contoh lain , ada yang "memaki" .. aahhh kamu anjing and so and so..
di Bali , anjing dianggap titisan Dharma atau God of loyalty/ setia.
Ada yang bilang , anjing satu satunya binatang yang bisa masuk sorga.
Di Aussie , anjing disebut A MAN BEST FRIEND, juga disayang melibihi
saudara sepupunya sendiri , kalau sepupunya meninggal dia hanya sedih
sedikit , tapi kalau anjingnya mati wuaah......
Jadi disini terbukti, makian = pujian.
Katanya orang bijaksana akan menganggap makian dan pujian itu sama saja atau tidak terpengaruh oleh pujian dan makian.
Kalau rumor itu benar , berarti Tuhan tidak bijaksana , karena harus dipuji dan tidak boleh dimaki atau mesih terpengaruh oleh pujian dan makian... nahyo.. sekarang saya bingum..
shanti is sontoloya dan bingum.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Laraslia" <laraslia@...> wrote:
>
> Setau saya sontoloyo = semprul = lengeh celeng...emang ada arti lain dan filsafatnya ya ? baru tau...
>
> ---- Pesan asli ----
> Dari: IGusti Agung <agungpindha@...>
> Terkirim: 9 Mar 2009 22:41 +00:00
> Ke: <bali-bali@yahoogroups.com>
> Perihal: [bali-bali] Re: I think I dislike leftists....
>
>
> ikut beropini ria ya..
> sontoloyo = santalaya.
> santalaya itu nama lain dari ki semar (salah satu punakawan ),
> semar alias santalaya itu dianggap manifestasi/titisan dharma
> dalam pewayangan . dharma (hindu ) atau damma (buddha) berarti
> kebenaran / kebaikan.
>
> Karena dalam dunia ini ( dalam lingkup ruang dan waktu ) tidak ada
> kebenaran dan kebaikan yang mutlak , maka sontoloyo/ santalaya itu
> tidak ada.Yang ada hanya perjanjian kita tentang sontoloyo / dharma
> sesuai dengan sejarah dan lingkungan hidup kita masing masing.
> Jadilah concept " rwa bhineda" , dua kutub yang berlawanan itu sebenarnya adalah satu , baik dan buruk , salah dan benar itu adalah satu , itu dapat dipikirkan dan dibuktikan sendiri.
> ya tokh ? ya nggak ? ya donk ? ya kan?
>
> shanti is sontoloyo.
>
>
> --- In bali-bali@yahoogroups.com, Dodie Christian <festival_konsumsi@> wrote:
> >
> > dear bang raka:
> > Leftis yang anda benci itu berkelakuan sama kok dengan pancasilais-pancasilais yang ada di Indonesia ini. Dan (para leftis ituhh) sama sekali tidak berbeda dengan anti-anti sontoloyo yang bang raka jabarkan itu...
> > Bisa dijelasin lebih detail dikit ga?? Dari segi pandang bang raka sendiri...salamdod*mencoba kembali bertukar pendapat tanpa pake emosian dan ngambek2an...*Â ^_^--- On Sun, 3/8/09, Cokorda Raka Angga Jananuraga <rakabali78@> wrote:
> > From: Cokorda Raka Angga Jananuraga <rakabali78@>
> > Subject: [bali-bali] I think I dislike leftists....
> > To: bali-bali@yahoogroups.com
> > Date: Sunday, March 8, 2009, 7:54 PM
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Entahlah, saya punya unek-unek ini cukup lama....
> >
> >
> >
> > I dislike leftists. I really do.
> >
> >
> >
> > Memang saya tidak tau persis inklinasi politik saya (dan gak terlalu dipusingin soal itu), tapi yang jelas saya tau saya tidak suka leftists. Well, setidaknya "leftist" yang saya jumpai sejauh ini.
> >
> >
> >
> > Pertama: kebencian mereka terhadap amerika serikat dan segala yang berbau korporasi. Ini yang paling membuat saya sebal. Entah gimana saya mendeksripsikannya, mungkin singkat kata, respon saya: "So... emang loe udah menghasilkan apa???". Sementara korporasi-korporasi itu (yang didalamnya terdapat orang-orang pekerja keras yang berusaha mencurahkan kemampuan / bakat mereka untuk kemajuan... dan menggerakkan ekonomi), para leftist itu bisanya cuma mengkritik.. ., padahal kalau dari sudut pandang saya kritik mereka tidak berguna, rubbish, the cliche soal korporasi (monopoli, walmart, killing the small vendors, bla bla cuih). Who work harder????? I admire hardworkers, doing the actual work... bukan pseudo-intellectual s, romanticists kayak mereka (leftists).
> >
> >
> >
> > Kedua: champagne socialists. Repugnant. I've seen these assholes a couple of times..., mulutnya berbusa-busa ngomong ideal-ideal socialism, etc, dari tengah kenyamanan gaya hidup borjuis mereka (they drink wine, they go to expensive "rustic" cafes, etc -- guess where they got their money from?? Right, they work for those capitalist they hate so much. Hipokrit.). Sembari sesekali dari mulut mereka keluar nama-nama seperti Trotsky, etc. Pret. Emang apa sih karya mereka (orang "pemikir" macam Trotsky), kecuali berlembar-lembar omelan, yang diagung-agungkan sebagai "ideologi"?? ? Bandingkan ama Thomas Alva Edison misalnya. He created lamp. Inovasi. Real thing. Help industry!
> >
> >
> >
> > Ketiga: populists. Kebanyakan politikus leftist ya kayak gini. Kerjanya cuma organisir pertemuan publik, berkoar-koar soal anti-kapitalisme global. Pret. Mereka cuma memanfaatkan "wong cilik" untuk kepentingan mereka / komoditas. Mereka gak kontribusi apa-apa dalam menggerakkan roda ekonomi. Justru sebaliknya, menghambat. Kapan mereka sempet kerja (real) kalau kerjanya
>
> -----â© Dikirim menggunakan telepon selular Sony Ericsson
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar