JAWABAN SAYA: 1. Dikasihi YESUS; Lha koq dilempar bolakan ke YESUS, bunda?! Bukankah TUHAN YESUS menyuruh kita untuk saling mengasihi? Mengapa koq dikembalikan ke YESUS? Mengapa bunda koq nggak mengasihi saya, seperti saya mengasihi bunda?! – Menderita lagi saya, bunda. 2. Saya tidak menjawab tulisan bunda secara langsung, tapi dengan suatu ilustrasi; Ketika anak-anak saya masih kecil, mereka saya buatkan aturan harus begini harus begitu, jangan begini dan jangan begitu. Lalu saya siapkan Cambuk. Karena takut melihat Cambuk, maka anak-anak saya semuanya kelihatan sebagai anak-anak yang taat dan baik. Tapi benarkah mereka itu anak-anak yang baik secara lahir-bathin? Bagaimana cara mengujinya? Maka suatu ketika mereka saya kumpulkan dan saya berkata kepada mereka: "Anak-anakku, selama ini kalian memang anak-anak yang baik dan manis yang sangat menyenangkan hati papa. Tapi apakah kalian masih bisa tetap baik dan manis, jika mulai hari ini papa singkirkan Hukum Taurat dan Cambuk? Apakah akal budi kalian masih bisa menuntun kalian untuk menjadi anak-anak yang baik dan manis, sebagai pengganti Loh Batu dan Hukuman Israel?!" Bunda, apakah ada yang berubah dalam konsep berpikir saya ketika saya mengubah hukum tertulis menjadi hukum akal budi? Dari Taurat ke Perjanjian Baru? Kalau semula hukum tertulis itu berbunyi: "Anak-anak harus sudah berada di rumah sebelum jam 09.00 malam" apakah Perjanjian Baru merubahnya menjadi: "Anak-anakku, sekarang silahkan pulang ke rumah semau-maumu." Kalau dulu harus memelihara hari Sabat, sekarang diubah menjadi: Silahkan bersabat semau-maumu. Apakah begitu bunda memahami kebebasan masa kini yang ALLAH berikan?! Pertanyaan saya: Jika hukum Sabat itu sudah baik dan sempurna, apa perlunya diubah? Untuk apa? Dasarannya dari ayat yang mana? Sejarah kejadiannya bagaimana? Mulai kapan dan oleh siapa? Bunda beralasan; karena Minggu hari libur internasional. Internasional itu siapa, bunda? Internasional itu ALLAH-kah? Sama dengan ALLAH-kah? Badan musyawarah ALLAH-kah? Perintah ALLAH dikalahkan oleh perintah manusia? Tidakkah perintah Internasional itu ujung-ujungnya akan menunjuk pada seorang manusia yang memiliki kekuasaan atas seluruh dunia, yaitu Paus Vatikan?! Xxxxxxxxxxxxxxxxxxx JAWABAN BUNDA: Pak Hakekat yg dikasihi Yesus, Saya tidak mempermasalhkan adanya waktu istirahat bagi anak-anak Tuhan dari kesibukan routin. Saya hanya menolak TEGAS pengkultusan hari Sabtu sebagai hari KERAMAT. Arti kata kudus yg berasal dari kata KODES dlm bhs. Ibrani itupun ada tiga. 1. paling, ter=tidak punya kesetaraan. 2. bersih, suci, tidak bernoda. 3. khusus, istimewa. Maka silahkan pilih arti yg mana yg paling tepat untuk menafsirkan tujuan baik TUHAN demi kebaikan manusia. Saya memilih no.3, artinya saya mengistimewakan satu hari, untuk menyibukkan diri dgn masalah routin sepanjang minggu dan lebih menikmati waktu bersama Tuhan, keluarga Tuhan dan memuji Tuhan. Beribadah secara continue kepada Tuhan bukan berarti hrs masuk goa dan bermeditasi, melainkan dalam segala sesuatu yg saya lakukan dan ucapkan, saya lakukan itu dalam relasi saya bersama Tuhan. Itu mirip dgn hubungan saya dgn suami saya. Cinta saya terhadap suami saya adalah konsisten dan terus-menerus. Ketika saya belanja ke carefour saya beli makanan yg kesukaan suami saya, saya mengatur rumah, saya memasak dll. saya tidak selalu bilang aku cinta kamu, aku cinta kamu.... walau semua yg kulakukan itu saya usahakan demi kebahgiaan suami saya dan saya tentunya. Demikianlah juga dgn Tuhan. Tubuh saya adalah kurban yg hidup yg membawa bau harum bagi TUHAN. Setiap tarikan nafas dan segala yg saya lakukan saya lakukan itu demi cinta saya pd Tuhan. Ketika saya ke salon, saya memilih model rambut yg saya anggap cocok baut karakter saya sebagai orang yg cinta TUHAN. Demikianlah ketika saya mengenakan assesories saya berusaha menempatkan keharmonian itu utk memuliakan Tuhan. Ketika saya masak saya berusaha menyenangkan si penikmat makanan agar mereka berbahagia dan memuliakan Tuhan. ketika saya sendiri makan, saya berusaha makan dengan memuliakan Tuhan, artinya proporsional, tidak serakah dll. Kalau masalah bayar rekening di eropa ini gampang Pak hakekat. Kesetiap kantor dimana kita wajib bayar, kita kasih hak utk memngambil uang dr rekening kita setiap bulan. Kita tdk perlu buang waktu utk bayar listrik, air, internet, telepon, semua itu sdh otomatis. Kita tinggal menerima tanda pengambilan rekening tiap bulan dr pihak bersangkutan. Saya bukan dilahirkan kembali oleh roh kudis , tapi Roh KUDUS, Roh ALLAH sendiri. Tidak kudisan, tetapi bersih dan masih cuantikkkkkkkk hihihihihiiiiiiiiii |
__._,_.___
MARKETPLACE
.
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar