Rabu, 01 Oktober 2008

[bali-bali] Sensor-menyensor --> Re: Tong Kosong di Penghujung Ramadhan

afternoon all,

Memang kalau kita jujur mengakui , kehidupan social kita di Bali
dan Indonesia tidak akan dapat dipisahkan oleh agama.
Regardless di milis Bali bali or any mail list , kita tidak akan
bisa lepas dari agama , atau kita pura pura tidak tau.
Minal aidin wal Faizin , mohon maaf lahir dan bathin itu darimana?
kalau bukan dari agama ?

Apa yang dikatakan Mas Leo justru apa adanya , untuk kita melihat
diri kita dan activitas kita sehari hari , maksud saya itu semua
agama , segala sesuatu itu mengandung pelajaran yang kita bisa ambil
baiknya , paling tidak untuk dikemudian hari.

Kita sakitpun merupakan pelajaran bagi kita , bukan saja ingin cepat
cepat sembuh , tapi ketika kita sakit itu ,justru banyak pelajarannya
bagi kita , daya tahan tubuh dan jiwa , reaksi kita ketika sakit dsb.
Kalau kita langsung marah ketika melihat atau membaca sesuatu , itu
hanya membuktikan kita kurang bijaksana .
Tidak ada bedanya dengan kasus Samon Rushdie ketika menulis tentang
Ayatollah Khomeini , yang diincar akan dibunuh.
Kalau kita tidak bisa menerima kritik , bagaiman kita memperbaiki
diri?
Kita semua dapat belajar dari keadaan demikian , ambil pelajarannya,
apa maksud waktu dan alam untuk menyajikan kita dengan itu.
Agar tidak "jambot jangkrik kaden lelipi".
Kan ada pepatah lama yang mengatakan :
"rubbish for some is treasure for others" ( saya jadi pemulung ..)

Jadi kita belajar berdemokrasi dengan freedom of speech , yang
merupakan basic human rights ( HAM).
Kalau kita sudah mulai membungkam apa yang kita tidak senang dengar,
berarti kita sudah mulai anti demokrasi.
Berilah kepercayaan anggota mail list untuk memilih mana yang baik
dan benar bagi mereka sendiri , jangan menganggap anggota milis
atau setiap orang itu tidak bisa memilih mana yang baik bagi mereka.

Menurut saya pribadi sih , kalau boleh bungkam membungkam , saya
pilih membungkam RUUP itu .
Belajarlah berdemokrasi untuk kita sendiri dulu , jangan asal
bungkam, anggap sesuatu itu hanya Messenger , hanya utusan , dengar
pesannya tanpa harus killing the messenger.
Demokrasi is freedom of speech and freedom of choice.
Hak anda sendiri untuk tidak membaca pesan dimilis/ surat kabar ,
tapi tidak ,melarang free speech , karena itu tidak demokrasi.

that's all folks .. yibidi.... bidi...


--- In bali-bali@yahoogroups.com, "I Wayan Warmada" <warmada@...>
wrote:
>
> Sebelumnya, selamat hari raya buat man-teman yang merayakan Idul
> Fitri. Mohon maaf lahir dan bathin.
>
> Btw, selamat juga buat teman2 yang tidak panas oleh email seperti
ini.
> Tapi kasihan juga kalau semua email harus dibaca dan disensor
> moderator (kayaknya moderator gak ada kerjaan lain). Rasanya kayak
> hidup di jaman pak Harto dulu, apa-apa disensor. Kalau menurut
saya,
> berikan kebebasan pada orang untuk menyampaikan pendapatnya karena
> orang lain diberikan hak untuk me-recycle bin-kan pendapat yang dia
> terima. Ya hitung-hitung latihan pengendalian diri... minimal
> mengendalikan marah, hik.
>
> Hidup ini simple, jangan menyusahkan anak buah, he..he... Saya
pikir
> bu senior moderator juga punya bejibun kerjaan, pasti gak sempat
> nyensor. Biarkan sensor by members sendiri. Saya masih ingat pesan
> guru dulu kala, kalau tidak ingin melihat keburukan jangan
dilihat...
> kalau tidak ingin merasakan keburukan jangan diraba... ha..ha...
Yang
> terakhir ini agak jorok. Gak berguna di milis Bali-bali.
>
> IWW
>
> --- In bali-bali@yahoogroups.com, "Bulantrisna Djelantik"
> <btrisna@> wrote:
> >
> > Sedih dan prihatin, karena ada anak muda yang penuh kebencian..
mudah2an
> > bara kebencian ini bisa dipadamkan dan milis ini sejuk kembali.
Saya
> mohon
> > moderator bisa lebih awas sebelum meloloskannya ke milis ini..
maaf
> lahir
> > batin, biang.
> >
> > On Thu, Oct 2, 2008 at 9:34 AM, Deden Kung <dedenkungs@> wrote:
> >
> > > Setuju Pak Wijaya..sy fikir isi email Pak Leo sudah sangat
> tidak tepat
> > > untuk dikemukakan dimilist umum seperti ini..walau apa
> alasanya..kebebasan
> > > HAM yg didengung dengungkan Amerika sana bukan tuk menghina dan
> melecehkan
> > > orang atau agama tertentu kok..justru Amerika atau negara barat
> sana yg
> > > mungkin Pak Leo punya banyak teman mereka sangat hati2 dalam
> berbicara dan
> > > berpendapat...mana ada manusia yg akan dicintai dan diampuni
> dosanya begitu
> > > saja sama TUHAN... apapun kepercayaan Pak Leo kalau tindak
tanduk
> serta
> > > perkataan baik lisan dan tulisan seperti ini? Saya justru agak
> sangsi TUHAN
> > > yg mana yg Pak Leo yakini dan percaya?
> > >
> > > Saya harap dan mohon kepada semua rekan2 yg lain untuk STOP lah
> dimilist
> > > ini kita bicarakan agama dan TUHAN karena terlalu luas serta
> sensitive tuk
> > > dibicarakan dan ditulis lewat email ini..kalau berkenan dan
ngak
> terima akan
> > > kebiasaan suatu agama saran kami temuilah salah satu tokoh
agama
> tersebut
> > > yang sudah mumpuni untuk diajak berdiskusi spaya kita lebih
> memahami hakikat
> > > dan ajaran agama2 tersebut...
> > >
> > > Coba kalau Pak Leo mengomentari hal2 yg menurut Pak Leo sangat
> primitif di
> > > agama Hindu dan kebaca oleh pemeluk Hindu..apakah Pak Leo ngak
> digebukin dan
> > > apakah pemeluk Hindu tidak tersinggung? Begitu juga pemeluk
> Kristen, Budha,
> > > Konghucu dll yg merka juga banyak memakai sebuah sarana untuk
> mencapai TUHAN
> > > karena keterbatasan manusia itu sendiri untuk mencapai wujud
TUHAN
> yg asli..
> > >
> > > Sekian dan mohon maaf lahir bathin bagi umat Muslim yg
merayakan
> Idul Fitri
> > > lan dumugi sinar suci Hyang Widi senantiasa menyinari kita..
> > > Om Canti Canti Canti Om
> > > Wassalam
> > > Deden Kungs
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: