Senin, 15 September 2008

Re: [bali-bali] Tolong disebarluaskan ke milis-milis lain, pers dan sebagainya

Pak Putu dkk,
 
Ketua Pansus yg mengurus RUU Porno ini adalah pak Balkan Kaplale (Partai Demokrat) dgn rekannya yg juga dari partai yg sama, dan tentunya satu gerbong dgn PKS.
 
PDI Perjuangan keluar dari tim ini. PDS juga keluar. Golkar masih bercokol di sana. Saya sempat berusaha meyakinkan wakil Golkar yg mengurus RUU ini utk bisa membatalkan RUU tersebut, hasilnya: malah saya dikasi "kuliah moral".
 
Partai Demokrat dan PKS akur dan solid dipembahasan RUU ini. Ini tanda tanya besar. Saya sungguh kaget karena selama ini Demokrat saya pikir Nasionalis, dan RUU ini kurang sensitif terhadap isu nasionalisme, kebangsaan, dan multikulturalisme. Diskusi berkembang di Jakarta(di kalangan aktivis yg non-partai), dan tanda tanya besar makin menjurus: Bisakah ini dibaca sebagai dari agenda yg lebih besar bahwa nantinya Demokrat bergandeng dgn PKS mencalonkan kembali SBY? Bisakah RUU Porno ini adalah tawar-menawar Demokrat dgn PKS, dan semacam ikatan "pertunangan politis" mereka?
 
Memang, semenjak ada pertemuan petinggi Golkar dan PDI Perjuangan, yg mengarah pada koalisi partai pada 2009, nampaknya Demokrat telah merasa "dicerai" Golkar dalam berkoalisi ke Pilpres kedepan. 
 
Silahkan simak berita ini:
 

Hidayat Nurwahid Dipinang SBY?


INILAH.COM, Jakarta - Lirak-lirik capres dan cawapres menjelang Pilpres 2009 mulai bergeliat. Survei Lembaga Riset Informasi (LRI) pernah melansir duet SBY-Hidayat Nurwahid paling populer. Diam-diam, SBY menjajaki pinangan kepada Hidayat?

"Ya memang saya pernah dengar, ada upaya komunikasi dari SBY kepada PKS," kata Ketua FPKS Mahfudz Siddiq di sela dialog kebangsaan 'Nasionalisme di tengah arus perubahan' di Hotel Sahid, Jakarta, Selasa (26/8).

PKS, lanjut dia, mengapresiasi hal tersebut. Namun yang terpenting bagi PKS adalah pada sisa 1 tahun masa pemerintahan, SBY harus menunjukkan kinerjanya.

"Karena itu akan sangat mudah, sehingga PKS pun akan mudah mendukungnya. Dan yang terpenting, kami akan selalu merespons bagaimana pemerintah meningkatkan kinerjanya dengan baik," kata Mahfudz.

PKS, sambung dia, melihat ada sejumlah keberhasilan, meskipun persepsi masyarakat mengenai kinerja pemerintahan masih lemah.

"PKS juga akan sangat terbuka, tidak hanya kepada SBY. Memang ada banyak nama. Tapi PKS belum mengerucut pada satu nama," ujar Mahfudz.

Hasil survei, menurut dia, hanya sebagai salah satu pertimbangan. Sedangkan soal koalisi, akan mudah dilakukan jika kepentingan masyarakat terpenuhi.

Kans Sri Sultan HB X menjadi cawapres PKS? "Dia tokoh yang penting. Dia memiliki visi kebangsaan yang kuat dan mendapat dukungan publik yang kuat. PKS masih memikirkan konstelasi politik Pemilu 2009. Jadi belum bicara person dalam partai yang bisa didengungkan," pungkas Mahfudz.[L3]
 
Jika benar demikian adanya (seperti pembacaan atau diskusi kami tentang kaitan isu koalisi dan RUU ini), maka RUU ini jelas tidak sederhana; banyak kaitan (selimputan) dan tali-temali kepentingan Pilpres dan Pemilu 2009.
 
Semoga kita selalu dalam kejernihan hati dan pikiran.
 
Nawegang,
sl
 
----- Original Message -----
Sent: Monday, September 15, 2008 3:09 PM
Subject: [bali-bali] Tolong disebarluaskan ke milis-milis lain, pers dan sebagainya

Salam Indonesia,

Teman-teman sebangsa dan setanahair yang masih mencintai budaya bangsa dan
menghargai warisan leluhur... Rancangan undang-undang "porno" sungguh
asusila dalam pengertian "ia" sama sekali tidak menghargai budaya bangsa.

Silakan dipelajari, ini adalah upaya arabisasi - jelas sekali.

Candi Sukuh, Ceto, Lingga dan Yoni, bahkan Tugu Monas - semuanya bisa
dianggap porno. Seorang penari Jawa, Sunda atau Bali bisa dianggap
membangkitkan gairah seksual.

Partai politik yang mendukungnya adalah "antek arab" - silakan pelajari
sejarah mereka. Apa hubungannya dengan kelompok2 di luar sana.

Upaya untuk merubah Indonesia menjadi bagian dari budaya arab - TIDAK BISA
DITERIMA.

KITA SUDAH MEMILIKI BUDAYA DAN PERADABAN.

Ketika suku-suku dan kabilah-kabilah di arab masih mencari nafkah dengan
saling jarah-menjarah, kita sudah mengekspor rempah-rempah kita hingga ke
Madagascar, menggunakan maskapai kita sendiri.

Say "No" to crime against culture.

Indonesia, saatnya bersatu - sebelum kau dijajah oleh kaum asing lewat
saudara-saudara kita yang tidak memahami sejarah. Sayang, mereka berada di
DPR, di MPR, dalam kabinet.. Tetapi tak apa, betapa pun jumlah mereka,
KEBENARAN PASTI JAYA.

Saudara2 kita sebangsa dan setanah air yang kurang paham dan menganggap
penolakan terhadap rancangan undang-undang ini sama dengan penerimaan
terhadap pornografi - MESTI DISADARKAN. Mereka dirayu untuk membaca seluruh
isi rancangan undang-undang ini.

KITA MENOLAK PORNOGRAFI,

TETAPI JUGA MENOLAK RANCANG UNDANG-UNDANG PORNO DAN TUNA SUSILA, BUTA
TERHADAP BUDAYA BANGSA.

Indonesia Jaya..

anand krishna bersama teman-teman di Indonesia dan di luar negeri

Get your new Email address!
Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: