IV. NUBUAT 2300 PETANG DAN PAGI. Setelah mendapatkan penglihatan-penglihatan dalam Daniel pasal 8, Daniel jatuh sakit untuk be berapa hari. Sehingga Gabriel tidak melanjutkan keterangannya. Kemudian Daniel mencoba menghitung waktu pembuangan yang 70 tahun itu dan berdoa syafaat untuk bangsanya. Daniel membuat pengakuan atas dosa-dosa bangsanya di hadapan ALLAH dan dia memohon diberikan pengampunan. Dan ALLAH menjawab. Gabriel datang kembali untuk memberikan jawaban atas doanya: "70 x 7 masa [490 tahun] telah ditetapkan atas bangsamu dan atas kotamu yang kudus, untuk melenyapkan kefasikan, untuk mengakhiri dosa, untuk menghapus kesalahan, untuk menda tangkan keadilan yang kekal, untuk menggenapi penglihatan dan nabi, dan untuk mengurapi yang mahakudus." – Daniel 9:24-27. Bahwa nubuatan ini berkaitan dengan nubuatan yang terdahulu [Daniel 8:13-14], diterangkan dalam Daniel 9:22-23; "Lalu ia mengajari aku dan berbicara dengan aku: Daniel, sekarang aku datang untuk memberi akal-budi kepadamu untuk mengerti…….maka aku datang untuk memberitahukannya kepadamu, sebab engkau sangat dikasihi. Jadi camkanlah firman itu dan perhatikanlah penglihatan itu." Jelas sekali bahwa waktu 70 x 7 masa itu berkaitan dengan nubuatan 2300 petang dan pagi. Ka- ta-kata: 'ditetapkan' memberikan petunjuk bahwa 70 x 7 masa itu diperhitungkan dengan 2300 petang dan pagi. Atau dengan kata lain, kedua nubuatan itu mempunyai awal yang sama. Kapankah tahun permulaannya ? · Peraturannya sama dengan nubuatan-nubuatan yang lain, bahwa untuk 1 hari dihitung 1 tahun a. Daniel 9:25; "Maka ketahuilah dan pahamilah; dari saat firman itu keluar, yakni bahwa Ye rusalem akan dipulihkan dan dibangun kembali, sampai pada kedatangan seorang yang diu rapi, seorang raja, ada 7 x 7 masa [49 tahun]; dan 62 x 7 masa [434 tahun] lamanya kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan paritnya, tetapi ditengah-tengah kesuli tan." Kuncinya adalah suatu Firman ALLAH yang berisi perintah untuk membangun kembali Ye rusalem dan Bait Sucinya. 150 tahun sebelum Koresy, raja Persia itu dilahirkan, nabi Yesaya, menubuatkan tentang di rinya [Koresy]: "AKUlah yang menggerakkan untuk maksud penyelanatan, dan AKU akan me ratakan segala jalannya; dialah yang akan membangun kotaKU." – Yesaya 45:13. Dan inilah perkataan Koresy, manakala ia mengetahui ada penugasan dari ALLAH: "Begini lah perintah Koresy, raja Persia; segala kerajaan di bumi telah dikaruniakan kepadaku oleh TUHAN, ALLAH Semesta langit. Ia menugaskan aku untuk mendirikan rumah bagiNYA di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa di antara kamu termasuk umatNYA, ALLAHnya menyertainya! Biarlah ia berangkat pulang ke Yerusalem, yang terletak di Yehuda, dan men dirikan rumah TUHAN, ALLAH Israel, yakni ALLAH yang diam di Yerusalem." Ezra 1:2-3. Koresy mengijinkan orang-orang buangan itu pulang kembali ke Yerusalem, dengan tujuan untuk membangun kembali kota itu dan Bait Sucinya yang dihancurkan oleh raja Nebukadne zar. Dan sebagaimana nubuatan itu menyatakan pembangunan itu berada 'ditengah-tengah kesulitan'; benarlah, karena mendapatkan perlawanan [Ezra 4]. Sehingga pembangunan itu berjalan tersendat-sendat. Di zaman Darius perintah itu diulangi lagi, begitu pula di zaman raja Artahsasta. Sehingga ke-3 perintah raja Persia ini dikenal sebagai perintah ALLAH Israel. "Para tua-tua orang Yahudi melanjutkan pembangunan itu dengan lancar digerakkan oleh nubuat nabi Hagai dan nabi Zakharia bin Ido. Mereka menyelesaikan pembangunan menurut perintah ALLAH Israel dan menurut perintah Koresy, Darius dan Artahsasta, raja-raja negeri Persia." Ezra 6:14. Oleh perintah Artahsasta-lah, maka pembangunan itu berlanjut hingga selesai seluruhnya. Karena itu yang menjadi tahun permulaan perhitungan adalah berdasarkan perintah Artah sasta, sebagai perintah terakhir, yakni tahun 457 Sebelum Masehi. b. Ada 7 x 7 masa [49 tahun] kota itu akan dibangun kembali dengan tanah lapang dan Parit nya. 49 tahun dari tahun 457 SM adalah tahun 408 SM, di mana kota itu sudah selesai pemba ngunannya. c. 62 x 7 masa [434 tahun] akan sampai pada kedatangan seorang yang diurapi. 434 tahun dari 408 SM, menunjuk ke tahun 27 Tarikh Masehi, di mana TUHAN YESUS dibaptis oleh Yohanes Pembaptis. TUHAN YESUS menjawab nubuatan ini, Lukas 4:16-21; "ROH TUHAN ada padaku, oleh se bab IA telah mengurapi aku…….Pada hari ini genaplah nas ini sewaktu kamu mendengar nya." d. "Sesudah 62 x 7 masa itu akan disingkirkan seorang yang telah diurapi, padahal tidak ada salahnya apa-apa. Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat ku dus itu, tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah; dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan, seperti yang telah ditetapkan. Raja itu akan membu at perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang selama 1 x 7 masa. Pada pertengahan 7 masa itu ia akan menghentikan korban sembelihan dan korban santapan; dan di atas sayap kekejian akan datang yang membinasakan, sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menim pa yang membinasakan itu." – Daniel 9:24-27. Dari jumlah 70 x 7 [490 tahun] itu sudah dikurangi dengan 7 x 7 [49 tahun] dan 62 x 7 [434 tahun], sehingga sisanya adalah 1 x 7 masa [7 tahun]. Pada pertengahan 7 tahun itu, raja itu menghentikan korban sembelihan dan korban santapan. Itu menunjuk ke tahun 31 TM, di ma na YESUS mati disalibkan. > Tahun 27 TM + 3,5 tahun = Tahun 31 TM. Ketika itu TUHAN YESUS katakan: "Sudah selesai!"- Yohanes 19:30. "Dan lihatlah, tabir Bait Suci terbelah dua dari atas sampai ke bawah dan terjadilah gempa bumi, dan bukit-bukit batu terbelah, dan kuburan-kuburan terbuka dan banyak orang kudus yang telah meninggal bangkit." – Matius 27:51-52. Dengan kematianNYA dan terbelahnya tirai Bait Suci menjadi dua, maka YESUS telah meng hentikan ritual penyembelihan korban dan ritual-ritual Perjanjian Lama lainnya. "Di dalam Hukum Taurat hanya terdapat BAYANGAN saja dari keselamatan yang akan datang, dan bu- kan hakekat dari keselamatan itu sendiri." – Ibrani 10:1. Kata YESUS: "AKU datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk MENGGENAPINYA." – Matius 5:17. Selanjutnya, siapakah raja yang bertanggung-jawab atas penyaliban YESUS ? Tidak lain ada lah Herodes, selaku raja wilayah di sana. Herodes menyerahkan perkara YESUS kepada Pila tus, dan Pilatus menyerahkan pengadilan kepada rakyat banyak. Lukas 23:24-25; "Lalu Pila tus memutuskan, supaya tuntutan mereka dikabulkan………….tetapi YESUS diserahkannya kepada mereka untuk diperlakukan semau-maunya." Dengan demikian genaplah nubuatan yang mengatakan: 'raja itu membuat perjanjian itu menjadi berat bagi banyak orang.' Bagaimana ALLAH menghukum Herodes ? "Dan pada suatu hari yang ditentukan, Herodes mengenakan pakaian kerajaan, lalu duduk di atas takhta dan berpidato kepada mereka. Dan rakyatnya bersorak membalasnya: Ini suara allah dan bukan suara manusia! Dan seketika itu juga ia ditampar malaikat TUHAN karena ia tidak memberi hormat kepada ALLAH; ia mati dimakan cacing-cacing." – Kisah Para Ra- sul 12:21-23. Tentang ini nubuatan katakan: 'tetapi raja itu akan menemui ajalnya dalam air bah.' - Air bah adalah sekumpulan orang banyak. Dari waktu 70 minggu [490 tahun], sekarang tersisa 3,5 tahun lagi setelah ditandai dengan kematian YESUS [Tahun 31 TM], maka 3,5 tahun sisanya dari 1 x 7 masa, menunjuk pada pe ristiwa pembunuhan terhadap Stefanus, sebagai murid YESUS, yang pertama mati syahid. Itu terjadi tepat di tahun 34 TM. Maka lengkaplah kejahatan bangsa Yahudi, bahwa mereka be- nar-benar menolak YESUS secara total. 70 x 7 masa [490 tahun] seperti yang ditetapkan ALLAH sudah mencapai waktunya. Kisah Pa ra Rasul 13:46; "Memang kepada kamulah Firman ALLAH harus diberitakan terlebih dahulu , tetapi kamu menolaknya dan menganggap dirimu tidak layak untuk beroleh hidup kekal. Ka rena itu kami berpaling kepada bangsa-bangsa lain." Roma 11:11; "Maka aku bertanya; Adakah mereka tersandung dan harus jatuh ? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain , supaya mereka cemburu." Dari 2300 tahun yang dinubuatkan telah tergenapi yang 490 tahun, sehingga sisanya adalah 1810 tahun, dan itu menunjuk ke tahun 1844 TM. [dihitung dari tahun 34 TM, kematian Stefa nus]. e. "Tempat kudus itu akan dipulihkan dalam keadaan yang wajar." – Daniel 8:14. Kita lihat skema lebih dahulu: < 1 x 7 > 7 x 7 62 x 7 3,5 th 3,5 th 1810 th sisa !-- ---------------!--------------------!-----------!--------------!----------------------------------------! 457 SM 408 SM 27 TM 31 TM 34 TM 1844 TM > 457 SM : Perintah Artahsasta membangun Yerusalem. > 408 SM : Yerusalem terbentuk. > 27 TM : YESUS diurapi. > 31 TM : YESUS mati. > 34 TM : Kematian Stefanus. > 1844 TM : Kelahiran Gereja Masehi Advent Hari Ke tujuh, sebagai Gereja Kebe- naran masa kini, yang dikiaskan Wahyu sebagai Jemaat LAODEKIA ! Inilah makna dari Pemulihan tempat kudus. Ajaran kebenaran yang di selewengkan Roma Katolik, kini dikembalikan ke posisi asalnya. f. "Maka datanglah rakyat seorang raja memusnahkan kota dan tempat kudus itu." – Daniel 9:26. Firman YESUS: "Kamu melihat semuanya itu ? AKU berkata kepadamu, sesungguhnya tidak satu batupun di sini akan dibiarkan terletak di atas batu yang lainnya; semuanya akan dirun tuhkan." – Matius 24:2. "Apabila kamu melihat Yerusalem dikepung oleh tentara-tentara, ketahuilah, bahwa kerun tuhannya sudah dekat. Pada waktu itu orang-orang yang berada di Yudea harus melarikan diri ke pegunungan, dan orang-orang yang berada di dalam kota harus mengungsi, dan orang-orang yang berada di pedusunan jangan masuk lagi ke dalam kota, sebab itulah masa pembalasan di mana AKAN GENAP semua yang ada tertulis." – Lukas 21:20-22. Ini adalah nubuatan tentang keruntuhan kota Yerusalem dan Bait Suci, serta petunjuk-petun juk TUHAN YESUS untuk menyelamatkan umatNYA dari kebinasaan. Sehingga oleh menurut i petunjuk-petunjuk ini maka tidak ada seorang Kristenpun yang binasa pada waktu itu. "Tanda-tanda dan keajaiban bermunculan mendahului bencana dan malapetaka itu. Pada te ngah malam bersinarlah terang yang tidak biasa di atas Bait Suci dan Mezbah.Diawan-awan terbenamlah matahari terlukis kereta-kereta perang dan bala tentara siap untuk berperang. Imam-imam yang bertugas malam di Bait Suci telah ditakutkan oleh suara-suara misterius. Bumi bergetar dan terdengar suara tangisan banyak orang, "Marilah kita pergi dari sini." Pintu gerbang kota sebelah timur yang besar, yang begitu berat, sehingga dengan susah pa yah bisa ditutup oleh 20-an orang, yang dipasangkan dengan batang-batang besi yang tertan cap dalam pada batu, terbuka pada malam itu dengan sendirinya tanpa ada terlihat yang membuka." – Milman, "HISTORY OF THE JEWS", Buku 13. Setelah tentara Roma dibawah pimpinan Cestius mengepung kota itu, tanpa diduga penge pungan itu dibatalkan, pada saat segalanya sudah siap untuk mengadakan penyerangan sege ra. Kota yang terkepung dan yang tak mempunyai harapan untuk bertahan itu, sudah mau me nyerah pada waktu Jendral Cestius itu menarik pasukannya tanpa alasan yang jelas. Tetapi ALLAH berbelas kasihan itu mengendalikan kejadian itu demi kebaikan umatNYA. Tanda yg dijanjikan telah diberikan kepada orang-orang Kristen yang sedang menunggu. Kejadian-ke jadian semua dibatalkan sedemikian rupa sehingga baik orang Yahudi maupun orang Roma wi tidak akan menghalangi pengungsian orang-orang Krsiten. Pada waktu Cestius dengan pasukannya mundur, orang Yahudi tiba-tiba keluar dari Yerusalem mengejar tentara Roma yang sedang mundur itu. Pada waktu kedua belah pihak terlibat pertempuran, orang-orang Kristen mempunyai kesempatan untuk meninggalkan kota itu. Mereka melarikan diri ke kota Pella, di tanah Perea di seberang sungai Yordan." – "ALFA & OMEGA", Jilid 8, hal. 31. Akhirnya bencana yang mengerikan itu benar-benar menimpa kota Yerusalem pada waktu pengepungan diulangi oleh Titus. Kota itu dikepung pada waktu Hari Raya Paskah, pada waktu berjuta-juta orang Yahudi berkumpul di dalam kota. Maka genaplah nubuatan itu pada tahun 70 TM. Beribu-ribu orang binasa oleh karena kelaparan dan wabah penyakit. Perikemanusiaan tam paknya sudah sirna. Suami-suami merampasi istri-istri, dan sebaliknya. Anak-anak terlihat menjambret makanan dari mulut orangtua mereka yang sudah lanjut usia. "Dengan tangan sendiri wanita yang lemah lembut memasak anak-anak mereka, untuk makanan mereka tat kala runtuh putri bangsaku." – Ratapan 4:10. "Perempuan yang lemah dan manja di antaramu, yang tidak pernah menjejakkan kakinya ke tanah karena sifatnya yang lemah lembut dan manja itu, akan kesal terhadap suaminya sendi ri atau terhadap anaknya laki-laki dan anaknya perempuan karena uri yang keluar dari kan dungannya ataupun karena anak-anak yang dilahirkannya; sebab karena kekurangan segala-galanya ia akan memakannya dengan sembunyi-sembunyi, dalam keadaan susah dan sulit yang ditimbulkan musuhmu kepadamu di dalam tempatmu." – Ulangan 28:56-57. Ini adalah nubuatan nabi Musa, 1500 tahun sebelum peristiwa itu benar-benar terjadi atas bangsa Israel. Suatu kondisi yang tragis sekali mengingat bangsa Israel adalah bangsa yang diistimewakan ALLAH, diantara bangsa-bangsa lainnya. Kata ALLAH: "AKU tidak akan me rasa sayang dan tidak akan kenal belas kasihan." – Yehezkiel 5:11. "Demikianlah AKU lebih menyukai memperlakukan mereka dengan sewenang-wenang dan mendatangkan kepada mereka apa yang ditakutkan mereka; oleh karena apabila AKU me manggil, tidak ada yang menjawab, apabila AKU berbicara, mereka tidak mendengarkan, te tapi mereka melakukan yang jahat di mataKU dan lebih menyukai apa yang tidak Kukehen daki." – Yesaya 66:4. Dan apakah yang mereka ucapkan ketika mereka menyalibkan YESUS ? "Biarlah darahNYA ditanggungkan atas kami dan atas anak-anak kami." – Matius 27:25. Maka serapah itupun benar-benar ditimpakan ke atas mereka. g. "Dan sampai pada akhir zaman akan ada peperangan dan pemusnahan." – Daniel 9:26. Ø "Kamu akan mendengar deru perang atau kabar-kabar tentang perang…………..Sebab bangsa akan bangkit melawan bangsa, dan kerajaan melawan kerajaan." – Matius 24: 6-7. h. "Sampai pemusnahan yang telah ditetapkan menimpa yang membinasakan itu." – Daniel 9:27 Inilah KERAJAAN YESUS KRISTUS, Kerajaan Batu yang terungkit bukan oleh perbuatan ta ngan manusia. Suatu kerajaan yang kekal, yang tidak akan berganti-ganti kepemimpinannya. Kerajaan inilah yang akan membinasakan seluruh kerajaan manusia, baik Besi, Tanah Liat, Tembaga, Perak maupun Emas Babel. Karena itu kita yang merindukannya senantiasa berdo a: "Datanglah KerajaanMU, jadilah KehendakMU." Maka DIA-pun menjawab: "Ya, AKU datang segera." – Wahyu 22:20. "Sebab penglihatan itu masih menanti saatnya, tetapi ia bersegera menuju kesudahannya de ngan tidak menipu; apabila berlambat-lambat, nantikanlah itu, sebab itu sungguh-sungguh a kan datang dan tidak akan bertangguh." – Habakuk 2:3. "Sebab TUHAN Semesta alam menetapkan suatu hari untuk menghukum semua yang cong kak dan angkuh, serta menghukum semua yang meninggikan diri, supaya direndahkan;……… hanya TUHAN sajalah yang Mahatinggi pada hari itu." – Yesaya 2:12, 17. "Tetapi pada waktu bunyi sangkakala dari malaikat yang ke tujuh, yaitu apabila ia meniup sangkakalanya, maka akan genaplah keputusan rahasia ALLAH, seperti yang IA beritakan kepada hamba-hambaNYA, yaitu para nabi." – Wahyu 10:7. "Sebab itu, hendaklah kamu juga siap sedia, karena ANAK MANUSIA datang pada saat yang tidak kamu duga." – Matius 24:44. "Akhir kata dari segala yang didengar ialah: Takutlah akan ALLAH dan berpeganglah pada perintah-perintahNYA, karena ini adalah KEWAJIBAN setiap orang. Karena ALLAH akan membawa setiap perbuatan ke pengadilan yang berlaku atas segala sesuatu yang tersembu nyi, entah itu baik, entah itu jahat." – Pengkhotbah 12:13-14. "Takutlah akan ALLAH dan muliakanlah DIA, karena telah tiba saat penghakimanNYA, dan sembahlah DIA yang telah menjadikan langit dan bumi dan laut dan semua mata air." – Wahyu 14:7.
|
Tidak ada komentar:
Posting Komentar