Minggu, 12 April 2009

Re:Bls: [bali-bali] Re: Kasus gambar Tuhan Yesus

no worries Dian ,
semua ok ok saja koq , tengkyu very big atas kepeduliannya.
Semua kita hanya berusaha dalam diri masing masing untuk mempraktekan HAM ( hak Azasi untuk Melihat ) dari segala sudut.

Semua kita masih dalam lingkaran Karma ( hukum Aksi Reaksi ).
Saya lihat tulisan mas Leo bukan provokator , karena provokator adalah aksi , bagi saya tulisan mas Leo itu reaksi boleh dibilang "delayed reaction " dari ulah orang orang agama yang tidak
henti hentinya merampas HAM , seperti UUP dan sexual expression dll.

Mungkin karena saya mengenal Mas Leo personaly , jadi saya lebih mengerti what and why nya tulisan mas Leo , dan sebagai orang yang punya principle , saya yakin mas Leo akan terus berjuang demi penegakan HAM. Seperti Pak Sapi.. oops sorry.. maksud saya Pak Safei ( Kapolres baru kita di Bali ) yang menganjurkan tourist tidak berbikini dijalan.Mas Leo dan saya sendiri dan banyak rekan lain akan menentang "kebijaksanaan" itu , walaupun mas Leo bukan orang Bali ,tapi tetap saja itu menentang HAM ( Hak Azasi Memakai bikini di jalan).

Saya hanya melihat apa adanya saja ( karena saya hanya orang goblog yang simple... ...tapi jangan nae bilang bilang ya..?)
Apa yang terpajang di mail list ini , bagi saya hanya kaca "cermin",
apa yang terlihat dalam cermin itu adalah tidak lain dari bayangan kita sendiri .Kalau saya lihat cermin biasanya yang kelihatan monyet.

UUP dan jenis lain perampasan HAM oleh orang orang agama itulah provokatornya / aksinya , sedangkan tulisan mas Leo hanya reaksi dari
dari orang orang yang SDSK ( sok kenal dan sok dekat ) dengan Tuhan.
Yang jelas saya tidak setuju dengan asal ban tulisan yang kita "ANGGAP" provokasi atau menyakiti kita ( bagi saya pribadi , hanya orang yang lemah hati yang mudah sakit hati ).

Maillist ini bukan mailist MUI , yang main ban atau mengeluarkan fatwa tiap ada sesuatu yang dianggap membahayakan keyakinan berTUHAN.
Itu hanya membuktikan kontradiksi dari orang orang beragama , karena kalau sudah "yakin", seharusnya tahan godaan dan tahan banting juga water proof samapai kedalaman 1000 mtrs.
Kalau sudah yakin , ya yakin... nggak perlu sakit hati , sakit pinggang , sakit gigi..et cetera.

shanti is dompetnya sakiiit...

--- In bali-bali@yahoogroups.com, Hapsarina Dianti <hdianti@...> wrote:
>
> Y ampyuuun...! Jaman sekarang masih ada tho orang yang lebih seneng didengar en ogah mendengar??? Ini nih tipe orang yang hobi bikin rusuh alias provokator.
>  
> Sorry y bli Gung Pindah klo ngikut kata situ untuk bebas memilih (HAM) membaca ato tidak membaca, mbok y disebar luaskan ke masyarakat Indonesia supaya gak ada tuh kerusuhan di Indonesia. Secara umum anarkis d Indonesia tak sedikit yang disebabkan oleh provokator ituhh... Kalo bli Gung bilang saat bertemu dia biasa-biasa saja, well, sori y gak maksud hina temen situ. But maybe dia psikopat??? Gejala psikopat y kayak gitu deh... Gak tau deh, kayaknya dia gak terima dengan dunia yang beraneka ragam ini. Ato kalo lebih tepatnya, gak terima dengan keadaan diri sendiri.
>  
> Bli Benny, I totally agree with you. Masak ada nyamuk gigit kita gak rasa sakit? Gile kali yeeee??? Emang kudu ada di dunia ini orang yang hobi bikin sensasi dengan cara buruk. Menyindir (kalo gak boleh bilang menghujat..) secara terselubung akan agama lain. Seperti kata Homer Simpson, sometimes we need to make others look bad in order to make us look good. Kalo emang dianya gak bisa menjaga keutuhan milis ini dengan menghormati orang lain y sumpahin ajah. Lumayan kan kalo dia kumat, kita sumpahin rame-rame... Efek ganda, double impact gtu kata orang. Ato malah multiple Impact?
>  
> Bli Raka, coba ganti konsep pemikiran gini: "selalu ada buah rusak dalam keluarga apel". Dalam kasus ini buah rusak keluarga milis Bali Bali y dia itu. Emang kita yang waras kudu lebih ngalah sama yang sakit jiwa. Kalo dia email lagi gak usah repot-repot dibuka untuk dibaca. Bukan suudzon atawa pikiran buruk, but keep in mind "the psycho is in the go, so let's just let go" alias seperti saya bilang tadi k bli Benny: dia lagi kumat, yang waras ngalah. So kita gak perlu tercemar hal gak penting macem dia. Wasting time gityu loch... Bersimpatilah pada dia karena dia lagi sakit, hati dan pikiran, karena gak bisa mampu punyai "the perfect world".
>  
> Buat bli Gajahdps (sorry I dunno ur name bro...). Yang kelola milis ini ajah gak peduli, ngapain kita repot? Tunggu waktu ajah sampe keadaan parah, kali dia ngeh musti ngapain. Kita disini kan dalam rangka cinta Bali, let's keep the spirit. Narsis Bali boleh banget kali yee di sini... Yang gak cinta Bali, atawa narsis agama en diri sendiri seperi kata Kris Dayanti: I'm sorry goodbye...
>  
>  
> Yukk mari bapak-bapak.... saya permisi dulu
>


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: