Yanin meresidayang ,tembusan ke dinas PU , mangde wenten
sekedar info untuk menselaraskan perencanaan jalan , mangde ten
terus bongkar pasang bongkar pasang jalan, kasihan rakyat pengguna
lalu lintas dan anggaran ,kalau bisa direncanakan sedini mungkin.
Kapan sempat ketemu ring Jungnya ( wagub) disinggung juga , sire
uning wenten pemargi becik.
Targetkan dalam satu decade , carbon emission di Bali sama dengan
sekarang ( setelah pertambahan transportasi salama niki)
Juga wenten buku bagus yang tersedia " Maverick" ,tentang semler and
company , yang kebetulan tyang lihat juga doconya di TV .
Sasarannya untuk mengurangi kepadatan traffic.
Selamat berjuang , semoga lancar dan sedikit halangan.
" avighnam astu ya namo namah"
salam tuk pak wagub dari pamannya di Oz.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, Sugi Lanús <sugilanus@...> wrote:
>
> Bli Gung ring OZ,
>
> Memang windmill mahal kalau dibuat seperti di Denmark atau di
Austria. Alternatif lainnya memang solar energy, SANGHYANG SURYA,
pas utk kita santukan ring mrajan soang-soang wenten paling tegeh
Ida sane kapuja.
>
> Energi matahari juga penting dibahas. Intinya, diskusi kita dan
planning kita, mangda mabuah lan mabuat milise puniki, ngiring fokus
ring: Mencari Energi Alternatif utk Bali.
>
> Siapa tahu dari sini memang kita bisa cari peluang Bali mahardika
secara listrik dumun. Soal mahardika dari yg lain itu diskusi yang
lain.
>
> Suksma,
> sl
>
>
> ----- Original Message -----
> From: IGusti Agung
> To: bali-bali@yahoogroups.com
> Sent: Friday, October 03, 2008 5:40 AM
> Subject: [bali-bali] Re: PLTA Bali//windmill project
>
>
>
> Hi all,
>
> sebagai akhli Asbun ( asal bunyi ), ikut sharing ah..
> Kalau menurut saya , Windmill ( tenaga angin) masih terlalu
mahal,
> cocok untuk daerah /negara yang setengah musimnya musim winter
> seperti yang disebut rekan rekan.
> Kalau di Bali or Indonesia ,yang ada mataharinya 12 bulan / tahun
> saya kira tenaga matahari jauh lebih effective.
> Disamping bisa dimulai dari skala kecil , diatap rumah masing
masing.
>
> Saya kurang paham bagaimana hubungan kerjasama PLN dengan
pelanggan
> dalam masalah ini ,yang tyang tahu system di Australia begini:
> Yang memasang solar energy system dirumah ( biaya sendiri) ,
setelah
> sisa pemakaian , excess dari sisa energy kembali ke supplier,
untuk
> dijual kepada supplier ( PLN).
> Tergantung dari berapa excess energy tersisa dari rumah tangga
tsb,
> setiap bulan rumah tangga tsb. akan menerima cheque dari
supplier.
> Singkatnya , excees energy yang tersisa dijual ke PLN .
>
> Karena luasnya atap rumah masing masing, sampai banyak yang
memasang
> extra untuk persediaan air panas saja komplit dengan water tank.
> Untuk rekan yang punya uang malas ( uang yang diem aja ), bisa
> memberi contoh ke yang lain , tanpa urusan ke birocrate.
> Kalaupun PLN pelit ,tidak mau beli excess energy anda , mungkin
> tetangga sebelah , mau dengan harga dibawah PLN.
>
> All in all saya kira solar energy lebih cocok di Bali , apalagi
nanti
> setelah mass production mobil dengan solar energy.
> Disamping, kalau solar panel lebih banyak peminatnya , bisa di
mass
> production ,harganya akan menjadi lebih terjangkau , apalagi
kalau
> bisa 'MADE IN BALI ', ya tokh..? ya nggak..?ya..kan?..ya..donk?
> Jadi windmill nanti hanya untuk kantoran atau hotel besar , or
> something like that...
>
> Usahakan pantai timur diselamatkan , apang ngelah tongos nunjuk
> layangan , untuk narik tourism di segi 'international kite
festival
> setiap tahun , apang ade anggen numbas daluman.
> Pokonya jangan sampai menggangu pesisir pantai dengan windmill,
> lebih bijaksana kalau daerah bukit dipergunakan , biar dekatan
> anak anak kita yang di polyteknik kerja praktek,
> biar diawasin sama saudara Sugi dengan cambuk ditangan.. ha..ha..
>
> Nah.. ketoang teh malu...
>
> --- In bali-bali@yahoogroups.com, Putu Kesuma <putukesuma@>
wrote:
> >
> > Setuju 100% agar kita bisa lebih mandiri. Jangan lupa
persoalan
> listrik ini bagian dari praktek the Global Empire, dimana John
> Perkins penulis buku Confession of an Economic Hit Man.
Indonesia
> memang dirancang agar menderita dari investasi yang ditanam oleh
> World Bank atau IMF atas nama pembangunan dan kesejahteraan
rakyat.
> > Â
> > Saatnya kita untuk lebih kreatif dalam mencari solusi dari
> berbagai masalah. Dan di milis ini banyak sekali ide-ide
kreatif.
> Tapi kelihatannya berlum terkelola dengan baik. Saya lihat Sugi
> benar-benar dedicated untuk mengelolanya, tapi Sugi gak mungkin
> melakukannya sendiri.
> > Â
> > Karena banyaknya ide dan terus bermunculan sehingga yang satu
> belum tertindaklanjuti sudah muncul yang lain, akhirnya satupun
gak
> ada yang tertindaklanjuti.
> > Â
> > Kita memang lagi menghadapi banyak masalah, tapi kita harus
> menentukan prioritas.
> > Â
> > Gimana dong....biar gak omong doang, kasihan kan
> hik...hik...hik....
> > Â
> > pkesuma
> > Â
> >
> >
> > --- On Wed, 1/10/08, Sugi Lanús <sugilanus@> wrote:
> >
> > From: Sugi Lanús <sugilanus@>
> > Subject: [bali-bali] PLTA Bali//windmill project
> > To: bali-bali@yahoogroups.com
> > Date: Wednesday, 1 October, 2008, 10:53 PM
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Semeton sami ngiring serius,
> > Â
> > Email pak IWW menyinggung rencana dikembangkannya PLTA
(A=Angin)
> Â di pantai selatan Bali. Dan memang tidak ada kelanjutannya.
Pak
> IWW benar, daerah sepanjang baypass IB Mantra cukup
> potensial, dan.. ini lebih baik daripada geotermal Bedugul.
> >
> > Â
> > Ayo lewat milis ini kita dorong pengembangan PLTA ini.
> > Â
> > Sekedar perbandingan; kalau kita melawat dari Wina (Wien-
Austria)
> ke Budapest (Hungaria), banyak sekali windmill (kincir angin)
untuk
> listrik. Awalnya hanya di wilayah Austria, tapi sekarang mewabah
ke
> wilayah Hungaria. Angin di sana tidak jauh-jauh beda dengan
> tiupan angin di Nusa Penida, Jimbaran, Bypass IB Mantra. Kita
perlu
> mempelajarinya lebih jauh, memang. Saya bisa hubungkan dengan
pihak
> yang mengurus windmill di Hungaria, juga Austria. Informasi dari
> kawan di Hungaria, Denmark yang paling jago dan pengalaman soal
> windmill.. dan bisa saja kita kontak mereka kalau memang serius
> mewujudkannya?
> > Â
> > Coba lihat Padang Galak: Layang-layang sebesar rumah bisa
naik! Di
> Bali selatan umumnya angin sangat kencang, masak SANGHYANG BAYU
ini
> hanya dipakai meplalian layangan saja? Memang lomba layang-
layang
> menarik, tapi kalau bisa setiap banjar digerakkan lomba membuat
> kincir angin (dihias berbagai ukiran dan ornamen?)Â yang
> menghasilkan energi, pasti Bali makin oke!
> > Â
> > Tambahan: Ada helikopter mendarat darurat di Denpasar gara-
gara
> balingnya kelilit tali layang-layang! Oleh pihak airport,
sebelumnya
> sudah pula diberitahukan ke masyarakat agar layang-layang jgn
> terlalu tinggi karena mengganggu penerbangan!
> > Â
> > Mari dorong masyarakat Bali (Mangku Pastika?) agar energi
angin
> SANGHYANG BAYU bukan hanya utk main layang-layang saja! Mari
ajak
> banjar lomba bikin windmill pembangkit listrik dari kekuatan
angin
> yg menerbangkan layang-layang mereka.
> > Â
> > Dari tren kite festival ke "windmill festival"?? Orang Bali
ahli
> meniru. Satu orang mulai mengukir telor dan laku dijual, sebulan
> kemudian satu banjar jadi pengukir telur. Siapa ahli listrik
yang
> bisa membuat windmill pilot project? Yang penting ada dulu
> planningnya, dana bisa kita cari bersama.Â
> > Â
> > Suksma,
> > sl
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > New Email names for you!
> > Get the Email name you've always wanted on the new @ymail
and
> @rocketmail.
> > Hurry before someone else does!
> > http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
> >
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar