Pak DK,
Sebagai mantan wartawan dan aktivis, saya merasa sangat cukup mengikuti mereka semua, dari berbagai sudut pandang dan dengan berdasar pikiran baik yang tidak keruh oleh tafsir kepentingan, tapi apakah mungkin saya kurang terlalu cerdas sehingga saya tidak menemukan alasan2 utk menerima mereka?
Pak DK, Anda bilang: "lebih banyak tahu ttg track record dari orang2 tersebut yg sebenarnya dan dari nara sumber yg tepat..."
Siapa narasumber yg tepat utk tahu track record Prabowo dan Wiranto?
Juga siapa narasuber yg tepat utk mencari track record SBY?
Kata Permadi SBY bertanggungjawab terhadap apa yg terjadi di Poso? Permadi siap kalau ada pihak yg tersinggung! Nah...
Salam penuh ketulusan,
SL
Saudara sekalin,
Ikut nimbrung dikit..mungkin apa yg kita ketahui selama ini baru dari sudut pandang kita yg satu sisi sedangkan kita belum tahu atau pernah mencoba memandang dari sudut pandang yg berbeda yah...karena apa yg diberitakan surat kabar atau berita2 burung kdang tidak sesuai dengan cerita yg sebenarnya...apalagi kalau kita tahu sesuatu baru katanya tanpa kita mngkin masuk ke dalamnya apakah masalh yg sebenranya emang seperti itu?
Kadang emang kita sering dibikin bingung dengan isu2, fitnah atau tuduhan yg dilontarkan oleh seseorang/kelompok untuk orang lain/kelompok yg lainya he he he...
Tapi asyik dan mengasyikan kalau kita ada keinginan untuk lebih banyak tahu ttg track record dari orang2 tersebut yg sebenranya dan dari nara sumber yg tepat...
Salam damai
DK
From: Anton Muhajir <antonemus@gmail.com>Sent: Monday, June 1, 2009 12:02:07 AM
Subject: Re: [bali-bali] Bingung
Begitulah.
Prabowo kini bercanda mesra dengan orang2 yang dulu diculiknya seperti
Pius dan Budiman. Aneh kan?
PDI P kok bisa2nya bergandengan tangan dengan partai yang didirikan
oleh jenderal yang dulu menganiaya mereka.
Begitulah. Dalam politik, hanya kepentingan yang abadi..
On 5/31/09, Bulantrisna Djelantik <btrisna@gmail. com> wrote:
> Numpang tanya, apa betul Much.. yang tersangka membunuh Munir dan
> Hendr....... . yang mantan ketua BIN itu adalah tim suksesnya Prab...? Apa
> kita semua mudah sekali melupakan sejarah kejadian di Timor Timur,
> penembakan mahasiswa, kerusuhan dan pemerkosaan masal Mei 1998? Apa benar
> Wir.... masih tak boleh keuar negeri alias persona non grata internasional
> akibat pelanggaran HAM?? Apakah itu juga harus kita abaikan?? Makin
> binguuung nih.. biang
>
--
Anton Muhajir
www.rumahtulisan. com - Personal Blog
www.balebengong. net - Balibased Citizen Journalism
--
'The greatest event of our age is the meeting of cultures, meeting of civilizations, meeting of different points of view, making us understand that we should not adhere to any one kind of single faith, but respect diversity of belief. That is what we should attempt to do. The iron curtain, so to say, which divided one culture from another, has broken down. It is good that we recognize and emphasize the need of man to regard other people, their cultures, their beliefs etc. to be more or less on the same level as our own cultures and our own civilizations. It is not a sign of weakening faith; it is a sign of increasing maturity. If man is unable to look upon other people's cultures with sympathy and if he is not able to co-operate with them, then it only shows immaturity on the part of the human individual. We need co-operation, not conflict. It requires great courage in such difficult days as the present to speak of peace and co-operation. It is more easy to talk of enemies, of conflict and war. We should try to resist that temptation. Our attempt should always be to co-operate, to bring together people, to establish friendship and have some kind of a right world in which we can live together in happiness, harmony and friendship. Let us therefore realize that this increasing maturity should express itself in this capacity to understand what other points of view are'.
-Professor Sarvepalli Radhakrishnan, philosopher, President of India, his speech for the inauguration of the The Indian Institute of Advanced Study on 20 October 1965. http://www.iias.org/
__._,_.___![]()
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar