Bli Popo,
Di tempat saya, daerah pinggiran. Banjir baru mampir dalam 3 tahun terakhir. Ini akibat perumahan tanpa saluran memadai. Masak ada umah 2 are dengan got 15 cm?? jeg demit sajan ajak tanah.
RTRW tak bisa berbuat apa, Banjar hanya diam. Akhirnya yang kena ya kami-kami yang sudah belasan tahun mondok disana.
RUTR juga tak pernah terdengar. Apa mereka punya hak untuk menegur orang-orang yang tak punya saluran dan seenaknya mengirimkan air ke daerah lain?
Air tak akan pernah bisa dibendung, pendekatan tak masuk akal jika penanganan banjir dengan tanggul. Air itu fluida yang harus disalurkan.
Yang ada sekarang, bendung sana bendung sini. Kemana salurannya? Apa itu ada di RUTR? Sepertinya RUTR itu memang sudah jadi pretime yang sakral, lamun baca nyanan buduh.
Kota Bandung ga mau denger saran dari ITB sih bli...keto je asanange. Ah, saya ndak mau menuduh.
Saya ingin angkat masalah ini ke milis, karena semakin hari Denpasar ini semakin mirip Jakarta. Macet, Banjir, pendatang dan semrawut.
Kalau boleh usul, apa hal ini tidak layak juga dimasukkan dalam salah satu topik di BOS? Selain masalah alih fungsi lahan (kalau tak salah) yang sempat kita diskusikan kemarin.
rahajeng,
ngurah beni setiawan
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
Dari: Popo Danes <popo@popodanes.com>
Kepada: bali-bali@yahoogroups.com
Terkirim: Selasa, 13 Januari, 2009 21:52:09
Topik: Re: [bali-bali] Bali - Denpasar Banjir?!
Beh,
Jangan terlalu lugu Ben, saya malah akan lebih heran kalau Denpasar tidak banjir.
RTRW itu banjar ala jawe, mungkin maksudnya RUTR ( Rencana Umum Tata Ruang ) ?
Kalau itu sih ada di city planning manual. Mungkin doukumennya Denpasar sampun dados pratime, disakralkan, jadi tidak boleh diutak atik lagi.
Ben, anda kan alumni ITB. Lihat itu, banyak sekali kota di Indonesia yang RUTR-nya dibuat oleh studio urban planning-nya ITB.
Tapi kok kota Bandung sendiri juga benyah latig begitu ?
Sekarang, apa kita mau jadikan ini teka teki, tebakan berhadiah, atau peluasang dimana ?
Salam,
pd
On 1/12/09 5:41 PM, "ngurah beni setiawan" <setiawan_beni@ yahoo.com> wrote:
Semeton,
sekedar melempar bola panas.
Satu hari terakhir di Denpasar kemarin, tersentak tyang terpaksa meninggalkan bali dengan pertanyaan besar "kenapa banjir itu mampir juga di Bali".
Apa ada yang salah dengan RTRW? Pembangunan? atau ada hal lain?
Atau memang sekedar masalah saluran tersumbat akibat budaya buruk membuang sampah? atau memang jumlah tempat sampah yang kurang di Kota Denpasar?
salam,
ngurah beni setiawan
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
Apakah wajar artis ikut Pemilu?
Temukan jawabannya di Yahoo! Answers!
Ada Naruto, Sandra Dewi dan MU di . __._,_.___
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar