Dari: IGusti Agung <agungpindha@yahoo.com>
Kepada: bali-bali@yahoogroups.com
Terkirim: Selasa, 7 April, 2009 09:57:51
Topik: Re: Bls: Bls: [bali-bali] cerita dongeng punah?
hehehe...Bli Ngurah ,
Inngih janur kuning dumun , sakewanten ten dados me Siti Nurbaya,
harus diatas 18 tahun keatas ....
symbol tokoh Kumakarna niki menawi pateh sekadi tokoh Adipati Karna,
hanya bedanya tokoh Kumbakarna manut ring darmaning Ksatrya ,
baik buruknya pemimpin dan negara saya , akan tetap saya bela.
Kelemahan darma Ksatrya niki , hanya dalam pemimpinnya ( Dasa Muka ),
mempertahankan pemimpin yang tidak bijaksana , sudah pasti akan membawa negara itu keambang kehancuran , seperti Alengka sendiri.
Berlawanan dengan tokoh Wibisana , yang tidak enggan menentang kelaliman dan kesalahan , walaupun itu pepmimpin atau saudaranya sendiri , walaupun resikonya dia diusir dari negaranya sendiri.
Beda antara kedua tokoh tersebut , yang satu mempraktekan kesetiaan
sebagai warga negara , yang satu lagi mempraktekan kesetiaan kepada kebenaran Dharma.
Seandainya Rahwana mau mendengarkan dharma , kemungkinan Alengka tidak akan hancur , tapi karena Egonya besar dan yakin akan pembelaan saudaranya ( Kumbakarna dan Wibhisana) dan saudarinya ( Surpa Kenaka ) serta patih andalannya ( Maricha) ,apalagi raja kuat seperti Kubhera saja dikalahkan dan merebut Alengka darinya.
Jadi , kalu tyang sendiri lebih condong dengan tokoh Wibisana.
Bagi tyang , kesetiaan terhadap negara hanya berlaku dalam negara itu sendiri , tapi menjalankan Dharma akan berlaku dimana mana.
Dimana bumi dipijak , disana semut menggigit , semprotkan Baygon sayang...... ...tapi tyang lebih simpaty ke tokoh Adipati Karna.
gungpin ,shanti shanti shanti
--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, ngurah beni setiawan <setiawan_beni@ ...> wrote:
>
> Bli Gung Pindha sane wangiyang titiyang,
>
> Tyang durung mejanur kuning, jadi langkah mejanur kuning itu dulu yang ingin dilewati wawu meduwe nak alit.
> Terlepas dari (akan) punahnya satua Bali, baru saja kemarin malam tyang baca buku etika Jawa yang berisi sosok-sosok Itihasa Ramayana dan Mahabarata.
>
> Tyang sangat tertarik dengan sosok Kumbakarna. Kenapa? Silahkan direnungkan sendiri .
> Ingat dengan Kumbakarna, jadi ingat juga dengan tokoh Sangut dalam pewayangan.
>
> rahajeng,
> ngurah beni setiawan
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
>
>
>
>
> ____________ _________ _________ __
> Dari: IGusti Agung <agungpindha@ ...>
> Kepada: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Terkirim: Selasa, 7 April, 2009 09:16:16
> Topik: Re: Bls: [bali-bali] cerita dongeng punah?
>
>
>
> mulai saja dari diri sendiri dulu ,
> selalu menyempatkan diri membaca dongengan untuk anak atau keponakan
> setiap malam sebelum tidur , mulai dari umur setahun /2 oton.
> Dibawah umur setahun , menidurkan anak dengan lagu lagu bali seperti pucung , pupuh sinom dll.
>
> Anjurkan juga kepada keluarga dekat semuanya juga , biasakan itu..
> walaupun tidak punya buku satua Bali , boleh pakai buku apa saja dulu, yang penting satuanya diganti pakai satue Bali.
> Anak umur setahun belum bisa baca , maka masih bisa diuluk uluk ,
> yang penting satuanya satue Bali , bukunya nggak masalah.
>
> Kurangi mejejahitan malam malam untuk mebanten di Sanggah kemulan ,
> karena yang nyeneng di Kemulan sudah lahir kembali , jadi runguang panake malu , sama artinya dengan membanten di leluhur.
> Jeg demen sajan nyakitin punyan Nyuh.. , terus alap busung anake..
> Pohon kelapa itu anugrah Betara Ciwa , adi sakitin terus anake??
>
> @ Bli Ngurah Beni bagus mekeplug sekadi bulan,
> gelisang amake meduwe anak alit , mangde wenten satuin siap selem,
> mangde ten pocol koleksi buku druwene... hehehe...
>
> shanti , ade kone tuturan satue... men..men..men. .
>
> --- In bali-bali@yahoogrou ps.com, dayu sri <dayu_sri2008@ ...> wrote:
> >
> > nah wacana yang sangat bagus, hanya apa yg bisa kita lakukan untuk melestarikannya ?
> >
> > ayoo kita berbuat apa yg kita bisa, bentuk club cerita anak-anak ? ataukah lomba mendongeng utk ibu ibu ?
> >
> >
> >
> > Lihat perkembangan banjar anda setiap hari di http://www.e- banjar.com
> > Program pemberdayaan krama banjar ikuti pelatihan IT gratis di sanggar banjar dan sanggar Rimodari Telkom untuk Krama Bali hub.0361-243577
> >
> > --- Pada Sen, 6/4/09, Asana Viebeke Lengkong <asanasw@ > menulis:
> >
> > Dari: Asana Viebeke Lengkong <asanasw@ >
> > Topik: [bali-bali] cerita dongeng punah?
> > Kepada: bali-bali@yahoogrou ps.com, bali@
> > Tanggal: Senin, 6 April, 2009, 6:14 PM
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Subject: tradisi mendongeng di bali, punah (?)
> >
> >
> >
> > Tradisi mendongeng dengan bahasa Bali hampir dipastikan
> > akan segera menjadi kisah lalu. Ratusan bahkan mungkin ribuan versi cerita-cerita
> > yang biasanya dituturkan di rumah-rumah akan segera memasuki fase mati suri..
> > Sebaliknya tradisi membaca, tidaklah menjadi pengganti kekosongan tradisi
> > mendongeng ini. kekosongan proses pengayaan rasa ini makin menguat dan tidak
> > bisa lagi dianggap tidak serius.
> >
> > Pola asuh keluarga Bali kini jauh dari tradisi
> > mesatue; yang biasanya dilakukan oleh nenek, tante ataupun seorang tetangga
> > yang dituakan. Dalam tradisi mesatue itu dituturkan berbagai cerita untuk
> > membangun wawasan mengenai hidup: dari i bawang lan i kesuna, siap selem, i
> > sugih lan i lacur, i belog, cerucuk kuning dll kemudian cerita-cerita yang
> > bermuara dari cerita panji; itihasa, mahabrata dan ramayana juga berbagai
> > mitologi di berbagai desa yang pelahan tidak sempat lagi dituturkan.
> >
> > Hilangnya tradisi mesatue ini akan berdampak
> > pada kekayaan bahasa bali juga kualitas penggunaan bahasa bali, yang relatif
> > menurun digunakan dalam proses komunikasi, dampak terdekat dari kondisi ini
> > adalah rasa bahasa bali masyarakat bali akan segera menurun.Kemudian hilangnya
> > materi cerita yang dalam tradisi mesatue menjadi penuh variasi dan improvisasi,
> > pada kondisi ini; hilangnya alih kemampuan bertata krama dan berkomunikasi yang
> > berdampak pada proses komunikasi di dalam pergaulan.
> >
> > Ancaman yanag serius dari tradisi yang hilang
> > ini adalah percepatan terhadap punahnya bahasa bali, walaupun di sekolah dan
> > wilayah publik telah dilakukan upaya menguatkan tradisi penggunaan bahasa bali
> > ,namun bangunan rasa itu tidak terbangun dari akar pengasuhan yakni di rumah
> > dan di dalam keluarga.
> >
> > Dan apabila kelak ini menjadi kenyataan maka
> > proses tradisi yang dimanis serta proses budaya akan stagnan; barangkali ini
> > perlu dicermati sebab Bali sangatlah bergantung kepada proses kreatif; yang
> > berakar tidak saja pada tradisi agraris (yang juga pelahan lenyap) juga berakar
> > kuat kepada budaya tuturnya.
> >
> >
> >
> > salam
> >
> > cok sawitri
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
> > http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer/
> >
>
>
>
>
>
> Lebih aman saat online. Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!
> http://downloads. yahoo.com/ id/internetexplo rer/
>
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
__._,_.___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar