Rabu, 10 Desember 2008

[bali-bali] Re: Aksi Masyarakat Adat atas Pelecehan dalam Draft REDD

Bli Gung Wardana,
Apa yang anda posting itu sebenarnya sudah rahasia umum,
kalau sempat tolong lihat dvd yang berjudul "Zeitgeist"
Conspirasi theory tentang bank dunia dan agama.

kalau sudah dapet lihat , ya .. untuk yang belum donk.

shanti is watching dvd.


--- In bali-bali@yahoogroups.com, ancak ramone <ancakramone@...>
wrote:
>
> Aksi Masyarakat Adat atas Pelecehan di Draft REDD
>
> Poznan -- Kalimat yang menyatakan REDD harus menghormati hak-hak
masyarakat adat dihapus dari draft keputusan, selasa (9/12/08)
kemarin. Kontan saja hal tersebut mendapatkan perlawanan dari
kelompok masyarakat adat dan NGO yang hadir dalam COP 14 UNFCCC
dengan mengadakan aksi mendadak di depan ruang pers didekat The
Plenary Stork.
>
> Puluhan masyarakat adat dari Amerika Latin, India, PNG maupun
Afrika bersama dengan aktivis Friends of the Earth, Climate Justice
Now! mengecam penghapusan kalimat yang diduga merupakan ulah dari
US, Australia, Canada dan New Zealand. Dalam aksinya mereka
meneriakkan slogan "No Rights, No REDD!; No Bloody REDD!."
>
> Aksi tersebut mendapatkan pengawalan ketat karena tidak
mengantongi ijin dari pihak keamanan. Aturannya, untuk melakukan
aksi ditengah UN Compund harus mengirimkan penberitahuan 3 hari
sebelumnya dengan mencantumkan jumlah orang, tempat, tingkat
kebisingan, dan properti yang akan dipakai. Ancaman pencabutan
akreditasi di UNFCCC tidaklah menyurutkan langkah gerakan sosial
untuk melakukan protes tepat dijantung perundingan.
>  
> Sebelumnya dalam informal meeting memang US tidak sepakat dengan
masuknya kata 'indigenous people' yang didorong oleh negera Amerika
Latin dan menggantinya dengan 'indigenous individual'.    Terakhir,
versi amandemen hanya menyebutkan bahwa mengakui kebutuhan untuk
mempromosikan  partisipasi yang efektif dari masyarakat adat dan
komunitas lokal.
>
> Aksi Mengecam Bank Dunia
> Puluhan aktivis Friends of the Earth dan Climate Justice Now!
mengadakan aksi untuk mengecam peran Bank Dunia dalam pembiayaan
perubahan iklim. Dalam pandangan mereka, Bank Dunia adalah lembaga
yang selama ini justru merupakan penjahat iklim yang membiayai
proyek-proyek bermasalah di negara berkembang. Selain itu, Bank
Dunia juga merupakan istitusi yang tidak demokratis dan tidak
memiliki sesitifitas terhadap penderitaan masyarakat di negara
berkembang karena hutang.
>
> Dalam aksi tersebut, digelar teaterikal jalanan yang menunjukkan
Bank Dunia merambisi untuk menguasai bumi dengan ditangannya
memegang batubara. Tapi ambisi tersebut mendapatkan perlawanan dari
pepohonan dan beruang-beruang. Aksi semakin menarik dengan iringan
tabuhan drum dari kelompok Anarchist Polandia.
>
> Seruan seperti "World Bank, Hands Off!, World Bank is Climate
Criminal" kembali memekik ke udara dan dihiasi dengan banner "World
VS Bank, Don't Let Big Business Rules the World, No to Any Role of
World Bank in Climate Regime."
>
> Sore hari ini kelompok ynag sama mengadakan side event dengan
judul "World Before Bank" yang bercerita tentang bagaimana kebusukan
Bank Dunia dalam perubahan iklim ini. Dan kebutuhan akan adanya
lembaga baru yang mengelola dana perubahan iklim dengan demokratis,
adil dan berspektif selatan. Selain itu juga diterangkan kebutuhan
untuk memasukkan Ecological Debt (hutang ekologis) untuk menunjukkan
bahwa siapa sebenarnya yang berhutang. (Agung Wardana*).
>

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: