Soalnya, kalau yang ngeritik itu benar, maka itu berarti dia telah
menolong menemukan kekuranganku untuk selanjutnya bisa aku perbaiki.
Biasanya yang suka dan berani ngeritik aku itu Arifien C. Noer,
guruku dibidang akting. Sayang belioau sudah wafat.
Nah, kalau ternyata ngeritik aku secara ngawur, pastilah ketahuan
belang si pengertik sebagai orang yang tidak faham seni akting. Maka
dialah justeru yang menangis kalau sampai aku paparkan di mana
kesalahannya, bukan? Jelek-jelek aku kan juga dosen teater ---
hehehehe!
Selamat menikmati LP!
Ikra.-
======
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Anton Muhajir" <antonemus@...>
wrote:
>
> selamat, pak ikra.
>
> semoga segera diputar pula di bali. titip pesan aja. ntar kalo ada
yg
> ngritik acting pak ikra, jangan nangis kayak titi kamal. hehehe..
>
> met siap2 lebaran..
>
>
> 2008/9/23 Ikranagara <ikra_twin@...>
>
> > Dear all;
> >
> > Alhamdulillah! Akhirnya 22 September 2008 Laskar Pelangi the
movie
> > ditayangkan di layar lebar Studio One Planet Holiwud untuk
undangan
> > terbatas, yakni para jurnalis dalam dan luar negeri ditambah para
> > pendukung produksi film ini. Tampaknya semua puas! Alhamdulillah!
> > Setelah pemutaran film tersebut, diadakan pertemuan dengan pers
di
> > kafe, masih di lingkungan Planet Holiwud. Yang tampil sebagai
> > pembicara pertama adalah Din Syamsuddin, ketua umum Muhammadiyah,
> > yang datang bersama isteri menonton siang hari itu.
> >
> > Ya, aku sendiri yang baru hari itu, dan aku puas.
> >
> > Din menyatakan pujian yang begitu tinggi untuk film ini
> > yang "menggambarkan kehidupan SD Muhammadiyah, film yang membawa
> > pesan penting bagi bangsa kita" karenanya perlu ditonton oleh
> > seluruh lapisan masyarakat kita, termasuk oleh para pemimpinnya.
Dan
> > secara khusus kepada semua warga Muhammadiyah Din menyerukan agar
> > menyempatkan diri menonton film ini. Juga ditambahkan, bahwa mutu
> > artistik film ini ini pantas untuk dijagokan di berbagai festival
> > film di mancanegara untuk mengharumkan nama bangsa kita
yang "masih
> > banyak menanggung beban persoalan berat" sekarang ini.
> >
> > Jadi, dalam bahasa penelaah seni, film ini dipujikan sebagai
karya
> > seni "engage" yang berhasil mencapai mutu artistik tinggi. Dan
aku
> > sependapat dalam hal ini.
> >
> > Juga, apa yang aku harapkan tampil, hyakni momen-momen dramatik
itu,
> > tampkil dengan keseriusan yang memukau, bahkan berhasil
> > menyentuh ;perasaanku (touching), selain juga keriangan hidup
masa
> > kanak-kanak berdampingan dengan kepahitan hidup akibat beban
ekonomi
> > justeru di sebuah pulu yang tergolong kaya raya sumber alamnya!
> >
> > Ada adegan yang aku cemaskan sebelum menyaksikan film ini, yaitu
> > adegan percintaan antara Ikal dan A Ling. Aku khawatir kalau
adegan
> > itu ditampilkan secara klise atau bahkan vulger, tapi
Alhamdulillah
> > bagian ini ditampilkan dengan puitis sekali, sehingga
membangkitkan
> > nostalgia indah masa remaja kita saat pertama tersentuh rasa
cinta
> > yang erlotis itu. Puisi indah ini pun diwarnai dengan keriangan
dan
> > kelucuan masa remaja yang sungguh bernuansa naivitas tapi sekali
gus
> > murni itu... amboi!
> >
> > Adegan cerdas tangkas pun digarap menuju klimaxnya yang menyentuh
> > perasaan kita! Ya, aku sudah membaca skenarionya, juga bukunya,
maka
> > aku menyangka adegan ini tidak adan membuat aku terlibat, bukan?
> > Tapi nyatanya Sutradara, kameraman dan editornya luar biasa:
mereka
> > mampu menjebakku untuk ikut dan larut ke dalam peristiwa yang
> > digiring ke arah klimax kemenangan Lintang atas Juri!
> >
> > Memang, seni pada dasarnya bukanlah hanya masalah "what"
dan "who"
> > tapi yang terpenting adalah "how"-nya: bagaimana sutradara,
editor,
> > kameraman menyajikan peristiwa itu! Kesuksesan segmen percintaan
> > Ikal dan A ling juga sama halnya, yakni kesuksesan "how" ini.
> > Itulah sebabnya aku menyatakan puas setelah menyaksikan film ini
> > untuk pertama kalinya. Termasuk adegan-adegan yang aku ambil
bagian
> > di dalamnya -- Alhamdulillah!
> >
> > Petang nanti, 23 September akan ada Gala Primer untuk undangan
yang
> > lebih luas, dan pada 24 September akan mengundang kenalan dan
> > kluarga para pendukung film ini. Baru pada 25 September film ini
> > dibuka untuk publik luas di 75 layar lebar yang bertebaran di
> > berbagai kota di negeri kita, yaitu jaringan bioskop "21," jadi
> > bukan hanya di Jakarta saja.
> >
> > Kami sudah berusaha, dan masih terus berikhtiar untuk
mensukseskan
> > film ini, maka kami pun berdoa kehadirat-Nya agar mendapatkan
> > Hidayah-Nya. Amien!
> >
> > Ikra.-
> > ======
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> Anton Muhajir | http://rumahtulisan.com
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar