Dari: "sugilanus@gmail.com" <sugilanus@gmail.com>
Kepada: "bali-bali@yahoogroups.com" <bali-bali@yahoogroups.com>
Terkirim: Kamis, 6 Agustus, 2009 11:32:56
Judul: Re: [bali-bali] Mulai 16 Agustus Pemkot Denpasar Terapkan ''Car Free Day''
Dear friends of Denpasar,
Catatan utk Car Free Day:
Dari judulnya gagah: Car Free Day. (Sesungguhnya saya lebih suka: Free Cars Day; pemda bagi-bagi mobil gratis)
Cara pikir di balik kebijakan ini terkesan instan, dan politik pencitraan atau "kebijakan simbolik". Seolah2 mengerjakan sesuatu, tetapi tidak ada "perombakan kultural", tidak ada "city planning" jangka panjang.
Ketika rakyat minta jalur sepeda, bukan hanya bersepeda utk senang-senang atau olahraga, dan putar-putar di Renon, tapi... Jalur sepeda yg diminta atau dibutuhkan adalah agar rakyat bisa ke kantor, ke pasar, ke tempat kerja, atau ke sekolah dgn naik sepeda. Kalau free car day hanya sebatas jalan2 yg disebutkan itu, artinya kita naik mobil dan sepeda kita naikkan di mobil, sampai jalur itu kita turunkan sepeda, mutar-mutar sampai berpeluh, dan pulang dengan mobil (tentunya sepeda dibawa naik mobil, lagi).
Kebijakan yg sehat bukan kebijakan simbolik macam itu, tapi jangka panjang yg memang merencanakan dan mem-budget-kan pembuatan jalur sepeda, bukan jalur mobil distop, dijadikan jalur sepeda. Ini hanya perbandingan yg "kurang ajar": Besok jangan2 ada kebijakan free plane day, artinya airport ditutup sehari utk membuat anak2 bisa muter2 naik sepeda sampai puas.
Free car day itu kebijakan simbolik, menjawab keinginan masyarakat awam agar seolah2 pemda menimbang dan mendengar rakyat, tapi kalau kita diselami, tidakkah ini sebuah kebuntuan berpikir atau ketidakmampuan berpikir panjang?
Salam dari rantau,
Sugi Lanus
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
From: "Asana Viebeke Lengkong"
Date: Thu, 6 Aug 2009 10:34:39 +0800
To: <bali-bali@yahoogrou ps.com>
Subject: RE: [bali-bali] Mulai 16 Agustus Pemkot Denpasar Terapkan ''Car Free Day''
Kalau saja mass transport di laksanakan dengan baik, jadi seluruh masyarkat di Bali tidak merasa harus punya mobil satu orang satu, kalau keluar rumah dekat dengan tempat 'stanplatz' tunggu tidak lama sudah ada kendaraan kemana mau pergi;
Kalau saja para legislator tidak jalan jalan ke luar negeri; kalau saja pegawai negeri 'bekerja'............ ......... ......... . trusin deh...
Kita nggak perlu ada car free day karena pastinya sudah nyaman.
Tapi kok kita harus ngalah sama penggemar sepeda ya???? hehehe
From: bali-bali@yahoogrou ps.com [mailto:bali- bali@yahoogroups .com] On Behalf Of Anton Muhajir
Sent: 05 Agustus 2009 9:03
To: baliblogger
Cc: bali-bali; balebengong@ yahoogroups. com; baligati@yahoogroup s.com
Subject: [bali-bali] Mulai 16 Agustus Pemkot Denpasar Terapkan ''Car Free Day''
rencananya keren. asli.
setelah empat jalan di bawah, semoga bisa diterapkan di tempat2 lain yg sangat padat seperti jl diponegoro dan jl teuku umar.
--
http://www.balipost .co.id/mediadeta il.php?module= detailberita&kid=10&id=17640
Rabu, 05 Agustus 2009 | BP
Tiru Jakarta
Mulai 16 Agustus Pemkot Denpasar Terapkan ''Car Free Day''
Denpasar (Bali Post) -
Kebijakan melaksanakan hari bebas kendaraan (car free day) di beberapa ruas jalan yang dilakukan Pemda DKI Jakarta, kini mulai dilirik Pemkot Denpasar. Buktinya, dalam waktu dekat kebijakan ini segera akan ditiru untuk dilaksanakan. Rencananya car free day ini akan dimulai 16 Agustus 2009 untuk beberapa ruas jalan.
Keputusan ini terungkap dalam rapat koordinasi lintas instansi di Dinas Perhubungan Denpasar yang dipimpin Sekkot Denpasar A.A. Rai Iswara, Selasa (4/8) kemarin. Car free day perdana ini akan diberlakukan di jalan Raya Puputan, Jalan Cut Nya Din, Jalan Basuki Rahmat, dan Jalan Juanda. Dalam pertemuan tersebut juga diungkapkan pelaksanaan car free day ini berlaku untuk satu hari penuh. Kendaraan dari semua jenis tidak diperbolehkan untuk menggunakan jalur yang termasuk car free day pada hari itu. ''Selain untuk menciptakan lingkungan yang bebas polusi pada
saat itu, car free day juga memberikan kesempatan kepada para penggemar sepeda untuk lebih leluasa menggunakan sepedanya,'' jelas Kabag Humas dan Protkol Pemkot Denpasar I Made Erwin Suryadarma.
Dikatakan Erwin, kebijakan ini tidak sepenuhnya meniru pola yang diterapkan Jakarta. Apa yang dilakukannya ini merupakan amanat dari pelaksanaan UU No. 22 tahun 2009. Di mana dalam salah satu pasal dalam undang-undang tersebut mengharuskan pemerintah untuk menyediakan jalur bersepeda. Hanya, hal ini sangat sulit diterapkan di Denpasar. Karena itu, pilihan yang tepat, yakni menerapkan car free day.
Pelaksanaan car free day ini, kata Erwin, direncanakan bisa diterapkan setiap seminggu sekali. Selain memberikan dampak baik bagi polusi akibat kendaraan, car free day ini juga memberikan masyarakat untuk beraktivitas di jalanan tanpa harus takut kendaraan lewat. (kmb12)
--
Anton Muhajir
www.rumahtulisan. com - Personal Blog
www.balebengong. net - Balibased Citizen Journalism
Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi!
Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba!
__._,_.___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar