begitu juga analisa saya tentang budha,
saat ini sedang menunggu , the book of secret dari osho.
thank , selamat menggali..
shanti is waiting.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, Putu Kesuma <putukesuma@...> wrote:
>
> May Peace be upon us...
> Â
> Brothers, sebagaimana sifat pikiran adalah tidak pernah merasa
puas. Jika kita ingin mencapai kepuasan itu maka kita harus
melampaui pikiran. Itu berarti kita harus berusaha untuk tercapainya
sebuah keadaan dimana pikiran terpisah dari diri. Bukan berarti
pikiran itu tidak penting, sangat penting karena dengan pikiranlah
kita mencapai sesuatu. Dengan pikiran melampaui pikiran. Pada
awalnya pikiran itu amat sangat penting dalam rangka mencapai
tujuan. Namun ketika sudah tiba di perbatasan maka pikiran harus
dilepas. Mungkin sudah sering mendengar bahwa ketika kita ingin
mencapai sebuah pulau dengan perahu maka ketika tiba di pantai kita
harus keluar dari perahu untuk bisa menikmati pulau tersebut. Saya
kira begitu juga jika kita ingin mencapai no mind, kita harus keluar
dari mind. Barangkali itu yang oleh Sidharta disebut budha, suatu
keadaan terlepasnya pikiran yang juga berarti terlepasnya masa lalu
dan masa depan dan yang ada adalah keninian,
> present.
> Â
> Selama kita masih berusaha memuaskan pikiran saya kira kita tidak
akan berbeda dengan para ahli kitab, atau intelektual dan akan
kehilangan kesempatan untuk merayakan hidup.
> Â
> BTW, have you read Krishna, The Man and His Philisophy by Osho? or
any other books by Osho? Saya suka karya2 Osho karena sangat
provokatif. Tapi favorit saya adalah Krisha, The Man and His
Philosophy. Berhubung lagi rame membicarakan masalah yoga, coba juga
baca The Alchemy of Yoga karya Osho. Osho's book is really
enlightened me. of course this is very subjective.
> Â
> Cheers,
> P.Kesuma
> Â
> Â
> --- On Fri, 5/12/08, IGusti Agung <agungpindha@...> wrote:
>
> From: IGusti Agung <agungpindha@...>
> Subject: [bali-bali] Re: Allah ......asal muasal.
> To: bali-bali@yahoogroups.com
> Date: Friday, 5 December, 2008, 6:13 PM
>
>
>
>
>
>
>
> LGS , bro..
>
> tyang juga berpikiran seperti anda , kalau Jesus dan Budha tidak
> bermaksud membentuk agama , kalau Jesus sendiri , mencoba
merevolusi
> agama Yahudi , karena tekanan hidup ketika itu dibawah Romawi,
> Menurut buku buku kering yang kita tahu tentang sejarah Budha ,
> beliau sama sekali tidak bermaksud membentuk agama ,menurut buku
> ( yang siapa saja boleh dan dapat menulisnya ) , beliau keluar
> istana untuk berusaha mematahkan siklus sakit , tua dan mati
> sekalian mencati enlightment untuk dirinya sendiri.
>
> Lucunya tyang lihat , beliau meninggalkan fame dan fortune keluar
> istana untuk melepaskan keterikatan , tapi pengikutnya sekarang
> justru , membalikan tujuan itu dengan membuat patung Budha dari
Emas.
> Something not right , bagi saya ini justru menentang Budha.
>
> Juga tentang sarcaphagus kemarin , dimana ditemukan juga kertas dan
> tulisan oleh murid murid Jesus ( katanya menurut documentary tsb.)
> Karena tradisi jaman itu , hasil karya tulis dari seseorang harus
> dikubur dengan jasadnya .
> Kalau demikian halnya , lantas kitab Injil sekarang siapa yang
> menulis? Jadi jelas Jesus tidak bermaksud membuat agama ketika itu.
>
> Disisi lain , bukankah definisi agama sekarang adalah ,
> harus punya Nabi , harus ada tempat ibadah , dan ada organisasinya.
> Melihat kedua tokoh agama tsb. jelas tidak ada tempat ibadah yang
> sah, Jesus dalam pelarian kejaran Romawi , sedang Sidharta , mulai
> dari dibawah pohon Bodhi.
> pertanyaan yang selalu mengiang di kepala saya yang tidak berotak,
> adalah , kapankah filsafat hidup , jalan hidup itu menjadi agama?
> atau singkatnya kapankah agama itu diakui pertama sebagai agama?
>
> Kalau ada yang punya info accurate , bagi bagi donk?
>
> shanti is bingum.
>
> --- In bali-bali@yahoogrou ps.com, Lili Gundi <lili_gundi@ ...>
wrote:
> >
> > Hallo juga monsseur Nengah.
> > Saya juga baca buku "Jesus Lived in India his unknown life
before
> and after the crucifixion" oleh Holder Kersten. Saya kira setiap
> orang dapat menulis buku tentang apa saja, dengan dasar apa saja.
> > Seperti yang saya katakan sebelumnya, teks-teks yang dipakai
dasar
> oleh Pak Krishna, sama sekali tidak menyebut secara jelas bahkan
> memberi indikasi tentang kepergian Yesus ke Kashmir. Teks al kitab
> dalam tulisanya yang ada kirim juga tidak berkata apa-apa tentang
> itu.
> > Soal tafsir, apalagi tafsir yang luas, setiap orang bisa
> salah. Tidak ada manusia yang tidak dapat salah, terlepas dari
nama
> besar yang dimilikinya.Â
> > Pertanyaan saya yang paling mendasar: mengapa Yesus pergi ke
> Kashmir, meninggalkan tanah air dan bangsanya, yang bagaimanapun
> sedang mengalami gejolak akibat pembaharuan yang dilakukannya?
 Apa
> yang dia cari di kashmir sehingga tega "melarikan diri" dari
> rakyatnya yang sedang mengalami penderitaan? Jika ia benar pergi
ke
> Kashmir setelah apa yang dia lakukan yang menyebabkan rakyatnya
> menderita oleh penindasan penguasa roma, tidakkah itu merupakan
> sikap pengecut, egosime untuk mencari selamat diri sendiri?
 Menurut
> pendapat saya, ini murni penalaran saya, orang semulia Yesus tidak
> mungkin melarikan diri dari tangung jawab, apalagi setelah ia
> disalib dan bangkit kembali.  Bagi saya mengatakan Yesus pergi
ke
> kashmir adalah penghinaan terhadap tokoh ini.
> > Soal tidak ada penjelasan mengenai hidup Yesus sebelum menjadi
> mesiah, tidak harus berarti dia ke kashmir. Teks Bavisa Purana
yang
> sangat singkat yang menyatakan raja saliwahan bertemu dengan
seorang
> berkulit putih dan mengaku mengajarkan agama cinta, bisa bisa
> ditafsirkan untuk siapa saja. Bisa zoroaster, bisa sang Buddha,
atau
> tokoh yang lain. Lagi pula bila pada usia muda itu Yesus pastilah
> bukan pendiri suatu agama. Dia memang bukan pendiri agama, dia
hanya
> ingin mereformasi agama Yahudi, agamanya. Kristen didirikan oleh
> murid-muridnya dan Paulus yang tidk pernah bertemu
Yesus.     Â
> > So monsseur Nengah, dapatkah anda mengutip hanya teks-teks yang
> menjadi dasar pernyataan itu, supaya bisa kita diskusikan disini?
> > LGS. Â Â Â
> >
> >
> >
> >
> > ____________ _________ _________ __
> > From: Nengah Sumerta <nengah.sumerta@ ...>
> > To: bali-bali@yahoogrou ps.com
> > Sent: Thursday, December 4, 2008 8:34:29 AM
> > Subject: Re: [bali-bali] Re: Allah ......asal muasal.
> >
> >
> > Hallo Mr. Lili Gundi
> >
> > Mungkin artikel ini bisa dijadikan pembanding:
> > http://pejot1joshy. multiply. com/journal/ item/5
> >
> >
> > Perjalanan Yesus Ke Negeri Timur Historikal atau Fiksi ?
> > Â
> > Recent Activity
> > * Â 36
> > New MembersVisit Your Group
> > All-Bran
> > Day 10 Club
> > on Yahoo! Groups
> > Feel better with fiber.
> > Moderator Central
> > An online resource
> > for moderators
> > of Yahoo! Groups.
> > Health Groups
> > for people over 40
> > Join people who are
> > staying in shape.
> > .
> >
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Get your preferred Email name!
> Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar