Mentuuuul... setuju...
Di Bali(yang berHindu) , mereka tahu kalau Sruti lebih asli sebagai wahyu daripada Smrti yang sudah campur tangan manusia..
Pertanyaan : kenapa mereka lebih banyak praktis Smrti daripada Srti?
Coba iseng iseng test semeton semeton kita dikampung ,
tanyakan banten natab apa saja isinya ? banten wali apa saja isinya?
Atau tanyakan banten pengulapan itu apa saja isinya?
Kemudian tanya , Karma Yoga , Bhakti yoga menurut BG , apa maksudnya?
Kalau dihitung secara ekonomi , satu buku Bhagavad Gita itu lebih murah harganya daripada satu banten pengulapan.
Tapi bagaimanapun juga , percampuran adat istiadat dan Hindu inilah yang membuat Bali seperti Bali sekarang ini , indah , menarik , simple tapi complicated , jadilah rujak campur , atau es campur buah tambah daluman dan santen... yuuum....
Dulu , musim kawin di Bali dapat undangan satu seminggu.
Sekarang undangannya sampai tiga sehari.
shanti ,
badah megenep takonang... nak mule keto, siepang rage , ngoyong ngoyong...
--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, gayatri mantra <dayugayatri@ ...> wrote:
>
> konon di Bhawadgita stelah BAB II..
> 1. keseimbangan itu bisa tercipta dengan memahami tradisi dan melestarikan adalah sanata dharma (konon di Bhawadgita stelah BAB II kalo di baca sampai habis isinya seperti itu)
> 2 untuk masalah...
> mecaru ato tidak mecaru selalu ada masalah.
> Konon di Bhagawad gita juga ada ...:semua hal bisa dianggap benar bagi yang meyakini dan sampaikanlah bagi yang memahami rahasia ini
> 3. urusan manusia loba itu karakter, tidak bisa digeneralisasikan. ..banyak juga manusia yang baik dna berbuat baik tanpa rakus...yang baikl pura-pura rakus juga ada pada diri I Cupak...
>
> isi dunia seperti orti...
> dalam orti kabang-kabang hingga tahi temblek pun ada....
> begitulah tradisi dalam sebuah sarana upacara yang disebut orti...engga percaya? bisa tanya pada ide perande...
> hihihi...bagi yang suka guyonan dan tidak terlalu tegang melihat riwayat dan hikayat tradisi
>
> cheers,
> dayu
>
>
>
> --- On Fri, 5/15/09, Putu Kesuma <putukesuma@ ...> wrote:
>
> From: Putu Kesuma <putukesuma@ ...>
> Subject: Re: Bls: [bali-bali] Melbourne Mecaru
> To: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Date: Friday, May 15, 2009, 9:46 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Ben,
>
> Apa yang kita lakukan di Bali atas nama Mecaru sudah bertentangan dengan arti kata Mecaru itu sendiri. Menjelang Panca Bali Krama yang baru saja selesai dilakukan di Besakih, banyak agamawan hindu mengulas arti mecaru itu di koran, masih ingat? Dari ulasan-ulasan itu muaranya satu yaitu Meacaru berasal dari kata Caru yang artinya melestarikan. Apa yang dilestarikan? Yang pasti pemahaman saya bukan pembunuhan binatang itu yang dilestarikan, tapi 5 unsur pembentuk alam ini(micro maupun macro) yaitu panas, air, udara, tanah dan ruang.
>
> Jadi Mecaru dengan cara yang dilakukan di bali saat ini sudah pasti tidak menyelesaikan masalah. Dan karena tidak menyelesaikan masalah maka tidak PENTING, kecuali bagi para calo. Namun jika cara yang dilakukan itu mengacu pada pengertian melestarikan, sudah pasti akan menyelesaikan masalah.
> Dengan pengertain melestarikan( maintain sustainability) , itu sangat PERLU.
>
> Intink hewani memang built in dalam diri setiap manusia, namun bukan instink hewani yang harus mengendalikan pikiran kita. Menurut Anand Krishna dikuasai oleh instink hewani manusia cenderung menyelesaikan masalah dengan dua cara fight atau flight(lawan atau lari). Ciri lain manusia yuang dikuasai instink hewani adalah selalu mengorbankan segala sesuatu yang ada diluar diri atau kelompoknya demi kenyamanan sesaat. Padahal kemanusiaan dalam diri manusia mengajarkan bahwa yang menghidupi semua mahluk itu satu adanya(tat twam asi).
>
> Memang tidak dapat dihindarkan dalam mempertahankan hidupnya manusia mengorbankan sesuatu yang ada di luar dirinya. Misalnya kita perlu makan, kan gak mungkin makan diri kita sendiri. Atau jika kita sakit, kita terpaksa harus membunuh virus atau kuman-kuman penyebab penyakit. Tapi jika kita gak sakit kan gak perlu membunuh atau membasmi kuman/virus karena sampai level tertentu dibutuhkan.
>
> Instink hewani dalam hewan masih lebih baik. Hewan paling cari makan kalau sudah kenyang, ya tidur. Tapi manusia yang dikuasai oleh instink hewani kalau cari makan kalau bisa untuk 7 turunan. Cari makan untuk 7 turunan sah-sah saja, yang jadi masalah adalah ketika makanan itu dicari dengana merampok makanan orang lain/mahluk lain dengan cara harus maupun kasar.
>
> Semikian pemahaman saya ben, maaf jika tidak berkenan.
>
> Peace,
> Putu
>
>
>
>
>
>
> From: ngurah beni setiawan <setiawan_beni@ yahoo.com>
> To: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Sent: Friday, May 15, 2009 10:50:25
> Subject: Bls: [bali-bali] Melbourne Mecaru
>
>
>
>
>
>
> Pak Putu,
>
> Apakah Pak Putu bermaksud ingin menyampaikan secara halus bahwa mecaru itu menjadi tak berarti atau malah tak penting?
> Dengan mengatakan bahwa mecaru tak akan menyelesaikan masalah?
>
> Logika tyang yang cetek niki pun berpikir bahwa memang benar bahwa upakara mecaru bukan ditujukan untuk menyelesaikan masalah. Mecaru nika hanya wahana kita untuk memohon pemargi, pembersihan niskala kemanten. Jadi ya memang tidak akan menyelesaikan masalah, tapi toh bukan berarti tak penting kan?!
>
> Artinya, tyang selalu menghargai usaha apapun didalam kepercayaan masing-masing. Mecaru adalah salah satunya. Justru menjadikan instink hewani dalam diri niki yang tyang ten ngerti konkretnya napi nggih? prakteknya bagaimana? apa bedanya dengan kepercayaan kita (mecaru) itu?!
>
> Sinampura tyang nak belog metaken, sinampura jika tyang salah mengerti.
>
> rahajeng,
> ngurah beni setiawan
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
>
>
>
>
>
>
> Dari: Putu Kesuma <putukesuma@ yahoo. com>
> Kepada: Bali-Bali <bali-bali@yahoogro u ps.com>
> Terkirim: Jumat, 15 Mei, 2009 09:38:43
> Topik: Fw: [bali-bali] Melbourne Mecaru
>
>
>
>
>
> Kalau saya jadi binatang-binatang yang akan dijadikan caru, saya akan cepat-cepat pergi dari Melbourne...
>
> Tidak ada jaminan caru itu akan menyelesaikan masalah. Terbukti setelah bom bali I dimana telah diadakan upacara Karipubaya yang menghabiskan hampir milyaran rupiah, apa yang terjadi? Bom bali II meledak. Yang perlu dijadikan caru adalah instink hewani dalam diri manusia, bukan binatang-binatang di luar sana.
>
> Putu
>
> ----- Forwarded Message ----
> From: Darma Putra <idarmaputra@ yahoo.com>
> To: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Sent: Tuesday, May 12, 2009 17:04:18
> Subject: [bali-bali] Melbourne Mecaru
>
>
>
>
>
>
> Wah Pak Gung Pin sebagai mantan krama Melbourne bisa 'ngayah' nih.
>
> [ Radar Bali, Minggu, 10 Mei 2009 ] http://www.jawapos. co.id/radar/ index.php? act=detail&rid= 87215
>
> Australia Mohon Bali Mecaru di Melbourne
>
> DENPASAR - Pemerintah Australia ternyata sangat percaya dengan dunia ''niskala''. Mungkin belajar dari kasus bom Bali I lalu yakni pemerintah Bali dan masyarakat melakukan upacara besar di lokasi ledakan. Kini, pemerintah setempat ingin melakukan hal sama di kawasan Victoria, Melbourne, Australia, kawasan yang dilanda kebakaran hebat. Kebetulan dua orang Indonesia ikut menjadi korban.
>
> Kini, kordinator tim pecaruan ke Australia itu dipercayakan Nyoman Durpa. Ketua Sanggar Dwi Mekar Buleleng ditunjuk sebagai koordinator setelah menerima utusan dari pemerintahan Melburne Mr Wine. ''Ada latar belakang yang cukup pajang hingga kami mendapatkan mandat menggelar pecaruan di Negeri Kanguru itu," jelas pria yang kerap memerankan tokoh bondres dengan tapel susunan giginya hancur itu kepada koran ini kemarin. Selain itu, warga Bali di Melbourne mencapai tujuh ribu orang. ''Pecaruanya sudah dipastikan, yaitu pecaruan pemarisudha
> jagat. Intinya untuk menyucikan kembali areal itu dan memohon agar tidak terjadi bencana serupa," sebut dia. Keberangkatan Durpa ke Melbourne karena sanggarnya akan pentas di sana. Sebetulnya pedaruan sudah ditentukan 7 Mei lalu. Karena pejabat di sana ada kesibukan, maka waktunya ditentukan kemudian. Ida Pedanda Gunung akan memuput upacara itu. (art)
>
> rahajeng
> dp
>
>
>
>
>
> Chat right from the comfort of your inbox. Show me how..
>
>
> New Email addresses available on Yahoo!
> Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
> Hurry before someone else does!
>
>
> Berselancar lebih cepat.
> Internet Explorer 8 yang dioptimalkan untuk Yahoo! otomatis membuka 2 halaman favorit Anda setiap kali Anda membuka browser.Dapatkan IE8 di sini! (Gratis)
>
> Get your new Email address!
>
> Grab the Email name you've always wanted before someone else does!
>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar