Kawin dengan seorang pangeran itu impian semua perawan.... hehehe kan cerita cerita bagus dari dulu...
Tapi yang jelas saya lihat disini adalah bagaimana kita menekan orang kita sendiri (kasus Prita), ya kalau Malaysia yang di tekan kan bukan bangsa nya sendiri tapi bangsa lain.... (kasus Manohara)...
From: bali-bounce@lp3b.or.id [mailto:bali-bounce@lp3b.or.id] On Behalf Of nyoman suwela
Sent: 07 Juni 2009 10:59
To: bali@lp3b.or.id
Subject: [bali] Re: MANOHARA & PRITA
| YANG JELITA DAN JELATA MANOHARA DAN PRITA atau MANUKWARA, tarian di Bali? He..he..he... Bagi saya jelas bedanya. Apa yang dialami Manohara, kemungkinan sangat kecil dialami oleh setiap orang. The possibilty of being married by a prince is bloody remote. Tetapi, apa yang dialami oleh Ibu Prita bisa menimpa setiap orang. Oleh karena itu, bisa dipahami kalau apa yang menimpa Ibu Prita mendapat dukungan demikian luasnya. Saya ingat dengan suatu tulisan di suatu T-shirt: Law like spider web. It catches a fly but lets a hawk goes free. Yang penting kita harus bisa menarik pelajaran dari kasus Ibu Prita ini for the best or for the worst. C U soon. NS
|
__._,_.___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar