TOPIK DENGAN FILSUF GILA JAWABAN SAYA: 1. Logika manusia dan logika KETUHANAN; Anda membagi logika; ada logika manusia dan ada logika KETUHANAN. Logika manusia bisa diotak-atik oleh pikiran manusia, sedangkan logika KETUHANAN merupakan wilayah terlarang untuk diotak-atik. Yah, itu 'kan Islam. Kristen jelas beda donk. Saya sih bisa memaklumi kalau Islam itu memisteriuskan tuhannya. Sebab memang misterius sekali, sih. Tuhan yang nggak punya KTP, alias Pendatang gelap. Nggak ada hujan nggak ada angin tahu-tahu nongol di Gua Hiro, ngakunya malaikat bernama Jibril, utusan allah. Yang tahu Jibril cuma Muhammad, sedangkan yang tahu allah cuma Jibril. Hebat sekali, hanya dengan modal segini aja sudah bisa menjadi agama yang terbesar di dunia. Gimana Advent nih, yang modalnya Terang dan kuat sekali sampai bisa kalah dengan gereja-gereja Minggu yang fiktif dan Islam yang lebih amburadul lagi konsepnya?! Gimana bung Ronny? Bukankah kebenaran Advent sudah begitu nyata dan ada jejaknya di Al Qur'an juga? Bukankah saksi-saksi tentang YESUS dan ALLAH ada melimpah? Saya wajib geleng-gelengkan kepala nih; Paus Vatikan dan Muhammad mengapa sampai bisa lebih sukses dari agama yang didirikan oleh ALLAH sendiri? Padahal untuk menghadapi kedua agama besar ini cukup dengan 1 jurus saja mereka sudah sempoyongan? Untuk Paus cukup ditanyakan: macam apa uraian dari 2 hukum kasih YESUS? Sedangkan untuk Muhammad cukup ditanyakan: Siapa sih allahnya Jibril itu? Mau omong apa mereka? Paling bung Filsuf gila cuma bisa katakan: LOGIKA KETUHANAN = KEBENARAN MUTLAK = ALQURAN…………… Jadi, hal seluk-beluk allahnya Jibril jangan diotak-atik. Itu wilayah tabu dan terlarang. Katanya Muhammad, allahnya Jibril itu kebenaran yang mutlak. Itulah sebabnya dinding Ka'abahnya dicat hitam supaya tidak ada yang bisa intip-intip. Hua..ha..ha….. buta huruf tapi pinternya bukan main. Bung Filsuf Gila, suasananya beda dengan Kristen; orang-orang Kristen menerapkan konsep: Siapa saja yang mau masuk ke kandang Domba, nggak peduli ALLAH, ya harus menjadi Domba dan berbicara dalam bahasa Domba. Tamu jangan sampai mendekte Tuan Rumah. Tamu yang mendekte Tuan Rumahnya itu Penjajah namanya. Sekalipun ALLAH, jangan main paksa agar manusia menjadi seperti DiriNYA. Tapi ALLAH-lah yang harus mengikuti manusia. Sebab DIA Tamunya manusia. Standart- standart DIA yang Tinggi harus diturunkan disesuaikan dengan lingkungan dimana DIA berada. Kalau DIA ke kandang Kambing ya mengembiklah kayak Kambing. Supaya Kambing itu bisa menerima kehadiranNYA dengan sukarela. Jangan main perkosa. Karena itu dalam Kristen tidak ada logika KETUHANAN yang dimisteriuskan atau ditutup-tutupi. Seperti orang yang hendak naik pesawat terbang, yang harus melewati pemeriksaan seluruh tubuhnya dengan sinar X. Begitulah dunia KEALLAHAN itu sangat telanjang di hadapan manusia. Dengan berani ALLAH menyatakan DiriNYA sebagai TERANG. Terang-terangan! Tidak ada yang perlu ditutup-tutupi. Itulah ALLAHnya Kristen. Glory! Haleluyah. a. DIA mendatangi manusia, maka DIA menjadi manusia yang sama persis seperti kita. Haleluyah! >> Roma 8:3 Sebab apa yang tidak mungkin dilakukan hukum Taurat karena tak berdaya oleh daging, telah dilakukan oleh Allah. Dengan jalan mengutus Anak-Nya sendiri dalam daging, yang serupa dengan daging yang dikuasai dosa karena dosa, Ia telah menjatuhkan hukuman atas dosa di dalam daging, b. Segala rahasia ALLAH berkenan dinyatakan: >> Matius 13:11 Jawab Yesus: "Kepadamu diberi karunia untuk mengetahui rahasia Kerajaan Sorga, tetapi kepada mereka tidak. c. DIA mengaruniakan hikmat dan pengertian kepada kita supaya kita dimungkinkan untuk menerimaNYA. Luar biasa sekali ini! >> Lukas 1:77 untuk memberikan kepada umat-Nya pengertian akan keselamatan yang berdasarkan pengampunan dosa-dosa mereka, d. DIA mau menerima kita sebagaimana kita adanya; tanpa syarat. Keselamatan diberikan didepan, seperti kita kalau mengkredit mobil atau motor. Barang yang kita kredit bisa kita bawa pulang duluan. Baru kemudian tagihan angsuran perbuatan baiknya boleh kita angsur suka-suka kita; menurut kemampuan kita. >> Lukas 12:48 Tetapi barangsiapa tidak tahu akan kehendak tuannya dan melakukan apa yang harus mendatangkan pukulan, ia akan menerima sedikit pukulan. Setiap orang yang kepadanya banyak diberi, dari padanya akan banyak dituntut, dan kepada siapa yang banyak dipercayakan, dari padanya akan lebih banyak lagi dituntut." Bung Filsuf, anda diijinkan untuk menginterogasi hal KEALLAHAN, sama seperti seorang Satpam yang menginterogasi tamunya. Ntar ALLAH sendiri yang akan menjawab semua pertanyaan anda, melalui Alkitab. Sesuatu yang tidak mungkin Al Qur'an lakukan Alkitab bisa melakukannya dengan sangat-sangat baik. Meskipun tentang Alkitab anda nyatakan sebagai kitab made in Yahudi, sedangkan tentang Al Qur'an anda nyatakan sebagai firman allah. Supaya nyata bahwa orang Yahudi saja sudah bisa mengalahkan allah anda. Hua..ha..ha….. berani nggak, ya?! Nah, ini dulu, besok lanjut lagi. xxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxxx APA ITU GILAMOLOGI ??? BUAT BUNG HAKEKAT DAN KONCO2NYA. DARI FILSUF GILA: Menurut Gilamologi : GILAMOLOGI adalah : Ilmu yang mempelajari TINGKAH LAKU dan METODE BERPIKIR kegilaan orang gila, kewarasan orang waras, kegilaaan orang waras dan kewarasan orang gila. Heehehehe….keren ga tuh????? Menarik memang..karena orang gila bisa menjadi orang gila dan kadang-kadang waras…tetapi orang waras juga bisa menjadi orang waras dan kadang-kadang bisa berpikir dan berperilaku gila…karena sebenarnya antara KEGILAAN DAN KEWARASAN katanya sih SETIPIS SELAPUT DARA..hahahaha. . kata logika manusia….. Kemaren Filsuf Gila sedang melakukan penelitian dan menulis tentang PARADIGMA MANUSIA…(kalau mau tahu …nanti yah..tulisan baru) Nah sekarang atas kontribusi semua teman-teman di Milist ..Filsuf Gila jadi pengen menulis tentang METODE BERPIKIR FILSAFAT MANUSIA…Karena Filsuf Gila dituntut untuk menemukan keilmuan baru..maka Filsuf gila lagi nyari2 ide nih selama 2 tahun…eh ketemu di milist2 deh…terutama sumbangsih Bung Hakekat (makanya yang paling ditangepin dia nih) …Hipotesisnya sejauh ini Filsuf gila mau beri nama GILAMOLOGI ….. Nah didalam Gilamologi ini..Filsuf Gila tidak akan mengutamakan melihat dari isinya semata..tetapi lebih menekankan pada LOGIKA MANUSIA-nya…atau METODE BERPIKIR-nya. .TERUTAMA fILSAFAT-nya… TEORI SEBAB-AKIBAT… Akibat selalu ada sebabnya dan akibat dapat menimbulkan sebab..apakah sebab itu menyebabkan penyebab tersebut mengakibatkan satu akibat itu atau akibat lain???.... apakah benar sebab itu penyebab dari sebab yang menimbulkan akibat itu? Adakah variabel sebab lain yang dapat menjadi penyebab dari sebab tersebut sehingga menjadi peyebat akibat yang mengakinbbatkan sebab lain ???? ihhhhhhhhhhhhhhh rumit yah Filsafat?? , makanya orang ga berhenti debat kusirnya.. itu baru LOGIKA MANUSIA loh…apalagi LOGIKA KETUHANAN………. Nah mengapa filsuf gila tertarik masuk ke dalam milist-milist ini? Karena yang ditelitinya adalah metode berpikir FILSAFAT tadi..dan FILSAFAT tersebut dekat dengan LOGIKA KETUHANAN…walaupun FILSAFAT TIDAK SAMA DENGAN LOGIKA KETUHANAN….maka anda semua mau saya jadikan objek penelitian saya….jadi hati2 loh dengan pertanyaan atau jawaban saya..karena didalamnya ada UJI BERPIKIR atau islilahnya untuk responden…. "QUESTIONER"…he3x…..untuk ujian TINGKAT BERPIKIR anda loh……….. Tapi ingat Filsafat ga bisa disamakan dengan logika Ketuhanan loh..karena FILSAFAT hasil akhirnya adalah KEBIJAKSANAAN…sedangkan LOGIKA KETUHANAN hasil akhirnya adalah KEYAKINAN yang sulit dipertanyaakan dan dijawab oleh Logika Manusia…… Objek yang ditujunya???…. FILSAFAT = AKAL BUDI (OTAK) MANUSIA… LOGIKA KETUHANAN = HATI MANUSIA……… Nah kalo seseorang bicara tentang kebijaksanaan. .biasanya ngomongnya terakhir adalah…Anda mau dengar …yah syukur, ga juga ga apa? wong yang akan menerima manfaatnya anda sendiri kok…sedangkan keyakinan adalah sesuatu yang sudah diyakininya…mau ditanya alasannya kenapa anda meyakini itu…orang itu akan sulit menjelaskannya. .kalau kita paksakan ….ujung-ujungnya dia akan ngotot…. Nah mengapa orang banyak yang mengkaitkan antara FILSAFAT = LOGIKA KETUHANAN..sehingga akhirnya dirinya mengaku Nabi/Rasul, bahkan Tuhan atau di Tuhankan oleh manusia????? Yah karena itu tadi…orang ga ngerti bahwa Filsafat itu apa? tujuan akhirnya apa?... seperti kasus pada KONG HU CU..DAN SIDHARTA BUDHA GAUTAMA..mungkin juga bung hakekat kali yah…saking mendalamnya Filsafat mereka…akhirnya ujung2nya diangap TUHAN…apakah seperti ini juga YESUS yang mau di deklarasikan dan dipaksakan oleh timnya Bung Hakekat jadi TUHAN???? Mungkin kita ga usah bahas masalah keyakinan dulu yah..karena ini masalah Logika Ketuhanan lagi….kita turunkan tingkatannya dulu deh pada logika manusia..yaitu SELERA… apakah selera orang bisa dipaksakan dan diperdebatkan kepada orang lain? Mengapa ada satu orang suka warna hitam dan yang lainnya tidak? Mengapa ada yang suka jengkol yang lainnya tidak? Dan banyak pertanyaan lagi mengenai SUKA atau TIDAK SUKA…. Nah orang yang suka atau PRO jengkol akan mengeluarkan jurus2 PARADIGMAnya yang menjelaskan bahwa jengkol ini enaklah..dan sampe pada titik (karena ga tau mau ngomong apa lagi)makanan surga lah..and bla..bla..bla. . pokoknya gimana orang itu bisa ngikutin seleranya dia ditambah dengan promosi gila2annya…. Nah orang yang anti atau KONTRA jengkol…juga ga kalah hebatnya mengeluarkan jurus-jurus dan referensinya untuk mendongkel pernyataan yang Pro jengkol….dia bilang jengkol itu bikin bau lah..merugikan banyak orang lah…dapat menimbulkan penyakit lah..mungkin juga kalau udah kehabisan ngomong dia akan menggunakan kalimat Makanan Neraka..pokoke kontra promosi deh….. Yah….gara2 ngomongin Jengkol ..orang Gila jadi pengen makan jengkol nih….hauauahahahaha…Jengkol itu makanan Surga loh…he3x Nah dari cerita sederhana itu saja..siapa yang BENAR ….siapa yang SALAH? Ga ada kan …wong SELERA masing2 kok….. Jadi PARADIGMA MANUSIA itu sebenarnya tidak berbicara SALAH atau BENAR, Tetapi berbicara tentang KETEPATAN ( bisa waktu, tempat..atau SIKONTOL PANJANG ..alias…Situasi, Kondisi, Toleransi, Pandangan dan jangkauan) dan PRIORITAS..dan ujung-ujungnya adalah PILIHAN-nya…jadi PARADIGMA = KETEPATAN = PRIORITAS = PILIHAN….renungkan yah???? Kaya orang gila kalau bisa…..?????/ Nah contoh lagi…….. kemudian anda datang ke Restoran STEAK GANDY'S…anda yang suka jengkol ngotot mau pesen jengkol…….yah jelas ga ada lah…terus ngotot lah…restorannya ngaco lah..ga bener lah….bego lah..gila lah..ujung-ujungnya …ini nih restoran kafir…..sambil teriak2 di restoran itu.. Nah bagaimana reaksi orang lain yang lagi makan di restoran itu? Orang lain akan ngomong..nih orang kenapa ga ke restoran sunda sih(ketepatan) ????? Nih orang ga mikir apa teriak2 di restoran (Prioritas)? ???? Nih orang kenapa ga langsung pergi dan cari restoran yang ada jengkolnya (Pilihan)? atau ada orang yang bisa juga..bantu ngomong ama pelayannya.. yah udah mas pelayan..layanin aja orang gila ini…disebelah kan ada warung Sunda…layanin aja..nanti kasih harganya ..harga Gandys+pelayannan tambahan+tax…..anda tambah untung kan ….hhahahahahahahaha Di dalam umat muslim…perbedaan Paradigma ini akan ditanggapi secara bijaksana sebagai kekayaan Khazananh keilmuan Islam….selama itu tidak memperdebatkan masalah AKIDAH dan LOGIKA KETUHANAN…karena hal itu sudah nyata-nyata diakui dan diyakini oleh umat Muslim … LOGIKA KETUHANAN = KEBENARAN MUTLAK = ALQURAN…………… Nah dari hasil penelitian sebelumnya Filsuf gila menemukan bahwa ada tingkatan dalam METODE BERPIKIR MANUSIA…menurut referensi Islam…ada 3 tingkatan dalam berpikir manusia atau LOGIKA MANUSIA..namanya… Tingkat'/Level 1 = SYARIAT Tingkat 2 = HAKEKAT Tingkat 3 = MARIFAT = FILSAFAT Jadi urutannya adalah SYARIAT – HAKEKAT – MARIFAT….kemudian ada yang bilang juga sebagai yang TERSURAT – TERSIRAT – TERSURUT….nah kalo pake bahasa Manajemen…TEKNIS – STRATEGIS – VISI/MISI….nah DIATAS itu semua baru ada namanya LOGIKA KETUHANAN….apakah saya bisa memabgi LOGIKA KETUHANAN? Jawabannya….TIDAKKKKKKKKKKKKKK KK……karena…MUTLAAAAAAKKKK Saya cuma berani membedakan/distings i-kan bahwa ada namanya LOGIKA MANUSIA dan LOGIKA KETUHANAN…dan didalamnya memiliki pola metode berpikir masing2..dengan tingkat keruwetan/kesulitan masing2…… Nah kenapa logika manusia bisa? Karena manusia dapat dilakukan dengan namanya PENDEKATAN = KEMUNGKINAN….dibedah berdasarkan kaidah-kaidah keilmuan MANUSIA SEBELUMNYA…atau kita bisa temukan DISTINGSI-DISTINGSI nya…kita golong-golongkan. .kita beda-bedakan. .tujuan akhirnya adalah untuk MEMAHAMI……paham??????? ? Tanya orang gila.. Nah yang dimaksud Syariat = Tersurat = Teknis adalah orang2 yang berpikir pada tataran teknis belaka…nah pertanyaan yang sebanding dengan ini contohnya adalah bagaimana caranya Shalat yang benar? Bagaimana berdoa yang benar? Atau bagaimana CARA/TEKNIS BERIBADAT yang benar? Dan banyak hal teknis lainnya….nah ini saja sudah banyak yang debat antar sesama agama…. Kemudian HAKEKAT adalah ARTI….pendefinisian dan penjelasan tentang hal-hal teknis tersebut namanya Hakekat…nah apakah bung Hakekat yang mendeklarasikan dirinya dengan NAMA BUNG HAKEKAT HIDUP…berarti TINGKAT BERPIKIRnya baru LEVEL 2…kaya di Online game aja????? Kapan lulus dan naik tingkatnya bung???? Lagi ngumpulin point/gold yah????? Nah orang2 ini saling sibuk untuk mendefinisikan LOGIKA KETUHANAN dengan menggunakan LOGIKA MANUSIA-nya…. Nah Filsafat itu ada pada tingkatan Marifat atau TINGKATAN TERTINGGI LOGIKA MANUSIA yang baru diketemukan manusia sampai saat ini….FILSAFAT = MARIFAT… Nah makanya Filsafat disebut sebagai BAPAKNYA ILMU PENGETAHUAN MANUSIA…. Sederhananya mengapa filsafat disebut Bapaknya Ilmu Pengetahuan? Misalnya: seseorang bertanya mengapa sih kalo Minyak dituangkan ke air biasa…minyak itu adanya dibawah air????????? Lalu akibat dari pertanyaan tersebut..mulailah dilakukan penelitian…sehingga munculah ILMU KIMIA/FISIKA….yang menjelaskan pertanyaan tersebut dengan teori : BERAT JENIS….ini ilmunya manusia kan ? Terus kemudian ilmu ini dapat menjelaskan keilmuan lainnya…. Kembali ke………LAPTOP Nah timbul pertanyaan.. apakah LOGIKA KETUHANAN ….SATU tingkat diatas FILSAFAT? Wallahualam….baru segitu aja tingkat kemampuan manusia = logika manusia..baru nyampe pada Filsafatnya….mungkin ada tingkatan-tingkatan lagi YANG BELUM diketemukan atau dijangkau atau apapun NAMANYA oleh NALAR/LOGIKA MANUSIA…makanya saya beri nama LOGIKA KETUHANAN…..ini mungkin JAUH DIATAS TINGKATAN FILSAFAT itu sendiri……….nah kalaupun ditemukan…pasti itu masuk golongan LOGIKA MANUSIA juga………. Siapa yang berani MEMASTIKAN bahwa satu tingkat diatas FILSAFAT itu adalah LOGIKA KETUHANAN??? ? Orang gila bener2 ga berani………… Nah dengan penjelasan di awal itu saja, saya akan menegaskan untuk KESEPAKATAN, bahwa: "FILSUF GILA TIDAK AKAN MASUK DAN BERANI PADA PERTANYAAN DAN PERNYATAAN LOGIKA KETUHANAN..karena bagi Filsuf gila ini sudah kebenaran mutlak…ga kejangkau tuh ama ilmunya gue….TETAPI JIKA ITU MENYANGKUT PERTANYAAN DAN PERNYATAAN LOGIKA MANUSIA, ATAU YANG MENCOBA MENABRAKAN ANTARA LOGIKA KETUHANAN DENGAN LOGIKA MANUSIA…maka Filsuf Gila akan ikut campur MENANGGAPINYA." Jadi pikirkan dulu pertanyaan dan pernyataanya itu yah..apakah itu masuk LOGIKA MANUSIA atau LOGIKA KETUHANAN, lalu apakah PERTANYAAN dan PERNYATAAN anda itu tabrakan ga yah??? Nah tingkatan-tingkatan tersebut tentunya memiliki tingkat kesulitan dan metode/pola berpikirnya masing2..Pencapaian tingkatan ini bisa terjadi karena latar belakang keluarga, sekolah, pengalaman, KEYAKINAN YANG SUDAH DIPEGANGNYA SELAMA INI dan sebagainya.. tentunya dengan hasil pembelajaran, perenungan dan pemahaman. Nah di milist ini..menurut pemantauan filsuf gila….PERTANYAAN HAKEKAT atau MARIFAT …DITABRAKAN…dengan PERNYATAAN SYARIAT ….atau sebaliknya…makanya jadi GILAMOLOGI Contoh: HARI SABAT = AGAMA KRISTEN YANG BENAR. Anda coba mngartikan ini dan mungkin tertulis dalam alkitab anda sebagai hari yang terakhir atau hari ketujuh. Ini kan pernyataan yang sedang anda bawa sekarang bung Hakekat? Dan ingat ini adalah LOGIKA KETUHANAN loh…ANDA MEMASTIKAN loh…nah anda mau jawab dengan Logika manusia? Mengapa saya bilang ini ternasuk pernyataan LOGIKA KETUHANAN? Karena yang bisa menyatakan KEPASTIAN adalah Tuhan. Nah kalau Bung Hakekat menguasai LOGIKANYA TUHAN…akan DITIMBULKAN PERTANYAAN seolah-olah LOGIKA MANUSIA seperti: Asumsi: kalau sekarang adalah hari sabtu atau sabat menurut anda. Pertanyaan filsafatnya adalah: Apakah benar hari ini hari sabtu sesuai dengan ketentuan Tuhan? Siapa yang memulai menentukan hari? Kapan penentuan hari itu dimulai? Siapa yang menentukan penentuan hari itu dimulai? Mengapa ada angka yang namanya satu sehingga timbulnya angka tujuh? Siapa yang menentukan angka satu seperti yang kita sepakati sekarang? Hayo jawab dengan Logika Ketuhanan-mu Bung Hakekat… Nah kakalu anda sudah bertanya tentang tanggal 25 Deembernya itu mah masih dalam tingkatan Syariat atau Hakekat yah bung?? lalu anda bisa tonjoolkan bukti2 manuscrip dan dalil-dalilnya. ..bukan begitu????? Kalau saya jawab dengan analogi sederhana saja….logika manusia tentunya..karena saya ga mampu tuh pake logika-Ketuhanan… Pada saat saya menulis artikel ini saya bilang kepada anda .."bahwa saya di Indonesia sedang menikmati hari Sabtu saya…… lalu anda bilang…."apaan sekarang kan hari Jumat atau Minggu"…..kata bung Hakekat.. "Lah ini hari Sabtu kok.. gila loh…masa anda bilang hari jumat atau minggu"…. kata orang gila sambil bingung nih orang gila…. Nah terjadilah perdebatan gila antara Filsuf gila vs Bung Hakekat..padahal kan hal ini sepele... coba kalau ditanya hal yang sederhana duluan…kamu sedang ada dimana bung Hakekat? Mungkin waktu menjawab email itu bung hakekat lagi di Amerika, di Eropa atau di Israel ..karena lagi dipanggil petinggi YAHUDI????? Sehingga inilah terjadi perbedaan WAKTU… Nah siapakah yang menyetujui kalau hari itu hari Sabtu atau jumat atau minggu? Karena itu adalah KESEPAKATAN MANUSIA pada tempat dan waktunya…. BUKAN BEGITU BUNG…….?????????? Angka satu latin yang seperti sekarang ini..karena hasil KESEPAKATAN Manusia…Penentua Hari dimulai karena KESEPAKATAN MANUSIA………tetapi yang tahu PASTINYA cuma LOGIKA KETUHANAN... . Apakah betul satu hari itu 24 jam? Nah LOGIKA MANUSIA akan menjelaskan bahwa itu adalah PENDEKATAN KEPASTIAN saja…… Mengapa begitu Karena KETERBATASAN MANUSIA………. Contoh lain : Kutipan dan LOGIKA MANUSIA Bung Hakekat dari Alkitab untuk meyakini bahwa Tuhan Yesus sudah dinubuatkan dicoba untuk menjawab"logika ketuhanan": untuk menjawab Nubuatan Yesus menjadi Tuhan. "Kisah 3:25 Kamulah yang mewarisi nubuat-nubuat itu dan mendapat bagian dalam perjanjian yang telah diadakan Allah dengan nenek moyang kita, ketika Ia berfirman kepada Abraham: Oleh keturunanmu semua bangsa di muka bumi akan diberkati". Analisis GILAMOLOGI: JIKA ALLAH YANG DI SURGA atau dimanapun ITU ADALAH YESUS (karena logika manuia yang nanggepin pernyataan bung Hakekat)….seperti yang dibilang bung hakekat bahwa " TUHAN YESUS sudah menjadi TUHAN sejak sebelum adanya manusia yang namanya :Adam" (jawaban bung hakekat tentang Kapan Yesus jadi Tuhan? Di artikel saya) Awal mana ADAM dengan Musa?…yah jelas Adam dong…ok kita sepakat sebagai manusia….kalau ga sepakat sebagai manusia apa dong???? Tuhan atau Iblis kah atau Lucifer seperti anda bilang….. Artinya Tuhan yang ngomong dan ketemu Musa itu adalah…LOGIKA MANUSIAnya adalah YESUS….Nah sebelum Yesus turun ke Bumi TRINITAS/TRITUNGGAL ALLAH Itu masih nempel satu dengan nama TUHAN ALLAH BAPA = YESUS… …kalo begitu kenapa Yesus tidak berikan saja sebuah SURAT kepada Musa berdaarkan kisah diatas …dengan Tauratnya yang akan menubuatkan YESUS atau TUHAN YESUS akan datang sebagai Manusia secara TEGAS…" Hai Abraham SAYA TUHANMU yang nantinya akan turun ke dunia sebagai manusia menggantikanmu dengan nama YESUS" sederhana bukan??????? ???????? Ingat…bung Hakekat selalu menggunakan LOGIKA KETUHANANNYA dan coba nabrakin dengan LOGIKA MANUSIA …………saya akan coba cara ini utk menantang bung Hakekat sendiri????? Apakah menabrakan LOGIKA KETUHANAN dengan LOGIKA MANUSIA = KEIMANAN KRISTEN….apakah itu yang dimaksud oleh bung Hakekat dan bung Slamet first??????? ? Apakah ini yang menyebabkan pula para anggota milist saling melemparkan cacian…LO GA SELEVEL AMA GUA? Memangnya anda di LEVEL MANA? Atau ujung-ujungnya ada pernyataan yang mengambarkan bahwa saya terlalu ISLAM untuk melihat KEIMANAN KRISTEN….. Apakah KEIMANAN KRISTEN = LOGIKA KETUHANAN? Kalau YA…maka saya jelas terlalu Islam untuk melihat kekristenan…. Nah loh…ini kan berarti anda ga SEPAKAT dari awal ..mau pake masing2 dalil yang ujungnya ga nyambung…atau kita sepakati dulu ….mau pake LOGIKA MANUSIA atau LOGIKA KETUHANAN… nah kalo mau pake LOGIKA KETUHANAN…saya jelas ga sepakat..kenapa…SAYA GA MAMPU TUH…. Kakalu mau pake LOGIKA MANUSIA…nah ini saya SEPAKAT…. Kalau nanti logika manusia anda patah..ngku nyerah..kalau menang..saya yang ngaku nyerah…jangan ujug2 pake lagi DALIL2 keimanan masing2 ….yang jelas2 kita BERBEDA…. Kalau kita pake sama2 LOGIKA MANUSIA.. kan bisa nyambung kan tuh…. Apa latar belakangnya GILAMOLOGI? Latar belakang munculnya Gilamologi adalah ketertarikan, kepedulian, kewaspadaan Filsuf gila dari diskusi-diskusi yang ada di milist-milist semodel ini. Terutama milist-2 yang dibangun oleh Bung Hakekat dan konco2nya. Soalnya selama ini Filsuf gila melihat, banyak hal2 yang aneh. Orang yang waras nulisnya bener, eh dimaki-mai nulis kaya orang Gila….terus ada Orang waras yang nulisnya gila terus dianggap waras…terus ada orang gila yang nulis gila disuruh waras…nah ini kan ga bisa diterjemahkan atau dipahami oleh keilmuan apapun..yah sudah dimunculkan saja GILAMOLOGI….. Oh iya nama gilamologi itu sendiri muncul…karena kalo abis baca milist2 ini..suka timbul pertanyaan…GILA pada nih orang????…jangan2 gue ikut GILA nih??? Jangan2 gue UDAH GILA nih..gara2 baca yang begini2?.... nah karena kata Gila itu menjadi standar pertanyaannya. .makanya gue kasih nama G-I-L-A-M-O- L-O-G-I…… Lalu ada lagi hal yang LUCU…yang satu pake dalil agama sesuai keyakinannya, sedangkan yang lain pake keyakinannya yang lain…MANA BISA KETEMU SOLUSI?? Yang ada pasti debat kusir kan ….karena ga ada KESEPAKATAN….tapi seolah-olah diskusinya ada kesepakatan….bingung deh Orang Gila??? Kalo pake Analogi Bung Hakekat: 2 orang yang katanya hendak pergi ke Bandung ….yang satu lewat Tol Cikampek dan yang Satu Lewat Tol Jagorawi…logika manusianya mereka akan ketemu di Bandung kan ? Tapi kenyataannya yang satu malah nyampe ke Cirebon yang satu nyampenya ke Sukabumi…nah loh? Terus ke 2 orang itu berantem kenapa lo ga ngikutin gue sih? Terus yang satunya lagi juga ngomong yang sama….nah loh…terus ngotot saling menunjukan yang sok benernya ituuuuuuu….Pastinya orang gila kan nanya? Waktu awalnya lo berdua mau pergi ada KESEPAKATAN ga sih mau pergi ke Bandung , lewat mana, pake apa??????? Kalau mau beda jalannya…ya nanti di Bandung ketemu dimana, jam berapa??? Bukan begitu bukan? Nah kalo udah sepakat di awal PASTInya nanti akan ketemu dengan KEHENDAK TUHAN…. Kenapa kok pake KEHENDAK TUHAN? Karena suatu KEPASTIAN itu miliknya TUHAN…KITA MAU RENCANAKAN APAPUN KALO Tuhan ga kehendaki.. kan jadinya ga Pasti……coba udah rencanannya matang..eh yang satu ditengah jalan malah tabrakan…terus mati..apa masih bisa ketemu sesuai dengan rencana? Nah masalah KEHENDAK TUHAN-nya…. apa juga akan DIBAHAS pada saat ke2 orang ini merencanakan pergi ke Bandung ????…yah tentu saja ga yah….bikin lama aja…. Masa waktu mau sama2 pergi ke Bandung orang itu akan bilang…NAH ..kalo kita sepakat sudah mau perginya ke Bandung , lewatnya, lewat mana, pakenya pake apa…sekarang kita bahas masalah bagaimana kalo diantara kita ada yang MUNGKIN mati di tengah jalan..misalnya karena tabrakan atau MUNGKIN lo kena serangan jantung..atau apalah?????? Kok keliatanya 2 orang ini GENDENG BIN GILA yah???? Nah dari cerita diatas saja bisa kita lihat dari penggunaan bahasanya saja…TUHAN selalu kita PASTIKAN, tetapi manusia selalu berbicara MUNGKIN. Lalu yang lebih parah lagi LOGIKA KETUHANAN mau DITABRAKAN dengan LOGIKA MANUSIA. Padahal udah jelas-jelas ESENSI-nya BEDA…nah kalau ini mustinya Orang waras ngerti..dan berharap untuk orang Gila juga bisa ngerti…. LOGIKA KETUHANAN = TIDAD TERBATAS (unlimited) =KEPASTIAN = KEBENARAN MUTLAK = HAK PREROGATIF TUHAN, sedangkan LOGIKA MANUSIA = TERBATAS (limited) = PENDEKATAN KEPASTIAN = KEBENARAN RELATIF = KESEPAKATAN MANUSIA (tentang ini bisa dibahas kemudian yah….) Jadi Bung hakekat mustinya senang dong dan saya mau berterimakasih bahwa hadirnya Gilamologi ini akan memberikan suatu wacana baru diluar apa yang sudah terjadi selama ini. Bayangin selain membangun keilmuan Gilamologi ini, Filsuf gila juga sampe mengundang selebritis semisal Sule sang Pelawak, Ariel Peterpan dan rencananya artis2 ibukaota lainnya loh………hahahah3x Apa tujuannya? Tujuan Gilamologi adalah memberikan sudut pandang baru tentang pendekatan dari metode berpikir manusia. Dimana hasilnya nanti mau digunakan dan diberikan oleh Filsuf Gila buat memberikan sebuah pemahaman baru (buat nambah wawasan) kepada agama yang diyakini oleh Filsuf Gila loh….jadi kalo sekarang Filsuf Gila masih Muslim…yah berarti buat Umat Muslim yah….. Tetapi kalo ada yang berhasil membuat Filsuf Gila pindah agama…yah buat agama itu lah….Hayo ooooo ada yang mau coba mindahin agama gue????????? Siapa yang mau?? wong elo orang gila Filsuf!!!!!. ..hahahahahaaaaa a Yang berikutnya.. mengapa ada kata WASPADA DISITU? Karena Filsuf Gila menilai dengan ilmu Gilamologi ini..seolah- olah orang punya hak untuk menabrakan LOGIKA KETUHANAN dengan LOGIKA MANUSIA…sehingga yang terjadi adalah KEBINGUNGAN. Nah pada saat orang KEBINGUNGAN inilah…doktrin2 dan propaganda-propagan da akan lebih mudah masuk..terutama bagi mereka yang sedang mencari JATI DIRI…. PERINGATAN DARI GILAMOLOGI : "PENJAJAHAN PARADIGMA LEBIH BERBAHAYA DARIPADA PENJAJAHAN FISIK" Jadi hati2 dengan doktrin2 salah satunya: - KESETARAAN GENDER (terutama digerakan oleh kaum "Feminisme") Padahal sudah dijelas kalau di Muslim itu wanita "DIMULIAKAN", tetapi Pemimpinnya adalah laki2. Karena salah satu pilar kekuatan umat muslim adalah pada Muslimahnya juga. Jelas dikatakan bahwa "SURGA DITELAPAK KAKI IBU", bukan secara syariat artinya surga adanya di telapak kaki ibunya, tetapi perilaku dan jejak langkah seorang Ibu yang Muslimahlah yang akan menentukan anaknya memiliki keimanan dan ketakwaan sebagai Muslim. Nah bayangin kalau Muslimahnya kita kena PENJAJAHAN PARADIGMA??? ? - HAK ASASI MANUSIA. Hal ini karena ketakutan dari kaum2 kafir, yang takut akan hukum Islam. Seperti yang sedang saya baca juga masalah potong tangan dsb. Mari kita bahas sedikit..nih…pada masa jahiliyah dulu .. kan ga ada yang namanya pengadilan….ga ada yang namanya Tahanan yang terorganisir… Atau taruhlah ..ada tahanan..tetapi apa berarti tahanan bisa merubah perilaku seseorang karena ditahan…belum tentu kan … Padahal dalam Islam seudah jelas mengenai Hak asasi manusia ini. Tapi bagaimana kalau dia dipotong tangannya? Apa dia masih bisa mencuri lagi? Apa orang yang akan mencuri akan berani mencuri? Karena tahu hukumannya manusia seperti apa? Apakah Hak asasi seorang manusia akan ditolerir jika melanggar HAK ASASI ORANG BANYAK?? Jadi yang mana yang mau dideklarasikan HAK ASASI MANUSIA secara PRIBADI atau Hak asasi Manusia orang kebanyakan yang BERMASYARAKAT? ????? Nah ini akan saya pake analogi logika manusia sedikit: Ada seorang Bapak ngomong sama anaknya… Bapak ke Anak 1 : "HAI ANAKKU LAKUKANLAH APAPUN KEMAUAN KAMU, TAPI INGAT SEGALA HAL YANG KAMU LAKUKAN, KAMU SENDIRI YANG NANGGUNGNYA TERMASUK DOSA-DOSANYA". Bapak ke anak 2: " HAI ANAKU LAKUKANLAH APAPUN KEMAUAN KAMU, BAPAK AKAN BERTANGGUNGJAWAB DAN MENANGGUNG SEGALA PERBUATANMU TERMASUK DOSA-DOSANYA" Nah menurut anda yang masih bisa menggunakan Logika Manusia dan jujur: MANA YANG BERPOTENSI ATAU KEMUNGKINAN BESARNYA MELAKUKAN TINDAKAN KRIMINAL???? ???? ANAK 1 ATAU ANAK 2 ?????? Makanya bung HAKEKAT sedang membuat MILIS BARU yang namanya HAKEKAT MUDA,….hahahahahah3xxx…..lagi mau nipuin orang muda bung Hakekat???? Lagi mencari mangsa baru nih????? Orang2 muda yang lagi cari Jati diri..biar bisaa dijajah Paradigmanya? ??? Terus pendekatan pertamanya di milist mudanya pake ARTIKEL SEX…. atau jangan2 ARTIKEL SEX= ALKITAB INJIL……ha3x…biar menarik tuh…STRATEGI marketing yah?????? Pada Hakekatnya belum Marifatnya nih…membicarakan masalah KEYAKINAN ITU adalah masalah KEBENARAN-nya bukan KEENAKANnya….. Karena yang benar itu belum tentu enak loh……… Jadi kalau ada pertanyaan atau pernyataan ENAK MANA? Wah ini mah sudah mau Doktrinisasi namanya…. Nah Bung Hakekat dan konco2nya kalau sering mengunakan kata ENAK MANA…misalnya Enak mana loh Kriten yang udah ada kepastian dan keselamatan dan dosanya udah ada yang nanggung???? ??? Dengan Islam yang berdasarkan amal perbuatan manusia dan dosa ditanggung berdasarkan amal perbuatannya sendiri terus ngaitkan dengan Nabi Muhammad yang ga ada kerjaan? Hahahahahha Bung Hakekat sedang menawarkan KEENAKAN untuk masuk agamanya…..bukan KEBENARANNYA toh………. Makanya orang banyak masuk Kristen atau agamanya Bung Hakekat dan konco2nya…KARENA DIIMING-IMINGI kan ? Pake Indomie lah…duitlah…dsb…apakah ini MONEY POLITIC…ATAU MONEY RELIGION….pasti mereka jawab…yah ga apa2.wong dosanya yang nanggung TUHAN YESUS kok….. Sedangkan kaum Muslim menunjukan KEBENARAN-KEBENARAN nya saja…mau enak kek..mau ga kek bagi orang itu….itulah KONSEKUENSI terhadap KEBENARAN kalau mau SELAMAT…. ALQURAN = ISLAM = KESADARAN AKAN KEBENARAN…jadi ga usah dipaksa2 atau di iming2 untuk masuk Islam…. Seperti orang mau naik Kapal LAUT….disuruh pake PELAMPUNG…mau pake kek ..ga kek…yang naggung matinya kan dia sendiri….kalao kapalnya Tengelam..tugas kita mah menyampaikan kebenarannya…..Nah kalo dia nurut mau pake pelampung…dia bisa menyelamatkan dirinya..dan mungkin bisa menyelamatkkan orang didekatnya…kalau satu kapal diselamatin kan ga bisa yah?????? Tapi kalau di Kristen kan bisa ngomong…mau pake kek..ga kek…KAMU SAYA JAMIN KESELAMATANNYA…..(iming2nya)…..emang berani jamin keselamatan orang? yang penting masuk Kristen dulu…. Soal nanti kapalnya benar2 tenggelam…tetep aja CARI SELAMAT SENDIRI-SENDIRI….huahahahahhh…..Manusiawi bukan? Jadi kesimpulan GILAMOLOGI sementara ini… KRISTEN atau AGAMA bung Hakekat (YAHUDI kali) = KEENAKAN. ISLAM = KEBENARAN… Nah KESEPAKATAN APA YANG MAU KITA BUAT…LOGIKA KETUHANAN atau mau pake LOGIKA MANUSIA…supaya nanti ga ngeles lagi dengan KEIMANAN KRISTEN lah..apalah……. Nah sebelum nutup cerita orang gila ini…Filsuf Gila mau nanya gila dong.. buat orang-orang yang suka BERDEBAT SOAL SEMANTIK (Kata)….terutama Bung Edi Cassanop dan Bung Hakekat…..yang bisa jelasin soal ELOHIM, AHAD, ahh banyak dehhhh…boleh dijawab dengan dalil2 apapun..tetapi orang gila sih maunya jawaban logikanya manusianya aja..kalau perlu miring kaya orang gila juga ga apa2…biar ga stresss gitu…..pertanyaaanya sangat sederhana….. APA LAWAN KATANYA "HIDUP"???????????? ??? Jawab dengan sederhana ..kemudian.. sedikit penjelasan dengan logika manusianya…he3xxxx Hayooo ada berani jawab…????.atau takut kejebak???.. atau abaikan saja, karena ini pertanyaan orang gila kok??????? (gile lo….lama2 gaya nulinya kayak bung Hakekat nih !!!!!) TERSERAH….ahhhhhh sok bijaksana lo Filsuf Gila….kata Parto… Ehhhhhhhhh…si Sule lewat Eh….debatnya mau diiringin Topeng Monyet ga?????????? ??? Ayo Bung Hakekat, Bung Edi, mainkan joget dan nyanyianmu!! !!!!!!!!! !!!!!!!!! !!!!!!!!! ! eh pake tepuk tangan kaya pantekosta ga?????????? LAKUM DINUKUM WALIYADIN (agamaku agamaku, agamamu agamamu) bener ga yah tulisannya?? ??? mohon dimaklum yah kalo salah...wong orang gila.... kata Sule..."orang gila!!!...orang gila!!!...." (sambil tepuk tangan) Salam Gila: Filsuf Gila |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar