Selasa, 16 September 2008

[bali-bali] Re: rabu pagi ini aksi budaya menolak RUU porno di Bali

Memang sebatas wacana dulu Pak Anton, kemudian bisa menjadi realitas.
Justeru karena pemerintah tidak punya akses langsung untuk
menghentikan itu semua, maka pembangkangan sipil akan berhasil, atau
paling tidak mencetuskan pemberontakan majoritas rakyat Bali terhadap
pengekangan HAM. Lebih baik lagi kalau menarik perhatian dunia
internasional atau PBB.

Sebagai contoh pembangkangan sipil tsb:
1.
Tari sakral kita, tari Rejang dilarang karena penari memperlihatkan
bahu, rambut (tidak memakai jilbab), menari lemah gemulai, sehinga
membangkitkan syahwat laki-laki tetangga sebelah (yang pikirannya
kotor). Maka setiap purnama, tilem dan odalan kita lebih giat
mempertunjukkan tarian sakral rejang, membangkang terhadap UU yang
melarang porno aksi.
2.
Tari kecak dilarang, karena penari laki bertelanjang dada
membangkitkan syahwat wanita tetangga (who are undergoing estrogen
surge, alias berahi), maka lebih sering tari kecak kita pertunjukkan
di Bale Banjar atau setiap acara non-kurikular sekolah.
3.
Bila berenang memakai bikini dilarang di pantai Kuta dan Sanur. Mari
kita adakan kontes bikini dan "wet shirt" antar siswi se Indonesia
Timur meliputi Bali, NTT, Dayak (KalTeng), Manado dan Papua. Bila
perlu kumpulkan dana dan undang saudara-sadara kita dari Papua untuk
mengikuti kontes Koteka international di pantai Kuta..... :o)

Demikian sebagai contoh pembangkangan sipil yang bisa kita lakukan di
Bali. Mungkin kita akan banyak memerlukan penggerak masa, provacator,
dalam pembangkangan sipil ini. Tiyang sangat ingin mendaftarkan diri
sebagai "provacator" atau paling tidak ikut teriak-teriak melepaskan
uneg-uneg ini.

Suksema,

Made Sutjita
Suksema

--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Anton Muhajir" <antonemus@...>
wrote:
> Kalau di Bali, pembangkangan sipil itu mungkin bisa dilakukan oleh
para pemilik hotel, pengelola bandara, dan seterusnya. Apakah kita
punya akses langsung untuk menghentikan itu semua? Itu dia yang masih
jadi tanda tanya.
> Menurutku sih pembangkangan sipil di Bali sepertinya akan sebatas
wacana.
>
> Salam
>
> 2008/9/17 gede bagus <ceblonx@...>
>
> > Mbok Luh De
> >
> > Dari sekian butir pernyataan sikap KRB yang paling menarik bagi
saya adalah
> > butir no 6 yang mengandung kata 'pembangkangan sipil' dengan
penekanan pada
> > aksi budaya, saya ingin tahu bagaimana hal ini bisa dilakukan?
> >
> > Saya pernah membaca tentang pembangkangan sipil ala Mahatma
Gandhi dengan
> > Satyagrahanya, salah satu perlawananya adalah perlawanan terhadap
pembayaran
> > pajak yang tidak adil, yang dilawan sudah jelas yaitu peraturan
pajak yang
> > merugikan rakyat, modus operandinya sudah pasti dengan menolak
membayar
> > pajak tersebut
> >
> > Saya pribadi berpendapat butir pembangkangan sipil ini terkesan
prematur.
> > "pembangkangan sipil" dalam hemat saya mengandung pengertian
ketidakpatuhan
> > rakyat terhadap keputusan atau aturan yang diterapkan pemerintah
(civil
> > disobedience) ketika melakukan suatu pembangkangan sipil
setidaknya harus
> > ada dulu peraturan atau undang-undang yang akan di-bangkangi.
kalo UU
> > pornography nya belum disahkan atau diberlakukan bagaimana kita
bisa
> > melakukan pembangkangan pada UU tersebut. menurut saya tampaknya
perlu
> > ditarik garis yang jelas antara pembangkangan sipil dengan aksi
protes.
> >
> > Saya salut dengan aksi yang dilakukan semeton KRB, dukungan saya
untuk
> > semeton KRB
> >
> > terima kasih
> >
> > Sidarta
> >
> > --- On *Wed, 9/17/08, luh de suriyani <lodegen@...>* wrote:
> >
> > From: luh de suriyani <lodegen@...>
> > Subject: [bali-bali] rabu pagi ini aksi budaya menolak RUU porno
di Bali
> > To: gn-kgs@yahoogroups.com, "bali bali" <bali-
bali@yahoogroups.com>,
> > "blogerbali" <baliblogger@yahoogroups.com>, "aka milis" <
> > akademikaunud@yahoogroups.com>, sustainbali@yahoogroups.com
> > Date: Wednesday, September 17, 2008, 6:50 AM
> >
> > hai,
> >
> > terus gelorakan tolak RUU Pornografi yang "asusila" itu. Gabung
dan pantau
> > aksi budaya rabu ini, jam 9 pagi longmarch dari lapangan puputan
renon
> > denpasar sampai kantor DPRD Bali.
> >
> > "Bebaskan negara dari upaya-upaya merongrong kebhinekaan dan
keragaman
> > Indonesia"
> >
> > Pernyataan Sikap KRB (Komponen Rakyat Bali )
> >
> >
> >
> >
> >
> > 1) Tetap Menolak RUU Pornografi.
> >
> >
> >
> > 2) Menyiapkan tim dan naskah judicial review dan uji formal
RUU
> > Pornografi.
> >
> >
> >
> > 3) Menyiapkan tim kecil untuk melakukan inventarisasi kekayaan
budaya yang
> > terancam eksistensinya oleh RUU Pornografi
> >
> >
> >
> > 4) Membentuk tim kecil untuk menghadap Presiden
> >
> >
> >
> > 5) Melakukan tekanan pada DPR untuk menghentikan pembahasan RUU
Pornografi.
> >
> >
> >
> > 6) Melakukan aksi massa pembangkangan sipil dengan penekanan pada
aksi
> > budaya.
> >
> >
> >
> > 7) Tetap menjaga agar seluruh perjuangan berada dalam bingkai ke-
Indonesia-
> > an dan ke-Bhineka-an.
> >
> >
> >
> >
> >
> > ------------------------------
> > Dapatkan alamat Email baru Anda!
> >
<http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://ma
il.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang
lain!
> >
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> Anton Muhajir | http://rumahtulisan.com
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: