Rabu, 07 Januari 2009

[bali-bali] Re: Kintamani : Senderan Jebol, Lima Pelinggih Hancur

--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Anton Muhajir" <antonemus@...> wrote:
>
> berapa banyak lagi hal ini harus trjadi utk mengingatkan kita bahwa
> lingkungan bali trlalu banyak dieksploitasi atas nama pariwisata?
>
> sedih..

kalau dilakukan pemetaan zona rawan longsor, mungkin yang terbanyak
akan ada di pinggir kaldera Batur itu. Cuman apa dinas terkait aware
dengan masalah ini. Tampaknya nggak. Agustus tahun lalu saya sempat
keliling-keliling di sekitar G. Batur. Rasanya pembangunan di sekitar
pinggir kaldera Batur kurang mempertimbangkan analisis potensi bencana
longsoran. Mungkin masyarakat terlalu yakin. Bahkan di salah satu lake
view sedang akan dibangun rumah makan cukup besar.

Btw, kalau mau studi banding menangani tebing2 terjal yang rawan
longsor bisa jalan-jalan ke pulau Kyushu, Jepang. Di sana antisipasi
bencana longsor dilakukan sangat baik... memang ini butuh biaya yang
tidak sedikit. Di Jawa belum diterapkan model begini, walaupun
ahli-ahli longsorannya sudah cukup banyak. Mereka lebih fokus kepada
minimalisasi korban ketika bencana berlangsung. Pemerintah juga
tampaknya lebih suka mengeluarkan uang untuk pasca bencana
dibandingkan biaya untuk mitigasinya, hik.

IWW


------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: