Selasa, 09 Desember 2008

[bali-bali] Global Day of Action di Poznan

Ribuan Orang Turun Kejalan Menuntut Keadilan Iklim


Poznan- Ribuan orang turun kejalan dalam Global Day of Action on Climate Change di Poznan, Sabtu (6/12/08) kemarin. Merekan mengepung International Fair, tempat diadakannya konferensi perubahan iklim, sambil meneriakkan yal-yel tentang keadilan iklim.


Aksi dimulai dengan mendendarai sepeda keliling kota Poznan dengan tema Bycle for Climate, Climate for Bycle. Sejak pagi hiruk pikuk peserta aksi telah dapat terlihat berkumpul didepan Old Castle dengan mambwa sepedanya masing-masing.


Dalam pembukaan, Urszula dari Koalisi Iklim Polandia menyatakan bahwa aksi bersepeda ini merupakan bentuk advokasi masyarakat Polandia agar pemerintah menyediakan sarana pendukung bagi pengendara sepeda yang saat ini dirasa kurang. Diantara peserta, nampak juga laki-laki berpakaian Santa Clause memimpin rombongan bersepeda.


"Santa Clause juga ikut dalam aksi sepeda ini karena dia takut salju-salju mencair. Hal tersebut berarti dia tidak akan bisa mengendarai kereta saljunya untuk membagikan hadiah bagi anak-anak," ungkap Urszula yang juga juru kampanye iklim untuk Friends of the Earth Polandia ini..


Setelah mengendarai sepeda selama setengah jam menuyusuri jalan kota dengan pemandangan bangunan berasitektur Eropa Timur, peserta bergabung dengan massa aksi Global Day of Action yang telah bersiap-siap di Freedom Square.


Keadilan Iklim Membahana

Sekitar lima ribu orang mulai bergerak dari Freedom Square menuju International Fair di pusat kota Poznan. Banner, spanduk dan bendera warni-warni menghiasi parade yang berbaris dengan rapi sambil meneriakkan yel keadilan iklim. Beberapa organisasi yang terlibat yakni Friends of the Earth International, Young Friends of the Earth Europe, Climate Justice Now!, Greenpeace, hingga Oxfam.


Federasi Anarchist Eropa dengan pakian hitam-hitam, jumper menutupi kepala dan scaf menutupi mulut nampak paling mencolok diantara parade. Sambil mengibas-ngibaskan bendera merah-hitam dan menambuh drum dengan penuh irama mampu membuat peserta yang lain menari-nari ditengah jalan.


Selain mendapat penjagaan ketat dari kepolisian, beberapa hari yang lalu Federasi Anarchist Eropa sempat dipersulit untuk masuk ke Polandia. Dalam sebuah harian lokal Polandia, Gazate, jumat (05/12/08) berjudul Alterglobalist Take Over Poznan menyatakan bahwa gerakan anti-globalisasi, ecologist, cyclist dan anarchist akan turun kejalan dan diduga akan membubarkan konferensi.


Meskipun demikian aksi tetap berjalan dengan damai hingga didepan International Fair. Ditempat itu massa aksi mengepung pintu masuk yang hanya berjarak 200 meter dari pusat konferensi dan meneriakkan slogannya dengan lebih keras lagi.


"Climate Justice Now! Carbon Trading is Crime Against Humanity! World Bank, Hands Off! REDD No! CDM No!" membahana didepan pintu masuk yang dijaga ketat aparat kepolisian.


Selesai mengungkapkan pernyataan sikapnya, massa aksi berbaris dan kembali menuju Freedom Square menyusuri jalan kota Poznan diantara gedung antik peninggalan perang dunia kedua. Setelah sampai peserta aksi membubarkan diri dengan tertib dan musik untuk perubahan iklim pun digelar jam 7 malam itu. (Agung Wardana*).


versi visualnya dapat dilihat di  http://www.youtube.com/watch?v=DtNC0HWn75s


AGung Wardana

__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: