Selasa, 17 Maret 2009

Re: [bali-bali] Penjaga Baliho Diserang Gerombolan Berpedang

Belum apa apa sudah ada gerakan anarkhis..bagaimana nanti kalau jagonya kalah...apa yang akan terjadi ?????
Tiang jadi sedih..
Ini tantangan berat buat Bpk-Bpk penegak hukum khususnya di wilayah Tabanan,untuk menjaga ketertiban & keamanan untuk bertindak & mengusut sampai tuntas....
 
----- Original Message -----
Sent: Monday, March 16, 2009 11:08 AM
Subject: [bali-bali] Penjaga Baliho Diserang Gerombolan Berpedang

kampanye menjelang pemilu 2009 mulai makan korban. seperti biasa, tabanan jadi titik paling panas. selalu begitu kalau pemilu.. lima taun lalu satgas PDI P bentrok dg golkar. skr PDI P sama demokrat.

wong cilik selalu jadi korban. capek deh..

--

http://www.balipost.co.id/mediadetail.php?module=detailberita&kid=2&id=12279

Senin, 16 Maret 2009 | BP

Penjaga Baliho Diserang Gerombolan Berpedang
Tiga Mobil Dirusak, Empat Luka-luka

Tabanan (Bali Post) -
Aksi premanisme terjadi di Tabanan, Minggu (15/3) dini hari kemarin. Sejumlah pemuda yang bertugas mengontrol atribut partai yang dikenal dengan Satgas Rajawali milik DPC Partai Demokrat Tabanan diserang segerombolan orang bersenjata tajam. Akibatnya, empat orang luka-luka dan tiga mobil dihancurkan.

Sejumlah saksi mata menyebutkan, malam hingga dini hari tersebut mereka yang berjumlah sekitar 20 orang kumpul-kumpul di balai subak. Tempatnya di wilayah Kukuh yang berbatasan dengan Desa Belayu. Di tempat itu, selain tidur-tiduran, juga ada yang mancing, karena Balai Subak Jaka Dayang lokasinya bersebelahan dengan saluran irigasi.

Kata saksi itu, sekitar pukul 02.30 wita, segerombolan orang beranggotakan sekitar 20 orang tiba-tiba menyerang dengan beringas. Mereka bersenjatakan pedang terhunus, tombak dan berbagai senjata tajam lainnya. Kontan saja, Satgas Rajawali kaget dan kalang kabut menyelamatkan diri. Sejumlah penyerang membabi buta mengayunkan pedangnya. Serangan tiba-tiba itu membuat Satgas Rajawali banyak yang tak sempat menyelamatkan diri. Karena melihat dirinya diserang dan ditebas, sejumlah orang berupaya menangkis dengan tangan kosong. Akibatnya sejumlah orang harus mengalami luka yang parah pada tangan yang dipakai melindungi diri.

Sebelum penyerangan dari kedua sisi jalan raya itu, masyarakat di sekitar lokasi mendengar ada suara perintah penyerbuan yang diduga berasal dari pimpinan penyerang. Setelah perintah tersebut, lampu di sekitar lokasi dimatikan. Sementara pasukan penyerbu datang dari timur dan barat sehingga kondisi Satgas Rajawali terkurung. 'Selain itu, mereka membawa pedang, sementara kami hanya membawa pancing dan sama sekali tak membawa senjata,' kata saksi salah seorang korban.

Empat orang yang mengalami luka yakni I Gusti Agung Eka Adhika Pranata (20) warga dari Jero Alit Kukuh, I Nyoman Yasa (40) warga Banjar Anyar Kediri, I Gusti Made Supartawan (30) dan I Gusti Alit Artana (33). Adhika Pranata luka di tangan kanan, sementara tangan I Gusti Bagus Supartawan nyaris putus dan kini dirawat di RS Sanglah. Yasa mengalami luka pada dagu dan punggung. Ia ditebas punggungnya hingga menembus jaket kulit yang dikenakan. Sementara Alit Artana luka pada kepala.

Ditemui di Ruang Bougenvil dengan balutan perban, Yasa yang akrab disapa Batman ini menuturkan, awalnya ia melihat seseorang yang biasa dipanggil Kues lewat dengan membawa pedang. Ia sempat berhenti dan bertanya apakah ada yang melemparnya dan apakah ada yang berani mati di tempat itu. Dijawab Batman tidak, Kues lantas pergi. Tetapi tidak lama kemudian justru datang gerombolan menyerang mereka. Karena kondisi gelap dengan hiruk-pikuk penyerangan, Batman mengaku tidak tahu pasti siapa yang menebas dirinya dan tiga rekan lainnya.

Selain empat korban, tiga buah mobil juga rusak parah karena amukan massa itu. Sebuah Hardtop DK 633 KI, dua mobil kanvas DK 649 AD dan DK 668 KF rusak parah. Kaca mobil hancur berantakan. Pada dua mobil dan di TKP berceceran darah korban. Selain itu, bendera Partai Demokrat dicabut dan dibuang ke parit yang berlokasi dekat TKP. (kmb14)

--
Anton Muhajir
www.rumahtulisan.com - Personal Blog
www.balebengong.net - Balibased Citizen Journalism



__._,_.___


Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: