Akhirnya.. begitulah...
lebih baik memilih atur jarak ( apenimpugan .... Superman).
sambil duduk manis menonton dan menunggu....
Masalahnya Bali akan selalu ada dikalbu ( seperti lagu.. e'hmmm)
Seperti sesonggan Bali : "you can take the boy out of the country,
but you can't take the country out of the boy.."
nak keto pawisik balian sakti menguwer duges kajang kliwon ibi.
shanti is singing .. welcome to my pair of dice....
written by bandar kocok dan bola adil.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Asana Viebeke Lengkong" <asanasw@...> wrote:
>
> BAGAIMANA SIH MAU STOP PENDATANG DARI LUAR BALI....????
>
>
>
> KAPOLDANYA BUKAN ORANG BALI
>
> PANGLIMA PERANGNYA BUKAN ORANG BALI
>
>
>
> PENGIKUTNYA BANYAAAAAAK BANGET YANG TERUS MENETAP DI BALI... GIMANA
> COBA.....
>
>
>
> YANG JELAS MASALAH KEPENDUDUKAN ITU HARUS ADA BATASANNYA SESUAI DENGAN
> DEPLETION MECHANISM - ISLAND PLANNING... PLANNERNYA BUKAN ORANG BALI
> JUGA....
>
>
>
> YOU KNOW GUYS.... LET ME BE CRUEL A BIT WITH YOU ALL...............
> BALINESE..... WAKE UP!!!!!!!
>
>
>
> Salam cinta,
>
>
>
> Vieb
>
>
>
> From: bali-bali@yahoogroups.com [mailto:bali-bali@yahoogroups.com] On Behalf
> Of IGusti Agung
> Sent: 07 Agustus 2009 11:54
> To: bali-bali@yahoogroups.com
> Subject: [bali-bali] Re: 250 taxi baru utk Bali VS car free day..
>
>
>
>
>
>
> bli sugi.ld n clr.
> Semetons sami,
>
> Apa yang dikatakan Bli Sugi , itu hanya "the tip of the iceberg".
> Hanya yang tampak dipermukaan saja , yang diluar commercials ,
> untuk private usage , jumlah pertambahan itu bisa dalam waktu
> kurang dari 6 bulan dan dalam sebulan untuk kendaraan roda dua.
> Itu hanya kendaraan yang diregister di Bali saja , belum lagi kendaraan yang
> masih registrasinya diluar Bali , yang sering kita
> lihat dijalan.
>
> Bagi rekan yang nyangkul di LN dan kembali pulang kampuang , akan
> merasakan apa yang dirasakan oleh Bli Sugi .
> Begitu keluar dari airport , muka rasanya seperti ditampar ,perasaan gugup
> mulai menjalar bercampur rasa takut ,juga perasaan marah tanpa alasan.
>
> Teruuus.. gimana donk solusinya ? To be perfectly honest,
> I DON'T KNOW.......yang ketemu malah dilema dan dilema serta dilema,
> terbenturnya malah kembali ke rakyat dari segi employment , culture dan
> religion , yang menjadi pembentuk dasar moral dan attitude kita.
>
> Kalau public transport dibenahi dan berjalan sesuai rencana dan idaman ,
> lantas lapangan kerja apa yang bisa disediakan untuk sopir bemo dan private
> transport commercial lainnya yang dipengaruhi?
>
> Kalau quota kendaraan ditekan nomernya , bagaimana dengan yang bekerja di
> dealer itu sendiri ? Dan banyak lagi yang terpengaruh
> bagi mereka yang bekerja dibidang engine mechanic , dllnya.
>
> Kalau ini dijalankan , maka kita akan lihat angka criminal akan melonjak dan
> penjara yang sudah over loaded tambah numpuk.
> Setelah pikir pikir lamaaaa sekali ( sampai kepala keluar asap dan
> "tidak makan uang rakyat sepeserpun").
> Akhirnya saya hanya ketemu satu solusi yang "racist dan kejam "
> "STOP PENDATANG DARI LUAR BALI", is the only way to save Bali.
>
> Lihat pada bulan September hari jumat siang , perhatikan lalin sekitar anda
> , sangat nyata terlihat , lebih dari setengah traffict dijalan itu erat
> hubungannya dengan "agama".
>
> September , banyak dewasa ayu untuk pernikahan dan ngaben , jumat siang
> saudara kita penganut Islam ke Masjid untuk sholat.
> Kalau anda bisa mendapatkan tempat parkir mobil disekitar pasar Kumbasari
> dan sekelilingnya pada hari jumat siang , berarti anda sudah menang Togel.
>
> Bagi rekan rekan yang peduli dengan Bali , dan mencoba mencari solusi
> untuk Bali kita yang tercinta , mungkin akhirnya anda temukan jawaban yang
> sama seperti saya.
> Atau memilih keluar dari Bali agar tidak bikin tambah penuh,.hehee..
> Btw , menyambung percakapan BOS di Sanur akhir tahun lalu.......
> Skype name saya : agungpindha , kebetulan saya juga host salah satu room di
> CamFrog , di room Spiritual Universal.. plz add me in ur address book...plz
> drop in dikamar saya..
>
> shanti , you have to be cruel to be kind.
>
> --- In bali-bali@yahoogroups.com <mailto:bali-bali%40yahoogroups.com> ,
> sugilanus@ wrote:
> >
> > Semetons,
> >
> > Saya mendarat di Bali, langsung dpt informasi dari supir taxi Blue Bird,
> katanya, "Juli-Agustus ini ada penambahan 250 taxi Blue Bird. Belum taxi yg
> lainnya. Taxi lain menuntut, maunya didemo, akhirnya yg lainnya nambah
> juga."
> >
> > Nah, apa kata dunia kalau ada program "meredam polusi dan bersepeda" tapi
> taxi tak dibatasi?
> >
> > Walah... Baru 15 menit di Bali sdh dpt kejutan. Maunya santai main tenis
> atau main kano di Sanur tapi.. Kok 250 taxi plus plus mengganggu weekend.
> >
> > Bli gung Oz, shanti on vac but...
> >
> > Ngiring bligbagang, sinampura,
> > SL
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Sent from my BlackBerryR
> > powered by Sinyal Kuat INDOSAT
> >
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar