Saya rasa bukan masalah sinkronisasi tempat dan isinya.
Air itu jangan ditampung, tapi dialirkan.
Fungsi saluran air, got, dll itu kan bukan menampung air toh?!
jadi saya kok kurang sependapat ya dengan pernyataan "masalahnya adalah bisa tidak menyingkronkan kapasitas tempat dengan pengisiian air".
salam,
ngurah beni setiawan
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
Dari: Driya Suwindrati <driyadriya@yahoo.co.id>
Kepada: bali-bali@yahoogroups.com
Terkirim: Selasa, 13 Januari, 2009 11:24:23
Topik: Re: [bali-bali] Bali - Denpasar Banjir?!
| Salam, Urun rembug ya... Mengapa Denpasar banjir??? lepas dari masalah RUTR-nya yang pasti penyebab banjir adalah air hujan yang melebihi kapasitas dari tempatnya. Kalau sudah tahu tempatnya muat 10 lier trus diisi air 20 liter pasti meluap dan jadi banjir...masalahnya adalah bisa tidak menyingkronkan kapasitas tempat dengan pengisiian air..tempat mungkin masih bisa dimanipulasi oleh manusia tapi kalau masalah air yang turun dari hujan apa bisa kita menolak kalau sekali waktu Tuhan memberikan hujan yang lebat dan melimpah?? Mungkin kita di Denpasar diberi kesempatan untuk menikmati banjir sehingga bisa berempati kepada temen2 di daerah lain yan lebih dulu dapat giliran, juga biar kita tidak sombong dan lupa diri. Suksma.. Driya --- Pada Sel, 13/1/09, Popo Danes <popo@popodanes. com> menulis: Dari: Popo Danes <popo@popodanes. com> |
Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru Akhirnya datang juga!
Terhubung langsung dengan banyak teman di blog dan situs pribadi Anda?
Buat Pingbox terbaru Anda sekarang! __._,_.___
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar