Senin, 13 April 2009

Re: [bali-bali] Penyerangan dan Pembakaran Bar di Kuta dan Seminyak.....sedih




bli nengah yth,

ini beritanya di bali post hari ini. karena tanpa tanda bintang, jadi aku percaya beritanya. :)


--
http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=10&id=13237

Kematian Warga New Zealand
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka, Salah Satunya Petinju Nasional

Denpasar (Bali Post) -
Penyebab kematian Sean Keith William (23), warga negara New Zealand akhirnya terungkap. Korban yang menginap di Hotel Sari Yasa Samudra, Kuta, meninggal karena luka yang dideritanya akibat dikeroyok sejumlah orang. Bahkan, penyidik Polsek Kuta telah menetapkan tiga tersangka yang dinyatakan sebagai pelakunya.

Mereka adalah Andreas Seram (disebut-sebut sebagai petinju nasional), Doni (satpam Bounty) dan Nengah Suastika (bartender). Hal tersebut diungkapkan Kapolsek Kuta AKP Dodi ketika dimintai konfirmasinya, Senin (13/4) kemarin. 'Ketiga tersangka dijerat dengan pasal 170,' ujarnya.

Ketiganya ditetapkan sebagai tersangka setelah penyidik melakukan pemeriksaan secara mendalam. Dari keterangan saksi dan bukti-bukti yang ada, ketiganya telah terbukti melakukan pengeroyokan terhadap korban yang saat kejadian sedang menikmati hiburan malam di Diskotek Bounty, Jalan Legian Kuta.

Tak hanya keterangan saksi, tetapi juga dari hasil rekaman CCTV yang terpasang di TKP. Ketiga tersangka terlihat melakukan pemukulan terhadap korban. Hal itu juga yang menguatkan polisi menaikkan status mereka dari saksi menjadi tersangka. 'Kini tersangka telah ditahan di Polsek Kuta,' ungkapnya.

Menurut Kapolsek Dodi, pemicu dari kejadian itu lantaran masalah tiket masuk. Korban bermaksud hendak menikmati dentuman musik di lantai dua. Korban pun meminta tiket kepada karyawan setempat. Lantaran kondisi lantai dua telah penuh, maka karyawan pun tidak memberikan tiket. 'Korban langsung marah dan ngamuk,' paparnya.

Melihat korban marah-marah, ternyata membuat ketiga tersangka tersinggung. Mereka pun mengamuk dan memukul korban. Terjadilah kericuhan di dalam Diskotek Bounty. Pengunjung lainnya juga berhamburan keluar untuk menghindari kejadian yang lebih besar.

Dikatakan, salah satu tersangka (Andreas Seram) itu diketahui seorang petinju nasional yang masih aktif. Bahkan, Andreas Seram disebut-sebut berlatih tinju di Harrys Gym Perth di Australia, tempat biasa Chris Jhon berlatih. Namun setelah dimintai konfirmasi, Kapolsek Dodi menyatakan Andreas memang seorang petinju, tetapi kini telah tidak aktif alias mantan petinju. Dia mantan petinju nasional. 'Kami juga masih memeriksa dua orang di Polsek,' ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Sean Keith William, ditemukan tewas mengenaskan di dalam Hotel Sari Yasa Samudra di Jalan Legian, Kuta, Minggu (12/4) pukul 06.00 wita. Korban tewas setelah dikeroyok sejumlah orang ketika dugem di Diskotek Bounty. (kmb21)
--

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=10&id=13214

Selasa, 14 April 2009 | BP
Kematian Warga New Zealand
Akibat Luka Pelipis Kanan
JENAZAH Sean Kieth William Headifer (22), Senin (13/4) kemarin diotopsi oleh Tim Kedokteran Forensik RS Sanglah. Dari hasil otopsi yang dilaksanakan mulai pukul 09.30-11.00 wita kemarin, menemukan bahwa luka di pelipis kanan Sean yang mengakibatkan kematiannya.

'Dari hasil otopsi ditemukan luka memar akibat pukulan benda tumpul pada pelipis kanan dan kiri, kepala belakang bagian kiri dan luka terbuka pada bibir bagian kiri,' ujar Kepala Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah dr. I.B. Putu Alit, Sp.F., DFM. didampingi Koordinator Pelayanan Instalasi Kedokteran Forensik RS Sanglah dr. Dudut Rustyadi, Sp.F.

Luka pada pelipis kanan Sean mengakibatkan terjadinya pendarahan pada kepala sehingga mengganggu sistem saraf pusat dan menyebabkan kesadarannya menurun. 'Kematian memang tidak langsung seketika tetapi secara perlahan-lahan. Pasien dengan pendarahan dalam di kepala lama-lama kesadarannya akan menurun dan seperti tidur,' ujar Alit.

Untuk mengetahui apakah Sean dalam pengaruh alkohol sebelum meninggal, kata Alit, masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. 'Sampel darah, air kencing dan beberapa bagian organ dalam korban sudah diambil untuk pemeriksaan lebih lanjut,' ujarnya. (kmb24)


2009/4/14 I Nengah Sumerta <nengah.sumerta@gmail.com>


Kemarin siang saya benar-benar kaget ketika seorang rekan kerja saya,
seorang pria berkebangsaan asing datang ke akantor dengan lebih dari
35 jahitan dan 5 luka di bagian kepala, secara umum dia tampak tidak
terpengaruh dengan lukanya. tapi jiwanya sungguh trauma. Jumat malam
bar tempat dia hang out di serang segerombolan orang tak di kenal,
hampir semua perlengkapan di hancurkan, dan mereka menyerang dengan
membabi buta, sampe temen saya ini tidak bisa melindungi diri,
kepalanya terluka ....uniknya para penyerang ini juga merampas uang
sperti bandit.

Tadi pagi temenku ini ngantor lagi, kali ini dia bawa berita yg lebih
tragis, seorang bule dari new zaeland tewas, setelah bar yang dia
kunjungi juga di serang.....bar lain juga ada yg di bakar...

ada apa dengan bali? kemana pak Polisi? apakah kita saudah kembali ke
jaman preman? mana calingnya mangku pastika????

antara sedih dan kecewa




--
Anton Muhajir
www.rumahtulisan.com - Personal Blog
www.balebengong.net - Balibased Citizen Journalism



__._,_.___


Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: