Senin, 06 April 2009

Re: Bls: [bali-bali] cerita dongeng punah?

Yang penting, Dongeng bali perlu ditulis dalam buku, dibuat komik dan ..  kalau bisa buat film cartoon!!   Saya mau banget menerjemahkan "Sprookjes van Bali" oleh Prof Hooykaas.. tapi kok belum ada waktu niiihh...  walau sudah dicertakan kepada cucu-cucu- ku.. nah kalah kan kalian yang baru punya anak,.. hehe..
Biang Bulan

2009/4/7 IGusti Agung <agungpindha@yahoo.com>


mulai saja dari diri sendiri dulu ,
selalu menyempatkan diri membaca dongengan untuk anak atau keponakan
setiap malam sebelum tidur , mulai dari umur setahun /2 oton.
Dibawah umur setahun , menidurkan anak dengan lagu lagu bali seperti pucung , pupuh sinom dll.

Anjurkan juga kepada keluarga dekat semuanya juga , biasakan itu..
walaupun tidak punya buku satua Bali , boleh pakai buku apa saja dulu, yang penting satuanya diganti pakai satue Bali.
Anak umur setahun belum bisa baca , maka masih bisa diuluk uluk ,
yang penting satuanya satue Bali , bukunya nggak masalah.

Kurangi mejejahitan malam malam untuk mebanten di Sanggah kemulan ,
karena yang nyeneng di Kemulan sudah lahir kembali , jadi runguang panake malu , sama artinya dengan membanten di leluhur.
Jeg demen sajan nyakitin punyan Nyuh.. , terus alap busung anake..
Pohon kelapa itu anugrah Betara Ciwa , adi sakitin terus anake??

@ Bli Ngurah Beni bagus mekeplug sekadi bulan,
gelisang amake meduwe anak alit , mangde wenten satuin siap selem,
mangde ten pocol koleksi buku druwene... hehehe...

shanti , ade kone tuturan satue... men..men..men..



--- In bali-bali@yahoogroups.com, dayu sri <dayu_sri2008@...> wrote:
>
> nah wacana yang sangat bagus, hanya apa yg bisa kita lakukan untuk melestarikannya ?
>
> ayoo kita berbuat apa yg kita bisa, bentuk club cerita anak-anak ? ataukah lomba mendongeng utk ibu ibu ?
>
>
>
> Lihat perkembangan banjar anda setiap hari di http://www.e-banjar.com
> Program pemberdayaan krama banjar ikuti pelatihan IT gratis di sanggar banjar dan sanggar Rimodari Telkom untuk Krama Bali hub.0361-243577
>
> --- Pada Sen, 6/4/09, Asana Viebeke Lengkong <asanasw@...> menulis:
>
> Dari: Asana Viebeke Lengkong <asanasw@...>

> Topik: [bali-bali] cerita dongeng punah?
> Kepada: bali-bali@yahoogroups.com, bali@...

> Tanggal: Senin, 6 April, 2009, 6:14 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Subject: tradisi mendongeng di bali, punah (?)
>
>  
>
> Tradisi mendongeng dengan bahasa Bali hampir dipastikan
> akan segera menjadi kisah lalu. Ratusan bahkan mungkin ribuan versi cerita-cerita
> yang biasanya dituturkan di rumah-rumah akan segera memasuki fase mati suri..
> Sebaliknya tradisi membaca, tidaklah menjadi pengganti kekosongan tradisi
> mendongeng ini. kekosongan proses pengayaan rasa ini makin menguat dan tidak
> bisa lagi dianggap tidak serius.
>
>        Pola asuh keluarga Bali kini jauh dari tradisi
> mesatue; yang biasanya dilakukan oleh nenek, tante ataupun seorang tetangga
> yang dituakan. Dalam tradisi mesatue itu dituturkan berbagai cerita untuk
> membangun wawasan mengenai hidup: dari i bawang lan i kesuna, siap selem, i
> sugih lan i lacur, i belog, cerucuk kuning dll kemudian cerita-cerita yang
> bermuara dari cerita panji; itihasa, mahabrata dan ramayana juga berbagai
> mitologi di berbagai desa yang pelahan tidak sempat lagi dituturkan.
>
>          Hilangnya tradisi mesatue ini akan berdampak
> pada kekayaan bahasa bali juga kualitas penggunaan bahasa bali, yang relatif
> menurun digunakan dalam proses komunikasi, dampak terdekat dari kondisi ini
> adalah rasa bahasa bali masyarakat bali akan segera menurun.Kemudian hilangnya
> materi cerita yang dalam tradisi mesatue menjadi penuh variasi dan improvisasi,
> pada kondisi ini; hilangnya alih kemampuan bertata krama dan berkomunikasi yang
> berdampak pada proses komunikasi di dalam pergaulan.
>
>          Ancaman yanag serius dari tradisi yang hilang
> ini adalah percepatan terhadap punahnya bahasa bali, walaupun di sekolah dan 
> wilayah publik telah dilakukan upaya menguatkan tradisi penggunaan bahasa bali
> ,namun bangunan rasa itu tidak terbangun dari akar pengasuhan yakni di rumah
> dan di dalam keluarga.
>
>          Dan apabila  kelak ini menjadi kenyataan maka
> proses tradisi yang dimanis serta proses budaya akan stagnan; barangkali ini
> perlu dicermati sebab Bali sangatlah bergantung kepada proses kreatif; yang
> berakar tidak saja pada tradisi agraris (yang juga pelahan lenyap) juga berakar
> kuat kepada budaya tuturnya.
>
>  
>
> salam
>
> cok sawitri
>
>  
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
> http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer/
>




__._,_.___


Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: