Fitri. Mohon maaf lahir dan bathin.
Btw, selamat juga buat teman2 yang tidak panas oleh email seperti ini.
Tapi kasihan juga kalau semua email harus dibaca dan disensor
moderator (kayaknya moderator gak ada kerjaan lain). Rasanya kayak
hidup di jaman pak Harto dulu, apa-apa disensor. Kalau menurut saya,
berikan kebebasan pada orang untuk menyampaikan pendapatnya karena
orang lain diberikan hak untuk me-recycle bin-kan pendapat yang dia
terima. Ya hitung-hitung latihan pengendalian diri... minimal
mengendalikan marah, hik.
Hidup ini simple, jangan menyusahkan anak buah, he..he... Saya pikir
bu senior moderator juga punya bejibun kerjaan, pasti gak sempat
nyensor. Biarkan sensor by members sendiri. Saya masih ingat pesan
guru dulu kala, kalau tidak ingin melihat keburukan jangan dilihat...
kalau tidak ingin merasakan keburukan jangan diraba... ha..ha... Yang
terakhir ini agak jorok. Gak berguna di milis Bali-bali.
IWW
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Bulantrisna Djelantik"
<btrisna@...> wrote:
>
> Sedih dan prihatin, karena ada anak muda yang penuh kebencian.. mudah2an
> bara kebencian ini bisa dipadamkan dan milis ini sejuk kembali. Saya
mohon
> moderator bisa lebih awas sebelum meloloskannya ke milis ini.. maaf
lahir
> batin, biang.
>
> On Thu, Oct 2, 2008 at 9:34 AM, Deden Kung <dedenkungs@...> wrote:
>
> > Setuju Pak Wijaya..sy fikir isi email Pak Leo sudah sangat
tidak tepat
> > untuk dikemukakan dimilist umum seperti ini..walau apa
alasanya..kebebasan
> > HAM yg didengung dengungkan Amerika sana bukan tuk menghina dan
melecehkan
> > orang atau agama tertentu kok..justru Amerika atau negara barat
sana yg
> > mungkin Pak Leo punya banyak teman mereka sangat hati2 dalam
berbicara dan
> > berpendapat...mana ada manusia yg akan dicintai dan diampuni
dosanya begitu
> > saja sama TUHAN... apapun kepercayaan Pak Leo kalau tindak tanduk
serta
> > perkataan baik lisan dan tulisan seperti ini? Saya justru agak
sangsi TUHAN
> > yg mana yg Pak Leo yakini dan percaya?
> >
> > Saya harap dan mohon kepada semua rekan2 yg lain untuk STOP lah
dimilist
> > ini kita bicarakan agama dan TUHAN karena terlalu luas serta
sensitive tuk
> > dibicarakan dan ditulis lewat email ini..kalau berkenan dan ngak
terima akan
> > kebiasaan suatu agama saran kami temuilah salah satu tokoh agama
tersebut
> > yang sudah mumpuni untuk diajak berdiskusi spaya kita lebih
memahami hakikat
> > dan ajaran agama2 tersebut...
> >
> > Coba kalau Pak Leo mengomentari hal2 yg menurut Pak Leo sangat
primitif di
> > agama Hindu dan kebaca oleh pemeluk Hindu..apakah Pak Leo ngak
digebukin dan
> > apakah pemeluk Hindu tidak tersinggung? Begitu juga pemeluk
Kristen, Budha,
> > Konghucu dll yg merka juga banyak memakai sebuah sarana untuk
mencapai TUHAN
> > karena keterbatasan manusia itu sendiri untuk mencapai wujud TUHAN
yg asli..
> >
> > Sekian dan mohon maaf lahir bathin bagi umat Muslim yg merayakan
Idul Fitri
> > lan dumugi sinar suci Hyang Widi senantiasa menyinari kita..
> > Om Canti Canti Canti Om
> > Wassalam
> > Deden Kungs
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar