Hehehe...ikutan ngrumpi ah, meskipun gak ngikutin dari awal, tapi
kurang lebihnya bisa nyambung. Jadi kalau ada nyaplirnya ya mohon
maaf, boleh kok dilempar mouse...
Sebelum memulai saya cuma ingin mengingatkan diri saya untuk selalu
berbaik sangka kepada orang lain, niat mencari saudara, niat mencari
pemecahan bukan sekedar memenangkan ego.
Saya ingin meluruskan beberapa hal yang saya ketahui tentang fungsi
dan istilah dalam islam yang disebutkan bli NK, sebelum diskusi lebih
lanjut. Biar gak meyimpang kemana mana dulu.
1. Fungsi mushola/masjid adalah sebagai tempat sholat (termasuk boleh
untuk mensholati jenazah meskipun untuk mensholati jenazah tidak harus
di masjid/mushola, dirumahpun bisa, bukan memandikan, memandikan hanya
urgensi aja bila ditempat lain tidak bisa itupun di sumurnya doang
cari airnya, lagian mana bisa memandikan di dalam masjid, bechek
dong....kesian banget tukang pelnya), tempat belajar dan tempat
istirahat sementara bagi perantau.
2. Haram (tidak boleh) : istilah untuk sesuatu hal yang dilarang untuk
memakan atau menggunakan, atau melakukan. Najis (kotoran) : Sesuatu
hal yang bisa merusak kesucian dan hukumnya pasti haram. Sementara
haram belum tentu najis.
Contoh :
Untuk makanan/haram dimakan, contohnya seperti kita diharamkan meminum
bensin, ya karena bisa koit lah....tapi tidak najis
Trus diharamkan makan babi, hanya diharamkan untuk makan tapi tidak najis
Haram digunakan, seperti laki2 diharamkan memakai emas dan sutra, tapi
emas/sutra tidak najis.
Haram dilakukan, berzinah.
Contoh najis: anjing, kotoran, air kencing, hukumnya najis, otomatis
haram dan harus disucikan bila terkena.
Tetapiiii...dalam kondisi terpaksa untuk pengobatan bila dirasa tidak
ada jalan lain, makanan/minuman tersebut dihalalkan, termasuk memakan
anjing sekalipun....
Status patung atau apapun dalam sanggah adalah haram (tidak boleh)
disembah, tetapi tidak najis, sehingga tidak perlu dihilangkan. Umat
islam hanya diharamkan sholat menghadap selain ka'bah (meskipun saat
kita tersesat arah, yang penting hati kita tetap menghadap ke ka'bah).
Anda bisa bayangkan bila kami sholat harus menghadap ka'bah dan tidak
boleh terhalang apapun termasuk patung. Arab bisa tenggelam karena
semua muslim harus berdiam disana, karena diwajibkan sehari sholat 5
kali.
Sebagai penerus pura tersebut, menurut saya haruslah kita menghargai
niat baik si pemilik ide didirikannya masjid tersebut dengan minimal
belajar memahami. Karena tidak ada alasan yang penting yang
mengharusnya si masjid dihilangkan. Karena ibadah bisa dilakukan
ditempat masing masing tanpa harus saling mengganggu, atau tumpang
tindih dengan ketentuan ibadah umat lainnya, toh juga sudah punya
"ruang kerja" masing masing (tentunya itu sudah dibicarakan matang2
sebelum masjid didirikan). Bahkan dengan adanya tempat ibadah tersebut
buat saya malah terlihat romantis, bagaimana dua hal yang sensitif
bisa hidup berdampingan sekian lamanya. Dan herannya kenapa ada orang
yang belum memahami dengan benar tiba tiba punya ide menghilangkan
dan menyebarluaskan ide tersebut.
Dan jangan lupa, umat islam juga diajarkan untuk menghargai agama lain
sama besar dengan agama mereka sendiri, untukmu agamamu untukku
agamaku. terkecuali yang garis keras yaa...jangankan anda, saya
sendiri saja gak paham paham kok, pernah suatu ketika saya & keluarga
dalam perjalanan jawa bali, mampir istirahat di suatu masjid yang
sepertinya milik jamaah tertentu (terlihat dari jubahnya), baru kita
turun dari mobil dalam kondisi kusut masai(saya tidak berjilbab dan
suami pake celana pendek), salah satu anggota jamaah menyambut kami
(sebelum kami memasuki masjid), dan mengatakan maaf airnya habis,
tolong ke masjid sebelah saja, padahal mereka tidak tau apakah kami
sudah berwudlu apa belum. Karena bukan rahasia umum bahwa ada kelompok
islam aneh yang mengharamkan lantai sholat mereka diinjak saudara
sesama muslim (najis, jadi mereka langsung pel begitu kami injak).
Aneh..tapi nyata...
Mudah mudahan gak banyak yang melempar mouse karena nyaplirnya sedikit
jauh.....
LL
--- In bali-bali@yahoogroups.com, I Nengah Sumerta
<nengah.sumerta@...> wrote:
>
> Pak Karma mending berhenti saja jadi orang hindu, saya malu mengakui
> anda sebagi orang hindu jika pola pikir anda seperti itu
>
>
> Karma, I Nengah [Kar] wrote:
> >
> > contoh umat hindu menyembah berhala menurut saya yaitu Patung
> > Dewa-Dewi yang ditaruh di Padmasana serta Pretime yang ditaruh dibale
> > pelik dan yang kompyang
> >
> >
> >
> > Pak Nengah,
> >
> > Tolong jelaskan pernyataan bapak yang tyang ubah dengan font 24 arna
> > merah di postingan bapak sebelumnya.
> >
> > salam,
> > *ngurah beni setiawan*
> > P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really
need to
> >
> > kalau diperbolehkan umat muslim solat dipure saya masih keberatan
kenapa?
> > Sebab kita sembahyang menghadap ke timur sedangkan umat muslim
> > solatnya menghadap kebarat kapan bisa ketemu. Kan kelahi terus
> > mempermasalahkan kiblat dipure, disamping itu pula kalau perlu
> > darmawaca siapa yang kasi MUI atau Parisada berarti perlu 2
> > kitab suci dong dipure (weda dan al'quran). Disamping itu pula
islam mengharamkan menyembah
> > berhala sedangkan umat hindu menyembah berhala.
> > Inilah yang perlu dipikirkan disamping membersihkan mayat dimesjid.
> > Umat hindu tidak menghalalkan darah umatnya yang pindah agama
> > sedangkan agama islam menghalkan darah umatnya yang pindah agama
> > (Himsa untuk islam dan Ahimsa bagi umat hindu)
> > masih banyak deh perbedaan 2 kita, makanya kita belum perlu toleransi
> > sampai sejauh itu kalau mau umat hindu tentram dan damai serta abadi.
> >
> >
> > menurut Pengemponya, Pelinggih yang berbentuk langgar itu dibangun
> > sebagai penghormatan pada Mas Sepuh yang menurunkan Puri Bunutin, jadi
> > semacam pelinggih leluhur ato kawitan jadi bukan masjid dalam pura.
> >
> > Pura Langgar ini merupakan bagian dari Pura Dalem Bunutin tidak
> > berdiri sendiri.
> >
> > Umat muslim tidak membawa mayat kesana hanya sembahyang di Jaba
> > Tengah, tidak boleh masuk ke jeroan, itupun yang haid dan cuntaka
> > lainnya tidak diijinkan masuk ke areal Pura oleh Pengempon
> >
> > unfo dari teman yang nonton acara buka puasa di tran TV tersebut
bilang,
> > > pure tersebut dibangun untuk memenuhi perintah raja yang
berhutang budi
> > > pada tabib muslim yang sudah bisa mengobati beliau
> > >
> > > __
> > >
> > > bongkar saja, supaya purenya tidak leteh kemasukan mayat 2 orang
muslim
> > > sebelum dikubur
> > >
> > > OSSA
> > > oh ya pure tersebut ada di desa bunutin kab. bangli. emang
mesjid itu
> > > baru dipugar katanya sih sbg penghormatan ibu orang di puri itu yang
> > > aslinya beragama muslim. emang orang puri bunutin itu kurang
ajar. masak
> > > ibunya udh kawin dgn orang bali masih dibuatin mesjid? sok
nasionalis n
> > > sok pluralis. padahal coba kalo kita bikin pure diluar bali susahnya
> > > bukan main.
> > > masyarakat didesa bunutin juga banyak yg menyesalkan dibangunnya
mesjid
> > > itu walaupun saat ini masih sedikit yg memanfaatkan mesjid itu untk
> > > solat. tp kedepannnya kan bisa jadi dijadikan pusat solat bagi
muslim di
> > > bangli.
> > > Santhi3x
> > > tks
> > >
> > > --- Pada Sen, 6/10/08, Karma, I Nengah [Kar] <inengahk@ .>
> > > menulis:
> > >
> > >
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar