghindarkan pernah melakukan sesuatu yang membuat sakit hati orang lain. Menjaga mulut adalah salah satu kunci disini. Bersabar secara murni bisa mengembangkan energi [-/yin] yang sebenarnya ampuh menolak hal hal negatif ini... Santet yang masih berupa paku, jarum, dll mungkin bisa dikatakan transfer energi rendah, yang paling berbahaya justru transfer energi yang tidak mudah dideteksi berupa tempelan yg lebih halus sifatnya. Yang paling jahat adalah yang memanfaatkan anak-anak kecil karena anak kecil memang lebih mudah untuk dijadikan medium. Jadi yang paling mudah adalah tidak percaya, karena ini akan membuat benteng getaran yang kuat beserta menjaga laku keseharian. Tetapi yang kepalang setengah percaya apa tidak, apa boleh buat alam-alam energi ini banyak sekali hal hal yang berada diluar logika. Apa boleh buat memang begitu adanya. + Terakhir, Mas I di Padang menyimpulkan semuanya, sbb: Efek kata-kata negatif dan kata-kata positif. Kita pernah membicarakan hal ini, walaupun dalam versi yang berbeda, dan mungkin ini sekedar mengingatkan kembali tentang the power of mind dan the power of spirit. + Leo Milis Spiritual Indonesia <http://groups.yahoo.com/gr |
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does! __._,_.___
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___

Tidak ada komentar:
Posting Komentar