Minggu, 05 April 2009

[bali-bali] RE: [bali] Bls: cerita dongeng punah?

Semeton,

 

Sayang ya budaya mesatue akan hilang.

Budaya tidak  statis tapi  dinamis,  terus berubah dari budaya masyarakat agraris ke industri modern.

Bahasa Latin juga akhirnya jadi bahasa mati, tapi tetap bisa  jadi acuan baca tulis, berkat dokumentasi yang baik.

 

Mohon  tanya dimana  bisa diperoleh buku cerita seperti : dari i bawang lan i kesuna, siap selem, i sugih lan i lacur, i belog, cerucuk kuning dll kemudian cerita-cerita yang bermuara dari cerita panji; itihasa , terutama pan baling tamak yang berisi banyak kritik social yang selalu menggugah saya sejak dulu ?

 

Karena itu system dukumentasi penting!

 

Suksama.

 

SALAM.

Nengah Sudja.

 

 


From: bali-bounce@lp3b.or.id [mailto:bali-bounce@lp3b.or.id] On Behalf Of ngurah beni setiawan
Sent: Monday, April 06, 2009 10:57 AM
To: bali@lp3b.or.id; bali-bali@yahoogroups.com
Subject: [bali] Bls: cerita dongeng punah?

 

Mbo,

 

Tyang setuju, percaya atau tidak. Setiap pulang ke Bali tyang selalu sempatkan main ke Toko Buku Garuda Wisnu jl. Teuku Umar beli buku Satua Bali yang sangat sederhana.

Harganya 5000 rupiah per buku dengan 4-5 kisah didalamnya.

 

Saat ini sudah ada 10 buku yang tyang koleksi di Bandung. Karena beberapa seri buku sudah tidak ada lagi di Garuda Wisnu.
 

salam,

ngurah beni setiawan

P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to

 

 


Dari: Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo.net.id>
Kepada: bali-bali@yahoogroups.com; bali@lp3b.or.id
Terkirim: Selasa, 7 April, 2009 01:14:57
Topik: [bali] cerita dongeng punah?

Subject: tradisi mendongeng di bali, punah (?)

 

Tradisi mendongeng dengan bahasa Bali hampir dipastikan akan segera menjadi kisah lalu. Ratusan bahkan mungkin ribuan versi cerita-cerita yang biasanya dituturkan di rumah-rumah akan segera memasuki fase mati suri. Sebaliknya tradisi membaca, tidaklah menjadi pengganti kekosongan tradisi mendongeng ini. kekosongan proses pengayaan rasa ini makin menguat dan tidak bisa lagi dianggap tidak serius.

       Pola asuh keluarga Bali kini jauh dari tradisi mesatue; yang biasanya dilakukan oleh nenek, tante ataupun seorang tetangga yang dituakan. Dalam tradisi mesatue itu dituturkan berbagai cerita untuk membangun wawasan mengenai hidup: dari i bawang lan i kesuna, siap selem, i sugih lan i lacur, i belog, cerucuk kuning dll kemudian cerita-cerita yang bermuara dari cerita panji; itihasa, mahabrata dan ramayana juga berbagai mitologi di berbagai desa yang pelahan tidak sempat lagi dituturkan.

         Hilangnya tradisi mesatue ini akan berdampak pada kekayaan bahasa bali juga kualitas penggunaan bahasa bali, yang relatif menurun digunakan dalam proses komunikasi, dampak terdekat dari kondisi ini adalah rasa bahasa bali masyarakat bali akan segera menurun.Kemudian hilangnya materi cerita yang dalam tradisi mesatue menjadi penuh variasi dan improvisasi, pada kondisi ini; hilangnya alih kemampuan bertata krama dan berkomunikasi yang berdampak pada proses komunikasi di dalam pergaulan.

         Ancaman yanag serius dari tradisi yang hilang ini adalah percepatan terhadap punahnya bahasa bali, walaupun di sekolah dan  wilayah publik telah dilakukan upaya menguatkan tradisi penggunaan bahasa bali ,namun bangunan rasa itu tidak terbangun dari akar pengasuhan yakni di rumah dan di dalam keluarga.

         Dan apabila  kelak ini menjadi kenyataan maka proses tradisi yang dimanis serta proses budaya akan stagnan; barangkali ini perlu dicermati sebab Bali sangatlah bergantung kepada proses kreatif; yang berakar tidak saja pada tradisi agraris (yang juga pelahan lenyap) juga berakar kuat kepada budaya tuturnya.

 

salam

cok sawitri

 

 


Lebih aman saat online.
Upgrade ke Internet Explorer 8 baru dan lebih cepat yang dioptimalkan untuk Yahoo! agar Anda merasa lebih aman. Gratis. Dapatkan IE8 di sini!



__._,_.___


Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: