Sabtu, 05 Juni 2010

BALI INFO - BANG MOSSAD – SIDANG PAK MAMAD

 

JAWABAN SAYA:

 

Bravo bang Mossad! Jawaban anda bikin saya terpingkal-pingkal sendirian. Pantas aja akhir-akhir ini job melawak saya sepi banget. Rupanya pelawak-pelawak kawakan harus tahu diri, nih. Sebab pendatang-pendatang baru lebih kocak, ya?! Tapi saya akan mencoba mengerahkan seluruh kemampuan saya yang insyaallah bisa tetap survive.

 

Di ruang sidang:

Karena pak Hakekat dibikin bingung dengan jawaban yesus yang mbuletisasi, maka pak Hakekat kembali ke pak Mamad;

 

"Pak Mamad, apakah profesi anda sebelum kenal dengan jibril?" Tanya pak Hakekat.

 

"Pedagang Korma, pak." Jawab pak Mamad.

 

"Bisa diceritakan bagaimana kisah perkenalannya?" Tanya pak Hakekat.

 

"Ketika saya sedang mencari Korma di Gua Hiro, tiba-tiba Jibril datang menyapa saya." Jawab pak Mamad.

 

"Bagaimana dan apa yang pertama-tama diucapkan oleh Jibril?" – Tanya pak Hakekat.

 

"Yang pertama-tama dikatakan Jibril adalah: Bacalah! Bacalah! Cepat, bacalah ini!" – jawab Pak Mamad.

 

"Jibril tidak ber-assalammuala'ikum duluan?" – Pak Hakekat bertanya sambil mengerutkan keningnya.

 

"Tidak. Tapi langsung: Bacalah! Bacalah!" – Jawab pak Mamad dengan lugunya.

 

Maka pak Hakekat mencatat 1 point: Jibril adalah bukan Muslim. Sebab kalau Muslim pasti ucapan pertama-tamanya adalah: "Assalammuala'ikum." Ini pasti malaikat gadungan dan kafir, kayak pak Mamad sebelum menjabat nabi. Lalu pak Hakekat ganti bertanya pada pak KRIS:

 

"Pak KRIS, kalau anda bertamu ke rumah orang, apa ucapan pertama-tama ANDA?"

 

"SAYA selalu mengucapkan: Assalammuala'ikum. Itu sudah pasti menjadi ucapan SAYA yang pertama-tama." - Apabila kamu masuk rumah orang, berilah salam kepada mereka[Matius 10:12]

 

Sekarang pak Hakekat kembali pada pak Mamad: "Apa yang anda baca, pak Mamad?"

 

Pak Mamad menjawab sejujurnya: "Saya nggak ngerti, pak, soalnya saya nggak bisa baca tulis."

 

Maka pak Hakekat mencelupkan jarinya ke kaleng Olie Mesran, lalu menggosok-gosokkan ke lehernya, lalu digeleng-gelengkannya kepalanya ke kanan dan ke kiri. Kemudian dicatatlah point yang ke-2: Jibril ini kerjanya awur-awuran dan nggak usah mikir-mikiran. Masak orang nggak bisa baca tulis disuruh membaca? Jibril telah salah memilih orang, nih.

 

Pak Hakekat bertanya lagi: "Apa sih yang dipertunjukkan oleh Jibril kepada anda?"

 

Jawab pak Mamad: "Entah, pak, saya nggak melihat apa-apa."

 

"Apakah anda melihat benda yang seperti ini?" – Pak Hakekat menunjukkan kitab Al Qur'an kepada pak Mamad.

 

"Tidak. Saya tidak melihat apapun." Jawab pak Mamad.

 

"Kalau begitu, benda apakah ini menurut anda?" Tanya pak Hakekat lebih menyelidik.

 

"Tidak tahu pak, saya tidak kenal dengan benda itu." Kelihatannya pak Mamad benar-benar asing dengan benda itu.

 

"Bukankah kata saksi: Cak Semprul, benda ini merupakan pemberian Jibril?" – Tanya pak Hakekat.

 

"Cak Semprul bohong, pak. Pak Hakekat jangan gampangan percaya dengan golongan Muslim. Rata-rata pembohong. Katanya Jibril begitu, pak." – kata pak Mamad meyakinkan pak Hakekat.

 

Sekarang pak Hakekat memeriksa kitab Al Qur'an. Dibukanya yang halaman pertama, dicarinya kata-kata: "Bacalah! Bacalah!" pada keseluruhan halaman pertama itu. Nggak nemu. Maka pak Hakekat semakin curiga bahwa Al Qur'an ini pasti kitab palsu, karena tidak sesuai dengan kesaksian pak Mamad. Lalu dicatatlah point yang ke-3: Jibril ini orang gendeng. Tidak membawa apa-apa tapi ditunjukkan ke pak Mamad. Point ke-4: Tidak ada bukti kalau Al Qur'an ini diberikan oleh Jibril kepada pak Mamad. Karena itu yang harus dipenjarakan adalah saksi: Cak Semprul, karena telah memberikan kesaksian palsu. Point ke-5: Al Qur'an bukanlah kitabnya pak Mamad, sebab isinya berbeda dengan yang diceritakan oleh pak Mamad. Menurut pak Mamad: "Bacalah! Bacalah!" Tapi kenyataannya surat yang pertama adalah Al Fatihah.

 

Nah, dari pemeriksaan kali ini kelihatannya pak Kris mempunyai posisi yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan pak Mamad. Antara Jibril, pak Mamad, Al Qur'an dan kesaksian kaum Muslim saling berbeda satu sama lainnya. Maka sidangpun ditutup untuk dilanjutkan ke sesi berikutnya, yaitu mendengarkan keterangan saksi-saksi yang meringankan pak Mamad, besok.

Xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx

JAWABAN BANGMOSSAD:

 

dan Ketika dalam sidang itu giliran Yesus yang ditanya oleh Pak Hakekat,.... ........

Hai Yesus...
Muhammad sudah mengatakan dia mengajarkan manusia ke jalan yang lurus... apakah kamu juga mengajarkannya. ...?

dan Yesuspun menjawab :

Yohanes
17:3 Inilah hidup yang kekal (Ajaran jalan yang Lurus) itu,

kemudian Pak Hakekat bertanya lagi :
Siapa Tuhan kamu sesungguhnya, adakah kamu seperti Muhammad yang TIDAK memperkenalkan tuhan yang lain Selain  Allah ..?

Yesuspun menjawab :

betul yang Pak Hakekat,... aku hanya mengajarkan kepada mereka agar...

"mereka mengenal Engkau (Allah), satu-satunya Allah yang benar",

Pak Hakekatpun menegaskan, trus kalo ada yang menganggap adanya Tuhan yang lain gimana..?

Yesus menajawab : oo..., berarti itu adalah Tuhan yg salah

sambil manggut2 kemudian pak Hakekat melanjutkan pertanyaanya. ..

Lah, jadi yang kamu ajarkan tentang diri kamu itu sebagai apa dan siapa..? Tuhan atau cuma Utusan, tolong jawab yang Tegas dong, masak sih  jawabanmu kayak syahadatnya Muhammad yang cuma utusan ?...


Yesus pun menjawab : Betul  Pak Hakekat.... aku justru mengajarkan kepada mereka itu agar mereka...

"mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau (Allah) utus."

jadi aku tidak mengajarkan kalau aku itu seorang Allah atau  seorang Tuhan...
 

Pak Hekaktpun bergumam, : Hmmm, tapi apakah kamu (Yesus) pernah mengajarkan atau memberi kesaksian tentang diri kamu dan membohongi mereka bahwa kamu itu adalah Tuhan...?
tolong kamu jawab dengan Tegas..! karena ini sangat Penting,.. Apakah Kamu bersaksi bahwa diri kamu sesungguhnya adalah Tuhan..?

dan Yesuspun menjawab :

5:31. Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;

P Hakekat : hmmm, kalao jawaban kamu seperti itu barangkali bisa aku simpulkan... bahwa ajaran Yesus :

1. membawa Kehidupan yg kekal ( jalan yg lurus)
2. Bersaksi Bahwa Hanya Allah Satu-satunya Tuhan.
3. dan Yesuspun hanya mengaku sebagai Utusan Allah

itu sih sama aja, dengan ajaran Muhammad donk...

tapi, nanti dulu.....
Muhammad itu kan kalau Bicara selalu mengaku mendapatkan Wahyu dari Allah, dan bukan dari dirinya sendiri,
lah kamu kan selama ini dianggap Tuhan, tentu kamu akan bebas berbuat sekehendakmu sendiri donk..., apakah memang benar demikian ya Yesus..?

Yoh :

5:30 Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman- Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.


Demikianlah, akhirnya pengunjung sidangpun dapat menyimpulkan,
1. Yesus tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-nya sendiri;
2. Yesus menghakimi sesuai dengan apa yang dia dengar dari Allah,
3. Yesus tidak dapat menuruti kehendak-nya sendiri, melainkan kehendak Allah yang mengutusnya.

maka, keterangan Yesus berdasarkan Pengakuannya langsung telah Menjawab Judul Thread ini bahwa : TIDAK ADA BUKTI KETUHANAN YESUS

Salam

 



__._,_.___
Recent Activity:
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Get real-time World Cup coverage on the Yahoo! Toolbar. Download now to win a signed team jersey!

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: