Rabu, 14 Januari 2009

[bali-bali] Radar Bali Literary Award 2009

Radar Bali Literary Award 2009

Jaring Sastrawan Muda

DENPASAR - Ada kabar gembira bagi sastrawan muda khususnya Bali.
Pasalnya, Radar Bali (Jawa Pos Group) bekerjasama dengan komunitas
Sahaja bakal menggelar ajang apresiasi seni budaya berbasis sastra
bertajuk Radar Bali Literary Award (RBLA) 2009. Mulai Januari hingga
April mendatang. Bertujuan untuk menjaring sastrawan muda berbakat dan
bertalenta dalam upaya meningkatkan semangat berbahasa (membaca,
menulis serta mengapresiasi sastra) bagi para remaja, Dari kalangan
pelajar SMP dan SMA, serta mahasiswa, hingga masyarakat umum.

Selain merangsang minat para remaja guna lebih kreatif mencipta karya,
diharapkan pula akan muncul para penyair, sekaligus juga seniman muda,
yang dapat memperkaya khazanah sastra di Indonesia, dan Bali
khususnya, yang pada giliran berikutnya, mampu menumbuhkan dan
meningkatkan mentalitas kreatif bagi masyarakat Indonesia.

Ajang apresiasi seni budaya lanjutan dari Radar Bali Art Award 2008
ini meliputi lomba cipta puisi tingkat nasional, lomba baca puisi dan
lomba dramatisasi puisi se-Bali. Dan, akan memperebutkan penghargaan
berupa uang tunai dan piala dari Gubernur Bali. Dijadwalkan
penghargaan itu akan diserahkan dalam puncak acara, yang dihelat April
mendatang, persisnya, Sabtu 25 April 2009 di Art Centre Denpasar.

Ketua umum panitia, Nyoman Wija, SE, Ak mengatakan penetapan jadwal
puncak acara pada bulan April mendatang karena sekaligus untuk
memperingati hari wafatnya Penyair Besar Indonesia, Chairil Anwar.
Ajang apresiasi seni budaya ini akan diawali dengan lomba cipta puisi
tingkat nasional dengan mengangkat tema Perubahan, Kemanusian dan
Lingkungan. Lomba ini bersifat perorangan dan terbuka bagi para
penulis muda se-Indonesia dengan batasan usia antara 17 – 33 tahun.
Pendaftaran dibuka sejak 6 Januari hingga 22 Februari 2009.
Lanjutnya, karya puisi yang diikutsertakan bukan saduran, terjemahan,
plagiat atau pun murni menjiplak dari naskah yang telah ada
sebelumnya, belum pernah dipublikasikan atau diterbitkan dalam bentuk
buku atau sejenisnya, serta tidak sedang diikutkan dalam lomba atau
dalam kegiatan serupa lainnya.

Puisi wajib dikirim dengan format Times New Roman, 12 pt, spasi 1,5
serta di copy rangkap 4 (empat) ke Radar Bali (Jawa Pos group), Jalan
Hos Cokroaminoto Gg. Katalia 26 Ubung Denpasar-Bali, 0361-417153-56,
Fax. 0361-417157-58. Dan bisa juga ke Museum Sidik Jari, Toko Buku
Togamas Jl Hayam Wuruk 175 Denpasar-Bali, 80235. untuk keterangan
lebih lanjut hubungi Devi (085936120898), Anom (085739038324), Nyoman
Wija (08123918816), email: ciptapuisi_rbla2009@yahoo.com.

Sementara itu, Ni Putu Destriani Devi, koordinator acara menambahkan
ajang apresiasi seni budaya ini nantinya diharapkan bisa menjadi
wahana kreatif bagi sastrawan muda Bali khususnya dalam mengembangkan
bakat dan talentanya dalam bidang sastra. Mengingat satra memiliki
peran strategis dalam mengembangkan daya nalar serta kepribadian
penggunanya, mampu menumbuhkan kemampuan kreatif, khususnya untuk kaum
muda dalam menghadapi aneka percepatan perubahan. "Maka itulah,
tunjukkan eksistensi dan loyalitas Anda dalam bidang sastra lewat
ajang RBLA 2009 ini," tegasnya. (ija)


Grafis
Agenda Kegiatan RBLA 2009
1. Lomba Cipta Puisi tingkat Nasional
Hari, tanggal : Selasa, 6 Januari 2009 - Minggu, 22 Februari 2009
2. Lomba Baca Puisi tingkat Pelajar SMP - SMA se-Bali
Hari, tanggal : Senin-Selasa, 13-14 April 2009
Tempat : Art Centre Denpasar
3. Lomba Dramatisasi Puisi tingkat Pelajar SMA, Mahasiswa dan Umum se-Bali
Hari, tanggal : Rabu, 15 April 2009
Tempat : Art Centre Denpasar
4. Puncak Acara Radar Bali Literary Award 2008
Hari, tanggal : Sabtu, 25 April 2009
Tempat : Art Centre Denpasar


Salam,
Sugi Lanus
--
'The greatest event of our age is the meeting of cultures, meeting of
civilizations, meeting of different points of view, making us
understand that we should not adhere to any one kind of single faith,
but respect diversity of belief. That is what we should attempt to do.
The iron curtain, so to say, which divided one culture from another,
has broken down. It is good that we recognize and emphasize the need
of man to regard other people, their cultures, their beliefs etc. to
be more or less on the same level as our own cultures and our own
civilizations. It is not a sign of weakening faith; it is a sign of
increasing maturity. If man is unable to look upon other people's
cultures with sympathy and if he is not able to co-operate with them,
then it only shows immaturity on the part of the human individual. We
need co-operation, not conflict. It requires great courage in such
difficult days as the present to speak of peace and co-operation. It
is more easy to talk of enemies, of conflict and war. We should try to
resist that temptation. Our attempt should always be to co-operate, to
bring together people, to establish friendship and have some kind of a
right world in which we can live together in happiness, harmony and
friendship. Let us therefore realize that this increasing maturity
should express itself in this capacity to understand what other points
of view are'.

-Professor Sarvepalli Radhakrishnan, philosopher, President of India,
his speech for the inauguration of the The Indian Institute of
Advanced Study on 20 October 1965. http://www.iias.org/

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: