21 Taksi Blue Bird di Bali Dirusak
Selasa, 8 Juni 2010 | 03:55 WIB
Denpasar, Kompas - Protes para sopir taksi di Baliâ" sejak Februaru laluâ"terhadap keberadaan Bali Taxi yang bertuliskan Blue Bird terus berlanjut dan kian memanas. Senin (7/6) kemarin, mulai pukul 09.00 Wita, ratusan sopir taksi yang tergabung dalam Paguyuban Jasa Wisata Bali bahkan berunjuk rasa yang diwarnai perusakan 21 mobil Bali Taxi dan perusakan kamera video wartawan yang mengabadikannya.
Perusakan itu terjadi di Jalan Bypass Ngurah Rai, Jalan Sunset Road, dan Jalan Sesetan di Denpasar, tempat pendemo berkumpul. Awalnya pendemo berencana menggelar unjuk rasa dengan berjalan kaki menuju Kantor Gubernur Bali dan DPRD Bali di kawasan Renon, Denpasar, yang berjarak sekitar 10 kilometer dari tempat mereka berkumpul.
Namun, dalam perjalanan tersebut ternyata mereka juga melakukan tindakan anarki. Setiap kali bertemu mobil Bali Taxi, mereka melemparinya. Bahkan, beberapa dihentikan. Sopir/penumpang kemudian dipaksa keluar dan mobilnya dirusak. Tidak ada korban jiwa ataupun luka.
Juru kamera Indosiar, Riadis Sulhi, yang mengabadikan kejadian itu ikut diserang. Kameranya dipukul, direbut, dan kemudian dibanting.
Pengunjuk rasa, selain merusak 21 mobil Bali Taxi, juga merusak dan membakar baliho serta merusak tanaman yang ada di sekitar Kantor Gubernur Bali.
Kepolisian Sektor Kuta dan Denpasar Selatan langsung menangani kasus tersebut. Pukul 17.00 Wita pengunjuk rasa akhirnya membubarkan diri.
Pengunjuk rasa berpendapat, izin Bali Taxi yang bernaung di bawah perusahaan PT Praja Bali Transportasi dan pemegang saham Blue Bird ilegal. Keputusan Pemerintah Provinsi Bali yang meminta perusahaan mencopoti logo dan tulisan Blue Bird di badan taksi beberapa waktu lalu juga dinilai tidak memuaskan.
Ketua Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati menyayangkan tindakan pengunjuk rasa tersebut. âIni terkait keamanan dan kenyamanan penumpang yang bisa saja wisatawan,â ujarnya.
Humas PT Praja Bali Transportasi dari Bali Taxi, Nyoman Mertadi, mengatakan, pihaknya tetap mengoperasikan taksi yang berjumlah 750 unit itu. âTetapi, kami meminta pengemudi mengutamakan keselamatan penumpang,â katanya. (AYS)
Selasa, 08 Juni 2010
[bali-travel] 21 Taksi Blue Bird di Bali Dirusak
__._,_.___
Sekolah bahasa Jepang http://PandanCollege.com/ 0361-255-225/
MARKETPLACE
.
__,_._,___
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar