kan bagus genjing , pertukaran pendapat itu bagus , tapi kalau
pendapatnya Mbok Lia lebih bagus , tukar tambah nae...ya?
Pikir pikir lama ,pemborosan waktu dan uang negara itu
kalau dibelikan daluman dan sate plecing kan ngodag sampai ya..
Ini masalahnya bapak bapak yang terlalu pinter , lupa untuk simple.
Sedangkan saya yang ndableg tahu kalau simplicity in life are often
the best , jeg nasih juga bertele tele , megenep gae ne tidong2.
Ngomong ngomong lama, tahun lalu tyang pulang ke Singaraja
cari sate plecing koq nggak enak ya? agak pahit rasanya .
Baru minta bir , yang datang es syrup.. bah bingun.
Ngadenan sudah cari Kolobak.
Pokonya yang datang dari DPR dan tidak masuk akal , ditentang
ramai ramai , nanti kan malu dan kapok sendiri ,mismanagement
uang rakyat , sedangkan rakyat yang uangnya dihambur hamburkan itu
hidupnya masih senin kemis , ini namanya pongah juari.
salam , ikutan pongah ah..
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "laraslia" <laraslia@...> wrote:
>
> He...he...he...santai gen bli, nothing personal, sekedar bertukar
> pendapat, menyampaikan isi kepala kita saja ketimbang berburuk
> sangka, ya tho ? mau kita berantem juga ga ada gunanya, wong kita
> bukan siapa siapa. Sate plecing nu jaan bli, jadi saya ga mau
> berantem, tar ma dokter divonis darah tinggi kan rugi ga bisa
makan
> macem2
>
> Yang saya samakan dg awig2 banjar itu bukan UUP nya, tapi hukum
> syariah islamnya. Dan gak perlu disahkan dalam undang2 karena itu
> bukan produk kesepakatan manusia tapi sudah ditetapkan sama
Tuhannya
> nak selam, diwajibkan utk ditaati oleh nak selam. Nak selam mau
> mentaati apa tidak trus Orang lain mau memahami atau tidak paling
> Tuhan akan bilang..Emang Gue Pikirin..tunggu aja nanti. Sangat
> simple. Jadi ngapain repot2 mensyahkan hukum syariat dalam bentuk
> RUUP, kecuali bila RUUP tersebut utk perlindungan atas kejahatan
> seksual atau istilah lainnya Child Law Protection ya kenapa tidak,
> tolong RUUPnya disosialisasikan dulu sebelum buru buru disahkan.
Wong
> tiyang nak patuh buta hukum nya. Lha lalu ternyata perlindungan
atas
> kejahatan seksual sudah ada dalam UU lainnya, lha ngapain lagi UUP
> dibuat. Mubadzir banget, buang2 waktu dan uang. Seperti karena
kita
> malas merapihkan baju, lalu lebih mudah beli baru meskipun kita
sudah
> memiliki 2-3 baju yg sama tapi entah tertimbun dimana.
>
> Buat saya yang lebih penting adalah pemberian pemahaman akan hukum
> syariat ke mayoritas umat muslim indo yang islamnya masih status
di
> ktp doang. Termasuk mereka2 yg duduk di DPR. Satu biar mereka ga
> bertindak konyol kedua biar ga sembarangan berlaku kriminal lalu
> mengatasnamakan islam.
>
> --- In bali-bali@yahoogroups.com, "IGusti Agung" <agungpindha@>
> wrote:
> >
> >
> > Mbok Lia,
> > kayaknya koq nggak nyambung antara UUP dengan awig awig banjar
ya,
> > soalnya kalau awig awig itu dibuat dan disetujui oleh semua
krama.
> > Sedangkan UUP ini sudah jelas ditentang oleh banyak warga negara,
> > disamping semua sudah diatur oleh KUHP dan UU yang lain yang
sudah
> > dibuat dan disepakati bersama .
> > Saya hanya orang bodoh yang tidak mengerti hukum dan Undang
Undang,
> > sedangkan saya sendiri bisa mengerti effect dari UUP ini setelah
> > saya baca , pendeknya saya pribadi tidak setuju dengan isinya.
> > Kita tidak perlu UUP , lebih masuk akal kalau DPR membuat
> perencanaan
> > Child Law protection , yang khusus untuk melindungi anak dibawah
> > umur, bukan saja dari sexual exploitasi , juga dari under age
hard
> > labour , dan segala bentuk exploitasi yang lain, kalau belum ada
> > dalam KUHP dan UU yang lain saat ini.
> >
> > Saya juga berterimakasih kalau Mbok sendiri menganggap Al
qaeda ,
> > Taliban dalah musuh Islam , atau mungkin bekerja untuk musuh
islam.
> > Walupun secara logic bagi saya itu tidak mungkin , tapi saya
lebih
> > suka mendengarnya .
> > Semoga saja saudara/i Islam yang lain juga berpikiran seperti
itu,
> > jadi agar Abu Bakar Ba'asyir kehilangan supporternya , juga FPI
dan
> > PKS dan pendukungnya setelah peristiwa Monas.
> > Sayangnya , walaupun JI sudah dinyatakan pertai terlarang ,
tokoh
> > dan pendukungnya tinggal ikut partai lain , beres dah.
> > Partainya berbeda tapi orang orangnya sama , dengan jalan
pikiran
> > yang sama , dan orang orang ini juga yang mendukung UUP.
> > sere tunu , sere panggang Mbok.. sama saja baunya..
> >
> > sekian dulu ( ingat nothing personal ya..)
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > --- In bali-bali@yahoogroups.com, "laraslia" <laraslia@> wrote:
> > >
> > > Bahwa bila RUUP bertujuan untuk melindungi anak2 dari
kekerasan
> > > seksual seperti yg disampaikan pak made, saya setuju. Tapi
bila
> > RUUP
> > > menjiplak persis hukum syariat, masih belum tepat, karena
> > indonesia
> > > bukan negara islam, karena hukum syariah hanya berlaku wajib
> untuk
> > > umat islam tanpa harus disahkan dalam UU sekalipun. Hukum
syariah
> > > ditetapkan oleh Allah melalui rasulNya untuk ditaati oleh umat
> > islam
> > > sejak islam itu ada. Apakah Allah peduli hukum itu disahkan
oleh
> > UU
> > > atau tidak ? Sepertinya tidak. Oleh karena itu umat lain hanya
> > > diharapkan bisa memahami dan menghormati saja, karena hukum
> > syariat
> > > tersebut bukan diberlakukan utk mereka. Kalaupun mereka tidak
mau
> > > melakukannya itu bukan pengharusan hanya sekedar pengharapan
asal
> > > tidak mengganggu.
> > > Seperti halnya awig2 dalam krama banjar, itu ya hanya
> diberlakukan
> > > utk krama banjar kita saja toh ? Sementara orang lain diluar
> hanya
> > > kita harapkan menghargai saja tanpa ada kewajiban mengikuti.
> > Kalaupun
> > > mereka tdk mau menghormati, ya EGP saja toh, toh juga
peraturan
> > itu
> > > bukan utk mereka.
> > >
> > > Saya tidak ada penguasaan ilmu utk masalah MUI, FPI atau
taliban
> > > kecuali hal hal tertentu, please specify yg mana, baru saya
bisa
> > > berkomentar pendapat saya kalau bisa, meskipun pendapat saya
ga
> > > penting yaa . Tapi mohon jangan samakan dg al qaeda, karena
saya
> > sama
> > > sekali tidak menganggap mereka mewakili suara islam, bahkan
> mereka
> > > cenderung bertujuan membentuk citra buruk utk islam. Bahkan
bisa
> > jadi
> > > mereka bekerja utk musuh islam. Mereka sama dengan teroris2
> > lainnya.
> > > Salam
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar