Senin, 15 Desember 2008

[bali-travel] Berjuang dari www.forumprobali.org untuk TOKOH PARIWISATA BALI

Expatriate " Bali Sparing Partner" yang setia

Mengamati perkembangan Bali khususnya dalam bidang pariwisata sangat
menarik, seperti menyelam di laut dimana semakin dalam kita menyelam
dan melihat maka semakin banyak yang kita ketahui.

Catatan terpuruknya Bali pasca bom Bali sampai ketenaran Bali menjadi
sebuah fenomena yang unik yang terjadi di pulau Seribu Pura ini.

Saya sering mengatakan kepada teman expatiate dan teman yang ada di
Bali, bahwa dari kebiasaan berbusana adat Bali sampai "pelinggih
dugul" yang ada di sawah merupakan daya tarik Bali . Pengamatan yang
lebih mendalam membawa kita kepada fenomena dimana ada satu kesan
recovery Bali yang jarang disebut. Mereka adalah para expatriat yang
ada di Bali .

Motivasi mereka datang ke Bali adalah sangat beragam seperti Mr.
Morinnos seorang pemilik café, ron parson seorang aktifis sosial, mark
cherry seorang penulis, Vincent dan matt seorang pebisnis dan banyak
lagi yang lainnya menyatakan kepada saya bahwa kecenderungan mereka
terhadap Bali tertarik baik dari cara hidup dan yang paling menarik
adalah hospitality/ keramahan yang Bali yang tidak dimiliki wisata lain.

Beberapa pengusaha Bali juga amat flexible mengikuti trend pasar yang
ada dan selalu memberikan kreasi baru dan membawa trend besar di dunia
(trend setter) khususnya dari segi handcraft sampai architecture.

Tentunya peran expatriat dalam hal ini tidak dapat dipisahkan dari
perkembangan positif Bali. Catatan recovery Bali pasca bom juga tidak
lepas dari peran mereka yaitu dimana mereka mempunyai investasi sosial
ekonomi dan lain-lain. Dukungan expatriat demi pemberdayaan masyarkat,
intelektual dan investasi financial yang mereka berikan.

Perlu kiranya melihat fenomena ini menjadi suatu hal yang saling
terkait antara satu dengan yang lain dimana para expatriate sebagai
penyumbang devisa secara langsung. Dan secara langsung melakukan
investasi social dengan cara mendidik masyarkat menjadi lebih
professional dengan cara membuka usaha secara individu yang berskala
kecil, menengah dan skala besar.

Contoh kongkrit dari pada campur tangan expatriate ada dalam beberapa
jalur investasi pariwisata antara lain (jasa, restoran dan investasi
property).

Dari beberapa sector ini maka Bali telah mengadopsi "Standarisasi
internasional" secara tidak langsung. Hal ini terlihat dari
peningkatan SDM, trend bangunan, IT dan beberapa sector lain.

Sebagai pemerhati pariwisata, investor pariwisata dan pengamat
pariwisata maka hubungan expatriate dengan kita dalam bidang
pariwisata perlu dibina dengan baik, tentunya dengan memperhatikan
pula efek positif dan negative yang ditimbulkan. Minimum mengetahui
dalil investasi private villa yang memberdayakan 4-5 karyawan yang
ekuivalen dengan penghasilan 50 are tanah sawah produktif tanpa
menghilangkan sawah sebagai salah satu daya tarik Bali dan penunjang
Bali dari segi pertanian.

I Made Ariawan SST.par.MBA

PELAKU DAN PENGAMAT PARIWISATA

__._,_.___
Sekolah bahasa Jepang http://PandanCollege.com/ 0361-255-225/
Recent Activity
Visit Your Group
Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

New business?

Get new customers.

List your web site

in Yahoo! Search.

Dog Zone

on Yahoo! Groups

Join a Group

all about dogs.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: