terus terang saya kaget....
kaget , kalau anda baru tahu masalah itu.
masukkan juga wisma DPR yang gratis dan mobil dinas.
Itu hanya tip of the iceberg pak....
Sebagai perbandingan , pensiunan tentara dan janda tentara
dari bintara dan perwira menengah sekarang ini.
(bapak bapak yang memperjuangkan dan memberikan kita kemerdekaan).
paling rendah , 350.000 / bulan sampai 1.200.000/ bulan.
Silahkan bapak menunggu di bank di Bali dan tanyakan langsung
kepada ibu ibu veteran yang sudah ditinggal suaminya tiap awal bulan.
Terus terang , saya sampai menangis ketika bercakap cakap dengan ibu
itu , yang kebetulan almarhum suaminya bekas anak buah ayah kami
sewaktu berjuang untuk kemerdekaan.
Untuk anda dan rekan rekan sekalian yang tertarik , saya tambahkan.
Ini kisah nyata dari keluarga kami sendiri.
Sebagian dari rekan rekan disini sudah tahu siapa keluarga kami
(maaf ,bukan sombong hanya ingin berbagi kesusahan...)
Ayah kami almarhum , mulai berjuang melawan penjajah ketika beliau
berumur 16 tahun , sebagai pemimpim kompi gerilya dibawah Batara
Igusti Ngurah Rai , setelah kemerdekaan beliau dikirim ke makasar
untuk membasmi pemberontakan DI TII , kami di Makasar selama 18 th,
saya adalah kelahiran Makasar terahir.
Setelah beberapa lama kembali di Bali , Alm. menjabat sebagai wakil Gubernur , diantara jabatan jabatan yang lain termasuk Listibya,
Prawartaka Pura Besakih , Rohaniawan TNI AD dll.
Yang saya ingat , Alm sangat jarang dirumah , karena pengabdian
beliau untuk Bali dan Indonesia.
Terakhir beliau menjadi anggota DPRRI jakarta untuk 1 term.
Selama masa jabatan tersebut , biaya sekolah kami dengan menjual
tanah warisan yang hanya sedikit sekali.
Sekarang point yang penting.
Setiap bulan ibu harus ngantre di Bank untuk mengambil pensiunan janda , sebanyak 750.000 rp dari pensiunan Letkol ditambah pensiunan DPR dan pegawai negeri ( wagub).
Jumlah semuanya total 2.750.000 rupiah/ bulan.
Itu sudah untung sekali , kebanding ibu ibu yang saya ajak bicara di Bank tsb, bagaimana mereka bisa hidup dengan 450.000 rupiah sebulan??
Saya bukan sakit hati , tapi saya jengkel dan marah oleh parasit parasit di Jakarta yang tidak tahu diri sekarang ini.
shanti mohon maaf , mengeluarkan uneg uneg yang sudah lama tersimpan.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, Ikranagara <ikra_twin@...> wrote:
>
> Dear all.
>
> Siang tadi aku merasa lega dan sekaligus bangga sekeluarku dari kantor pajak: dengan membayar pajak tahunan aku merasa lengkaplah diriku sebagai seorang warganegara Republik Indonesia!
>
> Kerja pegawai negeri di kantor itu pun melegakan hatiku karena mereka meladeni dengan baik dan sabar menjelaskan dan memeriksa isian formulir pembayaran pajak pribadiku, sungguh sangat membantu!
>
> Kewajibanku sebagai pembayar pajak telah kutuntaskan dengan baik siang tadi!
>
> Tapi malam ini aku menjadi gerah dan geram menghadapi siaran TV nasional! Yang diungkapkan adalah kenyataan berupa adanya anggota legislatif dan ekskutif di negeriku yang tertangkap melakukan korupsi!
>
> Orang bilang, katanya salah satu motivasi tokoh-tokoh masyarakat itu melakukan korupsi karena gajinya kurang mencukupi. Tapi, berpa sih gaji seorang petinggi kita setingkat koruptor yang tertangkap itu?
>
> Maka aku pun mencari tahu gaji seorang anggota legislatif. Ya, aku khusus mencari tahu kelompok yang satu ini, karena banyak sekali kawan-kawanku maupun kenalanku yang sekarang sibuk dan penuh semangat menjadi Galeg. berbagai parpol yang masih menjamur jumlahnya itu. Dan inilah hasilnya:
>
> Gaji Rutin & Tidak Rutin Anggota DPR RI
>
> Gaji Rutin per satu bulan:
>
> Gaji pokok : Rp 15.500.000
> Tunjangan listrik : Rp 5. 500.000
> Tunjangan Aspirasi : Rp 7.500.000
> Tunjangan kehormatan : Rp 3.000.000
> Tunjangan komunikasi : Rp 12.000.000
> Tunjangan pengawasan : Rp 2.000.000
>
>
> Gaji Rutin per satu bulan: Rp 45.500.000
> Gaji Rutin per satu tahun : Rp 546.000.000
>
> Gaji ke-13: Rp 16.500.000
>
>
> 4X reses per satu tahun sidang: Rp 120.000.000.
>
>
> Gaji tidak rutin:
>
> Membahas RUU Rp 6.000.000 per satu kegiatan.
>
>
> Disimpulkan juga, bahwa penghasilan legal seorang anggota legislatif per satu tahun bisa mencapai Rp. 1 M.
>
> Itulah yang aku dapatkan secara garis besarnya.
>
> Apakah gaji segede itu belum juga mnncukupi
> sehingga masih juga melakukan korupsi?
>
> Ikra,-
> ====
>
>
>
>
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar