Senin, 05 Januari 2009

[bali-bali] Re: Mekah dan Klungkung (Gelgel) dalam Kidung Pamancangah

Kayaknya postingan yang begini dikehendaki oleh member milist ini ya,
salu buat bli sugi lanus!! Semoga diikuti oleh member yang lain.. NO
SARA dan ngomongin agama lagi - seperti bli anton bilang - KETIK C
SPASI D.

Saya mau curhat ya sama memeber milist ini, sebenar tujuan dari
terciptanya milist ini adalah menggalang temen Bali/Indonesia (concern
Bali) yang ada seluruh dunia untuk kepentingan Bali.


Salam damai!
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Sugi Lanús" <sugilanus@...> wrote:
>
> Menurut Kidung Pamancangah (C.C Berg): Pada tahun candra sangkala sima
> ilang kartaningrat, yaitu tahun caka 1400 (tahun 1478 masehi )
> Kerajaan Majapahit runtuh karena diserang oleh Girindra Wardani dari
> Kediri, dan pada kesempatan itulah Raden Fatah putera Raja Brawijaya,
> Raja Majapahit terlahir dari seorang padmi dari Palembang, kemudian
> oleh para Wali dan Ulama dinobatkan sebagai Sultan Demak. Raden Fatah
> bersama para Wali dan Ulama selalu berupaya menyebarkan Ajaran Islam
> tidak hanya di Jawa tetapi juga keluar Jawa.
>
> Sepertinya Sultan Demak (Raden Fatah) atau rombongannya yang datang ke
> istana Gelgel di Bali. Dengan menggunakan pendekatan jalur istana
> datanglah rombongan tersebut ke istana Gelgel masa pemerintahan
> Waturenggong (1460-1550 masehi).
>
> Dalam Kidung Pamancangah disebutkan:
>
> "Pada waktu itu baginda (Waturenggong) masih muda datanglah utusan
> dari 'mekah' dengan membawa gunting dan pisau cukur hendak
> mengislamkan baginda, baginda amat marah. Pisau cukur lalu dicukurkan
> pada telapak kaki baginda dan tumpullah pisau cukur itu tak ubahnya
> seperti gurinda. Guntingnya diguntingkan pada jari tangan baginda,
> namun gunting itu terpisah".
>
> Dalam tembang Pamancangah tersebut diatas dikatakan bahwa yang datang
> ke istana Gelgel utusan dari "Mekah". Tapi yang dimaksud "utusan
> Mekah" adalah orang-orang Demak, seperti dikatakan oleh C.C Berg dalam
> desertasinya: "....'propaganda islam' disebut terjadi tahun-tahun muda
> Waturenggong. Oleh karena gagal mengislamkan Raja, rombongan kembali
> ke Demak dan beberapa orang pengiringnya tinggal di Gelgel dan
> orang-orang yang tinggal inilah yang kemudian menurunkan orang-orang
> Islam di Gelgel."
>
> Sumber lain mengatakan bahwa saat utusan tersebut gagal mengislamkan
> Raja Gelgel maka utusan tersebut kemudian menikam dirinya dengan
> menggunakan kerisnya dan mayatnya dimakamkan di desa Satra (kurang
> lebih 3 Km di selatan Klungkung atau 1,5 Km dari sebelah barat daya
> Gelgel ). Oleh masyarakat sekarang kuburannya disebut sema jarat atau
> sema pajaratan (Bahasa Bali ). Kata jarat mengingatkan kita pada
> istilah Gujarat (untuk para pedagang Gujarat dari India) yang
> peranannya sangat besar di Nusantara.
>
> Dalam sumber lain dapat dicatat bahwa pernah terjadi peristiwa penting
> dalam pemerintahan Dalem Ketut Ngelesir sebagai Raja Gelgel I
> (1380-1460) yaitu Raja Bali pernah mengadakan kunjungan ke Keraton
> Majapahit pada masa Raja Hayam Wuruk mengadakan konfrensi
> Kerajaan-Kerajaan masal se-Nusantara. Dari cerita turun-temurun
> diperoleh informasi masuknya Islam pertama ke Gelgel dengan mengikuti
> sebagai pengiring Dalem (sebutan Raja) dari Majapahit. Sebagai
> pengiring mereka datang sebanyak 40 orang pada masa Ketut Ngelisir
> Raja Gelgel I.
>
> Apabila memang benar sepulang raja dari kunjungannya ke Majapahit
> diiringi orang-orang Islam, ini artinya Islam pertama sudah ada di
> pusat kerajaan di Bali sejak abad XIV.
>
> Orang-orang Islam yang menetap di Gelgel tidak mendirikan kerajaan
> tersendiri seperti Kerajaan-Kerajaan Islam di Pantai Utara Jawa, akan
> tetapi mereka bertindak sebagai abdi dalem yang memerintah, juga tugas
> mereka sebenarnya tidak diketahui dengan jelas dan tidak ada juga
> tradisi yang mengatakan mereka pernah mengambil alih peranan-peranan
> kepemimpinan tradisional yang ada.
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: