Kamis, 10 Juni 2010

BALI INFO - MEMBEDAH KITAB WAHYU ( 5 ) ( 6 ) ( 7 ) seri Tanda Binatang selesai sampai disini

 

( 5 )

Saudara2 yang terkasih,

Siaran MEMBEDAH KITAB WAHYU sempat tertunda karena kesibukan saya membuka kantor2 Cabang Club Jantung Sehat akhr2 ini.

Untuk memahami Kesepuluh Perintah Allah, Perintah Pertama, Kedua, Ketiga dan Ke-empat, sekaligus saya kirim hari ini sampai habis, bulan depan saya siaran 2 artikel penting :

 

( 1 )Tuhan Yesus bekerja pada hari Sabat, apa artinya ?

( 2 ) Kesimpulan Tanda2 Binatang dan arti Penyesatan2  ( Mat 11:12 )

 

2 artikel ini sangat penting dipahami agar kita bisa lolos dari Pelanggaran / Dosa Kesepuluh Perintah Allah Perintah Pertama, Kedua, Ketiga dan Ke-empat.

Banyak orang Kristen gagal memahami 4 macam PERINTAH2 UTAMA, sehingga komunikasi terputus dengan Allah ( Mat 7:22-23 ) iblis gembira dan  berbisik : " kamu tidak akan bisa melaksanakan Kesepuluh Perintah Allah, hanya Yesus yang bisa….."

 

Siapa bilang ? ……busssyyyet-kau iblis !!! semua muridNya yang sudah dilahir barukan BISA !

Bambang Wiyono

081 2327 3886

http://clubjantungsehat.blogspot.com

http://muridyesuskristus.blogspot.com

http://groups.yahoo.com/group/fullgospel_indonesia

 

Apakah yang dimaksud dengan dosa ?

Dosa adalah pelanggaran hukum Allah.

I Yohanes 3:4

4 Setiap orang yang berbuat dosa, melanggar juga hukum Allah, sebab dosa ialah pelanggaran hukum Allah.

 

Menjadi semakin jelas

Sekarang marilah kita memahami ulang tentang hal - hal yang telah kita pelajari sehingga kita akan mengetahui kebenaran tentang hal - hal tersebut lebih jelas !

1. "Tanda" tersebut memiliki arti penolakan dan pelanggaran terhadap perintah - perintah Allah.


Dan di dalam Yakobus 2:10-11, Allah berkata bahwa "Sebab barangsiapa menuruti seluruh hukum itu, tetapi mengabaikan satu bagian dari padanya, ia bersalah terhadap seluruhnya. Sebab Ia yang mengatakan: "Jangan berzinah", Ia mengatakan juga: "Jangan membunuh". Jadi jika kamu tidak berzinah tetapi membunuh, maka kamu menjadi pelanggar hukum juga."

2. Kekaisaran Roma adalah si "pembuat" tanda ini.
Tanda ini adalah tanda dari binatang nubuatan dan bukannya wanita yang mengendarai binatang tersebut.

3. Jemaat yang sesat tersebut menyebabkan orang - orang disesatkan dan menerima tanda dari binatang tersebut.

4. Setan memberi kedudukan dan kekuasaan yang besar kepada kekaisaran Roma, kekaisaran ini adalah merupakan alat politik bagi Setan untuk menyesatkan dunia.

5. Mereka yang menolak tanda tersebut akan tidak diperbolehkan untuk membeli atau menjual, "berbisnis atau memiliki pekerjaan".

6. Mereka yang menolak tanda ini telah dan akan sekali lagi mengalami pemartiran karena mereka mematuhi perintah - perintah Allah dan menolak tanda dari binatang tersebut.

7. Karena itu, kesimpulannya adalah bahwa tanda dari binatang tersebut adalah sesuatu yang dipaksakan oleh gereja / jemaat, yang berasal dari hal - hal berhala yang dimiliki oleh kekaisaran Roma, yaitu alat yang digunakan oleh setan dengan pandainya untuk menyesatkan orang - orang sehingga mereka melanggar perintah - perintah Allah.
Dan tanda tersebut berhubungan secara langsung dengan pekerjaan, usaha bisnis, dan hal mencukupi hidup.

Setan sangatlah pandai, licik, dan sesat, karena ia adalah penyesat.
Ia dapat membuat sesuatu yang bersifat tipuan dan palsu kelihatan seperti asli,sungguhan dan benar.

Setan amatlah cerdik dan licik, ia mengambil satu dari perintah Allah yang dapat ia gunakan untuk menjatuhkan orang sehingga orang tersebut melanggar hukum Allah dan menerima tanda dari binatang tersebut.

Perintah tersebut akan ia tipu dan ganti dengan perintah lain yang mana manusia dengan pikiran masuiawinya tidak akan menyadari perbedaan antara perintah yang palsu tersebut dengan perintah yang sesungguhnya.
Ia akan memilih satu perintah dari kesepuluh perintah Allah yang kelihatannya paling tidak penting menurut pikiran manusia.

Ia tidak akan mencoba untuk menyesatkan manusia dalam hal berhala, mencuri, berbohong, membunuh, ataupun percabulan, walapun ia sendiri memang memimpin orang - orang di dunia untuk terjerumus melakukan hal - hal seperti itu.

Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah perintah apakah dimaksud tersebut ?
Perintah manakah yang mempengaruhi pekerjaan seseorang beserta atau usahanya ?

Inilah jawabnya bahwa sebenarnya hanya terdapat satu perintah saja dari kesepuluh perintah Allah tersebut yang dinilai sebagai perintah yang paling tidak penting diantara perintah - perintah lainnya.
Perintah tersebut adalah perintah keempat, yang berbunyi : Ingatlah selalu dan sucikanlah akan hari Sabat.


Hari ketujuh adalah hari perhentian yang diadakan oleh Allah.

 

Dan sayangnya manusia dengan pikirannya sendiri tidak akan dapat melihat perbedaan dan makna penting tentang hari yang mana manusia harus menyembah Allah.

 

Sekarang kita akan mempelajari tentang "Asal daripada penyembahan pada hari Minggu ?", hal tersebut bukan berasal dari gereja Katolik Roma melainkan berasal dari agama berhala yang berada di kekaisaran Roma.
Hari itu adalah hari dimana bangsa - bangsa berhala berkumpul dan menyembah dewa mereka pada saat matahari terbit.
Mereka melakukan penyembahan dengan menghadap ke timur (seperti yang mereka lakukan pada setiap pagi hari Minggu Paskah) dan menyembah matahari terbit.
Dan adalah kaisar Roma Konstantin, dan bukannya paus yang membuat hari Minggu sebagai "hari perhentian umat Kristen".
Tetapi peraturan tersebut dipaksakan kepada semua orang sehingga mereka menerimanya secara universal oleh jemaat / gereja.

Mengapa orang - orang kudus
tersebut termartir ?

Orang - orang kudus tersebut termartir karena mentaati perintah Allah yang keempat yaitu merayakan hari Sabat yang merupakan hari pertemuan kudus antara Allah dengan umatnya.

Konsili Laodikia di tahun 363, mengeluarkan peraturan : "Umat Kristen tidak boleh di Yahudikan dengan beristirahat pada hari Sabat, melainkan mereka harus bekerja pada hari itu, dan beristirahat pada hari Minggu. Dan jikalau ada diantara mereka yang merayakan peraturan - peraturan orang Yahudi maka mereka akan digolongkan sebagai orang yang menentang Kristus."

Jemaat yang sesat tersebut menyebabkan orang - orang kudus terbunuh.

Ketika jemaat yang sesat tersebut memberi putusan kepada seseorang bahwa ia adalah seorang antikris, maka pasukan kekaisaran Roma akan mulai menyiksa orang tersebut.
Jikalau orang tersebut tidak mau mengubah iman dan merubah cara ia merayakan Sabat, maka ia akan disiksa sampai mati.

Peraturan - peraturan tersebut sangatlah ketat sehingga seseorang pasti akan kehilangan pekerjaannya atau ia tidak akan dapat mencukupi kebutuhan hidupnya jikalau ia tidak mau bekerja pada hari Sabtu dan beristirahat pada hari Minggu.
Dan manusia di dunia pastilah takut akan kenyataan yang harus dihadapi oleh mereka karena mereka yang menolak untuk menerima tanda dari binatang tersebut, kebanyakan tidak akan dapat melakukan hal "membeli atau menjual".

Jadi perintah keempat yang berkenaan dengan "Sabat" tersebut adalah satu - satunya perintah yang dimanipulasi oleh kekaisaran Roma.

Di dalam Daniel 7:25 dinyatakan bahwa :

Daniel 7:25

25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.

Lihatlah sangat jelas dinyatakan bahwa memang ia lah yang mengubah waktu dan hukum dan hal tersebut dilakukannya dengan pandai dan liciknya melalui perintah "Kuduskanlah dan sucikanlah hari Sabat".

Apakah yang dimaksud dengan
sebuah tanda tersebut ?

Sekarang apakah yang dimaksud dengan sebuah tanda tersebut ?
Di dalam penggunaan Alkitabiah, kata "tanda/mark" diartikan sama dengan "rambu/sign", keduanya digunakan secara bergiliran kadang - kadang, walaupun sebenarnya terdapat perbedaan diantara keduanya.
Tanda tersebut menandakan suatu identitas yang diberikan kepada seseorang.
Para peternak sapi dan kuda menandakan "tanda" mereka kepada ternak - ternak mereka.

Tanda juga menandakan identitas, tetapi tanda tersebut tidak dipaksakan untuk dikenakan atau digunakan sebagai penanda.
Seorang yang membuka toko obat akan menempelkan papan pengumuman "Jonas and Co Drugs".


Tanda tersebut akan menerangkan toko macam apakah itu dan siapakah pemilik toko tersebut.

Sekarang binatang nubuatan tersebut memaksa umat manusia untuk mengenakan tanda dari dirinya secara paksa.
Mereka yang mematuhi Allah dan merayakan Sabat akan dimartir.
Mereka tidak akan dapat membeli dan menjual.

Tetapi Allah tidak memaksakan seseorang untuk mematuhi diriNya, Allah membiarkan kita untuk menentukan pilihan kita sendiri yaitu apakah kita ingin mematuhi diriNya serta menjadi anak - anakNya yang patuh atau tidak.

 

Sekarang yang akan kita pelajari adalah bahwa apakah Sabat adalah merupakan tanda Allah bagi orang Kristen sebagai umat milikNya atau tidak.

 

Tanda Allah

Jawabannya adalah ya, Sabat tersebut adalah tanda Allah bagi umat milikNya.

Tanda Sabat tersebut adalah merupakan tanda dari umat Allah yaitu setelah Ia membuat dan mensahkan sebuah perjanjian dengan bangsa Israel.

Perlu anda ketahui bahwa Sabat adalah juga merupakan perjanjian antara Allah dengan umatNya, perjanjian Sabat tersebut terlepas dari perjanjian lama.
Perjanjian lama sudah berlalu dan sekarang digantikan dengan yang baru.

Jadi semua perjanjian yang telah disahkan dengan darah dan dibuat setelah perjanjian lama yaitu antara Allah dengan bangsa Israel akan dihitung sebagai perjanjian yang lain dan tidak termasuk dalam perjanjian lama tersebut.

Saat itu adalah empat puluh hari setelah pensahan, ketika Allah membuat suatu perjanjian yang lain, terpisah, dan berbeda, yaitu antara diriNya dengan semua orang pilihanNya, yang akan berlangsung untuk selama - lamanya.
Perjanjian ini bukanlah perjanjian yang sementara tetapi perjanjian ini berlangsung untuk selama - lamanya.

 

 

 

( 6 )

Hal ini dinyatakan didalam Keluaran 31:12-17 :

Keluaran 31:12-17

12 Berfirmanlah TUHAN kepada Musa:
13 "Katakanlah kepada orang Israel, demikian: Akan tetapi hari-hari Sabat-Ku harus kamu pelihara, sebab itulah peringatan antara Aku dan kamu, turun-temurun, sehingga kamu mengetahui, bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan kamu.
14 Haruslah kamu pelihara hari Sabat, sebab itulah hari kudus bagimu; siapa yang melanggar kekudusan hari Sabat itu, pastilah ia dihukum mati, sebab setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari itu, orang itu harus dilenyapkan dari antara bangsanya.
15 Enam hari lamanya boleh dilakukan pekerjaan, tetapi pada hari yang ketujuh haruslah ada sabat, hari perhentian penuh, hari kudus bagi TUHAN: setiap orang yang melakukan pekerjaan pada hari Sabat, pastilah ia dihukum mati.
16 Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal.
17 Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."

Perhatikanlah kata - kata tersebut !

Ini adalah sebuah tanda bagi kita untuk mengetahui Allah yang benar.
Dan tanda itu mengidentitaskan siapakah Allah tersebut.


Perhatikanlah ayat 17:

Keluaran 31:17

17 Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."

Tanda ini adalah pengingat akan saat perhentian Allah dari pekerjaan penciptaanNya.
Selalu, di dalam semua bagian Alkitab, Allah mengidentitas diriNya sebagai Pencipta.
Sehingga dengan itulah kita mengetahui siapakah Allah yang benar dari allah - allah yang salah.

Allah yang benar adalah Allah yang mencipta, dan Dia pulalah yang menjadi asal dari allah - allah yang palsu.
Beberapa diantaranya menyembah matahari, tetapi Allah yang benar menciptakan matahari dan mengendalikannya.
Beberapa orang menyembah berhala, mereka menyembah batu, kayu dan batu pualam.
Tetapi Allah yang benar menciptakan semua bahan yang mana allah yang pasu tersebut dibentuk dan bahkan Ia menciptakan manusia yang menciptakan mereka.

Sabat adalah Sabat Allah, bukan Sabat Yahudi.
Alkitab tidak pernah menyebutnya Sabat Yahudi, dan Sabat dibuat untuk manusia.
Yesus menyatakannya di dalam Markus 2:27.
27 Lalu kata Yesus kepada mereka: "Hari Sabat diadakan untuk manusia dan bukan manusia untuk hari Sabat,

Sabat dibuat ketika manusia diciptakan (Kejadian 2:1-3).

Kejadian 2:1-3

1 Demikianlah diselesaikan langit dan bumi dan segala isinya.
2 Ketika Allah pada hari ketujuh telah menyelesaikan pekerjaan yang dibuat-Nya itu, berhentilah Ia pada hari ketujuh dari segala pekerjaan yang telah dibuat-Nya itu.
3 Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

 

 

Sabat diadakan dan Kristus adalah pembuatnya.
Karena itulah Yesus adalah Tuhan atas hari Sabat.


Sabat dibuat agar manusia mengerti dan selalu mengenal pengatahuan tentang Allah yang benar sehingga manusia tidak akan tersesat dan jatuh kedalam penyembahan berhala.

 

Sejarah membuktikan bahwa bangsa - bangsa yang tidak merayakan hari Sabat melakukan penyembahan berhala.


Mereka tidak mengenal siapakah Allah yang benar.


Ketika bangsa Israel berhenti merayakan Sabat, mereka mulai menyembah allah yang salah dan mereka menjadi berhala (Yehezkiel 20:5, 11-13, 17-21).
Dan itu adalah pelanggaran atas perintah perayaan hari Sabat sehingga Allah membiarkan baik bangsa Israel dan Yehuda masuk kedalam perbudakan.

Yehezkiel 20:5, 11-13, 17-21

5 dan katakanlah kepadanya: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Pada hari Aku memilih Israel , Aku bersumpah kepada keturunan kaum Yakub dan menyatakan diri kepada mereka di tanah Mesir; Aku bersumpah kepada mereka: Akulah TUHAN Allahmu!

11 Di sana Aku memberikan kepada mereka ketetapan-ketetapan-Ku dan memberitahukan peraturan-peraturan-Ku, dan manusia yang melakukannya, akan hidup.
12 Hari-hari Sabat-Ku juga Kuberikan kepada mereka menjadi peringatan di antara Aku dan mereka, supaya mereka mengetahui bahwa Akulah TUHAN, yang menguduskan mereka.
13 Tetapi kaum Israel memberontak terhadap Aku di padang gurun; mereka tidak hidup menurut ketetapan-ketetapan-Ku dan mereka menolak peraturan-peraturan-Ku, yang, kalau manusia melakukannya, ia akan hidup.
Mereka juga melanggar kekudusan hari-hari Sabat-Ku dengan sangat. Maka Aku bermaksud hendak mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka di padang gurun hendak membinasakan mereka.

17 Tetapi Aku merasa sayang melihat mereka, sehingga Aku tidak membinasakannya dan tidak menghabisinya di padang gurun.
18 Maka Aku berkata kepada anak-anak mereka di padang gurun: Janganlah kamu hidup menurut ketetapan-ketetapan ayahmu dan janganlah berpegang pada peraturan-peraturan mereka dan janganlah menajiskan dirimu dengan berhala-berhala mereka.
19 Akulah TUHAN, Allahmu: Hiduplah menurut ketetapan-ketetapan-Ku dan lakukanlah peraturan-peraturan-Ku dengan setia,
20 kuduskanlah hari-hari Sabat-Ku, sehingga itu menjadi peringatan di antara Aku dan kamu, supaya orang mengetahui bahwa Akulah TUHAN, Allahmu.
21 Tetapi anak-anak mereka memberontak terhadap Aku, mereka tidak hidup menurut ketetapan-ketetapan-Ku dan tidak melakukan peraturan-peraturan-Ku dengan setia, sedang manusia yang melakukannya, akan hidup; mereka juga melanggar kekudusan hari-hari Sabat-Ku. Maka Aku bermaksud mencurahkan amarah-Ku ke atas mereka untuk melampiaskan murka-Ku kepadanya di padang gurun.

Dan kembali kepada Keluaran 31:17-18, hal itu juga suatu tanda yang mana kita dikenal sebagai bangsa milikNya.

Keluaran 31:17-18

17 Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."
18 Dan TUHAN memberikan kepada Musa, setelah Ia selesai berbicara dengan dia di gunung Sinai, kedua loh hukum Allah, loh batu, yang ditulisi oleh jari Allah.

Memang benar bahwa kita akan menjadi milik apa yang kita taati, kita bisa membacanya pada kitab Roma.
Sabat adalah merupakan tanda bahwa Dia adalah Allah - "yang mensucikan diri kita".
Disucikan memiliki arti dikhususkan bagi tujuan rohaniah.
Sabat akan mensucikan diri seseorang dari dunia dan Sabat akan selalu melakukan hal tersebut, tanda Sabat akan menidentitaskan seseorang sebagai umat milikNya.

Dapatkah anda menemukan alasan yang lain mengapakah orang merayakan Sabat, selain daripada karena mereka mematuhi Allah ?

Akankah manusia harus keluar dari kebiasaan hidup manusia, dikejar, dibunuh, dan dianggap berbeda hanya karena alasan manusia belaka ?


Dapatkah seorang yang tidak mengenal Allah dapat menjadi seorang yang mentaati Sabat ?
Sabat mengidentitaskan orang - orang milik Allah.

Orang - orang milik Allah seperti yang telah kita pelajari di atas, dikenal sebagai orang - orang yang merayakan Sabat.

Dunia memang mengenal kesembilan perintah lainnya dan satu - satunya perintah yang mereka tolak adalah perintah keempat.
Satu - satunya perintah yang membedakan seorang dengan orang lainnya di dunia, ia adalah perintah yang menandakan orang milik Allah.


Sabat adalah tanda Allah.

 

Perhatikan ayat 16, Sabat adalah perjanjian yang kekal.

Kejadian 31:16

16 Maka haruslah orang Israel memelihara hari Sabat, dengan merayakan sabat, turun-temurun, menjadi perjanjian kekal.

Sabat adalah sebuah perjanjian.
Perjanjian tentang Sabat ini tidak memiliki hubungan dengan perjanjian lama, ia tidaklah termasuk di dalam hukum - hukum Musa.
Perjanjian Sabat tersebut dibuat secara terpisah dan berdiri sendiri dan bersifat kekal.

Perhatikan ayat 17:

Keluaran 31:17

17 Antara Aku dan orang Israel maka inilah suatu peringatan untuk selama-lamanya, sebab enam hari lamanya TUHAN menjadikan langit dan bumi, dan pada hari yang ketujuh Ia berhenti bekerja untuk beristirahat."

Sabat adalah sebuah perjanjian dan bersifat kekal.

Ketika perjanjian ini diberikan kepada bangsa Israel dengan upah kematian jika dilanggar.

Dan semenjak upah kematian tersebut tidak dikerjakan oleh orang Lewi dan hakim - hakim,

II Korintus 3:7-8

7 Pelayanan yang memimpin kepada kematian terukir dengan huruf pada loh-loh batu. Namun demikian kemuliaan Allah menyertainya waktu ia diberikan. Sebab sekalipun pudar juga, cahaya muka Musa begitu cemerlang, sehingga mata orang-orang Israel tidak tahan menatapnya. Jika pelayanan itu datang dengan kemuliaan yang demikian
8 betapa lebih besarnya lagi kemuliaan yang menyertai pelayanan Roh!

dan semenjak semua orang percaya di dalam semua bangsa, baik Israel maupun orang kafir dapat menjadi orang Israel rohani (Roma 11:24), maka upah pelanggaran perintah ini yang adalah kematian akan dikenakan pada kematian kedua.

Ibrani 10:28-29

28 Jika ada orang yang menolak hukum Musa, ia dihukum mati tanpa belas kasihan atas keterangan dua atau tiga orang saksi.
29 Betapa lebih beratnya hukuman yang harus dijatuhkan atas dia, yang menginjak-injak Anak Allah, yang menganggap najis darah perjanjian yang menguduskannya, dan yang menghina Roh kasih karunia?

Pada tangan kanan dan dahi

Allah menyatakan bahwa upah daripada dosa adalah kematian !
Dosa adalah pelanggaran hukum - hukum Allah sehingga jika kita melanggar hanya satu perintah saja maka kita akan berdosa.

Jemaat Roma menyebabkan orang - orang menerima tanda dari kekaisaran Roma yang berhala.
Kekaisaran Roma yang berhala tersebut melakukan penyembahan pada hari Minggu, sedangkan mereka yang tidak patuh dengan peraturan hari Minggu tersebut adalah kematian.
Dan sejarah mencatat bahwa sekitar lima puluh juta manusia yang menentang peraturan ini telah dibunuh.

Perintah tentang Sabat adalah satu - satunya perintah Allah yang mana umat manusia tidak mau menerimanya di dalam pikiran mereka belaka (dahi), dan mematuhinya (melalui pekerjaan atau segala hal yang dilakukan mereka dengan tangan).

Jadi Sabat adalah satu - satunya perintah yang dapat membedakan antara mereka yang memiliki tanda dari binatang nubuatan dengan mereka yang memiliki tanda dari Allah.

Kitab Wahyu ditulis kebanyakan dalam bentuk simbol - simbol / lambang - lambang.
Tangan kanan menyimbolkan pekerjaan, sedangkan dahi melambangkan pikiran
.

 

=========================================================

 

( 7 ) habis

Dahi itu berkenaan dengan apa yang kita percayai yaitu apa yang kita pikirkan, sedangkan kepatuhan kita dilambangkan dengan tangan.

Sekarang bagaimanakah dengan tanda Allah ? karena tanda itu juga ditandakan pada tangan dan dahi.

Berkenaan dengan salah satu dari hari - hari Sabat tahunan Allah kita membaca :

Keluaran 13:9

9 Hal itu bagimu harus menjadi tanda pada tanganmu dan menjadi peringatan di dahimu, supaya hukum TUHAN ada di bibirmu; sebab dengan tangan yang kuat TUHAN telah membawa engkau keluar dari Mesir.

 

Ulangan 6:1; 6-8

1 "Inilah perintah, yakni ketetapan dan peraturan, yang aku ajarkan kepadamu atas perintah TUHAN, Allahmu, untuk dilakukan di negeri, ke mana kamu pergi untuk mendudukinya,

6 Apa yang kuperintahkan kepadamu pada hari ini haruslah engkau perhatikan,
7 haruslah engkau mengajarkannya berulang-ulang kepada anak-anakmu dan membicarakannya apabila engkau duduk di rumahmu, apabila engkau sedang dalam perjalanan, apabila engkau berbaring dan apabila engkau bangun.
8 Haruslah juga engkau mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu,

 

Ulangan 11:18

18 Tetapi kamu harus menaruh perkataanku ini dalam hatimu dan dalam jiwamu; kamu harus mengikatkannya sebagai tanda pada tanganmu dan haruslah itu menjadi lambang di dahimu.

Lihatlah juga Amsal 7:2-3, dan Wahyu 7:3-4; 14:1

Amsal 7:2-3

2 Berpeganglah pada perintahku, dan engkau akan hidup; simpanlah ajaranku seperti biji matamu.
3 Tambatkanlah semuanya itu pada jarimu, dan tulislah itu pada loh hatimu.

 

Wahyu 7:3-4

3 katanya: "Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!"
4 Dan aku mendengar jumlah mereka yang dimeteraikan itu: seratus empat puluh empat ribu yang telah dimeteraikan dari semua suku keturunan Israel.

 

Wahyu 14:1

1 Dan aku melihat: sesungguhnya, Anak Domba berdiri di bukit Sion dan bersama-sama dengan Dia seratus empat puluh empat ribu orang dan di dahi mereka tertulis nama-Nya dan nama Bapa-Nya.

Terdapat bukti nyata disana, yang mana bukti tersebut benar dan sangat nyata.

Sabat adalah tanda Allah, perintah tersebut adalah perintah yang paling penting diantara perintah - perintah lainnya, dan Sabat diperuntukkan bagi mereka yang taat.
Hal tersebut dilambangkan dengan tangan dan dahi, yang mana tanda dari hari "Minggu" yang berhala tersebut juga dikenakan disana.
Jadi tanda tersebut berkenaan dengan iman dan kepatuhan.

Hal yang perlu juga anda ketahui adalah bahwa penyembahan pada hari Minggu, Natal, Tahun Baru, Paskah (Easter) adalah juga tanda dari binatang.

Jemaat yang sesat tersebut menyebabkan semua orang yang bernaung dibawah kekuasaan kekaisaran suci Roma untuk menerima "tanda" dari binatang ini, hal tersebut terjadi pada saat abad pertengahan.


Sekarang yang menjadi pertanyaan adalah bahwa apakah jemaat yang sesat tersebut sudah berhenti melakukan aksinya ? tidak, ia akan melakukannya sekali lagi.

Memang benar bahwa dengan kekuatannya sendiri ia masih belum cukup kuat untuk memaksakan tanda dari binatang pada setiap orang.
Tetapi akan muncul nantinya dan sudah dimulai yaitu sesuatu kekuatan yang besar "Eropa Serikat" - perserikatan dari sepuluh negara - negara Eropa.
Itu adalah suatu bentuk kesatuan antara jemaat dan pemerintahan - dan jemaat yang sesat tersebut akan sekali lagi membangkitkan si binatang.
Sekarang perhatikan:

Daniel 7:21-22

21 Dan aku melihat tanduk itu berperang melawan orang-orang kudus dan mengalahkan mereka,
22 sampai Yang Lanjut Usianya itu datang dan keadilan diberikan kepada orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi dan waktunya datang orang-orang kudus itu memegang pemerintahan.

Maka benarlah pernyataan yang menyatakan bahwa tanda dari binatang tersebut akan sekali lagi dipaksakan.
Tidak seorang pun akan dapat memiliki pekerjaan atau berbisnis tanpa adanya tanda dari binatang tersebut.
Dan mereka yang menolaknya akan dikejar dan dibunuh.
Mungkin yang melakukannya adalah agen rahasia pemerintahan binatang tersebut, tetapi atas perintah gereja / jemaat.

Pada saat sekarang ini semua bangsa telah dibutakan dan disesatkan oleh jemaat yang sesat yang bernama "Kekristenan".

Sekarang, Amerika, Kanada, Inggris yang adalah bangsa - bangsa Israel sedang menuju arah penyesatan Babilon ini.

Peringatan Allah yang terakhir adalah :

Wahyu 18:4

4 Lalu aku mendengar suara lain dari sorga berkata: "Pergilah kamu, hai umat-Ku, pergilah dari padanya supaya kamu jangan mengambil bagian dalam dosa-dosanya, dan supaya kamu jangan turut ditimpa malapetaka-malapetakanya.

Jika anda memiliki tanda dari binatang nubuatan tersebut dan anda menolak untuk menerima tanda Allah pada tangan dan dahi anda, maka anda adalah salah satu dari mereka akan yang menderita ketujuh malapetaka Allah tanpa belas kasihan.

Tetapi jika anda benar - benar mematuhi Allah, jika anda awas serta berdoa senantiasa, maka anda akan diperhitungkan sebagai mereka yang berhak keluar dari semua hukuman nya dan masuk kedalam perlindungan Allah.

Lukas 21:36

36 Berjaga-jagalah senantiasa sambil berdoa, supaya kamu beroleh kekuatan untuk luput dari semua yang akan terjadi itu, dan supaya kamu tahan berdiri di hadapan Anak Manusia."

 

 

Catatan :

 

1.Diterjemahkan oleh Arius Jaya Putra Nusantara

2,Bahasan ini khusus untuk memahami Kesepuluh Perintah Allah.( Seminar Mencari Pewahyuan Club Jantung Sehat Indonesia )




__._,_.___
Recent Activity:
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: