Sabtu, 04 Oktober 2008

[bali-bali] Re: Amrozi Ingin Kawin Lagi

Kalau saya tidak salah Imam Samudra, Muhklas cs adalah lulusan
Ngruki, Solo dan beberapa dari mereka pernah dilatih secara
professional di Afganistan. Didanai oleh kelompok JI yang sehaluan
dengan Al Qaida.
Kita tidak usah heran, penguasaan computer dan lap top jaman sekarang
ini amat lumrah. Anak-anak SMA tetangga saya dikampung, di Gianyar
amat menguasai laptop/komputer termasuk LINUX programming.
Sebaiknya kita melihat peristiwa secara realitas. Bomb Bali 1 dan 2
sudah banyak memakan korban. Kelompok JI, Mantiqi II atau IV atau
kelompoknya Dr. Azhari jelas terlibat. Anehnya kelompok yang
mengangap Imam Samudra pahlawan justeru 'in the state of denial'.
Mereka menganggap kelompok JI ini dibeayai oleh Amerika atau
Australia kek. THEY BELIEVE WHAT THEY WANT TO BELIEVE. Tanpa melihat
fakta. Mereka melempar batu sembunyi tangan. Memang benar benar
pengecut dan munafik kelas berat.
Suksema,
Made Sutjita

-- In bali-bali@yahoogroups.com, Deden Kung <dedenkungs@...> wrote:
>
> Setuju dengan pendapatnya Pak Putra...Tiyang rasa memang dalam
kasus2 besar yg terjadi di belahan bumi ini dan dibelahan bumi
Nusantara khususnya pasti ada udang dibalik batu..ada banyak
kepentingan orang2 besar bermain di sana..karena ngak mungkin orang
desa seperti Amrozy, Samudra dkk yang mohon maaf secara ekonomi ada
di level bawah...bisa menguasai perangkat computer/laptop dan membuat
bomb kalau tidak di didik secara professional dan tidak didanai oleh
seseorang yg punya power dan dana besar????
>
> Semoga kita lebih bijak di dalam memahami setiap kejadian dan
permasalahan yg terjadi khususnya di bumi pertiwi ini..dan tidak
selalu mengkambing hitamkan agama merka atau suku dan siapapun
mereka...yang jelas mereka pembunuh dan pengecut sejati...amit2 deh
Semoga Tuhan memebrikan pencerahan kepada mereka semua..
>
> Salam,
> Deden Kungs
>
>
>
> ----- Original Message ----
> From: Putra Semarapura <putra_semarapura@...>
> To: bali-bali@yahoogroups.com
> Sent: Friday, October 3, 2008 5:12:05 PM
> Subject: AW: [bali-bali] Re: Amrozi Ingin Kawin Lagi
>
>
>
> pak made,
>
> kasus amrozi sebenarnya sudah di jadikan 'proyek' oleh para
petinggi di negeri ini. kalau amrozi di eksekusi, mungkin sudah tidak
ada cerita lagi yang bisa di diskusikan, para pengacara yang ingin
mendongkrak popularitas akan jadi sepi job order, begitu juga dengan
pejabat kepolisian, kehakiman, kejaksaan, kasus amrozi di jadikan
obyekan untuk bisa cepat promosi naik jabatan...setali tiga uang
dengan kasus 'proyek' penangkapan teroris lainnya yaitu Nurdi M Top,
entahlah apa kesulitan dari para intelijent dan aparat kepolisian
kita untuk menangkap pecundang satu ini. mungkin jejak doi sudah
terdeteksi, hanya di biarkan saja bergentayangan untuk merekrut new
follower lainnya atau di biarkan menikahi gadis desa lainnya. konon
kalau doi cepat di tangkap biaya ataupun anggaran operational dari
aparat bisa di kurangi dalam APBN, jadi menurutnya lebih baik
bermain 'petak umpet' kau kutangkap kau ku lepas...
>
> setuju dengan komentar pak made dan juga komentarnya perdana mentri
australia pak kevin ruud, Amrozi cs ini memang layak di sebut
pecundang yang pengecut. pesakitan seperti ini memang lebih baik di
masukkan di penjara orang sakit jiwa karena mereka ini 'mentally not
stable' atas nama Tuhannya ingin cepat masuk surga karena bernafsu
ingin meniduri 72 bidadari di surga sana, tapi kenyataannya doi takut
mati dan masih doyan mengawini wanita di dunia ini...
>
> salam,
>
> --- madesutjita <madesutjita@ yahoo.com> schrieb am Do, 2.10.2008:
>
> Von: madesutjita <madesutjita@ yahoo.com>
> Betreff: [bali-bali] Re: Amrozi Ingin Kawin Lagi
> An: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Datum: Donnerstag, 2. Oktober 2008, 20:43
>
>
> Aneh benar, kenapa Amrozi cs belum di eksekusi. Sedangkan Tibo cs
> secepatnya dieksekusi setelah divonis hakim. Benar-benar aneh
negeri
> ini.
> Apakah pemerintah RI takut dengan ancaman Amrozi cs atau
> menerapkan 'double standard' dalam eksekusi?
> Bagi kelompok atau golongan tertentu Amrozi cs dianggap sebagai
> pahlawan. Bagi saya mereka adalah pembunuh masal yang pengecut!
> Suksema,
> Made Sutjita
>
> --- In bali-bali@yahoogrou ps.com, Putu Kesuma <putukesuma@ ...>
wrote:
> >
> > Teman-teman semua waspadalah!
> >
> > Tadi pagi saya dengar di radio Voice of America bahwa jika Amrozi
> dkk dieksekusi maka para mujahid-mujahid akan melakukan pengeboman
> lagi.
> >
> > Semoga SBY dan para pembantunya serta yang mulia para anggota DPR
> dan kita mendapatkan kejernihan pikiran setelah sebulan berusaha
> mengekang hawa nafsu, setelah sebulan berjihad akbar berperang
> melawan hawa nafsu.
> >
> > Salam,
> > pkesuma
> > ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
> >
> > Amrozi Ingin Kawin Lagi
> >
> > Cilacap, 1 Oktober 2008 11:56
> > Amrozi, salah satu dari tiga terpidana mati kasus Bom Bali I yang
> kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu Nusakambangan,
> Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, enggan berkomentar soal eksekusi.
> >
> > "Jika tanya eksekusi, `tak bom lagi nanti (aku bom lagi nanti --
> Red)," katanya bercanda kepada wartawan usai salat Idulfitri 1429 H
> di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu, Nusakambangan, di Cilacap,
Rabu
> (1/10).
> >
> > Menurutnya, jika tidak jadi dieksekusi dirinya akan menikah
> lagi. "Jika Allah memberikan umur panjang, saya ingin kawin lagi
> karena dalam Islam kan boleh punya istri empat orang," katanya.
> >
> > Disinggung mengenai calon istri ketiganya, karena sebelumnya
Amrozi
> telah memiliki dua istri, Rachmawati dan Khoriyana, Amrozi justru
> menunjuk Ustad Hasan A Makarim dari Majelis Ulama Indonesia
Cilacap.
> Menurutnya, Ustad Hasan mengetahui rencananya tersebut. "Ustad ini
> yang tahu," katanya, menegaskan.
> >
> > Sementara mengenai rencana eksekusi, Amrozi mengaku tidak pernah
> memikirkannya. Bahkan, dia justru balik bertanya kepada wartawan,
> apakah wartawan siap mati. "Soal eksekusi, berpikir pun saya tidak
> pernah. Saya sekarang tanya, apakah Anda siap mati?" tanyanya balik.
> >
> > Menurutnya, masalah kematian, hanya Allah yang mengetahuinya dan
> kalau memang ada eksekusi, para eksekutornya akan dilaknat Allah.
> >
> > Amrozi merasa yakin jika dirinya dieksekusi, pasti akan ada yang
> membalasnya. Namun dia tidak mengatakan siapa yang akan
> membalas. "Tidak usah saya katakan siapa yang membalasnya, "
katanya.
> [EL, Ant]
> >
> >
> >
> > New Email addresses available on Yahoo!
> > Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and
> @rocketmail.
> > Hurry before someone else does!
> > http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
> >
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: