| JAWABAN SAYA: 1. Narasi yang berbeda-beda; Ini menyatakan bahwa ALLAH menghargai kemanusiaan kita, bukan dianggapnya robot yang didekte, tetapi menuliskan berdasarkan pada kemampuan masing-masing. Bahwa suara ROH KUDUS itu bukan teriak-teriak, sehingga kita bisa mendengarnya dengan baik, melainkan sama halnya dengan suara iblis yang berbicara kepada kita. Sehingga kalau kita nggak cermat membedakannya, ya bisa keliru ke suara iblis. Suara ROH KUDUS adalah kebalikannya dari suara roh jahat. Jika roh jahat selalu menghasut kita agar jahat, sedangkan ROH KUDUS mengarahkan kita untuk hidup kudus. 2. Kalau sama? Saya pikir anda ini orang yang aneh; jika ke-4 Injil menuliskan cerita kembar, ntar komentar anda pasti: Itu jiplakan. Kalau berbeda, anda katakan: Tidak akurat. Apa nggak bingung ALLAH? Begini salah, begitupun belum tentu benar. 3. Penggenapan nubuat; Suatu penggenapan nubuatan anda katakan: Kutipan. Ada-ada saja, anda itu. >> Yesaya 42:9 Nubuat-nubuat yang dahulu sekarang sudah menjadi kenyataan, hal-hal yang baru hendak Kuberitahukan. Sebelum hal-hal itu muncul, Aku mengabarkannya kepadamu." 48:3 firman TUHAN: "Hal-hal yang terjadi di masa yang lampau telah Kuberitahukan dari sejak dahulu, Aku telah mengucapkannya dan telah mengabarkannya. Kemudian dengan sekonyong-konyong Aku melaksanakannya juga dan semuanya itu sudah menjadi kenyataan. 4. Tentang kebangkitan orang-orang kudus: >> Yohanes 5:25 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup. 5:28 Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya, 5:29 dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum. Jauh-jauh hari sebelum peristiwa kebangkitan orang-orang mati dari kuburnya, YESUS sudah menceritakannya kepada orang-orang Yahudi. >> Yehezkiel 37:12 Oleh sebab itu, bernubuatlah dan katakan kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Sungguh, Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya, dan Aku akan membawa kamu ke tanah Israel. 37:13 Dan kamu akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuka kubur-kuburmu dan membangkitkan kamu, hai umat-Ku, dari dalamnya. 37:14 Aku akan memberikan Roh-Ku ke dalammu, sehingga kamu hidup kembali dan Aku akan membiarkan kamu tinggal di tanahmu. Dan kamu akan mengetahui bahwa Aku, TUHAN, yang mengatakannya dan membuatnya, demikianlah firman TUHAN." Ini Firman ALLAH kepada nabi Yehezkiel, 500 tahun sebelum kelahiran YESUS. >> Yohanes 20:30 Memang masih banyak tanda lain yang dibuat Yesus di depan mata murid- murid-Nya, yang tidak tercatat dalam kitab ini, 20:31 tetapi semua yang tercantum di sini telah dicatat, supaya kamu percaya, bahwa Yesuslah Mesias, Anak Allah, dan supaya kamu oleh imanmu memperoleh hidup dalam nama-Nya. 5. Paulus dengan 4 Injil; Jika ke-4 Injil menyebut-nyebut tentang orang pertama yang ditemui YESUS ketika kebangkitanNYA adalah Maria, rasul Paulus memang tidak menyebutkan tentang wanita-wanita itu, sebab rasul Paulus bukan sedang bercerita tentang peristiwa itu secara kronologisnya, melainkan dalam rangka mengajarkan tentang kebangkitan YESUS-nya. Karena itu Paulus lebih menonjolkan pertemuan YESUS dengan Petrus[Kefas]-nya, daripada dengan wanita-wanita itu. Petrus 'kan kepalanya para murid?! Tentang perbedaan jumlah wanita yang ke kubur YESUS; Bisa jadi yang pertama-tama kalinya adalah Maria Magdalena. Lalu Maria ini memberitahu kepada ibu YESUS dan yang lain-lainnya. Biasanya kalau di jalan ada kecelakaan 'kan begitu; mula-mula seorang saja yang tahu, lalu dalam waktu singkat orang sekampung keluar semuanya. Mengapa tidak? >> Lukas 24:9 Dan setelah mereka kembali dari kubur, mereka menceriterakan semuanya itu kepada kesebelas murid dan kepada semua saudara yang lain. 24:10 Perempuan-perempuan itu ialah Maria dari Magdala, dan Yohana, dan Maria ibu Yakobus. Dan perempuan-perempuan lain juga yang bersama-sama dengan mereka memberitahukannya kepada rasul-rasul. 24:11 Tetapi bagi mereka perkataan-perkataan itu seakan-akan omong kosong dan mereka tidak percaya kepada perempuan-perempuan itu. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx TULIS PAK MNUR: Narasi yang Berbeda-beda Keempat hasil liputan wartawan yang katanya mendapat inspirasi dari ROH SUCI berupa yang disebut injil kanonik memberikan narasi yang berbeda-beda. Wartawan Markus dan Matius memberikan gagasan pemenuhan nubuat yang sama tentang teriakan Yesus dan tindakan seseorang dengan bunga karang kepada Yesus menjelang kematiannya sebagaimana yang tersebut dalam Markus 15:34,36 dan Matius 27:46,48 yang sebenarnya merupakan kutipan ayat-ayat dari Mazmur 22:2; 69:22. Sementara wartawan Lukas mengutip Mazmur 31:6 sebagai gagasan pemenuhan nubuat oleh Yesus menjelang kematiannya sebagaimana tersebut dalam Lukas 23:46. Sedangkan wartawan Yohanes mengutip Mazmur 22:16; 69:22 sebagai gagasan pemenuhan nubuat oleh Yesus seperti tersebut dalam Yohanes 19:28, "Aku haus!". Lebih jauh, wartawan Yohanes memberikan skenario lanjutan yang tidak terdapat dalam ketiga injil kanonik lainnya tentang khayalan pemenuhan nubuat oleh Yesus dengan mengutip ayat-ayat Keluaran 12:46, Bilangan 9:12, dan Mazmur 34:21 dan meletakkannya pada Yohanes 19:36, dan mengutip Zakharia 12:10 untuk ditambahkan sebagai ayat sebagaimana tersebut dalam Yohanes 19:37. Perbedaan gagasan pemenuhan nubuat di antara keempat injil kanonik itu dengan jelas membuktikan bahwa kematian Yesus di tiang salib hanyalah omong kosong dan rekayasa belaka. Keempat wartawan itu memberikan kisah yang berbeda-beda dengan mengutip ayat-ayat tertentu dari Perjanjian Lama yang diyakini Kristen sebagai pemenuhan nubuat datangnya sang Juru Selamat Yesus Kristus, padahal ayat-ayat yang dikutip tersebut sama sekali tidak ada relevansinya dengan sosok Yesus dan sama sekali bukan ayat nubuwat, terlebih secara khusus menunjuk pada Yesus. Meski wartawan Markus dan Matius memberikan gagasan yang sama tentang pemenuhan nubuat oleh Yesus, namun wartawan Matius menambahkan narasi fiktif tentang gempa bumi dan kebangkitan orang-orang kudus lantaran gempa bumi tersebut: 27:51 Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, 27:52 dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit. 27:53 Dan sesudah kebangkitan Yesus, merekapun keluar dari kubur, lalu masuk ke kota kudus dan menampakkan diri kepada banyak orang. 27:54 Kepala pasukan dan prajurit-prajuritnya yang menjaga Yesus menjadi sangat takut ketika mereka melihat gempa bumi dan apa yang telah terjadi, lalu berkata: "Sungguh, Ia ini adalah Anak Allah." Bagaimana mungkin orang-orang yang sudah mati bangkit dari kubur gara-gara gempa bumi dan menampakkan diri kepada orang banyak? Akankah kita percaya begitu saja pada bualan wartawan Matius yang ditulis puluhan tahun setelah dugaan penyaliban Yesus? Lebih jauh lagi, ayat-ayat selanjutnya dari keempat injil kanonik di atas memberikan narasi yang kontradiktif dan berbeda-beda yaitu: daftar nama wanita yang datang ke kubur Yesus tidak sama, hari penampakan Yesus yang berbeda, dan tempat penampakan Yesus tidak sama. Berkenaan dengan khayalan penampakan Yesus setelah dugaan kematian dan kebangkitannya, Paulus Tarsus dalam 1 Korintus memberikan bualan yang sangat berbeda dengan imajinasi keempat injil kanonik dengan mengatakan dalam suratnya: 15:5 bahwa Ia telah menampakkan diri kepada Kefas dan kemudian kepada kedua belas murid-Nya. 15:6 Sesudah itu Ia menampakkan diri kepada lebih dari lima ratus saudara sekaligus; kebanyakan dari mereka masih hidup sampai sekarang, tetapi beberapa di antaranya telah meninggal. 15:7 Selanjutnya Ia menampakkan diri kepada Yakobus, kemudian kepada semua rasul. Bandingkan dengan ayat-ayat injil kanonik di bawah ini tentang siapa saja yang mula-mula bertemu dengan Yesus: wartawan MARKUS (satu orang, dengan catatan): 16:9 Setelah Yesus bangkit pagi-pagi pada hari pertama minggu itu, Ia mula-mula menampakkan diri-Nya kepada Maria Magdalena. Dari padanya Yesus pernah mengusir tujuh setan. (Maria Magdalena tahu bahwa itu adalah Yesus). wartawan MATIUS (dua orang): 28:9 Tiba-tiba Yesus berjumpa dengan mereka (Maria Magdalena dan Maria yang lain) dan berkata: "Salam bagimu." Mereka mendekati-Nya dan memeluk kaki-Nya serta menyembah-Nya. wartawan LUKAS (dua orang, tetapi berbeda nama dengan bualan Matius): 24:15 Ketika mereka (Kleopas dan yang lain) sedang bercakap-cakap dan bertukar pikiran, datanglah Yesus sendiri mendekati mereka, lalu berjalan bersama-sama dengan mereka. wartawan YOHANES (satu orang): 20:14 Sesudah berkata demikian ia (Maria Magdalena) menoleh ke belakang dan melihat Yesus berdiri di situ, tetapi ia tidak tahu, bahwa itu adalah Yesus. Hasil liputan keempat wartawan itu berbeda-beda narasi, khususnya tentang siapa orang yang mula-mula bertemu dengan Yesus setelah dugaan kematian dan kebangkitannya. Akankah kita percaya kepada segala macam cerita konyol keempat wartawan itu yang katanya dapat inspirasi dari ROH SUCI, hai Hakikatku Hidup, yang patut dicurigai sebagai moderator Muhammadiyah-Indonesia in ? HMNA
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar