APA YANG HARUS KITA PERBUAT? Setelah mempelajari semuanya ini, mungkin anda bertanya: Apa yang mesti saya per buat? Kemana saya harus bergereja?! Alkitab memberikan 3 ciri tentang Gereja Kebenaran ALLAH: > Wahyu 14:12: "Yang penting di sini ialah ketekunan orang-orang kudus, yang me nuruti perintah Allah dan iman kepada Yesus." Di sini disebutkan bahwa gereja yang benar adalah yang menuruti perintah ALLAH, dengan tandanya hari SABAT, dan iman kepada YESUS. > Wahyu 12:17: "Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi meme rangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus." Sedangkan di sini dikatakan bahwa Iblis[naga] marah kepada Ke kristenan [perempuan = umat ALLAH], dan memerangi "keturunan yang lain", yaitu anak-anak Roma Katolik, yang berbeda [yang khusus], yaitu yang menuruti hukum-hukum ALLAH [SABAT] dan memiliki kesaksian YESUS. Dan Wahyu 19:10 menerangkan: "Ke saksian YESUS adalah ROH NUBUAT." Jadi ada 3 ciri dari Gereja Kebenaran ALLAH: - Menuruti Hukum ALLAH [SABAT]
- Iman kepada YESUS
- Memiliki Nubuatan Daniel dan Wahyu.
Ciri ini tidak cocok jika kita terapkan untuk agama Yahudi, karena Yahudi menolak YESUS. Demikian pula dengan agama Islam. Sedangkan agama-agama Kristen yang berhari Minggu akan terpental oleh sebab masalah Hari Sabat dan Kesaksian YESUS. Sementara itu ada juga beberapa denominasi Kristen yang memelihara hari SABAT Alkitab, seperti: Baptis Hari Ketujuh dan beberapa yang lainnya. Tapi mereka semua tidak mempunyai Nu buatan Daniel dan Wahyu. Karena itu yang cocok dengan ciri-ciri itu hanyalah: Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh, yang Wahyu 3: 14-22 kiaskan sebagai jemaat Laodikia. Inilah jemaat ALLAH yang lahir di zaman yang ketujuh, dari tujuh jemaat yang mempunyai urutan dari gereja yang mula-mula, yaitu gereja para rasul. Kepada Gereja inilah nubuatan Daniel dan Wah yu disingkapkan penger tiannya. > Ibrani 4:9: "Jadi masih tersedia suatu hari perhentian, hari ketujuh, bagi umat ALLAH." Karena itu jika anda diyakinkan oleh kebenaran yang saya paparkan ini, maka anda harus bergereja di gereja itu dan menerima baptisan dari mereka. Anda harus taat dan hormat pada gereja itu, menuruti segala peraturan yang mereka buat, sampai ALLAH memanggil anda: "Dari Mesir Kupanggil anakKU." Apa artinya ayat ini? > Bahwa setiap umat ALLAH harus melalui Mesir lebih dahulu, sebelum ia dipanggil untuk menjadi umat yang kudus dan umat pilihan ALLAH. Mesir artinya adalah kekafiran, kepicikan, kebodohan, kesalahan, ketidakbenaran, dosa, dunia dan lahiriah. Bahwa ALLAH menginginkan umatNYA memulai kehidupannya dari nol, dari ti dak mengenal ALLAH, dari tidak mengetahui tentang kebenaran, dari kesalahan- kesalahan, dari dosa-dosa, dari keduniawian dan dari keagamaan lahiriah, sebagai tempat pembelajaran bagi pengenalan akan ALLAH yang sebenarnya. Supaya umat ALLAH ini mengecap/menikmati kesalahan-kesalahan yang nyata dari du nia, untuk mendapatkan perbandingannya dengan kebenaran ALLAH. Di sinilah umat diproses ke arah kedewasaan rohani yang YESUS sebut sebagai kelahiran yang kedua [lahir baru]. Supaya bisa dirasakan tentang kesewenang-wenangan dunia, kejahatan-kejahatan dunia, ketidak adilan dunia, kebohongan-kebohongan dunia dan didapatinya tidak ada seorangpun yang bisa hidup benar di hadapan ALLAH. Supaya dilihatnya seca ra nyata tentang ketidakbenaran para pendeta, sehingga timbul dihati anda suatu kejenuhan terhadap semua hal yang bersifat duniawi. Di fase inilah orang dimungkinkan untuk meninggalkan keduniawiannya dengan kesadarannya sendiri, bukan atas dasar perintah ALLAH. Kita masih membutuhkan uang, tapi uang sudah bukan lagi segalanya. Kita masih membutuhkan pekerjaan, tapi pekerjaan tidak lagi akan memperbudak kita. Kita masih membutuhkan kasih sayang orangtua, tapi kasih kita terhadap ALLAH lebih besar. Kita masih membutuhkan kasih sayang istri dan anak-anak kita, tapi mereka bukanlah penghalang bagi kita untuk melaksanakan kewajiban-kewajiban kita terhadap ALLAH. Bahkan kasih kita terhadap diri kita sendiripun sudah menjadi hambar. Apa yang buruk bisa kita lihat sebagai kebaikan, sedangkan apa yang baik bisa kita lihat sebagai peringatan keburukan. Kesusahan bisa kita nikmati sebagai kebaikan atau kasih ALLAH, kesenangan membuat kita meningkatkan kewaspadaan. Kemiskinan kita nikmati sebagai kekayaan, kekayaan membuat kita waspada. Kekurangan adalah kelebihan kita, kelebihan kita adalah untuk dibagi-bagikan. Yang kita takutkan adalah mati tua, mati karena penyakit, mati karena kejahatan kita, mati karena ditabrak mobil, dan kematian-kematian yang tidak ada pointnya sama sekali. Sedangkan kematian yang kita doakan/harapkan adalah kematian yang berguna untuk kemanusiaan dan yang untuk ALLAH [sebagai syuhada kebe naran]. Sekalipun kita mendapati diri kita yang tak pernah benar dan tak pernah mencapai kesempurnaan, justru semakin kelihatan bahwa kita ini jahat, berdosa dan mema lukan buat ALLAH [merasa tidak layak/tidak pantas bekerja bagi ALLAH], tapi kita diyakinkan oleh Penebusan yang YESUS telah lakukan untuk kita. Ke sanalah dan kepada DIA-lah kita meletakkan pengharapan keselamatan kita. Maka di saat kondisi kita sudah benar-benar matang di dalam ALLAH inilah kita menerima panggilan pilihan ALLAH: "Dari Mesir KUpanggil anakKU." Di fase ini kita sudah melepaskan diri kita dari Gereja Kebenaran ALLAH. Kita sudah tidak lagi dibawah pemerintahan gereja maupun pendeta. Justru kita akan berdiri di atas gereja dan menghakimi para pendeta itu. Sebab kita sudah dibawah pimpinan ROH KUDUS sendiri secara sepenuhnya. Kita menjadi penyembah- penyembah ALLAH di dalam ROH dan KEBENARAN, sesuai dengan yang dike hendaki oleh ALLAH. Di fase inilah keselamatan kita baru benar-benar terjamin, karena berdasarkan keimanan. Bukan lagi berdasarkan kepercayaan dan keagamaan – lembaga buatan manusia. Kita sudah tidak dikendalikan oleh seperangkat aturan lagi, tapi kita ada lah orang-orang yang beraturan melebihi mereka-mereka yang masih dikerang keng oleh aturan-aturan itu! > Yohanes 4:23-24: "Tetapi saatnya akan datang dan sudah tiba sekarang, bahwa penyembah -penyembah benar akan menyembah BAPA da lam roh dan kebenaran; sebab BAPA menghendaki penyem bah-penyembah demikian. ALLAH itu ROH dan barangsiapa menyembah DIA, harus menyembah-NYA dalam roh dan kebenaran." > Yohanes 3:5: "AKU berkata kepadamu, sesungguhnya jika seorang tidak dilahir kan dari air dan Roh, ia tidak dapat masuk ke dalam Kerajaan Allah." - Air = baptisan. - Kata sambung: "dan" menyatakan bahwa kedua fase itu harus dilewati oleh setiap umat ALLAH. Tidak bisa langsung meloncat ke ROH saja, dan tidak boleh di air terus. Melainkan harus ada peningkatan dari mulai dasarnya. |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar