Nggak perlu cari jauh2,biar diedaerah kuta saja juga melibihi yang ditunjukkan Aljazeera TV itu dan itu sudah pernah ditayangkan sama TV lokal kira2 2tahunan kemarin,apang sing pelih baan nyambatan,,ini perlu keja sama semua pihak/kalangan juga saling dukung, dan kalau jauh2 kepelosok parah lagi.
--- On Wed, 5/20/09, dwi yani <d.yani.sm@lycos.com> wrote:
From: dwi yani <d.yani.sm@lycos.com> Subject: [RE][bali-bali] Re: Aljazeera TV: Industri Pariwisata dan Ketidakadilan Lingkungan di Bali To: "I Gede Sanat Kumara" <abltechnet@gmail.com> Cc: bali-bali@yahoogroups.com Date: Wednesday, May 20, 2009, 5:23 PM
Sinampure
Hi, hi, kan nggak perlu harus tuding tujuh menyalahkan pihak lain. Bisa kita balikin ''tujuh'' nya ke diri kita, apa yang sudah kita lakukan untuk MENGAJAR masyarakat di daerah hidup mandiri dengan potensi daerahnya. Bukan jadi Sinterklas yang datang karena proyek apalagi MEMPERDAYAKAN KELOKALAN ITU, tapi BAGAIMANA sustainable working WITH community, keto kone Gung.
Dwi
---------[ Received Mail Content ]----------
Subject : [bali-bali] Re: Aljazeera TV: Industri Pariwisata dan Ketidakadilan Lingkungan di Bali
Date : Wed, 20 May 2009 04:32:11 -0000
From : "I Gede Sanat Kumara" <abltechnet@gmai! l.com>
To : bali-bali@yahoogrou ps.com
kontras sekali gung ya, air berhamburan di pake tapi di daerah itu sangat susah.
--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, ancak ramone wrote:
> > Teman-teman,
> berikut cuplikan berita di Aljazeera TV yang berbicara tentang Industri Pariwisata dan Ketidakadilan Lingkungan Hidup di Bali.
> Semoga bermanfaat bagi kita untuk melakukan evaluasi atas ekspansi modal pariwisata di Bali ini..
>
> http://www.youtube. com/watch? v=kQaUGcOgbuk
>
> Salam,
>
> Agung Wardana
> WALHI Bali
>
aswie balikamilagi. wordpress. com d.yani.sm@lycos. com, Aswie232@gmail. com 62 361 7426003 62 812 3948305 give me only my daily bread, nor did we eat any one's food without paying for it,
Save a tree. Please consider the environment before printing this e-mail. |
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar