Rabu, 01 Oktober 2008

Re: [bali-bali] Re: Tong Kosong di Penghujung Ramadhan

Sedih dan prihatin, karena ada anak muda yang penuh kebencian.. mudah2an bara kebencian ini bisa dipadamkan dan milis ini sejuk kembali. Saya mohon moderator bisa lebih awas sebelum meloloskannya ke milis ini.. maaf lahir batin, biang.

On Thu, Oct 2, 2008 at 9:34 AM, Deden Kung <dedenkungs@yahoo.com> wrote:

Setuju Pak Wijaya..sy fikir isi email Pak Leo sudah sangat tidak tepat untuk dikemukakan dimilist umum seperti ini..walau apa alasanya..kebebasan HAM yg didengung dengungkan Amerika sana bukan tuk menghina dan melecehkan orang atau agama tertentu kok..justru Amerika atau negara barat sana yg mungkin Pak Leo punya banyak teman mereka sangat hati2 dalam berbicara dan berpendapat...mana ada manusia yg akan dicintai dan diampuni dosanya begitu saja sama TUHAN... apapun kepercayaan Pak Leo kalau tindak tanduk serta perkataan baik lisan dan tulisan seperti ini? Saya justru agak sangsi TUHAN yg mana yg Pak Leo yakini dan percaya?

Saya harap dan mohon kepada semua rekan2 yg lain untuk STOP lah dimilist ini kita bicarakan agama dan TUHAN karena terlalu luas serta sensitive tuk dibicarakan dan ditulis lewat email ini..kalau berkenan dan ngak terima akan kebiasaan suatu agama saran kami temuilah salah satu tokoh agama tersebut yang sudah mumpuni untuk diajak berdiskusi spaya kita lebih memahami hakikat dan ajaran agama2 tersebut...

Coba kalau Pak Leo mengomentari hal2 yg menurut Pak Leo sangat primitif di agama Hindu dan kebaca oleh pemeluk Hindu..apakah Pak Leo ngak digebukin dan apakah pemeluk Hindu tidak tersinggung? Begitu juga pemeluk Kristen, Budha, Konghucu dll yg merka juga banyak memakai sebuah sarana untuk mencapai TUHAN karena keterbatasan manusia itu sendiri untuk mencapai wujud TUHAN yg asli..

Sekian dan mohon maaf lahir bathin bagi umat Muslim yg merayakan Idul Fitri lan dumugi sinar suci Hyang Widi senantiasa menyinari kita..
Om Canti Canti Canti Om
Wassalam
Deden Kungs

----- Original Message ----
From: Gusti Ngurah Putu Sidarta Wijaya <ceblonx@yahoo.com>
Sent: Thursday, October 2, 2008 8:04:00 AM
Subject: [bali-bali] Re: Tong Kosong di Penghujung Ramadhan

Saudara Leonardo

saya sudah membaca postingan anda dengan benar, dan menurut saya
postingan anda tidak relevansinya dengan milis ini, since this mailing
list talk about Bali, not the practice of a religion.

saya malas untuk melanjutkan hal ini, kiranya cukuplah sampai disini

Terima kasih

Sidarta Wijaya

--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, leonardo rimba <leonardo_rimba@ ...>
wrote:
>
> Saya TIDAK mendiskreditkan salah satu agama. Kalau ada yg merasa
seperti itu, maka itu merupakan pendapat orang itu sendiri.
>  
> Saya di Milis Spiritual Indonesia mempraktekkan HAM Kebebasan
Berbicara. Kalau sedikit2 anda bilang mendiskreditkan, maka saya BISA
bilang bahwa pendapat seperti Saudara Anton Muhajir itu
MENDISKREDITKAN HAM Kebebasan Berbicara.
>  
> Kita HARUS belajar untuk membedakan SLANDERS dari OPINIONS. Keduanya
merupakan HAM Kebebasan Berbicara, walaupun ada bedanya. Yg namanya
slanders itu berupa maki2, sedangkan opinions cuma pendapat saja.
>  
> Apa relevansinya dengan Milis Bali-Bali ? ... Silahkan baca yg
BENAR, dan tidak usah terbawa-bawa oleh emosi penuh ketakutan dari
Saudara Anton Muhajir itu.
>  
> Leo
> Group Webpage: http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia.
>  
>
>
> --- On Wed, 1/10/08, Gusti Ngurah Putu Sidarta Wijaya <ceblonx@... >
wrote:
>
> From: Gusti Ngurah Putu Sidarta Wijaya <ceblonx@... >
> Subject: [bali-bali] Re: Tong Kosong di Penghujung Ramadhan
> To: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Date: Wednesday, 1 October, 2008, 10:25 PM
>
>
>
>
>
>
> Saudara Anton Muhajir,
>
> sayalah yang meloloskan email ini tanpa terlebih dahulu mencermati isi
> email ini, dan memang e-mail ini tidak ada relevansinya dengan tema
> milis bali-bali dan mediskreditkan salah satu agama. saya akan
> menjadikan ini perhatian dan pelajaran sehingga di lain kesempatan
> tidak terjadi lagi.
>
> terlepas dari email ini, masalah relevansi topik pada postingan
> bali-bali memang adalah masalah yang pelik, kasus yang sering terjadi
> adalah posting awalnya memang ada hubunganya dengan Bali kemudian
> pembahasannya jadi jauh melenceng, sangat sulit untuk menerapkan
> standar baku mana yang boleh dan tidak.
>
> saya sadar, hal ini tentu saja tidak bisa menjadi pembenaran bagi saya
> untuk meloloskan semua postingan yang masuk, ada akal sehat dan
> pertimbangan yang perlu diambil sebelum meloloskan suatu postingan,
> dan saya masih terus meningkatkan awareness dan kepekaan terhadap isi
> suatu postingan sehingga nantinya masalah seperti ini tidak terjadi lagi
>
> Sidarta Wijaya
>
> --- In bali-bali@yahoogrou ps.com, "Anton Muhajir" <antonemus@ ..>
wrote:
> >
> > APA SIH RELEVANSI EMAIL INI DENGAN TEMA MILIS BALI-BALI?
> >
> > MAAF, BAGI SAYA EMAIL HANYA MEMPERKERUH SUASANA.
> >
> > USUL SAYA. EMAIL SEPERTI INI TIDAK USAH DILOLOSKAN. WHOOI, MODERATOR
> > YANG PUNYA NAMA-NAMA BESAR DI DEPAN.. PLIS INI JADI PERHATIAN..
> >
> > BILA PERLU MEMBER DIBERI PERINGATAN. DISKUSI ADA TEMPATNYA
> > MASING-MASING. DAN, MILIS INI BAGI SAYA BUKAN YANG TEPAT UNTUK SELALU
> > SAJA MENDISKREDITKAN AGAMA APA PUN ITU.
> >
> > SUKSMA..
> >
> > On 9/30/08, leonardo rimba <leonardo_rimba@ ...> wrote:
> > >
> > > Friends,
> > >
> > > Akhirnya saya SADAR bahwa di penghujung bulan suci Ramadhan itu
> ternyata
> > > tidak ada apa2, melainkan cuma suara tong2 kosong yg dipukul
> bertalu-talu
> > > sambil jejeritan allahuakbar. Sebenarnya saya SUDAH tahu hal itu
dari
> > > dahulu, dan makin lama makin tahu dengan jelas, terutama selama
> beberapa
> > > tahun terakhir ini... -- Tetapi, baru malam tadilah saya benar2
> menyadari
> > > bahwa there's is NOTHING more to that, selain suara tong2 kosong
> yg dipukul
> > > bertalu-talu dengan histeris. Saya juga HERAN ternyata Allah itu
> diam saja,
> > > sama sekali tidak menyahut walaupun dimana-mana semua orang
> berteriak-teriak
> > > allahuakbar.
> > >
> > > Teriakan allahuakbar itu BUKAN berasal dari Mata Ketiga, however,
> melainkan
> > > dari naluri atau, paling tinggi berasal dari Cakra Solar Plexus.
Kalau
> > > diteruskan juga, memang akhirnya bisa KESAMBET, tetapi bukan
> kesambet roh
> > > tingkat tinggi, melainkan roh tingkat rendah, yg BISA membuat
> orangnya nekat
> > > untuk semakin memanggil-manggil Allah dengan suara lebih keras
> lagi. Semakin
> > > lama semakin keras walaupun so pasti Allah TIDAK akan muncul sampai
> > > kapanpun. Akhirnya manusianya akan capek sendiri dan stop. Sudah,
> cuma itu
> > > saja.
> > >
> > > Pertanyaannya sekarang: Apakah kita MASIH sebegitu primitifnya
seperti
> > > saudara2 kita sebangsa dan setanah air yg selalu SETIA
> memukul-mukul tong2
> > > kosong di penghujung Ramadhan itu ?Terus terang saya sendiri MALU
> kalau
> > > berhadapan dengan orang2 yg berasal dari luar Indonesia yg
> terheran-heran
> > > melihat begitu banyak JIN pada mukulin tong kosong sambil teriak2
> > > allahuakbar di penghujung Ramadhan. Malu lah ! Siapa yg tidak malu ?
> > >
> > > Kelakuan2 yg PRIMITIF seperti itu ternyata masih dilakukan sampai
> sekarang,
> > > walaupun, sudah berkurang banyak. Ternyata orang2 lain juga banyak
> yang
> > > SUDAH sadar bahwa dari dahulu sampai sekarang Allah itu akan
DIAM SAJA
> > > walaupun diteriakin akbar2 dengan suara sekeras-kerasnya dari
> corong masjid.
> > > Mungkin ada mesjid yg memenangkan KONTES suara paling keras,
> tetapi pialanya
> > > jelas BUKAN dari Allah. Mungkin dari MUI atau lembaga2 keagamaan
> yg ingin
> > > MENCARI MUKA di depan Allah walaupun, setahu saya, Allah sendiri
> sudah BUANG
> > > MUKA terhadap kelakuan2 primitif seperti itu.
> > >
> > > Allah yg ada di saya dan banyak teman2 lainnya sudah membuang muka
> melihat
> > > segala kebiasaan yg sudah tidak pada tempatnya. Kita sudah di abad
> ke-21 M,
> > > abad Post Modern, dan terus terang banyak dari kita sudah merasa
MALU
> > > melihat sebagian orang jejeritan allahuakbar dengan suara
> histeris. Tapi
> > > kita juga merasa MALU untuk bilang ELING ELING... -- So, tanpa malu2
> > > sekarang saya bilang bahwa sudah sepantasnya kita meninggalkan adat
> > > kebiasaan masa lalu itu. Dari jaman Belanda masih bercokol di
> Indonesia,
> > > kelakuan mukulin tong kosong sambil teriak2 allahuakbar itu SUDAH
> dilakukan.
> > > Masa masih mau dilakukan terus ?
> > >
> > > Kalau Allah itu benar2 suka diteriakin akbar2 pakai tong2 kosong yg
> > > dijadikan bedug itu, pastilah Allah akan turun dan bilang MAO APE
> LUH !
> > > (logat Jakarta). Tetapi, .... bahkan dengan logat Jakarta atau
> bahasa Arab
> > > sekalipun, Allah itu TIDAK pernah muncul di penghujung Ramadhan.
> > >
> > > So, akhirnya semuanya akan menjadi seperti SINETRON belaka, en the
> judul is
> > > "Tong Kosong di Penghujung Ramadhan". Nggak ada sambungannya
> because akan
> > > berulang seperti itu lagi di tahun hijriah di muka, walaupun mungkin
> > > intensitasnya akan sedikit berkurang. Sedikit demi sedikit
berkurang,
> > > insyaallah insyaallah.. .
> > >
> > > Selamat merayakan Idul Fitri bagi anda yg berpuasa maupun tidak
> berpuasa di
> > > bulan Ramadhan. Allah yang ASLI itu akan SELALU mengampuni segala
> dosa anda
> > > yg anda perbuat dengan sengaja maupun tidak sengaja. Walaupun anda
> itu TIDAK
> > > berpuasa, segala dosa2 anda diampuni. Dan diampuni TANPA anda
> perlu membayar
> > > zakat fitrah ataupun ikut sholat ied berjemaah... -- Happy Idul
> Fitri to
> > > all, baik anda beragama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha,
> Konghucu,...
> > > maupun Kejawen, Agnostic, dan Atheist. Allah yg ASLI mencintai
> anda semua,
> > > from the beginning till the end, from everlasting to everlasting.
> > >
> > > Leo
> > > Group Webpage http://groups. yahoo.com/ group/spiritual- indonesia.
> > >
> > >
> > > Get your new Email address!
> > > Grab the Email name you&#39;ve always wanted before someone else
does!
> > > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
> >
> >
> > --
> > Anton Muhajir | http://rumahtulisan .com
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> New Email names for you!
> Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and
@rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
>



__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: