JAWABAN SAYA:
Maaf, pembicaraan akan saya kerucutkan pada masalah hari Sabtu dan Minggu. 1. Titik-titik zaman Alkitab: 1. Adam hingga Musa: Ini saya sebut zaman pra Taurat. Petunjuk-petunjuk yang saya dapatkan dari zaman ini: a. ALLAH menetapkan hari Sabtu sebagai hari Sabat, disaat selesai menciptakan selama 6 hari. b. Sebelum penciptaan tidak ada hari Sabat. Ini mengartikan bahwa ALLAH tidak membutuhkan hari Sabat. ALLAH bisa hidup tanpa keberadaan hari Sabat. Apakah anda menyetujui ini? c. Hari Sabat itu merupakan kebutuhan penting manusia untuk beristirahat dari rutinitas. d. ALLAH memilihkan hari Sabat itu dijatuhkan pada hari Sabtu, dikaitkan dengan perhentian ALLAH dari penciptaan. Sehingga hari Sabtu merupakan Ulang Hari[seperti Ulang Tahun] dari kelahiran dunia ini. Apakah ALLAH tidak boleh menetapkan pilihanNYA? Apakah yang hendak bunda gugat tentang hal ini terhadap ALLAH? Apakah bunda hendak protes kenapa koq nggak pilih Minggu? Kenapa koq pilih kasih terhadap hari-hari yang lainnya, yang sama saja? Bunda mau demo? e. Disepanjang zaman itu lahirlah orang-orang benar, seperti: Habel, Henokh, Nuh, Ayub, Abraham, Ishak, Yakub, dan lain-lainnya. >> Apakah orang-orang ini menghormati ALLAH? >> Apakah orang-orang ini mengerti tentang hari Sabat ALLAH, jika Musa anda yakini sebagai penulis kitab Kejadian yang memuat penetapan hari Sabat itu? >> Jika bayang-bayang Hukum Taurat seperti: penyembelihan domba, binatang haram, jangan membunuh, jangan menyembah patung, jangan mencuri, jangan berdusta, jangan berzinah, bisa kita temui di zaman ini, adakah Hukum hari Sabat tidak tersertakan disini? >> Menurut logika bunda, apa sebab persembahan Kain yang berupa hasil pertanian ditolak ALLAH, sedangkan persembahan Habel yang berupa domba diterima ALLAH? Apakah sikap ALLAH itu tidak dilandasi dengan pengajaran tentang kebenaran terlebih dahulu, bahwa persembahan yang ALLAH kehendaki itu yang mengucurkan darah untuk menggambarkan KRISTUS? >> Sekalipun tidak ada penjelasan tentang Sabat di zaman ini, kemanakah kita harus melarikan duga-dugaan kita? Semua hari sama saja? Hari Minggu, atau Sabtu?
2. Musa hingga YESUS: Ini saya sebut zaman Hukum Taurat. Petunjuk-petunjuk yang saya dapatkan dari zaman ini: a. Hari Sabat dijadikan hukum yang ke-4 dari 10 Hukum ALLAH. "Ingatlah dan kuduskanlah hari Sabat." b. ALLAH sangat keras menerapkan hukum Sabat ini terhadap Israel. c. Bangsa Israel paling berat memikul kuk Sabat ini. Mereka selalu melakukan pelanggaran- Sabat. Jika Israel saja gagal, lebih-lebih lagi bangsa lain? Karena itu tidaklah aneh jika kebanyakan orang akan selalu berusaha menghindarkan diri terhadap hukum yang satu ini. d. Mustahilkah jika iblis bermain disini? Jika tidak mustahil iblis bermain dimasalah hari Sabat, seperti iblis bermain di pohon pengetahuan yang baik dan yang jahat di Taman Eden, maka patutlah diduga bahwa penciptaan hari Minggu pasti juga berasal dari iblis. – Kelihatannya bunda harus katakan dengan tegas bahwa iblis tidak bermain dimasalah Sabat, supaya hari Minggu mempunyai sedikit kekuatan. Inilah bentuk kemurahan hati pak Hakekat untuk bunda, supaya nggak cepat keok. e. Bangsa Israel harus mengalami pembuangan adalah karena pelanggaran Sabat.
>> Nehemia 13:17 Lalu aku menyesali pemuka-pemuka orang Yehuda, kataku kepada mereka: "Kejahatan apa yang kamu lakukan ini dengan melanggar kekudusan hari Sabat? 13:18 Bukankah nenek moyangmu telah berbuat demikian, sehingga Allah kita mendatangkan seluruh malapetaka ini atas kita dan atas kota ini? Apakah kamu bermaksud memperbesar murka yang menimpa Israel dengan melanggar kekudusan hari Sabat?" 13:19 Kalau sudah remang-remang di pintu-pintu gerbang Yerusalem menjelang hari Sabat, kusuruh tutup pintu- pintu dan kuperintahkan supaya jangan dibuka sampai lewat hari Sabat. Dan aku tempatkan beberapa orang dari anak buahku di pintu-pintu gerbang, supaya tidak ada muatan yang masuk pada hari Sabat. 13:20 Tetapi orang-orang yang berdagang dan berjualan rupa-rupa barang itu kemudian bermalam juga di luar tembok Yerusalem satu dua kali. 13:21 Lalu aku memperingatkan mereka, kataku: "Mengapa kamu bermalam di depan tembok? Kalau kamu berbuat itu sekali lagi akan kukenakan tanganku kepadamu." Sejak waktu itu mereka tidak datang lagi pada hari Sabat. 13:22 Juga kusuruh orang-orang Lewi mentahirkan dirinya dan datang menjaga pintu-pintu gerbang untuk menguduskan hari Sabat. Ya Allahku, ingatlah kepadaku juga karena hal itu dan sayangilah aku menurut kasih setia-Mu yang besar!
3. YESUS hingga kitab Wahyu: Ini saya sebut zaman kerasulan. Petunjuk-petunjuk yang saya dapatkan dizaman ini: a. Ke rumah ibadat dihari Sabat merupakan kebiasaan YESUS: >> Lukas 4:16 Ia datang ke Nazaret tempat Ia dibesarkan, dan menurut kebiasaan-Nya pada hari Sabat Ia masuk ke rumah ibadat, lalu berdiri hendak membaca dari Alkitab. b. Merupakan kebiasaan para rasul juga: >> Kisah 17:2 Seperti biasa Paulus masuk ke rumah ibadat itu. Tiga hari Sabat berturut-turut ia membicarakan dengan mereka bagian-bagian dari Kitab Suci. 15:21 Sebab sejak zaman dahulu hukum Musa diberitakan di tiap-tiap kota, dan sampai sekarang hukum itu dibacakan tiap-tiap hari Sabat di rumah-rumah ibadat." >> Lukas 23:56 Dan setelah pulang, mereka menyediakan rempah- rempah dan minyak mur. (23-56b) Dan pada hari Sabat mereka beristirahat menurut hukum Taurat, [Saat kematian YESUS] c. Kebiasaan-kebiasaan itu menjadi teladan kita: >> 1Petrus 2:21 Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. Masak logis jika orang Kristen meneladani Konstantine, bunda?! d. Perintah YESUS supaya mempelajari nubuatan Daniel: >> Matius 24:15 "Jadi apabila kamu melihat Pembinasa keji berdiri di tempat kudus, menurut firman yang disampaikan oleh nabi Daniel--para pembaca hendaklah memperhatikannya—
Aneh dan misterius sekali jika 666 gereja Minggu tidak ada satupun yang bisa mengungkapkan nubuatan Daniel. Hanya Advent yang mempunyainya. Sudah nggak punya apa-apa, masih juga mendiskreditkan Advent tanpa argumentasi yang jelas. [Wiedya, sudah 8 bulan ini hanya janji-janji saja bisa merobohkan nubuatan William Miller hanya dengan 2 halaman saja, tapi juga nggak nongol-nongol. Edi Cassanop sampai 6 bulan nggak nongol juga karena nggak sanggup merobohkan Daniel-Wahyu. Begitu pula dengan bunda Roslina. Bisanya cuma menjatuhkan pribadi Ny. White yang dilakukannya tiada henti] e. Pekabaran penting nabi Daniel adalah masalah hari Sabat: >> Daniel 7:25 Ia akan mengucapkan perkataan yang menentang Yang Mahatinggi, dan akan menganiaya orang-orang kudus milik Yang Mahatinggi; ia berusaha untuk mengubah waktu dan hukum, dan mereka akan diserahkan ke dalam tangannya selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
Dari tahun 538 hingga 1798 Tarikh Masehi, selama 1260 tahun dinubuatkan gereja Roma Katolik akan mengubah waktu dan Hukum ALLAH, dari Sabtu ke Minggu.
Sebelum gereja pemelihara Sabat berdiri, pemeliharaan Sabat dilakukan secara sembunyi-sembunyi di gua-gua. Suku Waldensia terkenal sebagai pemelihara Sabat yang paling menonjol. f. Wadah bagi umat ALLAH: >> Ibrani 4:9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. Nah, kalau dia bukan umat ALLAH? Bukan hari Sabtu 'kan?! Bunda, umat ALLAH juga 'kan?! Gabung ke Sabtu dong. Ngapain malu- malu kucing?! Ntar nggak ketemu saya, lho. Rugi 'kan?! g. Kita diperingatkan tentang adanya: Mesias palsu, nabi palsu, ajaran palsu, Injil yang lain, umat yang murtad yang mengikuti Kepausan, dan lain-lain. Tidakkah ini mendorong kita untuk semakin merapatkan diri ke Alkitab?! Betapa mengerikannya jika kita berspekulasi dalam rekaan- rekaan yang tidak jelas?!
2. Titik-titik zaman sesudah Alkitab: 1. Antara tahun 100 hingga 325 Tarikh Masehi: Ini saya sebut zaman Konstantine. Petunjuk-petunjuk yang saya dapatkan dari zaman ini: a. Tahun 325 melalui konsili Nicea, Konstantine membuat undang-undang hari Minggu, yang idenya dari hari lahir Dewa Matahari. >> Dari keyakinan Matahari ada sejak hari pertama[Ahad/ b. Kelihatannya masih belum ditegakkan secara serius dengan sanksi penganiayaan.
2. Antara 538 – 1798: Ini saya sebut sebagai zaman aniaya 1260 tahun. a. Inilah zaman penganiayaan orang-orang yang tidak mau mengikuti ajaran hari Minggu Katolik. b. Satu-satunya agama resmi negara seluruh dunia adalah Katolik. Lainnya dicap sebagai bidat sesat. c. Suku-suku pemelihara Sabat, harus sembunyi di gua-gua: >> Ibrani 11:38 Dunia ini tidak layak bagi mereka. Mereka mengembara di padang gurun dan di pegunungan, dalam gua-gua dan celah-celah gunung. >> Wahyu 12:6 Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
Inilah gereja Padang Gurun, suatu tempat yang ALLAH sediakan bagi mereka yang setia memelihara hari Sabtu, supaya mereka jauh dari jangkauan iblis Roma Katolik.
3. Antara 610 – 632: Ini saya sebut sebagai zaman Muhammad; a. Al Qur'an membagi Kristen dalam 2 golongan, yaitu Kristen yang lurus dan Kristen yang murtad. >> AL BAQARAH [2] : 253 : Ada yang beriman dan ada yang kafir. >> ALI IMRAN [3] : 23: Berpaling dan membelakangi kebenaran. >> AN NISA' [4] : 171 : Melampaui batas. >> AL BAQARAH [2] : 75: Mengubah firman ALLAH. >> ALI IMRAN [3] : 113: Ada golongan yang lurus. >> AL MA'IDAH [5] : 66 : Golongan pertengahan. >> AL AHQAF [46] : 13: Golongan yang tetap istiqamah. - Keterangan No. 1388 menerangkan bahwa istiqamah ialah teguh pendirian dalam tauhid dan tetap beramal saleh. b. Al Qur'an mempunyai 5 ayat tentang Sabat[Sabtu = 3, Sabta = 1, Sabti = 1] >> AL BAQARAH [2] : 65 : "Dan sesungguhnya TELAH KAMU KETAHUI orang-orang yang melanggar di antaramu pada Hari SABTU, lalu KAMI berfirman kepada mereka: Jadilah kamu kera yang hina."
Al Qur'an mengutuk orang yang tidak beribadah di hari Sabtu sebagai Kera[monyet] >> AN NISA' [4] : 47: "Lalu KAMI putarkan ke belakang atau KAMI kutuk mereka sebagaimana KAMI telah mengutuk orang-orang [yang berbuat maksiat] pada Hari SABTU. Dan ketetapan ALLAH pasti berlaku." >> AN NISA' [4] : 154: "….dan KAMI perintahkan [pula] kepada mereka: Janganlah kamu melanggar peraturan mengenai Hari SABTU." >> AL BAQARAH [2] : 66 : "Maka KAMI jadikan yang demikian itu peringatan bagi orang-orang di masa itu, dan bagi mereka yang datang kemudian, serta menjadi pelajaran bagi orang-orang yang bertakwah."
Karena umat Islam bukan termasuk umat yang bertakwah, maka mereka nggak memelihara hari Sabtu juga nggak apa-apa. >> AN NAHL [16] : 124: "Sesungguhnya diwajibkan [menghormati] hari SABTU atas orang-orang [Yahudi] yang berselisih padanya."
[Tetapi mengapa orang ISLAM beribadahnya pada Hari JUM'AT ? > Hari ke-6, yang sekarang disebut sebagai Hari Jum'at, di dalam bahasa Arabnya dinamkan: SITTAH. Itulah yang mempunyai arti keenam. Bukan Jum'at, yang berarti jemaat. > Di dalam "SEJARAH MUHAMMAD" dikisahkan bahwa "Tanggal 24 September 622 TM untuk pertama kalinya NABI bersembahyang Jum'at. Dan sejak itu kota Yatsrib berubah nama menjadi Medinah [Madinatun Nabiy= Kota Nabi]." Sekarang, bagaimana kalau kalimat itu kita terjemahkan ke dalam bahasa yang semestinya, menjadi; "…..untuk pertama kalinya NABI bersembahyang BERSAMA UMATNYA." Jadi, kata-kata 'Jum'at' kita ganti dengan 'bersama umat.' Sebab untuk nama hari yang ke-6 sudah ada namanya, yaitu; SITTAH. Logikanya; - Tahun 622 adalah usia setahun kelahiran agama ISLAM dibawah NABI MUHAMMAD , semenjak disiarkan pada tahun 621. - Di situ dikatakan 'untuk pertama kalinya', artinya; mungkin baru pertama kali itulah NABI bisa mengumpulkan pengikutNya dalam jumlah yang cukup besar, sehingga bisa mengadakan ibadah bersama-sama. Dan tanggal 24 September 622, itu tidak mesti jatuh pada hari SITTAH [KE-6]. Ataupun kalau seandainya itu jatuh pada hari yang ke-6, bukan berarti itu atas 'prakarsa' NABI MUHAMMAD, melainkan sekedar terjadi secara kebetulan. - Atau yang lebih mungkin adalah hari itu merupakan hari diorganisasikannya ISLAM sebagai suatu agama resmi, sehingga kota yang semula bernama Yatsrib diganti menjadi Madinatun Nabiy. Dan hari peresmian itu tidak bisa dijadikan sebagai hari untuk ibadah umat. - Kita patut yakin bahwa NABI adalah seorang yang tunduk dan patuh kepada perintah ALLAH. Beliau tidak akan melanggar perintah ALLAH untuk beribadah kepadaNYA pada hari SABTU. Dikatakan bahwa NABI telah mengetahui aturan itu [AL BAQARAH 65]. > AL JUMU'AH [62] : 9 : "Hai orang-orang yang beriman, apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari 'Jum'at', maka bersegeralah kamu kepada mengingat ALLAH dan tinggalkanlah jual-beli. Yang demikian itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui." - Inilah satu-satunya ayat yang ada di dalam AL QUR'AN, yang menganjurkan bersembahyang Jum'at. Tidak ada ayat yang lainnya lagi. - Hubungkanlah itu dengan peraturan ALLAH mengenai Hari Sabtu. - Hubungkan itu dengan Keterangan No. 844 dari Surat AN NAHL 124; meninggalkan pekerjaan sehari-hari = tinggalkan jual-beli. - Selanjutnya, mari kita baca: "Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari Jum'at" menjadi: "Apabila diseru untuk menunaikan shalat pada hari 'berkumpul." > Pada waktu yang manakah orang bisa berkumpul ? Tentunya bilamana mereka berhenti dari pekerjaannya; dan Hari SABAT, artinya adalah HARI PERHENTIAN. Kitab KELUARAN 31:16; menyatakan sebagai Perjanjian ALLAH yang berlaku kekal dan turun-temurun. > Kitab KELUARAN 12:49 : "Satu hukum saja akan berlaku untuk orang asli dan untuk orang asing yang menetap di tengah-tengah kamu.' Sementara Surat AL JASIYAH 18; "Kemudian KAMI jadikan kamu berada di atas suatu syari'at [peraturan]dari urusan [agama] itu, maka ikutilah syari'at itu dan janganlah kamu ikuti hawa nafsu orang- orang yang tidak mengetahui." Sebagai landasannya; kita di atur oleh ALLAH menurut satu syari'at saja, sementara di kalimat berikutnya dikatakan supaya kita tidak mengikuti 'hawa nafsu' dari orang-orang yang tidak mengetahui. Ini artinya tidak lain adalah kita diminta untuk mewaspadai ajaran dari orang- orang yang tidak bertanggung- > Orang-orang Kristenpun mempunyai hari perbaktian pada Hari MINGGU, sekalipun yg diperintahkan ALLAH adalah Hari SABAT. Itu adalah produk dari penyesatan Roma Katolik. Dan itulah sebabnya mereka dikatakan AL QUR'AN sebagai orang-orang yang melampaui batas atau membelakangi firman.
4. Antara 1828 – 1844 : Ini adalah zaman pekabaran William Miller; >> Daniel 12:11 Sejak dihentikan korban sehari-hari dan ditegakkan dewa-dewa kekejian yang membinasakan itu ada seribu dua ratus dan sembilan puluh hari.
1290 tahun dari 538 adalah tahun 1828, dimana William Miller memulai penyelidikan Alkitabnya yang diberitakannya hingga 22 Oktober 1844, yang menuai kekecewaan besar karena tidak terjadi kiamat di hari itu.
5. Antara 1863 hingga sekarang: Ini adalah zaman Adventist. >> Ibrani 4:9 Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat Allah. 4:10 Sebab barangsiapa telah masuk ke tempat perhentian-Nya, ia sendiri telah berhenti dari segala pekerjaannya, sama seperti Allah berhenti dari pekerjaan-Nya.
Inilah satu-satunya wadah yang ALLAH sediakan bagi umatNYA, didalam penantian kedatangan YESUS KRISTUS yang keduakalinya. "Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh" memiliki arti menantikan kedatangan KRISTUS di hari ketujuh.
[Wiedya, sudah 8 bulan ini berusaha mengalihkan Ibrani 4:9 dari Advent, ke gerejanya, namun belum berhasil juga mengubah kata-kata ke-7 itu sebagai Minggu. Apakah bunda bisa membantunya?
Jadi, kita melihat disini, Alkitab telah merentangkan suatu zaman untuk hari Sabat itu dari zaman penciptaan hingga ke zaman kiamat nanti. Apa yang terbatasi oleh kitab Wahyu yang dituliskan pada tahun 95 TM, dijangkau oleh tangan nubuatan Daniel-Wahyu.
Roma Katolik telah diberikan waktu yang amat panjang, yakni 1260 tahun untuk menghilangkan Sabat melalui berbagai cara hingga ke cara-cara penganiayaan yang amat kejam, namun tidak juga berhasil melenyapkan hari Sabat ALLAH. Anak-anak Katolik yang mencapai jumlah 666 gereja Kristen plus Islam, yang melalui berbagai cara berusaha mendiskreditkan gereja Advent sebagai bidat sesat, kelihatannya juga belum berhasil memusnahkan sebuah gereja yang termuda dan terkecil ini.
Nah, apa pendapat bunda? Xxxxxxxxxxxxxxxxxxx JAWABAN BUNDA:
Pak hakekat kurang emmahami tulisan saya. 1. Lahir Baru, TIDAK sama dengan mengakui diri lebih baik. Dalam tulisan saya dibawah bahkan saya tidak ada menggunakan kata baik. Kata lahir baru ada di Yoh.3:1-6 ada pula yg menyebut ciptaan baru. 2. Saya juga TIDAK menyebut Pak hakekat mengadu ayat dengan ayat. Saya menyebut alasan saya mengapa saya tidak mencantumkan ayat-ayat utk mempertahankan pendapat saya, krn saya meyakini, cara tafsir Pak Hakekat terhadap ayat-ayat beda dengan cara saya, jadi gak ada gunanya, sebaliknya akan menghasilkan adu ayat dgn ayat. Contohnya: Saya baru melalui Pak Hakekat mendengar kalau Gereja Ladokia dimaksudkan adalah Advent. Ada tujuh jemaat yg ditegur di Kitab Wahyu fsl.3 namun hanya satu yg dipilih punya arti idiomatik. 3. Nama Kristus tidak disebut dlm Perjanjian Lama? Bapak masih butuh mendalami KRISTOLOGY. Theologia ini mengupas ttg Yesus sebelum dunia dijadikan, sampai masa yg akan datang, namaNya, arti namanya, seluruh hidup Yesus baik di PL maupun di PB. 4. Saya berpendapat, cara tafsir yg bapak ajukan ini terlalu kaku batasannya. Dalam setiap zaman, ada jemaat yg berapi-api namun kemudian menjadi suam-suam kuku. Bukan hanya satu kelompok bahkan satu pribadi juga bisa terjadi. Ketika Nomensen masuk ke Tanah Batak, orang Batak tersentuh dan berapi-api mendukung pelayanan nomensen, tapi lama-lama HKBP hanya menjadi satu organisasi budaya yg dibungkus dgn kertas rohani. Demikianlah para Pentakosta yg merasa keadaan gereja-2 mulai mati (suam-suam kuku) lalu bersemangat berkobar-kobar berkata: Tanpa Roh Kudus maka tdk ada kehidupan, sama seperti kondisi para murid sebelum turunnya Roh Kudus, mrk masih penakut, tapi setelah hari pentakosta mereka tidak takut mati memberitakan injil. Jemaat pentakostapun menurun dan jadi suam-suam kuku.
Mari kita bekaca dari semua jemaat yg di tegur! Setiap jemaat punya nilai positip, tapi juga punya nilai negatip. Paling menarik, Yesus TIDAK pernah menyinggung atau meneghur jemaat ttg hari SABTU.
5. Yunus di zaman Taurat? Silahkan tunjukkan buktinya? Selebihnya saya anggap tidak nyambung. Sebelum adanya 10 hukum, manusia sudah tau apa itu dosa, sebab buah yg dimakan itu adalah buah pengetahuan yg baik dan pengetahuan yg jahat. 10 Hukum dirumuskan TUHAN khusus utk bangsa Israel mulai zaman Musa, adalah utk lebih mengkonkritkan apa yg sdh tertanam di hati manusia, jadi ibarat cermin yg dpt membiaskan wajah orang yg dihadapan cermin tersebut. Itulah sebabnya Paulus mnulis: Hukum Taurat itu membimbing kepada kematian. Artinya dgn berkaca, manusia dpt melihat dirinya dgn jelas dan nyata bhw dia adalah manusia yg papa, tanpa kemampuan utk melakukan yg baik apalagi menggenapi HUKUM TAURAT. Untuk mereka inilah nubuat kedatang MESIAS sangat dan lebih aktual.
6. Di luar yahudi yg TIDAK mengenal Hukum Taurat, banyak orang yg menerima Yesus sebagai Tuhan dan juruslamatnya lebih dari orang yahudi yg mengenal Hukum Taurat. Lalu apakah orang non Jahudi itu masih perlu diajarkan Hukum Taurat, sementara sebelum kenal hukum Taurat jahudi mereka sudah sadar bhw mereka manusia berdosa yg butuh penyelamat. Setelah menerima Yesus sebagai juruslamat bukankah itu berarti bahwa mereka (antara lain saya yg non jahudi) sudah menjadi anak Abraham rohani, kenapa saya harus belajar lagi hukum di atas batu kalau hukum di dalam roh saya sudah tertulis?
Bukankah setiap orang percaya yg menerima Yesus adalah Gereja (Bait Allah, tempat berdiamnya Roh Allah, Roh Kudus)? Orang Israel berpegang pd Hukum Taurat agar mereka berusaha menguduskan dirinya dgn menjauhi yg dilarang, tapi orang yg sudah dikuduskan TUHAN koq masih belajar mengenal mana yg kudus mana yg tidak kudus? Orang yg sudah dikuduskan Tuhan perlu belajar mengikuti jejak Yesus, yaitu menyerahkan tubuhnya menjadi kurban yg harum yg memuliakan TUHAN. Orang kristen bukan belajar ttg larangan, tapi belajar ttg ANJURAN atau perintah.
Makanya Yesus bilang: CArilah dahulu kerjaan ALlah maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu. mari kita mencari kehendak Allah utk sekeliling kita. Mengasihi mereka, menolong mereka, membimbing mereka, memberi teladan bagi mereka dll. Jangan berhenti baik!
|
Kamis, 10 Juni 2010
BALI INFO - BUNDA ROSLINA – SABAT SEPANJANG ZAMAN
__._,_.___
.
__,_._,___
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar