maaf, tyang tidak setuju.
justru bangsa ini sedang naik...
ngurah beni setiawan
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
Dari: Putu Kesuma <putukesuma@yahoo.com>
Kepada: bali-bali@yahoogroups.com
Terkirim: Minggu, 17 Mei, 2009 16:56:14
Topik: Re: [bali-bali] Demo di WOC, WALHI Protes Dituduh Hendak Lakukan Aksi Terorisme
Bukan kayanya, tapi negara dan bangsa ini benar-benar berada di titik kesadaran terendah...
pk
From: antonio travel <antoniodesk@ gmail.com>
To: bali-bali@yahoogrou ps.com
Sent: Saturday, May 16, 2009 19:03:59
Subject: Re: [bali-bali] Demo di WOC, WALHI Protes Dituduh Hendak Lakukan Aksi Terorisme
Kayanya negara ini mundur. ..?
Emangnya polisi (atau siapa .....?) takut apa ya?
Ant
2009/5/11 ancak ramone <ancakramone@ yahoo.com>
Senin, 11/05/2009 17:49 WIB
Demo di WOC, WALHI Protes Dituduh Hendak Lakukan Aksi Terorisme
Didit Tri Kertapati - detikNews
Jakarta - Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) memprotes tindakan polisi yang melarang mereka berunjuk rasa didekat pelaksanaan World Ocean Conferrence (WOC). Bahkan polisi menuding mereka hendak melakukan kegiatan terorime.
"Mereka mensyinyalir kegiatan kami sebagai satu bentuk gerakan terorisme," terang anggota Walhi yang lain, Iki Dulagin di Mabes Polri, Jl Trunojoyo, Jakarta, Senin (11/5/2009).
Pihak kepolisian pun lantas melarang WALHI berunjuk rasa. Karena itulah mereka mendatangi Mabes Polri untuk menyampaikan protes.
"Ini sebuah proses pengkebirian dari hak warga sipil untuk memperoleh informasi dan menyampaikan pendapat di muka umum," ujar Anggota Walhi lainnya, Ade Fadli. Meski tidak ada izin, WALHI pun nekat berunjuk rasa, hingga pada pagi tadi di 2 anggota mereka ditahan oleh Poltabes Manado. Kedua orang itu adalah Direktur Eksekutif WALHI Berry Nahdian Furqon dan Kepala Departemen Penguatan Regional WALHI Eksekutif Nasional Erwin Usman. Dua orang tersebut diperiksa dan dituduhkan melanggar pasal 261 KUHP.
Ditambahkan Iki Dulagin, pada saat melakukan pembubaran terhadap aksi demonstrasi yang mereka lakukan, Poltabes Manado melakukan sejumlah tuduhan yang tidak mengenakan.
"Petugas Poltabes Manado mengancam para peserta dari luar negeri dan mengatakan akan mendeportasi mereka. Padahal jauh sekali dari tuduhan seperti itu," lanjutnya.
Sementara itu pihak Mabes Polri ketika dikonfirmasi perihal tidak dikeluarkannya surat tanda terima pemberitahuan mengatakan, ada sejumlah ketentuan yang tidak dipenuhi oleh pihak Walhi.
"Kemerdekaan untuk menyampaikan pendapat harus diikuti dengan mentaati aturan yang ada. Tidak boleh seenaknya saja," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Pol Abubakar Nataprawira di Mabes Polri.
(ddt/ndr)
------------ --------- --------- --------- --------- ----
--
Antonio
Cell Phone/ HP: +62 81 139 5140
Office : + (62) (361) 720-816
Email : antoniodesk@ gmail.com /
antoniodesk@ alum.mit. edu
Web Blog:
http://triaco. blogspot. com/
New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
Jatuh cinta itu seperti apa ya rasanya?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
__._,_.___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar