Tyang mohon dengan sangat agar semua member milis mulai
membicarakan masalah niki ( UU Pornography ) di seluruh kalangan
dan lingkungan masing masing ,terutama tindakan yang akan diambil.
Untuk menghindari kekagetan dan reaksi yang tidak kita inginkan.
Seperti kejadian beberapa tahun lalu , ketika salah satu Menteri
menyatakan kalau orang Bali ( Megawati ) tidak mungkin menjadi
pemimpin.
Kejadian seperti itu agar tidak terulang lagi , yang jelas merugikan
anggaran daerah karena perbaikan gedung gedung pemerintah.
Tapi kali ini tyang takutkan dampaknya akan jauh lebih parah.
Sebab yang sekarang ini ada hubungannya dengan adat istiadat,
kebudayaan dan agama, juga saudara saudara Bali yang hidupnya
dari seni , dan banyak lagi dari Tourism industry.
Untuk menghindari emosi emosi yang salah arah , juga menghindari
hasutan hasutan dari segelintir manusia iseng .
Sebaiknya langkah langkah pencegahan dan tindakan lanjut
dibahas dari dini dan pemberian informasi kepada umum yang
se accurate mungkin.
Sekali lagi tyang mohon kesadaran semua semeton ,bahwa ini
adalah tugas setiap orang , mempertahankan warisan leluhur dan
para pejuang yang telah gugur untuk membela kesatuan NKRI
dan Panca Sila yang diwariskan kepada kita semua dan anak cucu kita.
shanti shanti shanti.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, Sugi Lanús <sugilanus@...> wrote:
>
>
>
>
> Dear Bli Sugi, dan kawan-kawan lainnya.
>
> Berikut saya kirimkan kertas posisi yang pada saat FGD
tanggal 26 di Jakarta sempat dibagikan, dan jadwal rapat untuk
membahas RUU Pornografi, sampai dengan pengesahannya.
>
> Kemarin saya bertemu dengan beberapa kawan di DPR, anehnya
mereka mengatakan bahwa RUU pornografi sampai sekarang tidak
terdengar pembahasannya. Dan mereka juga masih sanksi kalau RUU ini
akan disahkan pada bulan Oktober sesuai dengan jadwal yang saya
dapatkan. Mereka bilang ini tidak mungkin karena di kalangan Tim
Panja sendiri masih berdebat dan belum ada kata sepakat, dan mereka
yakin situasi debat ini akan sama ketika masuk ke BAMUS.
>
> Saya hanya berpikir 2 hal bahwa:
> 1. Memang Pansus tidak transparan dalam proses peluncuran
Undang-Undang ini, mengingat banyaknya kontroversi, sehingga bisa
saja mereka menghindar dari perhatian publik, hal ini juga saya
alami waktu mengawak proses UU Penanaman Modal, kita semua pada
nggak tahu tiba-tiba diparipurnakan. Dan
> 2. Sepanjang saya ikutan mengawal lahirnya UU, memang yang
namanya jadwal bisa berubah, terkadang jadwal yang tadinya disusun
sangat rapi bisa jadi pelaksanaannya molor sama sekali, atau justru
dipercepat karena situasi politis tertentu,
>
> Nah untuk RUU ini bisa jadi keadaan keduanya bisa terjadi,
sebenarnya Mbak Eva sendiri berani mengatakan bahwa RUU tidak akan
masuk paripurna secepat itu, mengingat ada persoalan amandemen UU
Pemilu yang pastinya lebih banyak menarik perhatian.
>
> Ini dulu Bli... jika ada hal yang baru segera saya susulkan.
>
> Sementara hari ini saya mencoba menyelesaikan bahan leaflet.
sekali lagi sorry banget atas keterlambatannya.
>
> Salam
> Mike
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar