Senin, 10 November 2008

Re: [bali-bali] Fw: Seruan pada media TV

Terima kasih atas infonya. Dibawah ini adalah tulisan yang sudah saya kirim ke tvone.
salam,
putu
 
---------------------------------------------
Bali, 11 Nopember 2008
 
Kepada Yth.
Bapak Direktur TVONE
di
Tempat
 
 
Salam Indonesia!
 
Sebagai pemirsa setia TVONE tentu saya sangat berterima kasih atas tayangan-tanyannya selama ini. Khususnya acara-acara dialog dari pihak-pihak yang berseberangan paham. Dengan adanya acara dialog ini kelompok-kelompok yang selama ini hanya ingin didengar berkat acara dialog ini terpaksa mereka harus belajar mendengar sehingga mau tidak mau harus mendengar bahwa di luar kelompok mereka ada juga kelompok-kelompok yang mempunyai pendapat tentang kebenaran terhadap sesuatu sehingga kelompok-kelompok yang selama ini hanya mau didengar sedikit tidaknya akan berpikir bahwa mereka tidak bisa memonopoli kebenaran.
 
Kebenaran mutlak adalah diluar jangkaun pikiran manusia. Oleh karena itu pemahaman sekelompok orang terhadap kebenaran mutlak ini tidak boleh dipaksakan kepada pihak lain. Apalagi kebenaran mutlak yang sudah dituliskan kedalam buku, entah apappun namanya. Kebenaran yang dituliskan dalam buku bukanlah kebenaran mutlak akan tetapi merupakan gambaran dari kebenaran mutlak yang tak terpikirkan itu. Kitab suci, apapun namanya hanyalah sekedar peta, peta dari wilayah kebenaran. Tentu peta tidak akan mampu mengambarkan wilayah kebenaran secara komplit. Apalagi jika peta itu adalah peta lama, tentu sudah ada banyak perubahan dalam wilayah kebenaran tersebut sesuai dengan perkembangan jaman.
 
Media, apapun namana semestinya menyebarkan informasi yang baik bagi masyarakat, bukan informasi yang disukai masyarakat karena yang disukai tidak selalu baik dan yang baik tidak selalu disukai. Kerena media mempunyai peran yang sangat vital dalam mendidik masyarakat maka sudah sepantasnya media hanya menyiarkan hal-hal yang baik bagi masyarkat.
 
Apa yang terjadi saat ini di Indonesia adalah media terlalu bebas menyiarkan segala peristiwa yang entah disadari atau tidak telah membentuk kepribadian masyarakat. Kekerasan yang dilakukan oleh sebagian masyarakat tidak terlepas dari siaran kekerasan yang dilakukan oleh media.
 
Para pemilik modal, atau orang-orang kaya, bisa saja menyewa orang-orang untuk melindungi dirinya atau institusinya. Tapi sampai kapan? Adakah yang bisa bebas dari mekanisme hukum alam, hukum sebab akibat?
 
Penayangan Pengebom Bali(Amrozi cs) olel TVONE secara excessive telah mengubah memperkuat opini sekelompok masyarakat yang selama ini mengganggap Amrozi cs sebagai pahlawan. Dan berkat jasa TVONE para kriminal bom Bali ini telah menjadi celebrities.
 
Manusia yang sesungguhnya belum sepenuhnya manusiawi adalah mahluk yang akan bertumbuh sesuai dengan dimana dan dengan apa merekan ditumbuh-kembangkan. Jika mereka ditumbuh-kembangkan dengan kekerasan maka mereka akan menjadi seorang zombie, begitu juga sebaliknya jika mereka dibesarkan dengan cinta, kasih, kedamaian, maka mereka akan mampu mengasihi, mencintai, dan mendapatkan bahwa dunia ini adalah tempat yang nyaman untuk dihuni.
 
Media belum tentu salah karena jika salah sudah ada UU Penyiaran dan Komisi Penyiaran. Tapi apakah kita hanya akan berbuat minimum seperti yang disyarakatkan oleh UU? Atau kita ingin berbuat lebih sesuai dengan kesadaran kemanusiaan dimana kemanusiaan dalam setiap manusia itu sama.
 
Menghormati dan menghargai kemanusiaan dalam diri setiap manusia merupakan kewajiban dari setiap manusia, baik yang beragama maupun tidak.
 
Semoga caya ilahi selalu menerangi langak kita.
 
Salam,
Putu Kesuma
 


 
Apapun sukumu, apapun agamamu, kau orang Indonesia. Aku cinta Kau. Whoever you are, wherever you are from, you are human being. I love you ~ NIM(National Integration Movement).


--- On Tue, 11/11/08, Anton PS. <cah.gemblung@cyberdharma.net> wrote:
From: Anton PS. <cah.gemblung@cyberdharma.net>
Subject: Re: [bali-bali] Fw: Seruan pada media TV
To: bali-bali@yahoogroups.com
Date: Tuesday, 11 November, 2008, 12:56 PM

Setuju... mari lakukan hal kecil untuk membangun bangsa ini. Berikut beberapa email media, silahkan ditambahkan:

redaksi@staff. detik.com
edaksi@detiksurabay a.com
redaksi@detikbandun g.com
info@tvone.co. id
webmetro@metrotvnew s.com
redaksi@inilah. com
Redaksi@okezone. com
webmaster@rcti. tv
redaksikcm@kompas. co.id
redaksikcm@kompas. com
sripo@persda. co.id


2008/11/11 Putu Kesuma <putukesuma@yahoo. com>
Salam teman-teman semua,
 
Sesuai dengan prinsif hukum aksi-reaksi, sebab-akibat, maka sekecil apapun yang dapat kita lakukan pasti akan ada hasilnya, dan kita tentu tidak usah melulu mimikirkan hasilnya.
 
So, let's do something...
 
Salam,
putu

Apapun sukumu, apapun agamamu, kau orang Indonesia. Aku cinta Kau. Whoever you are, wherever you are from, you are human being. I love you ~ NIM(National Integration Movement).


--- On Sat, 8/11/08, Yudha Renesanto <ryudha@id.ibm. com> wrote:
From: Yudha Renesanto <ryudha@id.ibm. com>
Subject: Seruan pada media TV
To:
Date: Saturday, 8 November, 2008, 1:04 AM


JGD,

Temans,

Beberapa hari terakhir ini acara-acara di TV banyak menyiarkan acara membahasa tentang trio bomber Amrozi CS.
Penggambaran Amrozi CS di siaran-siaran tsb, lebih memposisikan Amrozi CS sebagai pahlawan (mujahid) daripada
pada peran mereka sebenarnya sebagai teroris.

Mari kita layangkan surat protes (fax, email dll) kepada media TV tsb. Bantu ya...Please

Berikut juga saya sertakan salah satu contoh email dari seorang Ibu yg perduli dengan dengan acara-acara seperti itu.

Beberapa alamat dari email TV media dan no faxnya juga saya sertakan.

Salam

----- Forwarded by Yudha Renesanto/Indonesia /IBM on 11/08/2008 12:37 AM -----
"Ibu Bambang" <ibu.bambang@ gmail.com>
11/08/2008 12:25 AM
To
media_tv@one. com
cc
Subject
MUI : Aksi Amrozi CS adalah aksi teror - bukan JIHAD.





Kepada YTH Media TV di Indonesia,

Saya seorang Ibu biasa, yg perduli dan prihatin dengan tayangan di TV akhir-akhir ini, menghimbau
dgn penuh hormat kepada sekalian tv media, untuk men-stop penyiaran acara-acara di TV, yang menggambarkan
bahwa tindakan Amrozi CS adalah suatu tindakan "JIHAD" - seolah olah Amrozi CS adalah pahlawan bangsa.

Mereka adalah murni teroris yg berkedok Islam.
Islam adalah agama pembawa kedamaian, bukan agama terorisme.

Minta tolong di tampilkan "flash back" dari kejadian Bom Bali I dan II.
Perlihatkan pada khalayak ramai hasil perbuatan keji mereka - yg hanya memakan korban rakyat biasa.
Malah ada beragama Islam juga.

Terlampir Ibu sertakan FATWA MUI tentang Terorisme,

Terimakasih sebelumnya atas perhatiannya,

ttd

Ibu Bambang,

Reff Fatwa MUI tentang Terorisme :
http://www.mui. or.id/mui_ in/fatwa. php?id=148

---------- Forwarded message ----------
From: Ibu Bambang <
ibu.bambang@ gmail.com>
Date: 2008/11/5
Subject: MUI : Aksi Amrozi CS adalah aksi teror - bukan JIHAD.
To:
mui-online@mui. or.id
Cc:
ppiindia@yahoogroup s.com, mediacare@yahoogrou ps.com, media-jabar@ yahoogroups. com, jurnalperempuan@ yahoogroups. com, bhinneka_tunggal_ ika@yahoogroups. com, forumkota@yahoogrou ps.com


Salam Hormat,

Terimakasih buat MUI yg terlah memberikan pernyataan tegas bahwa aksi aksi terorisme yg
dilakukan Amrozi CS adalah bukan tindakan Jihad, seperti tertera di artikel di bawah ini :

(ditunggu pernyataan MUI selanjutnya untuk organisasi-organisa si yg terang terangan atau terselubung
lewat pernyataan pernyaataan nya di media, yg menyokong aksi aksi teror yg dilakukan oleh Amrozi CS)


Salam,

http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/04/ 183751/1031280/ 159/salah- kaprah-pahami- jihad

Amrozi Cs Syuhada Atau Teroris?
Salah Kaprah Pahami Jihad

Deden Gunawan
- detikNews


Jakarta - Saban malam warung Teteh Tini selalu ramai didatangi orang. Ada tukang ojek, supir truk, satpam atau tukang parkir. Mereka selama ini menjadi pelanggan tetap warung, yang berlokasi di depan Taman Sari, Jalan Pangeran Tirtayasa, Kota Serang, Banten.

Selain ngopi dan merokok mereka menjadikan warung tersebut sebagai tempat ngobrol. Tema obrolannya  bervariasi, kadang hanya membahas hal-hal ringan kadang hal yang tergolong berat mereka perbincangkan juga. "Kalau seminggu ini yang jadi obrolan soal Iman Samudra dan jihad," jelas Tini kepada detikcom, Sabtu (1/11/2008).

Obrolan tentang Imam Samudra, Amrozi serta Ali Gufron belakangan memang semakin gencar. Terutama dilakukan warga yang tinggal di sekitar kediaman para terpidana mati kasus Bom Bali I tersebut. Misalnya di warung Teh Tini yang berjarak sekitar 500 meter dari rumah keluarga Imam Samudra di Lopang Gede, Kota Serang.

Dikatakan Tini, para pelanggannya umumnya berpendapat kalau Imam Samudra dan kawan-kawannya adalah pahlawan Islam. Mereka  dianggap telah berjihad membela agama. "Saya sering ngotot ma mereka. Saya selalu bilang kalau Imam Samudra cs itu adalah teroris atau pembunuh. Karena Islam itu tidak menyuruh membunuh orang yang tidak berdosa," ujarnya.

Tapi sekalipun Teh Tini berulangkali menjelaskan soal jihad yang salah kaprah dari Imam Samudra dan kawan-kawannya, para pelanggannya tetap dengan pendiriannya dan menganggap eksekusi mati terhadap Imam Samudra tidak tepat.

Pro kontra soal status pahlawan atau teroris bagi tiga terpidana mati Bom Bali I saat ini mulai jadi perdebatan di masyarakat, terutama warga di sekitar tempat tinggal Aamrozi cs.

Di Serang, gabungan  ormas Islam  se Kecamatan Pontang, Serang yang menamakan diri Jaringan Islam Underground (JIUN) menganggap eksekusi yang dilakukan terhadap Amrozi cs tidak tepat. Untuk itu jaringan ini  mengadakan doa bersama menentang eksekusi mati terhadap eksekusi tersebut.

Menurut Molid, salah satu aktivis JIUN, pemerintah wajib mengampuni ketiga mujahid tersebut, bukan malah mengeksekusi. Ia kemudian  menuding kalau eksekusi tersebut lantaran adanya campur tangan asing yang sengaja  menyudutkan umat Islam.

Puluhan orang yang terdiri dari ulama, santri dan santriwati itu berkumpul untuk doa bersama sambil membaca Surat Yasin, di Majelis Al Huda, Kampung Begog, Desa Tembakang, Kecamatan Pontang, Selasa (4/11/2008)

Sementara di Cilacap, Amrozi cs juga mendapat perhatian khusus di mata Front Pembela Islam (FPI). Bahkan, FPI Cilacap bersedia 'mengawal' Amrozi cs hingga liang lahat.  

Ketua DPW FPI Cilacap M Suryo Haryanto mengatakan, kesiapan mengawal Amrozi cs di detik-detik eksekusi dilaksanakan, mengurus, dan mengantarkan jenazahnya hingga ke Lamongan. Tidak hanya itu,  Suryo mengatakan pihaknya juga bersedia menampung jenazah ketiga pelaku bom Bali itu. Bahkan tanah pemakaman juga sudah disiapkan bagi mereka di Cilacap.

FPI yang dipimpin Suryo sebelumnya juga telah menggelar doa bersama di Masjid Baetul Mukminin, Jalan Stapelan Kompleks Balai Desa Sidamulya, Kecamatan Sidamulya, Cilacap. Doa tersebut dimaksudkan sebagai bentuk solidaritas sesama Muslim.

Bentuk dukungan terhadap Amrozi cs yang lebih ekstrem bahkan muncul di Surabaya, Jawa Timur. Sejumlah poster bernada provokatif sempat tertempel di sejumlah titik di wilayah Jambangan dan Kertajaya, Sabtu (1/11/2008). Poster itu berisi kata-kata dukungan terhadap Amrozi cs dan menganggap Amrozi cs sebagai syuhada.

Dengan bermunculannya dukungan terhadap Amrozi cs apakah pemboman yang dikategorikan Amrozi cs merupakan upaya jihad? Abu Rusdan, petinggi Jamaah Islamiyah (JI) mengatakan, Islam tidak mengenal aksi kekerasan. Sebab Islam justru menghendaki adanya kemakmuran buat semua orang. Karena itu, tindak kekerasan tidaklah dibenarkan dalam Islam.

"Apapun bentuk yang mengaitkan Islam dengan kejahatan kemanusiaan merupakan tindak aniaya terhadap kaum muslimin," tegas Rusdan kepada detikcom.

Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) Umar Shihab mengatakan, setiap orang bisa berbeda pendapat soal jihad.
Tapi menurutnya, jika Amrozi cs dikatakan telah berjihad dengan melakukan pengeboman itu merupakan pemahaman yang sangat keliru.

"Dalam Alquran maupun hadis disebutkan kalau jihad tidak selalu harus membunuh. Malah lebih banyak ditekankan
untuk berjihad melalui harta bukan nyawa," jelas Umar Shihab kepada detikcom.

Umar Shihab juga menegaskan,
MUI sudah berulang kali menegaskan kalau tindakan Amrozi cs adalah teroris bukan dalam rangka jihad. Jadi MUI menghimbau kepada pihak yang menganggap Amrozi sebagai suhada agar bertanya kepada ulama yang ahli ilmu. Supaya pemahamannya soal jihad tidak salah kaprah.  

(ddg/iy)


---------- Forwarded message ----------
From: Ibu Bambang <
ibu.bambang@ gmail.com>
Date: 2008/11/2
Subject: Apa tanggapan MUI atas dukungan FPI terhadap Amrozi cs ?
To:
mui-online@mui. or.id
Cc:
ppiindia@yahoogroup s.com, mediacare@yahoogrou ps.com, media-jabar@ yahoogroups. com


Ass.Wr.Wb

Bapak/Ibu yth.

Di dalam artikel yg di muat di kantor berita antara, seperti tertera di website di bawah ini :
fpi kecam eksekusi mati amrozi cs-ancam kirim ratusan anggota


Sekedar menanyakan bagaimana tanggapan MUI terhadap dukungan dari organisasi massa seperti FPI ini terhadap Amrozi cs,
dimana orang orang ini sudah jelas jelas di vonis bersalah atas aksi-aksi teror yg mereka lakukan.

terimakasih atas perhatian nya.

Wass




New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!



Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com. __._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: