| KEGIATAN-KEGIATAN ROMA KATOLIK DI DUNIA: * Judul Aslinya: "BAPAK BAPTISAN." > Para pelajar Alkitab Protestan umumnya setuju dengan pendapat yang menyatakan bahwa "Babel besar, ibu dari wanita-wanita pelacur dan dari kekejian bumi" [Wahyu 17:5] itu ada lah kiasan yang dipakai Surat Wahyu untuk menunjuk pada Roma Katolik. Karena itu di da lam kamus Alkitab biasanya keterangan ini dimuat! Carilah pada kata: "Babel!" > Ketika Alberto masih menjadi imam di Yesuit, setelah ia menjalani sumpah jabatannya, ma ka dibeberkanlah kepadanya segala kegiatan Roma Katolik di panggung dunia. Hal mana keterangan ini tidak akan bisa didapatkan dalam buku 'sejarah' manapun. Karena ini meru pakan 'rahasia Babel', kata Wahyu 17:5. Siapa sebenarnya Hitler, mengapa jutaan orang Yahudi dibantai dan siapa sebenarnya yang membidani kelahiran partai Komunis. Semua ra hasia ini dibeberkan oleh Augustin Cardinal Bea, kepada Alberto. > Cardinal Bea mengepalai gerakan Oikumene ciptaan Roma Katolik. Dia adalah Bapak peng akuan Paus Pius XII. Tentunya seorang yang sangat berpengaruh di lingkungan Roma Ka tolik. > "Ibu wanita-wanita pelacur ini mempunyai 'banyak' anak. Dan 2 di antaranya yang telah menelan korban jutaan orang adalah Partai Nazi di Jerman dan Partai Komunis di China. > Roma Katolik sangat menginginkan ibukotanya dipindahkan ke Yerusalem, sebab di sana lah ibukota Kekristenan yang Alkitabiah. Mereka sudah terlanjur menyatakan bahwa Santo Petrus [Petrus, murid YESUS] kuburannya berada di Roma, tapi nyatanya berada di Yerusa lem. Kebohongan besar ini sangat memalukan dan menampar muka Paus, Seorang yang di nyatakan tak pernah berbuat salah dan Wakil ALLAH di dunia ini. Karena itu pindah ke Ye rusalem merupakan satu-satunya jawaban yang bisa menutupi kekeliruan mereka. Itu men jadi cita-cita besar mereka sepanjang masa. Dan itu pula yang menjadi penyebab mengapa mereka sangat memusuhi bangsa Yahudi sepanjang masa, baik secara terang-terangan ma upun secara terselubung. Tentunya karena bangsa Yahudi merupakan penghalang utama bagi maksud tersebut. > Orang laki-laki Yahudi mereka fitnah sebagai penyesat; disiksa dan dibunuh. Sedangkan wa nitanya dilecehkan dan diperkosa. Sehingga lahirlah anak-anak haram yang berikutnya menjadi laskar Roma Katolik. Sebab bagaimanapun anak-anak ini membutuhkan seorang bapak, dan bapak mereka adalah laskar Roma Katolik. Peristiwa keji ini dimulai tahun 1096 TM, ketika pertama kalinya pasukan Roma Katolik menyerang dan menghancurkan perkampungan-perkampungan Yahudi. Di sepanjang perjalanan mereka menuju Yerusa lem, setiap orang Yahudi yang mereka temui disiksa, dibunuh dan wanitanya diperkosa. Se lanjutnya dikemudian hari anak-anak tersebut mereka baptiskan dalam agama Katolik. > Lembaga Roma Katolik selalu memantau perkembangan anak-anak campuran Roma-Yahu di ini. Sebab Roma Katolik mempunyai kepentingan atas mereka, yaitu merebut tanah suci Yerusalem. Dan petualangan keji ini mereka lakukan pada tahun 1212 TM. Semua anak-a nak campuran ini mereka bawa ke Italia. Sebagian ada yang mati di tengah jalan karena se ngatan terik matahari dan kekurangan makanan, sebelum mereka dinaikkan ke kapal. Seba gian lagi disiksa dan dibunuh karena merengek minta kembali ke Yahudi. > Anak-anak itu direncanakan dijual menjadi budak pada orang-orang Muslim. Dengan ha rapan suatu ketika mereka akan memberontak pada majikan Muslimnya dan berpihak pada Roma Katolik. Ini adalah spekulasi Paus. ["Pembinasa Keji berdiri di tempat kudus" Kata YESUS, dalam Matius 24:15]. > Cerita lainnya lagi adalah mengenai permusuhan Roma Katolik dengan gereja-gereja Ortho dox Rusia dan Yunani. Bermula sekitar tahun 330 TM, ketika dirasakan kekaisaran Roma wi mulai memudar oleh kekuatan orang-orang Kristen yang terus bertumbuh, kaisar Cons tantine menanggalkan jubah kekaisarannya dan menjadi orang Kristen. Namun pengabdi annya kepada Iblis tidak pernah ia tanggalkan. Dia hanya mengganti nama-nama ilahnya dengan nama-nama baru. Misalnya, Jupiter diganti dengan rasul Petrus, Venus dijadikan Bunda Maria, dan sebagainya. > Roma Katolik menganiaya orang-orang Kristen sudah sejak tahun 70 TM, merupakan pun caknya mereka menghancurkan Yerusalem dan Bait Suci, sebagaimana diramalkan TU HAN YESUS, dalam Lukas 21:20. Dan tahun 313 TM, kaisar Constantine menyatakan tole ransinya terhadap orang percaya. Maka orang-orang Kristen yang semula bersembunyi mu lai muncul ke permukaan. > Ketika kaisar Constantine memproklamirkan diri sebagai Paus pertama, tahulah orang-o rang Kristen bahwa dia sebenarnya adalah Antikristus [Matius 24:15]. Banyak ajaran-ajar an kafir yang dicampuradukkan dalam Kekristenan. Di antaranya Hari Sabat Alkitab diu bah ke Hari Minggu. Sebab Hari Minggu adalah hari perbaktian Constantine kepada Dewa Matahari. Ini terjadi dan di 'undang'kan tahun 321 TM. > Tahun 330 TM, Constantine pindah ke Byzantium, Turki. Kota tersebut diperindah dan dibe ri nama Constantinople. Kemudian ketika Constantine memasuki pensiun, ia memberi gelar ; 'Sumo Maximus Pontifix' pada Bishop, penilik jemaat Roma Katolik, dan menjadikannya seorang Paus. > Waktupun berjalan terus, hingga suatu ketika terjadi perpecahan antara Roma dengan Con stantinople. Constantinople inilah cikal-bakal gereja Orthodox yang menjadi musuh besar Roma Katolik. > Tahun 1204, Paus Innocent III, melancarkan serangan ke Constantinople. Kota tersebut di hancurkan dan harta bendanya dijarah habis-habisan. Namun hal demikian semakin menja uhkan mereka dari Paus, bahkan mereka berani mengutuk Paus. > Suatu ketika gereja Orthodox jatuh ke tangan Czars dari Rusia. Vatikan merasa bahwa bila Czars dan gereja Orthodox itu tidak mau tunduk kepadanya, maka keduanya akan dihancur kan sebagaimana terhadap bangsa Yahudi. > Sampai dengan tahun 1491, Paus telah menguasai/mengendalikan banyak raja dan ratu di Eropa selama berabad-abad. Tetapi saat itu keadaan menjadi tidak stabil bagi Kepausan, se bab guntur Protestanisme menggelegar terus-menerus menyerangnya. Pada saat itu, lahir lah seorang putra dalam istana Loyola di propinsi Guipuzcoa, Spanyol. Namanya: Lopez de Recalde. Anak ini bertumbuh untuk mengubah dunia, dan menamakan dirinya Ignatius de Loyola. Ialah pendiri Ordo Yesuit [Masyarakat Yesuit]. Dia juga yang menciptakan Illumina ti [Alumbrados]. Dan karena kegigihannya membela kepentingan Roma Katolik, maka ia di nobatkan sebagai Orang Kudus pada tahun 1622. > Ignatius de Loyola membangun suatu pasukan yang terdiri dari imam-imam yang mengabdi total hanya pada disiplin dan perintah. Mereka inilah yang kemudian menjadi kekuatan pe musnah agama-agama yang paling kejam dalam sejarah manusia. Inilah pasukan khusus yang dimiliki oleh Vatikan. > Orang-orang Yesuit telah menghasut dan memecah-belah banyak bangsa. Termasuk yang membunuh presiden Amerika, Abraham Lincoln. > Tugas dan tujuan mereka adalah membuat semua orang bertekuk-lutut dan mengakui bah wa Paus adalah KRISTUS. Dan Ordo Yesuit diduga sebagai Paus Hitam; kekuatan yang se sungguhnya mengendalikan Vatikan. > Pahlawan-pahlawan Komunis, seperti Marx dan Engels, yang menandatangani Manifesto Komunis pada sekitar tahun 1800, sebenarnya dilatih dan dikendalikan oleh imam-imam Ye suit. > Ketika kekuatan gereja Orthodox semakin menyebar sampai ke Bulgaria, Rumania, Yunani, Turki, Serbia, dan lain-lain, Vatikan dengan Ordo Yesuitnya merasa kuatir. Mereka merasa harus menciptakan Perang Dunia [I]. Pada waktu itu Paus ada di belakang Jerman, yang memerangi Perancis dan Rusia. Kemudian masuklah Amerika ke kancah peperangan itu. Maka Eropapun hancur lebur. Jutaan orang binasa dalam peperangan itu. > Perancis menjadi musuh Roma Katolik, karena ketika terjadi Revolusi Perancis, Perancis menawan Paus Pius VI, dan membuangnya ke Venezia [20 Februari 1798]. Sehingga Kepa usan mendapat luka parah sebagaimana dinubuatkan Wahyu 13:3. > Akibat-akibat Perang Dunia I [1914-1918] masih belum pulih, imam-imam Yesuit sudah me rencanakan Perang Dunia II. > Di Rusia, Czar Nicholas, yang menjadi pelindung gereja Orthodox Rusia, mempunyai putra mahkota bernama Alexis. Anak ini menderita penyakit Hemophilia. Darahnya tidak membe ku jika terkena luka. Bila ia terjatuh, luka sekecil apapun akan mengakibatkan pendarahan yang berkepanjangan. Ibunya begitu gundah; para dokter tidak ada yang bisa menyembuh kannya. Anak itu sangat menderita. Pada saat demikian, muncullah si Rahib Sinting, Raspu tin, yang mengaku mempunyai karunia gaib menyembuhkan berbagai macam penyakit. Ia mengaku menerima wahyu dari ALLAH dan Perawan Maria. Bila ia mendekati putra Czar, Alexis, maka pendarahannya berhenti. Dari hubungan Czar dengan Rasputin inilah banyak kalangan menduga bahwa Rasputin banyak mengendalikan Rusia. > Rasputin memberikan informasi-informasi berharga ke Roma, antara lain mengenai tempat -tempat persembunyian emas Czar, sebelum dia dibunuh. > Roma merancang revolusi Rusia. Agen-agen Yesuit mengadakan kerja sama erat dengan to koh-tokoh Komunis Rusia: Marx, Engels, Trotsky, Lenin dan Stalin. Saat berita dimulainya revolusi Rusia, Lenin sedang berada di Switzerland. Maka komando tertinggi di Jerman seca ra rahasia menyediakan kereta api untuk mengangkut Lenin dan teman-temannya. Demiki anlah dalam bulan April 1917, Lenin bersama teman-temannya melakukan perjalanan yang kemudian dikenal dengan "The Sealed Train" [Kereta Api Tertutup]. > Orang yang paling bertanggung-jawab atas perjalanan itu adalah Diego Bergen, seorang Ro ma Katolik yang sangat setia, dilatih di sekolah Yesuit. Yang kemudian diangkat menjadi du ta Jerman untuk Vatikan, pada saat rezim Republik Weimar dan Hitler berkuasa. Pada saat Lenin tiba di Rusia, April 1917, ternyata saingannya telah menguasai revolusi itu. Keadaan menjadi sangat kacau pada waktu itu. Tentara yang setia pada Czar disebut "Rusia Putih", sedang pemberontaknya disebut "Rusia Merah." Dan Lenin beruntung dapat mengu asai pemerintahan Revolusioner serta memindahkan ibukota ke Moscow, pada tanggal 10 Maret 1918. > Pada bulan Juli, dengan alasan keselamatan, keluarga Czar dipindahkan ke Yekaterinburg, di Urals. Namun pada tanggal 17 Juli 1918, ada sekelompok orang misterius, yang disebut- sebut sebagai Ural Soviet, mengadakan pengadilan kilat terhadap keluarga Czar. Inilah sa at yang sangat dinantikan oleh Paus untuk memuaskan nafsu balas dendamnya. > Keluarga kecil yang malang dan ketakutan ini disiksa dan dibunuh. Mayatnya dicincang, di bakar dan disiram air keras. Setelah itu barulah perburuan terhadap pimpinan, imam dan suster-suster gereja Orthodox benar-benar dimulai. > Ketika Tentara Merah mau membunuh pimpinan gereja Orthodox, para pimpinan gereja itu menyogok dengan emas milik Czar, diperkirakan senilai $ 666 juta. Paus sangat geram de ngan Komunis yang selama ini ia pelihara, ternyata mengkhianatinya. [Perhatikan angka "666", dan lihat pada nubuatan Wahyu 13:18] > Selesai Perang Dunia I, agen-agen Yesuit mulai membentuk 3 Front, yaitu: Italia, Jerman dan Spanyol. Pada tahun 1922, Paus Benedict mati karena keracunan. Dan Paus Pius XI na ik takhta. > Pada saat itu muncullah seorang yang tidak terkenal, berkeliling dengan congkaknya menya takan bahwa dia adalah Kaisar yang dipersiapkan untuk membangun kembali Kekaisaran Roma. Orang itu adalah Benito Mussolini. Seorang yang arogan, kejam dan jahat. Tentara nya yang berseragam hitam dan yang berjumlah sedikit, tidak lebih dari sekumpulan penja hat yang suka memaksakan kehendaknya. > Jendral Yesuit pada waktu itu adalah Halke von Ledochowski. Dia mengutus anak buahnya untuk mendekati dan bekerja sama dengan Mussolini. Orang-orang Katolik mengangkat nya ke puncak kekuasaan. Paus Pius XI menyebutnya: "Orang yang ditakdirkan TUHAN untuk bergabung dengan kita." > Melalui sebuah Perjanjian "Lateran", fasis Benito Mussolini mengakui bahwa Roma Kato lik adalah satu-satunya agama dan memberikan gelar: "TAKHTA SUCI VATIKAN." [11 Fe bruari 1929]. > Selanjutnya Mussolini menyerahkan kembali kuasa duniawinya [politik] ke tangan Paus, se bagai imbalan budinya. Dan Mussolini membentangkan sayapnya ke Ethiopia. > Pada tahun 1923-an, Jerman dalam keadaan hancur total. Inflasi membubung tinggi sekali. Saat itu nilai tukar 1 dolar Amerika sama dengan 4 trilyun Marks. Orang-orang Yahudi yang pro Roma disuruh memborong tanah di Jerman yang berharga sangat murah. Tentu saja dananya dari Vatikan, dan tujuannya adalah untuk menjatuhkan citra bangsa Yahudi. Sehingga dunia mengutuk bangsa Yahudi yang 'merampok' orang-orang Jerman yang se dang sekarat. > Maka digelarlah pentas bagi bintang baru Roma Katolik di Jerman. Adolph Hitler ! Seorang imam Yesuit menulis sebuah buku bagi Hilter: "Mein Kampf." Dan buku ini merupakan ren cana pokok bagi Yesuit untuk Hitler mengambil alih Jerman. Tujuannya tidak lain adalah untuk menghabisi bangsa Yahudi, di kamp-kamp konsentrasi. > Front ke-3 adalah Spanyol. Di sini ada 3 presiden yang menentang Kepausan: Neceto Alca la Zamera, Manuel Azana dan Juan Negrin. Mereka mengeluarkan undang-undang di Spa nyol yang memblokir campur tangan Vatikan dalam Republik Spanyol. Isinya: - Semua harta Roma Katolik dinasionalisasikan. - Semua gereja Roma Katolik dikenai pajak. - Tidak ada lagi sekolahan yang dikuasai imam-imam Katolik. - Semua sekolahan, biara Roma Katolik dibawah pengawasan pemerintah Spanyol. - Mengakui gereja Protestan. Undang-undang ini dikeluarkan sehubungan dengan diketemukannya kerangka-kerangka bayi dalam terowongan bawah tanah pada biara-biara Roma Katolik. Ini memicu perang an tara Spanyol dengan Roma. Paus menyewa beberapa divisi tentara bayaran Islam untuk ber perang dibawah pimpinan Franco [Seorang Mason], untuk memerangi siapa saja yang me nentang Vatikan. Maka akhirnya jendral Franco menjadi diktator Roma Katolik di Spanyol. > Kini Yesuit mempunyai 3 kekuatan: Hitler di Jerman, Mussolini di Italia, dan Franco di Spa nyol. > Agen-agen Yesuit yang disusupkan di antara orang-orang Protestan suatu saat memfitnah orang-orang Yahudi dan menyerahkan mereka ke tangan Gestapo untuk dikirim ke dalam kamp-kamp konsentrasinya Hitler. Sehingga secara tidak sadar orang-orang Yahudi meng anggap orang-orang Protestan itu telah mengkhianati mereka. Itulah sebabnya sampai seka rang orang Yahudi sangat benci dengan orang-orang Kristen. > Selama perang itu Vatikan mempunyai seribu orang Yahudi, yang tentunya mereka yang pro pada Vatikan. Tujuannya adalah bilamana ternyata Hitler kalah, Vatikan bisa menun jukkan budi kebaikannya kepada orang Yahudi dan dunia. Bahwa Vatikan memperhatikan dan melindungi bangsa Yahudi. > Sebagai penutup, baiklah kita simak pernyataan sombong dari Paus Boniface VIII: "Paus Romalah yang akan menghakimi manusia, tapi tidak dihakimi siapapun. Kami meng umumkan, menegaskan, dan menetapkan bahwa tunduk pada Kepausan Roma adalah kewa jiban mutlak bagi mereka yang ingin diselamatkan, supaya apa yang dikatakan KRISTUS …… ……."Segala sesuatu telah ENGKAU taklukkan di bawah kakiNYA", dinyatakan di da lam diriku. Aku berkuasa sebagai raja segala raja! Aku di dalam dan di atas segalanya. De ngan demikian hanya ada ALLAH dan aku, sebagai wakil ALLAH, yang empunya gereja tunggal. Dan itu sebabnya aku mampu melakukan hampir semua yang ALLAH dapat laku kan. Itu sebabnya, engkau menganggap siapa aku ini, kalau bukan ALLAH." – "The Bull Sanctum", 18 November 1302. > Sekarang perhatikan 2Tesalonika 2:3-4: "Janganlah kamu memberi dirimu disesatkan o rang dengan cara yang bagaimanapun juga! Sebab sebelum Hari itu haruslah datang dahu lu MURTAD dan haruslah dinyatakan dahulu, MANUSIA DURHAKA, yang harus binasa, yaitu LAWAN YANG MENINGGIKAN DIRI DI ATAS SEGALA YANG DISEBUT ATAU YANG DISEMBAH SEBAGAI ALLAH. Bahkan ia duduk di Bait ALLAH dan mau menya takan diri sebagai ALLAH." |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar