Selasa, 04 Mei 2010

Re: Bls: [bali-bali] Fenomena: Gigolo Sudah Eksis Lama di Kuta

permisi...ikutan ngrumpi ringan...

sedikit kurang nyampe IQ nya..mohon penjelasan kalimat berikut ...

"Yang berbahaya dan patut diwaspadai adalah mereka yang masuk kategori ketiga, yakni gigolo musiman, dimana mereka semata-mata mencari duit dan bukan sebagai profesi. Jadi jangan disamaratakan, " kata Viebeke.

> (menjadi gigolo untuk mencari duit dan menjadikan gigolo sebagai profesi..bukannya sama saja...sama sama dapet duit...bagaimana caranya membedakan ? Karena tidak secara resmi diijinkan...bagaimana pula bisa secara resmi membatasi atau melarang...)

> Mereka yang menjadikan gigolo untuk lahan mencari duit ketika menemukan pasangan kerap berbuat nekat dan membahayakan, seperti serangkaian kasus terbunuhnya wanita Jepang di Kuta beberapa waktu
> terakhir
(buat saya ini adalah murni kriminal....bisa terjadi..baik dilakukan oleh gigolo permanen, kontemporer ataupun musiman atau bukan gigolo sekalipun....meskipun saya masih ga bisa melihat beda ketiganya)

Salam utak atik...
Lia

--- In bali-bali@yahoogroups.com, nyoman kandia <nyomankandia@...> wrote:
>
> Info yang sangat berguna pak ngurah
> suksma.
>
> kandia,
> www.ask-kandia.com
>
> --- Pada Sel, 4/5/10, ngurah beni setiawan <setiawan_beni@...> menulis:
>
> Dari: ngurah beni setiawan <setiawan_beni@...>
> Judul: [bali-bali] Fenomena: Gigolo Sudah Eksis Lama di Kuta
> Kepada: bali-bali@yahoogroups.com, bali@...
> Tanggal: Selasa, 4 Mei, 2010, 6:46 AM
>
>
>
>
>
>
>
>  
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Hanya meneruskan. Kebetulan yang dimintai pendapat Mbo Vieb. Punten Mbo...
> maaf kalau repost
>
>  
> http://oase. kompas.com/ read/2010/ 05/04/04083541/ Gigolo.Sudah. Eksis.Lama. di.Kuta.. .......-5
>
> Gigolo Sudah Eksis Lama di Kuta
> Selasa, 4 Mei 2010 | 04:08 WIB
>
>  
> Relasi anak-anak pantai di Kuta, Bali, dengan para cewek bule, sesuatu yang jamak sejak dulu, tapi jadi geger karena film indie Amit Virmani.
>
>
>  
> KUTA, KOMPAS.com--Seorang tokoh masyarakat Kuta, Asana Viebeke Lengkong mengemukakan bahwa penertiban gigolo di Pantai Kuta, kabupaten Badung, Bali, sebetulnya tidak perlu, kecuali hanya pada mereka yang membahayakan.
>
> "Saya kira tidak perlu sampai melakukan tindakan berlebihan seperti `sweeping` terhadap para gigolo di Kuta. Itu tidak penting, kecuali terhadap mereka yang membahayakan, " ujarnya di Kuta, Minggu.
>
> Ia mengemukakan bahwa keberadaan gigolo di Kuta, sulit diberantas karena selain sudah ada sejak puluhan tahun lalu mereka juga memiliki komunitas layaknya komunitas lainnya seperti gay, yang selalu tumbuh seiring dinamika masyarakat.
>
> Menurut wanita yang mengenal banyak komunitas masyarakat di Bali ini, komunitas gigolo lahir dalam kehidupan masyarakat Kuta sejak puluhan tahun lalu, sehingga tidak mudah untuk dihilangkan begitu saja.
>
> Ia mengemukakan, sebenarnya tidak semua gigolo membahayakan. Ada
> tiga kategori yang bisa secara tepat menggambarkan sosok gigolo di kawasan internasional Pantai Kuta.
>
> "Pertama gigolo yang merupakan profesi permanen sehingga mereka menjadikan gigolo sebagai profesi untuk semata mendapatkan uang. Jadi mereka ini bekerja profesional untuk memenuhi hasrat para turis," ujarnya.
>
> Kategori kedua, adalah gigolo kontemporer dimana mereka awalnya masuk ke dunia gigolo hanya untuk mencoba-coba. Mereka ini nantinya ada yang menekuni gigolo sebagai profesi, namun ada juga yang sebaliknya.
>
> "Yang berbahaya dan patut diwaspadai adalah mereka yang masuk kategori ketiga, yakni gigolo musiman, dimana mereka semata-mata mencari duit dan bukan sebagai profesi. Jadi jangan disamaratakan, " kata Viebeke.
>
> Mereka yang menjadikan gigolo untuk lahan mencari duit ketika menemukan pasangan kerap berbuat nekat dan membahayakan, seperti serangkaian kasus terbunuhnya wanita Jepang di Kuta beberapa waktu
> terakhir
>  
>  
> ------------ --------- --------- --------- --
> ngurah beni setiawan
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
>


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
bali-bali-digest@yahoogroups.com
bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: